WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Honeymoon?
HAPPY READING GUYS😜
Keesokan paginya, Sisca yang bangun tidur lebih dahulu dan melihat suaminya itu memeluk tubuhnya erat dan Ia merasa sedikit nyeri pada intinya karena penyatuan mereka sepanjang malam.
Sisca mendorong tubuh suaminya pelan agar tidak terbangun
“Awhh sakit banget” ujar Sisca pelan menyentuh intinya dan langsung pergi ke kamar mandi.
Setelah mandi Sisca masih melihat suaminya itu terlelap dalam tidurnya.
Ia menyiapkan pakaian untuknya dan suaminya ke dalam koper karena mereka akan berangkat ke Bali siang ini.
“Huammm” suara serak Bobby sambil menggeliat di kasurnya
“Sayang…” lanjutnya mencari keberadaan Sisca yang kini sedang didapur sebelumnya Ia memakai pakaiannya dulu.
“Sayang.. kamu udah bangun kok enggak bangunin aku?” Ujar Bobby menghampiri istrinya itu
“Kasihan Mas masih lelap gitu tidurnya” balas Sisca
“Kita kan mau pergi liburan sayang.. ga perlu masak, nanti kita makan di luar” ujar Bobby memeluk tubuh istrinya dari belakang.
“Aku enggak masak kok Mas.. aku buatin kamu kopi” ujar Sisca
“Morning kiss?” Ujar Bobby memoyongkan bibirnya kearah Sisca
Sisca juga memoyongkan bibirnya dan menempelkan bibirnya ke bibir suaminya itu
CUP
Bobby meminum kopi buatan istrinya itu
“Sekarang Mas siap-siap gih, aku gak mau ketinggalan pesawat” ujar Sisca
“Siap sayang” ujar Bobby sambil meremas gunung kembar istrinya sebentar dan langsung pergi ke kamarnya lagi
Sisca menggelengkan kepalanya melihat kelakuan suami mesumnya itu
Setelah mereka sudah siap untuk pergi ke Airport, di perjalanan menuju ke airport Sisca meminta Bobby untuk menelpon Andi dan berterimakasih atas hadiahnya dan Bobby menyetujuinya
“Halo bob” ujar Andi menerima panggilannya
“Halo ndi, gue lagi ganggu gak?” tanya Bobby
“Enggak kok, baru selesai main gue” jawab Andi
“Pantes nafas elo ngos-ngosan” ujar Bobby
“Hahaha kenapa bob?” Tanya Andi
“Thank you ya atas hadiah yang elo kasih ke gue dan Sisca” ujar Bobby
“Oke Bob, have fun yaa.. gempur terus jangan kasih kendor” ejek Andi
“Istri gue gak akan kendor walaupun digempur setiap hari” balas Bobby menyeleneh dan Sisca mendaratkan cubitan di lengan suaminya itu karena malu jika didengar oleh supir taksi online
“Mantap.. istri gue dong.. malah dia yang minta minta terus” ujar Andi lagi
“SAYANG!!! Awas ya kamu!!!” Teriak Lolita yang terdengar sampai ke ponsel Bobby
“Hahahaha, sekali lagi makasi ya Ndi! Gue gak akan lupa jasa-jasa elo” ujar Bobby
“Sip, enjoy disitu ya, inget oleh-oleh” lanjut Andi Langsung mematikan panggilan itu.
Akhirnya mereka telah sampai di Airport dan bersiap untuk keberangkatnya menuju ke Bali.
selama 30 menit perjalanan udara akhirnya mereka sampai di Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan selamat.
Sisca memegang tangan suaminya sambil tersenyum sumringah “yeyy.. BALI”
“Sayang.. kamu jangan senyum semanis itu ditempat umum ahh” ujar Bobby
“Idihh Mas.. aku bahagia tau, because it’s my dream Mas, not her!! Akhirnya ke Bali sama kamu” ujar Sisca meniru adegan Kinan dalam series layangan putus yang Ia tonton beberapa hari itu.
