NovelToon NovelToon
MAHAR 10 MILIAR

MAHAR 10 MILIAR

Status: tamat
Genre:Romansa / Pernikahan Kilat / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Tamat
Popularitas:404.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nirwana Asri

Apa jadinya jika tiba-tiba seseorang mau membayar seluruh hutang yang kamu punya?

Cello Genandra Felix rela membayar lunas hutang gadis bernama Faraya Adisti sebanyak 10 Miliar. Cello berniat menjadikan uang itu sebagai mahar untuk menikahi gadis yang baru saja dia temui itu. Namun, Cello hanya menikahi Fara selama 100 hari sesuai surat perjanjian yang laki-laki itu buat.

"Menikah hanya sampai 100 hari? Anda waras? Setelah itu aku akan jadi janda?" Fara membuang kertas itu.

Apa sebenarnya tujuan Cello menikahi Fara? Akankah hubungan pernikahan mereka berlanjut atau hanya sampai 100 hari saja?


Hai ini novel baru aku tinggalkan jejak setelah membaca bantu subscribe dan vote ya

love u 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nirwana Asri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Fara menangkap tangan kanan Mitta tapi Mitta menampar pipi Fara dengan tangan kirinya. Fara pun terluka di sudut bibirnya. "Kamu pantas mendapat itu perempuan murahan."

Fara mengusap ujung bibirnya yang terluka. "Yang kamu kira cewek murahan ini nyatanya mendapatkan uang sepuluh miliar sebagai mahar," ucapnya memberi tahu Mitta.

Mitta tersenyum sinis. "Hanya uang untuk membayar hutangmu tapi dia tidak sepenuhnya menikahimu," cibir Mitta.

"Oh ya? Lalu seperti apa istri yang dinikahi suami sesungguhnya? Apa tidur bersama tidak juga menandakan kalau aku milik suamiku?" sindir Fara.

Mitta geram mendengar ucapan Fara. Dia tidak menyangka Cello dan gadis dia anggap sialan di hadapannya itu telah tidur seranjang.

"Bukankah kalian akan bercerai sesuai surat perjanjian yang kalian sepakati?" tanya Mitta.

Fara menarik ujung bibirnya. "Sayangnya suamiku memperpanjang masa berlakunya hingga seumur hidup." Mitta bagai disambar petir ketika mendengar ucapan Fara. Kini dia tidak bisa berkutik lagi. Mitta memilih untuk meninggalkan Fara. Fara berhasil mengusir Mitta dengan cara halus tanpa melakukan kekerasan.

Fara pun memunguti belanjaan yang tercecer di lantai. Beberapa orang membantu karena mereka merasa iba pada Fara. Meski tersakiti dia tidak membalas sama sekali. "Terima kasih banyak semuanya," ucap Fara pada orang-orang yang membantunya.

Sementara itu Cello yang memainkan handphone miliknya tak sengaja melihat berita viral hari ini. Seseorang sempat mengabadikan pertengkaran mereka melalui handphonenya. Cello melihat Mitta menampar sang istri di depan umum di video yang diunggah tersebut. Darah Cello seketika mendidih. Dia pun menyambar jasnya lalu keluar. Dia pulang satu jam lebih awal.

"Pak, mau ke mana? Ada berkas yang harus ditandatangani," ucap Anwar. Tapi Cello tak mengindahkannya.

Laki-laki itu melajukan kendaraan yang dia tumpangi dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di rumah. Tak butuh waktu lama mobil Cello tiba di area parkir yang ada di sekitar gedung apartemen mewah miliknya.

"Sayang," panggil Cello mencari keberadaan sang istri.

"Lho kok jam segini sudah pulang, Mas." Mendengar kata Mas yang terucap dari mulut Fara hari Cello menghangat.

Dia pun menelisik wajah Fara. "Ya ampun Mitta menamparmu hingga lebam begini. Keterlaluan," geram Cello.

"Aku tidak apa-apa, Mas."

"Tidak apa-apa bagaimana. Sini aku obati lukanya." Cello menarik tangan istrinya lembut agar dia duduk di sofa.

"Aw sakit," rintih Fara ketika Cello mengoleskan obat ke sudut bibirnya.

"Tahan dikit ya. Kenapa dia sampai marahi kamu?" tanya Cello wajahnya berubah serius. Jika Mitta bersalah maka dia tidak akan memberikan ampun karena dia berani menyakiti Fara.

"Dia menuduhku wanita murahan. Apa kamu menceritakan semua masalah rumah tangga kita padanya?" tanya Fara memastikan. Cello merasa terpojok. Dia mengangguk lemah mengakui kesalahannya.

"Sepercayakah itu kamu padanya sehingga apa yang terjadi di antara kita kamu ceritakan apa adanya kepada wanita itu?" Fara hampir tak bisa mengontrol amarahnya. Dia tidak menyangka suaminya adalah tukang adu.

Cello meraih kedua tangan Fara. "Maafkan aku sayang. Itu karena dulu aku belum menyadari perasaanku padamu. Aku janji aku akan menghukum Mitta."

"Yang seharusnya dihukum itu kamu, Mas."

"Baiklah, hukum aku sesukamu," jawab Cello pasrah.

Fara mengambil bantal Cello lalu membuangnya keluar. "Malam ini kamu tidur di luar." Fara masuk lalu mengunci pintu dari dalam.

