NovelToon NovelToon
Introvert Melankolis

Introvert Melankolis

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa Modern
Popularitas:275.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: yanstagram143v

Introvert Melankolis menceritakan tentang seorang gadis remaja yang tomboy, jorok, jago silat, galak, cuek dan bar-bar yang bernama Gladish.

Galdish sangat mengagumi sosok Arga, karena Arga merupakan sosok pria yang tampan dan pintar, akan tetapi Arga mempunyai sifat dingin, perasa dan penyendiri.

Karena suatu keadaan, Gladish dan Arga harus tinggal bersama dalam satu atap yang sama. Apakah yang akan terjadi selanjutnya, Apakah cinta Gladish kepada Arga akan terbalaskan?

Apa perasaan Gladish masih sama, jika mengetahui pria yang dikaguminya selama ini merupakan seseorang Introvert, yang sangat Melankolis?

Jangan lupakan juga kisah Arya, kakak Arga, yang merupakan mahasiswa kedokteran yang memiliki sifat Ekstrovert Ambisius yang sangat suka mempermainkan perasaan wanita atau biasa dijuluki Pria Playboy dan akhirnya takdir pun mempermainkannya, saat Ia bertemu dengan mantannya, yang pernah sangat dicintainya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yanstagram143v, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 33: Kau yang Terlihat Keren

“Aku terlalu meremehkan!” Pekikku dalam hati. “Kukira aku dan Bambang bisa mengahadapi ini semua, ternyata kami bertiga...”

 

Aku mengigiti bibir bawahku, kumelirik tubuh Bambang dan Rafi yang telah tumbang, pingsan disekitarku. Aku harus bagaimana?

Untuk sementara ini hanya aku, Niko, yang masih bertahan di antara mereka.

“BUUUUKKK~” Tiba-tiba saja tubuhku oleng, ketika ada seseorang yang menumbuk keras, bagian belakang punggungku, dengan ujung sikunya.

 

“Sakit… Benar-benar sakit!” Erangku dalam hati, seketika saja, tubuhku yang oleng pun ikutan ambruk ke arah lantai tanah, rumah kaca tersebut.

 

Samar-samar aku melihat mereka tertawa, tertawa lepas… merayakan tumbangnya tubuh kami bertiga, di tangan mereka. “HAHAHAHAHA~ HAHAHAHA~” Tawa mereka berenam, menggema di seisi ruangan.

Curang!

Ini benar-benar curang!

Apakah ini adil?

Tiga orang, lawan enam orang?!

 

Apalagi satu di antara mereka, yakni Fuad. merupakan peserta Olimpiade Taekwondo, yang selalu dikirim sekolah jika ada pertandingan kejuaraan antar sekolah.

Aku lelah~

 

Bagaimana ini?

 

Apakah aku harus pingsan juga, mengikuti jejak Bambang dan Rafi?

Sementara seumur hidupku aku belum pernah pingsan, dan aku nggak tahu bagaimana rasanya pingsan.

Akan tetapi, saat ini, yang bisa kulakukan hanya pura-pura pingsan.

Aku cukup hanya memejamkan mataku saja, bukan?

Aku pun memejamkan mataku.

“Hahahahaa, mereka bertiga pingsan!” Kudengar suara renyah Fuad, menertawai kami, dan diikuti oleh kelima temannya yang lain. “Hahahahahahahaa~”

“Sudah yuk, kita kabur saja, sebentar lagi ada kegiatan GG (Green Generation) disini!” Jelas Satria, kepada teman-temannya tersebut.

Mereka akan kabur?

Apakah sebentar lagi, kita bertiga akan bebas?

“Tunggu, kenapa kita nggak ambil uang dan barang-barang berharga mereka?” Ucap teman mereka yang lain, aku tidak mengenal suaranya, karena mataku sekarang sedang tertutup.

“Boleh-boleh.” Jawab Fuad.

Dasar otak kriminal!!!

“Kenapa kita nggak dit*lanjangin mereka sekalian?” Usul Satria tiba-tiba dengan ide GILAnya. “Biar mereka nggak ada muka sama anak-anak GG, waktu mereka sadar dari pingsannya… Hahahhahahaa!!!”

Cih, sial! Dasar anak-anak B*JINGAN!!!

Bagaimana ini?

Apa yang harus aku lakukan?

Bangun, lalu kabur?

Masalahnya, apa aku bisa berhasil kabur, dari kepungan keenam anak nggak waras ini?

Dan kalaupun berhasil…

Apa aku tega meninggalkan Rafi dan Bambang dalam keadaan tak berpakaian sehelai pun, di tubuh mereka?

“BRAAAAKKK!!!” Tiba-tiba saja, terdengar suara tendangan keras dari arah pintu, yang sukses membuat jantungku hampir copot.

“GLADISSSSHHHH!” Seru mereka berbarengan.

Hah?! Gladish?!

Serius???

Kubuka sedikit mataku yang sedari tadi tertutup rapat, ternyata benar, Gladish. Ngapain Doi kemari?

