NovelToon NovelToon
The Devil Barra

The Devil Barra

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Perjodohan / Cintamanis / Tamat
Popularitas:734.8k
Nilai: 5
Nama Author: Apri Ana

Memiliki masa lalu yang kelam membuat Barra menjadi sosok pria yang kejam dan dingin. Sudah banyak wanita yang Ia lecehkan hingga akhirnya Ia bertemu kembali dengan sosok cinta pertamanya, Qila.
pertemuan yang merubah hidup Barra namun pada akhirnya takdir tak berpihak pada keduanya.
Namun bukan Barra jika harus menyerah begitu saja. Barra melakukan segala cara agar bisa bersama dengan Qila.

Spill of Bukan Rahim Bayaran.
stay tune yess, di usahkan update setiap hari.
Happy Reading Readersss

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Barra menutup laptopnya setelah melihat isi videonya, Ia merasa sangat marah juga sangat senang. Marah karena merasa ditipu Nara si gadis licik dan senang karena Barra bisa memberikan bukti ini pada Qila agar Qila bisa kembali percaya padanya lagi.

Barra hendak melajukan mobilnya namun matanya melihat Randi yang sedang keluar mobil, sepertinya ingin memasuki mobil.

Barra mengurungkan niatnya untuk pergi, Ia memilih keluar untuk menemui Randi.

"Gue mau ngomong sama Lo!" kata Barra tiba tiba membuat Randi terkejut karena melihat Barra berada dibelakangnya.

"Gue pikir setan lo, tiba tiba nonggol!" celetuk Randi.

Randi menatap ke arah Barra yang sepertinya kesal padanya.

"Lo kenapa?" bingung Randi.

"Jadi yang bawa cewek Villa itu kesini lo?"

Randi kembali terkejut, "Nara maksud Lo?"

Barra mengangguk,

"Iya, kenapa emang? lo juga suka?"

"Sialan, dia udah buat masalah sama gue!" kesal Barra.

"Masalah apa?"

Barra akhirnya menjelaskan kronologinya saat direstoran tempat Nara merusak acara makan malamnya waktu itu yang akhirnya membuat Nathan paham alasan Nara meminta ikut pulang ke kota.

"Jadi cowok itu Elo?"

"Rasanya pengen gue bunuh tuh cewek!" kesal Barra masih tak terima.

Randi tersenyum sinis, "Nggak perlu Lo bunuh, gue udah kasih balasan yang setimpal sama apa yang dia lakuin ke elo."

"Maksud Lo apa?" tanya Barra tak paham.

"Lo ikut gue!"

Randi akhirnya mengajak Barra kerumah dimana ada Nara yang Ia jadikan sebagai budak seksnya.

Barra tak mengerti rumah siapa ini, Ia juga bingung kenapa Randi mengajaknya kerumah ini.

Randi membuka sebuah kamar dan membuat Barra terkejut karena melihat siapa yang ada didalam.

Nara yang tengah terlelap di ranjang tanpa sehelai benangpun. segera Barra memalingkan kepalanya agar tak terlalu lama memandang Nara yang tubuhnya memang mengoda.

"Awalnya gue emang tertarik sama dia, mau gue seriusin tapi ternyata dia udah nggak perawan bro kayak nya udah sering main juga."

"Dan Lo juga doyan?" sinis Barra.

"Dia enak, coba aja kalau nggak percaya."

Barra tertawa, "Ogah, bekas Lo ini!"

"Gue nggak nyangka aja ternyata Lo cowok yang diincar sama Nara."

Barra tersenyum, Ia memilih duduk disofa yang ada disana.

"Sampai kapan dia disini?"

"Sampai gue puas ntar kalau gue udah bosen balikin aja divilla." balas Randi sambil terkekeh.

"Lagian klien gue banyak yang mau sama dia, lumayan kan." kata Randi lagi sambil tertawa.

"Gila juga ternyata Lo!" Barra tak menyangka jika Randi bisa selicik itu.

"Gue nggak gila, awalnya gue serius cuma dia yang buat gue berubah pikiran."

"Dari awal gue udah tahu kalau cewek itu nggak beres dan gue nggak nyangka aja dia berani jebak gue kayak gini." kata Barra.

"Yakin nggak mau ngicip?" tawar Randi.

Barra menggelengkan kepalanya, Ia mengeluarkan sebatang rokok lalu menyalakannya. Barra menghisap rokoknya perlahan sambil memikirkan apa yang harus Ia lakukan pada Nara. Awalnya Barra memang ada rencana jahat untuk Nara namun melihat Randi lebih jahat memperlakukan Nara membuat Barra akhirnya melepaskan Nara.

Randi dan Barra sama sama diam dengan pikirannya masing masing hingga ada seorang pria yang memasuki rumah Randi.

"Gue pengen." ucap pria yang Barra tak kenal itu.

"Masuk aja, abis gue pake." balas Randi yang langsung membuat pria itu sumringah dan segera memasuki kamar Nara.

"Gila! serius Lo rand?" tanya Barra masih tak percaya membuat Randi hanya tersenyum.

"Nggak jijik Lo bekas orang banyak?" heran Barra dengan Randi.

Selama ini Barra memang suka meniduri wanita namun Ia hanya meniduri wanita yang masih bersegel dan itupun hanya sekali pakai saja.

"Gue malah pernah main bertiga." ungkap Randi sambil tertawa membuat Barra bergindik jijik.

Tak berapa lama, Barra dan Randi mendengar suara erangan kenikmatan dan itu suara Nara.

"Lo denger itu suara pelacur," celetuk Randi.

"Dia kayak menikmati, gue pikir dia bakal nangis." kekeh Barra.

Setelah menunggu tiga puluh menit, akhirnya pria itu keluar dari kamar Nara.