“Yuk kita ke villa dulu sayang” ajak Bobby gemas melihat kelakuan istri cantiknya itu
“Villanya daerah mana Mas?” Tanya Sisca
“Nusa dua, aku pesan di daerah yang dekat pantai sayang” lanjut Bobby
Sisca merasakan rasa nyeri pada perutnya namun Ia pikir itu hanyalah karena telat makan
Mereka menyetop taksi untuk perjalanannya menuju villa pesanan mereka.
Setelah 10 menit perjalanan akhirnya tibalah mereka di Villa private dengan fasilitas yang megah dan ekstetik, dengan beberapa fasilitas yang WAH.
Bobby melihat ke arah kolam renang “asik.. ada tempat untuk main nih” batinnya mulai memikirkan hal mesum
Sedangkan Sisca memasukkan kopernya ke dalam kamar, Sisca terpana melihat kamar villa itu yang sangat luas dan bagus, memang selayaknya nuansa di Bali. Di ranjang mereka di hias handuk yang berbentuk Angsa dan Mawar merah yang sengaja di tebar di tengah ranjangnya.
“Ganti pake lingerie ahhh, biar Mas Bobby dugun dugun liat penampilan aku” batin Sisca nakal.
Betapa terkejutnya Ia saat berganti pakaian, ternyata dirinya sedang datang bulan, Ia menepuk jidatnya pelan dan mengurungkan niatnya.
Sisca hanya merasakan nyeri haid pertama hanya bisa terduduk di tepi ranjang hingga Bobby datang dan bertanya.
“Sayang.. kamu gak suka villanya? mau aku ganti?” Tanya Bobby melihat istrinya cemberut
Sisca menangis “aku haid sayang”
“Haid? Maksudnya sayang?” Tanya Bobby khawatir karena melihat istrinya menangis
“Datang bulan sayang, perut aku sakit.. kita jadi gak bisa nikmatin honeymoon kita deh” ujar Sisca sambil menangis sesenggukan
DEG
Pikiran-pikiran nakal Bobby juga telah patah, namun Ia tetap memeluk istrinya itu “Sakit banget ya sayang? yaudah kamu istirahat aja ya sekarang”
“Kamu gak marah Mas?” Tanya Sisca menatap wajah suaminya
“Kok Mas marah? justru Mas sedih kamu kesakitan” ujar Bobby sambil mengelus rambut istrinya
“Udah-udah sekarang kamu rebahan dulu sayang, Mas beliin kamu obat yah” lanjut Bobby
Sisca mengangguk dan merebahkan dirinya di ranjang yang berisikan dekorasi Angsa dan mawar itu
“Harus ya datang bulan dikala di bali seperti ini?” Batinnya sedih
Bobby menjadi suami siaga membuatkan teh anget untuk istrinya itu, Ia meminta staff villa untuk membelikan obat dan makanan untuk istri tercintanya itu
“Yuk diminum dulu sayang” ujar Bobby menyerahkan teh angetnya
Sisca tersenyum haru dan meminum teh anget itu “terimakasih Mas”
“Sama-sama sayangku, Mau mas pijet sayang?” Ujar Bobby
“Emang Mas mau?” Tanya Sisca
“Mau lah.. kamu jangan malu-malu mau minta bantuan sama suami kamu sayang” lanjut Bobby mengambil minyak kayu putih di Tas nya dan mengoleskannya di perut istrinya.
Sisca merasakan nyeri perutnya sudah menghilang dan merasa mengantuk “Mas.. nanti bangunin jam 3 yah, aku mau kita ke pantai lihat sunset”
Bobby mengangguk dan menyelimuti tubuh istrinya itu, Ia pergi keluar kamar untuk merokok dan bersantai.
Author : Mau curhat nih, susah banget dapet ACC dari pihak sono😩
JANGAN LUPA DI LIKE DAN COMMENT
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/
aku sudah pernah SC 2x soalnya...
si Sisca kebesaran nafsu doang .
malas banget jadinya , klo Sisca gampangan gitu maafin Bobby .