“Ngapain Loe kesini?” Tanya salah satu dari mereka, yang sumpah, mewakili banget pertanyaan Gua.

“Aku ingin membawa Niko dan Bambang kembali untuk bersih-bersih!” Jawab Gladish, dengan suara yang lantang.

“Kamu nggak lihat mereka pingsan?” Tanya Fuad, sambil mengacak pinggangnya.

“Kenapa mereka bisa pingsan, HAH?!” Pekik Gladish sambil ikut mengacak pinggangnya.

Gila nih cewek, apa nggak takut sama sekali menghadapi enam pria, bertampang ganas, yang saat ini sedang mengelilinginya?

 

₩₩₩₩₩

 

Gladish yang menendang, Gladish yang memukul, Gladish yang menghindar, Gladish yang menyikut, Gladish yang berteriak…

“HIAAAAAAAAAAAAAAATTTTTTTTT~”

Entah mengapa saat ini Gladish terlihat begitu keren, dengan gerakan tubuh yang sangat cepat, dengan keringat yang membasahi seluruh tubuhnya, dengan bekas memar-memar biru cantik yang menghiasi pipinya…

Aku pria yang tak berdaya ini, aku pria yang malang ini, aku pria yang pengecut ini, aku pria yang kalah ini… entah mengapa, merasakan debaran jantung yang luar biasa, apakah aku mau terkena penyakit Stroke?

Mungkin pipiku yang bonyok ini, sekarang berwarna merah padam. Apakah aku mau terkena penyakit kerumutan?

Entahlah~

Saat ini… Sial~ Aku sungguh sangat mengagumi gadis yang ada di hadapanku saat ini. Saat ini, dia terlihat begitu sangat keren, aku menyukainya… aku sangaaaat menyukainya~

 

Aku pun memegangi dadaku yang saat ini sedang berdebar kencang, rasanya ingin mati, mati menahan sebuah rasa yang baru saja tumbuh di dalam dada…

 

#Niko POV END

₩₩₩₩₩

#Gladish POV

 

Sial, Susah sekali menghadapi mereka, mereka terjatuh, terbangun dan menyerang lagi.

Apalagi Fuad!

Gila tuh anak, gerakannya cepat juga tuh anak, sepertinya dia ikut bela diri Taekwondo, karena cara dia melawanku selalu memakai jurus dari tendangan kakinya.

“Bruuuuukkkk!” Sebuah tendangan kaki mendarat keras di wajahku, sehingga hidungku kini mengeluarkan bercak darah. Yah, aku pun terkena tendangan Fuad untuk kesekian kalinya.

 

Ketika kakinya hendak turun ke tanah, aku pun langsung, menyanggah kakinya dengan kaki kananku, sehingga tubuhnya terjatuh dari pijakannya.

Aku pun segera menangkap kaki kirinya dengan kedua tanganku.

“Kakimu mau ku patahkan?” Ancam ku, sambil tersenyum lebar, merasakan aura kemenangan mengalir ke arahku.

Tanpa kusadari, ada seseorang yang sedang mengambil salah satu pot tanaman di rumah kaca tersebut, dan ingin memecahkan pot tersebut dari atas kepalaku.

“GLADISH AWAS!!!” Teriak seseorang, dengan suara cemprengnya. Tubuh pria itu kini melindungi ku, dan…

“Bruuuuukkkk!!!” Suara pot bunga itu, memecah di atas kepala pria yang sedang melindungi ku tersebut.

“NIKOOOOO!!!” Teriakku histeris, Niko pun ambruk dan tak sadarkan diri, karenanya. “Niko… NIKO BANGUN!!!” Pekik ku sambil menaruh kepalanya di pangkuanku, dan menepuk-tepuk lembut pipinya, aku cukup terharu Niko mengorbankan dirinya sendiri demi menolongku.

Ketika ada yang ingin mendjolimi ku, dari arah belakang lagi…

“ADA APA KALIAN KEMARI?!” Teriak guru Pembina Ekstrakurikuler Green Generation, dengan keadaan marah besar, sepertinya tekanan darahnya sudah naik ke dasar ubun-ubun, di lihat dari wajahnya yang merah padam bagaikan kepiting rebus.

Bagaimana tidak, melihat tempat kegiatan positifnya yakni bercocok tanam tersebut, digunakan untuk kegiatan yang sangat negatif, yakni sebagai ajang perkelahian.

₩₩₩₩₩

 

Kami pun akhirnya dibawa keruang BK, dan diintrogasi besar-besaran disana.

Terkuak sebuah fakta, kalau mereka berenam, masuk ke jurusan IPA, yakin kelas 1 IPA 6. Dikarenakan mencontek hasil pekerjaan tes Rafi sebanyak 100%, bukan hanya tes saja, akan tetapi pekerjaan rumah dan tugas-tugas lainnya di sekolah.