"Thanks." ucap Pria itu tersenyum pada Randi lalu segera pergi meninggalkan rumah Randi.

"Gue mau masuk." ucap Barra.

"Mau ngicip?" goda Randi.

"Nggak sudi!"

Randi terkekeh,

Barra segera memasuki kamar itu, dimana Nara tengah berbaring menutupi tubuhnya dengan selimut. Nara yang melihat Barra langsung saja terkejut dan takut.

"Gila juga ternyata Lo!" ucap Barra membuat Nara menunduk takut.

Nara tak menyangka Barra bisa menemukan dirinya disini.

"Tapi emang pantes sih cewek kayak lo diginiin, dah bakat jadi lacur." kata Barra lagi yang membuat hati Nara sakit dan akhirnya menangis.

"Pergi aja, ngapain Lo kesini." kata Nara sambil menangis.

"Urusan kita belum selesai!" kata Barra yang langsung membuat Nara ketakutan.

"Jangan bunuh gue." ucap Nara dengan bibir bergetar.

"Lo berani cari masalah sama gue dan sekarang Lo takut?"

"Gue nggak cari masalah, waktu itu emang Lo nidurin gue." ungkap Nara.

Barra yang emosi akhirnya memecahkan botol bir yang ada disana, tepat didepan Nara membuat Nara semakin ketakutan.

"Gue udah punya rekaman cctv." kata Barra membuat Nara terkejut dan takut setengah mati.

"Ja jadi..."

"Kenapa? takut Lo sekarang?" ejek Barra melihat Nara menuduk tak berani memandang Barra.

"Ja jangan bunuh gue." ucap Nara terdengar sangat ketakutan.

Barra tertawa, "Gue nggak mau ngotori tangan Gue cuma buat cewek murahan kayak Lo, tapi gue punya hadiah buat Lo." ucap Barra.

Nara mendongak tak mengerti maksud Barra, dan tak berapa lama tiga pria berbadan kekar memasuki kamar Nara.

"Belum pernah ngrasain sama tiga cowok sekaligus dan sekarang waktunya Lo rasain." kata Barra membuat Nara langsung menjerit.

"Gila lo brengsek!" teriak Nara saat melihat tiga pria dekil itu menatapnya lapar.

Barra tertawa, "Nikmati dia sepuas kalian." ucap Barra lalu meninggalkan kamar Nara.

Dan saat diluar, bukan lagi suara erangan kenikmatan dari Nara melainkan suara jeritan tangis Nara yang kesakitan.

"Anjir, gue udah nggak mau pake lagi setelah ini." kata Randi melihat tiga pria yang dibawa Barra untuk menyiksa Nara.

"Gue bisa cariin yang baru kalau Lo mau." kata Barra santai.

Randi tertawa, "Sialan Lo."

Barra melirik arlojinya, sudah pukul satu malam, sangat terlambat untuk pulang.

"Gue balik dulu, kasian bini gue udah nungguin." kata Barra pada Randi.

"Mentang mentang udah punya bini!" kesal Randi.

Barra tertawa, Ia segera keluar dari rumah Randi dan langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah Randi.

Barra lega akhirnya Ia bisa mendapatkan rekaman cctv itu dan setelah ini Barra berharap hubungannya dengan Qila bisa membaik agar Ia bisa membuatkan cucu untuk orangtua juga mertuanya.

Mengingat cucu membuat Barra menjadi tak sabar, sudah sangat lama Barra menahan diri tak merasakan ...

Bersambung...

Jangan lupa like vote dan komeen

1
Abdul Reyza
thoorrr,,,,,ini sadis banget ceritanya,,,,kayak merasa kalau ibu dan saudara 2 kita bukan perempuan ya,,,,,,,,
pelacur kan juga manusia Thor,,,,,kebagetan devilnya,,,,,,kurang suka dih Thor,,,,,😰😰😰😰😰🤧🤧🤧🤧
Abdul Reyza
cepat banget bucinx Thor,,,,,,kurang seru katanya devil men,,,,,,😅😅😅😅😅😅😅😅
shadowone
kok aku merasa itu Rani yang buat jangan² dia adeknya Rana dan datang buat bales dendam
shadowone
hahahhahaha kalau dulu sean tukar nama panji jadi panci, sekarang mantunya pula tukar nama rival ya hahahahha
shadowone
bapak mertua durjana bisa bisanya ganggu anak yang lagi honeymoon dan sekarang anak sakit.
shadowone
paijo bukanya supirnya mama Ranti?
shadowone
kok sombong sekali Risha... perasaan keluarganya ga gitu. apa kabar sena ya uda punya anak?
shadowone
dasar anak bapak sama aja. mana mungkin bara merosak cintanya.
shadowone
oh my zara kamu selalu saja positif thinking kecuali pada sella😂
shadowone
nahh🤣🤣🤣
shadowone
banyak sekali🤣🤣🤣
shadowone
anak ricky sama imah ya? kok aku lebih suka ameer sama Qila. padahal pas baca ceritanya sean aku berharap zayn sama sean jadi besan.
shadowone
kok aku deg degan bacanya. apa mereka berjodoh atau tidak? salah author ni nulis sinopsis kayak gitu membuatku degdegan sepanjang membacanya.
shadowone
astaga ku kira mereka sempat pacaran
shadowone
apa Raisa jadi senasib dengan mamanya? di perkosa juga🥺
Anonim
FIXED!!!! AUTHOR SUKA DAN PANDAI GOMBAL🤣🤣🤣👍👍👍😂😂😂
Yuli Yanti
aq mamfir thor udh lma g'bca karya mu
putri sri andila
ini author psikopat ini
Ibuk Kumaiyah
the beast buat penulis
Ibuk Kumaiyah
biar sedikit part nya yang penting heppy endingnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!