"Sayang, sayang jangan hukum aku seperti itu."

Setelah semalaman Fara mengunci diri di kamar, perutnya terasa lapar karena dia belum makan tadi. Fara pun mengintip dari balik pintu untuk mencari keberadaan suaminya. Tiba-tiba Cello menerobos masuk. Tenaga Fara tak sebanding dengan suaminya. Dia pun jatuh dengan telentang di atas ranjang ketika Cello mendorongnya.

"Sekarang aku yang akan menghukummu," ancam Cello. Dia menggelitiki tubuh Fara hingga Fara tertawa lepas.

"Ampun, aku mohon hentikan," kata Fara.

"Tidak, sebelum kamu memberikan hakku sebagai suami." Fara langsung terdiam ketika Cello berkata demikian. Wajah gadis itu bersemu merah karenanya.

"Kemaren kan udah," tolak Fara.

"Kamu tidak boleh menolak. Kapan pun aku mau kamu harus memenuhi permintaanku." Fara menelan salivanya kasar ketika dia mendengar ucapan suaminya.

"Dasar iblis mesum," umpat Fara lalu dia menutup mulutnya yang keceplosan.

Cello pun tak memberi ampun dia menempel bibirnya ke bibir Fara dengan kasar. Dia yang sudah sejak tadi menunggu kesempatan akhirnya bisa menyalurkan hasratnya pada sang istri. Fara tidak bisa berkutik. Dia terpaksa mengikuti permainan suaminya. Malam ini mereka menghabiskan malam panjang mereka dengan bercinta lagi dan lagi.

Ditemani suara air hujan dan udara dingin yang masuk dari sela-sela jendela, mereka melakukan percintaan panas hingga peluh membasahi tubuh mereka.

"Jangan membuatku marah lagi. Kalau tidak aku akan menghukummu lebih dari ini," ancam Cello. Fara hanya tersenyum lemas karena tenaganya hampir habis.

Ketika hampir pagi keduanya baru mengakhiri percintaan mereka. Fara dan Cello pun akhirnya sama-sama telat bangun. Tapi tidak seperti biasanya hari ini Cello sangat santai.

"Kamu nggak kerja, Mas?" tanya Fara.

"Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat," kata Cello.

Di sinilah Cello mengajak istrinya. Ke rumah yang merupakan tempat dia dilahirkan. "Untuk apa kita ke sini, Mas?" tanya Fara bingung.

Dia juga melihat Anwar datang dengan seorang pengacara. Mereka berempat masuk. Riska membukakan pintu untuk tamunya. Hari ini dia tidak sekolah karena week end. Sekolahnya hanya sampai hari Jumat.

"Ada apa ini?" tanya Riska. Dia terlihat biasa saja ketika melihat Afra telah sembuh.

"Ku pikir kamu sudah mati Fara," gumma Riska menyumpahi kakak tirinya.

"Aku ingin menyampaikan kalau rumah ini adalah hal sepenuhnya untuk Fara," kata Cello memberi tahu.

Riska melotot tak percaya. "Mana mungkin. Papa menyerahkan pada kami," elak Riska tak terima.

Lalu pengacara itu menunjukkan bukti jika Riska dan ibunya harus keluar dari rumah itu. Riska tiba-tiba berlutut di hadapan Fara. "Aku mohon Kak jangan usir aku dari rumah ini. Kamu tahu kan mama dipenjara lalu aku akan bergantung pada siapa kalau bukan padamu. Tolong kasihani aku." Riska mengemis di depan Fara.

Apakah Fara akan tersentuh hatinya?

1
siti rohimnah
Kecewa
siti rohimnah
Buruk
Liany Sayda
lanjut
💗vanilla💗🎶
mampir ni thor 😁
Olifia Abdul Rachman
ni udah ending tp kok ga ada tulisan endingny
Hilya Nafilah
kisah cinta yang sweet banget walau awalnya adalah menikah karena terpaksa
Hani Hanipah
lanjut
Nanik Puspita
lanjutkan kakakk
Nirwana Asri: udah tamat kak nanik
total 1 replies
Endank Susilowaty
mudah2an laras kapok g bikin ulah lagi
Nirwana Asri: udah aku tamatin kak bulan baru lanjut novel baru mampir ya di MUKZIJAT CINTA
total 1 replies
Endank Susilowaty
selamat datang keponakan online ke dunia moga jd ank solehah kebanggaan orang tua
nadya insan
lanjut kak
Nanik Puspita
lanjutkan kakakkkkk
Warini Blitar
yeeee... cello punya 2 jagoan... fara cantik sendiri.
dan pp devon tolong itu ada penghasut yg mau meeongrong rumah tangga daisy.........
bikin dia menyesal
Nirwana Asri: siap kak
total 1 replies
nadya insan
lanjut kak
Warini Blitar
do'akan aja rena ngejar cowok truss gk dianggep atau punya auami mandul..... biar terwujud omongannya ke daisy.... biar tau rasanya atau dia mandul dan ditinggal lakinya..
Sri Muryati
damai ah thor...
Endank Susilowaty
kiraain masalah dah kelar thoor ternyata masih to
Endank Susilowaty: selamat berjuang kak 😁😁
total 2 replies
Nanik Puspita
lanjutkan kakakkk
nadya insan
ok kak
nadya insan
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!