Rafka Jhovanka Isra cowok dengan sifat dingin, cuek, ketus, terutama terhadap wanita, tapi hanya ada 1 wanita yang membuat dia jatuh cinta. Syafa Al Maqhvera wanita yang sangat dia cintai dan saudara tiri nya sendiri. Perasaan yang terus ada dan terhalang ikatan keluarga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She Uchull, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehilangan
malam itu ergi pulang ke rumahnya dan langsung memasuki kamar nya. .
" kamu sudah pulang ? kenapa tidak mengetuk pintu dulu ? ? " ucap luna yang langsung bangkit dari kasur nya ketika melihat ergi masuk kamar
" aku membawa kunci cadangan " jawab ergi singkat
" makanlah dulu , aku sudah memasak makanan kesukaan mu. ." ucap luna sambil memandang ergi yang terlihat sangat dingin kepada nya
ergi hanya terdiam mendengar ucapan luna dan bergegas mandi. . selesai mandi dia hanya bersandar di ranjang tanpa melihat wajah luna sedikit pun .
" makanlah dulu. . hargai . masakan ku , aku sudah memasak untuk mu " bujuk luna
" aku tidak lapar . . jawab ergi sambil terus memandangi layar handphone nya
" kenapa sikap mu begitu dingin ? apa salah ku ? ? " ucap luna sambil merampas handphone di tangan ergi
" apa kau bahagia menikah dengan ku ? ? " tanya ergi sambil menatap luna dengan tajam
" bagaimana aku tidak bahagia menikah dengan pria yang aku cintai . . " luna memberikan senyum tipis seolah tidak mengerti dengan pernyataan ergi
" kenapa kau tidak pernah meminta sesuatu dari ku ? perhiaasan ? baju , tas atau semacam nya ? "
" kenapa aku harus meminta seperti itu ? ? kamu sudah mencintai ku juga itu sudah lebih dari cukup. . " ucap luna yang semakin tidak mengerti dengan pertanyaan ergi
" jangan munafik luna. . hidup berumah tangga tidak cukup hanya dengan cinta , pasti ada materi di dalamnya " .jawab ergi sambil tersenyum kecut
" aku semakin tidak mengerti dengan ucapan mu ? ? apa mau mu ? ? "
" aku tidak layak hidup dengan mu. . hidup mu semakin buruk sejak menikah dengan ku. ."
" apa maksud mu ? ? aku tidak pernah berfikir seperti itu ? ? ? "
" aku akan pergi dari hidup mu , dan kau akan kembali hidup dengan layak , aku tidak ingin melihat mu hidup menderita dengan ku. ."
" maksud kamu, kamu akan meninggalkan diriku dan menganti itu dengan uang ? begitu ? " ucap luna dengan nada yang bergetar dan air mata yang sudah mulai membasahi pipi nya
" percayalah padaku , itu akan membuat hidup mu lebih baik. ."
" kalau kamu memang berniat meninggalkan ku. . PERGILAH PERGI SAJA , AKU TIDAK BUTUH UANG MU ! ! ! " teriak luna sambil menangis . .
" dengar kan aku , aku tidak bermaksud seperti itu aku cuma tidak ingin melihat kamu menderita . ." ucap ergi sambil mencoba menghapus air mata luna tapi dengan singap luna menetip tangan ergi
" PERGI LAH , AKU TIDAK INGIN MELIHAT MU LAGI ! ! " ucap luna
" luna dengar kan aku dulu. ."
" PERGI LAH GIE, AKU BILANG PERGI ! ! " ucap luna sambil menarik tangan ergi dan mendorong nya keluar rumah dan bergegas mengunci pintu nya ,
" luna , dengar kan aku dulu , buka pintu nya . . luna ! ! !" ergi terus mengetuk dan meneriaki luna agar di bukaan pintu tapi luna tak merespon sedikit pun. . sampai akhirnya dia menghentikan ketukanya dan berjalan meninggalkan rumah itu.
Luna hanya duduk terkulai lemas di balik pintu , dada nya begitu sesak mendengar perkataan ergi yang ingin meninggalkan nya. . tak pernah terfikirkan kalau ergi akan berkata seperti itu. . luna selalu menganggap ergi sangat mencintai nya tapi perkataan nya barusan benar-benar membuat hati luna hancur ! !
Luna terus menangis di balik pintu sampai ada pria yang mencoba menghampiri nya. .
" ada apa dengan mu ? ? " ucap papa yang sudah ada di belakang luna
luna pun menoleh dan terkejut karena ini pertama kalinya papa berbicara setelah tinggal di rumahnya . .
" papa ? ? " ucap luna sambil mencoba menghapus air matanya .
" apa bocah itu meninggalkan mu ? ? " tanya papa sambil memeganggi dada nya sebelah. .
" iya pah. . ergi ingin meninggalkan luna . ." jawab luna dengan nada bergetar
" BOCAH BRENGSEK ITU SELALU SAJA MEMBUAT MASALAH ! ! " teriak papa sambil mencekram sebelah dada nya dan jatuh terkulai di lantai
" PAPA ! ! ! " teriak luna sambil menghampiri papa nya yang sudah terjatuh dan tak sadarkan diri
" papa ! ! bangun pah , bagun ! ! " ucap luna sambil menepuk nepuk pipi papa nya tapi tak ada respon sedikit pun
luna pun segera berlari keluar dan mencari taksi di sekitar rumah nya , tapi dia tak menemukan taxi 1 pun , luna pun terus berlari meminta bantuan tetangga nya untuk meminta bantuan membawa papa nya ke rumah sakit .
sampai tetangga pun menolong nya dan segera membawa papa nya ke rumah sakit. . sepanjang perjalanan luna terus menangis sambil memegang tangan papa nya yang mulai mendingin.
" papa. . bangun pah. . papa harus bertahan. ." ucap luna dengan cucuran air mata
Sampai mereka sampai di rumah sakit dan perawat di sana mulai membawa papa nya ke ruang IGD . . luna pun terus mundar mandir di luar ruang IGD dengan air mata yang semakin membasahi pipi nya. . setelah menunggu beberapa saat dokter pun keluar dari ruangan tersebut . . luna pun langsung menghampiri dokter tersebut .
" bagaimana bagaimana keadaan papa saya dok? ? " ucap luna dengan nada terbata bata
" maaf , pasien sudah meninggal dalam perjalanan karena serangan jantung yang di derita nya. . " ucap dokter itu
Luna yang mendengar itu pun langsung duduk terkulai lemas di lantai
" PAPA ! ! ! JANGAN TINGGALKAN LUNA ! ! ! " teriak luna dengan air mata yang semakin mengalir deras
kpn bahagiax...