NovelToon NovelToon
Time Slip : Xiao Lu

Time Slip : Xiao Lu

Status: tamat
Genre:Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vipot94

[Murni Karyaku]

Xiao Lu seorang bos mafia dari abad ke-21 yang terlempar ke tubuh seorang nona muda pada masa Dinasti Shang yang tidak tertulis dalam sejarah. Ia menempati tubuh nona muda dari kediaman Jenderal Ahn yang memiliki nama yang sama. Nona Xiao Lu terkenal dengan sifatnya yang pendiam dan pemalu juga tidak mempunyai bakat apapun yang membuat berbagai rumor beredar dimasyarakat, salah satunya adalah, jika keluarga Jenderal malu mempunyai anak seperti Xiao Lu yang tidak bisa apa-apa dan akhirnya memilih mengurungnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vipot94, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebenaran

Guang Ho sampai didepan pavillion Blackrose dengan wajah pucat pasi. Ia merasa perutnya bergejolak saat dibawa lari oleh orang Blackrose. Guang Ho berdiri dengan menyangga tubuhnya pada tiang disampingnya. Anggota Blackrose itu hanya menatap datar Guang Ho tanpa merasa bersalah sedikit pun. Tak lama, muncul kereta dengan ukiran mawar didepan pavilion. Guang Ho hanya melirik sekilas dan memejamkan matanya.

...

Shuwan dan Jing Mi saling menggenggam tangan mereka. Badan mereka tidak berhenti bergetar. Mereka memang tidak menangis. Tapi mata mereka terus berkaca-kaca.

"Jiejie.. bagaimana ini?" Tanya Jing Mi dengan nada bergetar.

"Aku juga tidak tahu." Jawab Shuwan pelan.

"Nona, silahkan turun." Ucap anggota Blackrose itu sambil membuka pintu kereta.

Shuwan dan Jing Mi saling menatap sebelum akhirnya turun perlahan dimulai dari Shuwan lalu Jing Mi.

Saat kaki mereka telah menapak di tanah, mereka melirik sekitar dan menemukan banyak orang berpakaian hitam dengan topeng putih.

Saat mereka menatap ke arah depan, mereka melihat sosok yang sangat mereka kenal. Mata mereka membulat.

"Gege!" Seru keduanya sambil berlari cepat menghampiri Guang Ho yang oleng karena terkejut.

Guang Ho langsung membuka matanya saat mendengar seruan dari suara yang sangat ia kenal. Ia menatap ke arah gerbang dan melihat dua adiknya yang lain tengah berlari ketakutan ke arahnya.

Tepat saat Shuwan dan Jing Mi berada dihadapan Guang Ho, mereka berdua langsung saja memeluk Guang Ho erat. Untung saja ia telah pulih dan hanya sedikit oleng.

"A-aku takut." Ujar kedua gadis itu dipelukkan Guang Ho dengan tubuh bergetar.

"Tenang lah. Gege disini." Ujar Guang Ho pelan menenangkan keduanya.

"Kalian telah tiba? Mari ikut saya." Intrupsi seseorang membuat pelukan ketiga saudara itu terlepas.

Mereka bertiga melihat seorang wanita muda yang tentunya memakai topeng putih tersenyum ke arah mereka.

Mereka saling berpandangan sebentar sebelum mengangguk dan berjalan mengikuti wanita muda itu.

Jing Mi dan Shuwan masing-masing merangkul erat tangan Guang Ho. Guang Ho mengusap pelan tangan mereka.

Mereka terus berjalan ke dalam mengikuti wanita didepan mereka. Mereka berjalan ke arah lorong temaram.

Mereka akhirnya tiba disebuah pintu besar. Ketiganya hanya diam tak bersuara. Wanita muda di depannya pun mengetuk pintu itu pelan.

"G'rose, tamu anda telah datang." Beritahu wanita muda itu.

"Persilakan masuk." Ucap samar dari dalam ruangan itu.

Ketiganya mengernyit saat merasa jika suara itu terdengar familiar di telinga mereka. Namun, mereka langsung menggeleng.

Wanita muda itu langsung saja membuka pintu dengan pelan. Setelah terbuka, ia berbalik menatap ketiganya dengan senyum ramah.

"Silahkan masuk." Ucapnya lembut.

Guang Ho meneguk ludahnya gugup lantas berjalan perlahan untuk masuk diikuti kedua adiknya. Saat ia masuk, ia mengangkat kepalanya untuk melihat sekitar. Ia langsung membulatkan matanya dengan mulut terbuka.

Shuwan dan Jing Mi yang melihat jika sang gege berhenti berjalan, mereka ikut berhenti dan dengan hati-hati menyembulkan kepala mereka menatap ke depan dengan penasaran.

Saat keduanya melihat apa yang ada didepan mereka, ekspresi mereka sama seperti sang gege yang masih mematung dengan tampang bodohnya.

"Jiejie!" Seru keduanya.

Mereka benar-benar tidak menyangka jika orang yang tengah duduk itu adalah kakak mereka. Ahn Xiao Lu. Disampingnya duduk Pangeran Chen yang tampak serius memakan kudapan di hadapannya. Disamping Pangeran Chen, terlihat Pangeran Jing dengan wajah mendung dan memakan kudapan dengan kasar.

***

1
Rozaan dhiya Ulhaq
mantap author ga bertele-tele
Rozaan dhiya Ulhaq
typo dikit gpp ceritanya mantap otor
ira kasih
aahhhh... masih seruuu... (pengen lanjut maunya)
ira kasih
aahhh... benarkah cheennn....
ira kasih
aahhh... chen-chen sudah normal......😍
ira kasih
astagaaa..... ngakak aku pas malam pula bacanya 😄
pangeran chen kau membuatku maalluuuu....🤭
Rina_
beneran gini Thor end nya? 😭, gak ad kah part tambahan?
Azalea Taling
masih belum ada lanjutan nya bertahun tahun aku tunggu😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
nikatha
typo..oh typo..😁✌️✌️
Anahda Comeel
terus dong jangan Hiatus
Anahda Comeel
terlalu sadis tapi aku sangat menyukainya sangat sangat sangat keren/Drool//Drool//Drool/
Hana
halu bgt ini orang
Hana
Hahaha
Rina_
hemm
nurkhaerunnisa: kok gitu ending nya. ayolah
total 1 replies
Istri karma akabane
iya SOPAN BANGET🙃
Ester Yaru
bagus
MAWAR BERDARAH
semangat
allura
thorrrr
IndraAsya
😘😘😘
IndraAsya
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!