Dengan adanya kebenaran tersebut, dan kejadian kriminal yang sudah mengakibatkan Niko yang harus terbaring lemah di ruang operasi, yang harus mendapatkan beberapa jahitan, karena benturan keras di kepalanya tersebut.

Orang tua Niko pun nggak terima, dan mengancam akan membawa kejadian yang menimpa anaknya tersebut ke pengadilan. Meski ujung-ujungnya masalah tersebut, hanya bisa di selesaikan dengan cara kekeluargaan, karena mereka berenam masih anak di bawah umur.

Dengan berat hati, Ibu Kepala Sekolah pun juga mengambil tindakan tegas, yakni memberhentikan mereka berenam dari sekolah terfavorit di kota hujan tersebut, yakni SMA Tunas Bangsa kebanggaannya.

#Flashback End

₩₩₩₩₩

“Siapa yang mau di bonceng sama cowok yang mengendarai motor macam orang kesetanan, kayak Lo!” Protes Gladish sambil menunjuk-nunjuk tangan kanannya ke arah Niko.

“Kan Gua bisa Bonceng Lo, pelan-pelan?!”

“Ogah!”

Tangan kanan Niko pun menggenggam kuat tangan kiri Gladish, dan menariknya, agar gadis yang sedari tadi Ia ikuti langkahnya tersebut itu, mengikuti langkahnya…

“Yak!” Protes Gladish, sontak saja tangan kiri Gladish memukuli pundak Niko dari arah belakang…

Tapi Niko nggak peduli, nggak peduli betapa sakitnya pukulan-pukulan Gladish di arah pundaknya tersebut, dan masih setia menggenggam tangan Gladish dengan eratnya.

 

“Memang-nya Elo bawa helm dua?” Tanya Gladish akhirnya, yang sukses membuat tangan kanan Niko, yang sedari tadi menggenggam erat tangan kiri Gladish pun, mulai melemah.

 

“A, Apa?!” Pekik Niko, kaget.

“Elo bawa helm dua, nggak?” Ulang Gladish lagi.

“Nggak.” Jawab Niko, jujur.

“Ya udah, berarti Gua naik Ojek Online saja.” Ucap Gladish santai, sambil melepaskan genggaman tangan Niko dari arah tangannya.

Niko pun nggak berkutik, dia pun nggak berhenti menyumpahi dirinya sendiri, yang tidak membawa dua buah helm, dan gagal untuk membonceng Gladish. Padahal menurutnya dia baru saja melakukan hal yang terlihat keren… kenapa berujung memalukan seperti ini?

Padahal di motor nanti, Ia sudah merencanakan ingin mengatakan perasaannya yang sesungguhnya kepada gadis tomboy tersebut, Gladish, tapi takdir berkata lain.

“Bye Niko! Sampai bertemu besok yah!” Ucap gadis tomboy tersebut dengan seutas senyum dan gerakan melambaikan tangan, sambil berlalu dari hadapan cowok berparas Arab tersebut.

“Tenang Niko, masih ada hari esok, esok dan hari esoknya lagi… sabar!” Gumamnya dalam hati, menenangkan dirinya sendiri yang saat ini di balut oleh rasa kekecewaan yang cukup dalam.

Niko pun mendekat kearah motor besar biru metalik nya, mengenakan helmnya, dan melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi, seperti orang kesetanan.

#To Be Continued

**Hai pembaca👋

Semoga selalu sehat dan selalu di lancarkan segala urusannya...🤲

Semoga pembaca disini di berikan kemurahan hati untuk like, vote, ratting 5, komen N shared Novel ini... agar author nya lebih semangat lagi💪,, amin🙆‍♀️

Kemarin tokoh visual yg di request masing-masing pembaca masing2 cuma satu vote... So, author ambil request yg pertama kali komentar saja y, jd Arya

Ini Visualnya si Arya si playboy cap kodok🐸🐸🐸 yah Gaes👇👇👇

Senyumannya❤**

Tatapan mautnya💜

ini bonus roti sobek buat sarapan😂🤣 👇👇👇

**Hai hai Pembaca, jangan lupa request 1 visual yang akan di ungkap author di Chapter selanjutnya ya,, jika nggak ada yg request, berarti Chapter selanjutnya author nggak akan posting visual....😢

author akan memilih komentar / vote yang paling banyak, yg akan jd visual selanjutnya😘**

Silahkan coret2 visual tokoh kesayangan kalian yg blm terungkap, di kolom komentar y 👇👇👇👇👇

1
Lhia
udah 1 thn nggk up🥺
Your name
Hai Thor... mampir nih
Zaxx_
semangat thorr nulisnya☺🙌
Zaxx_
Gladish sama Arga aja gk jadi sama Niko,,soalnya pas Niko dicium sama Prisil bukanny nolak malah nikmatin tu ciuman,,berasa Niko jadi playboy gtu
ciber ara
kebiasaan cewk kalau ad siswa baru apalagi cowok nanyain banyak hal

salam dri shadow of princess 2 ✌
ciber ara
biasanya nama gladish itu cewek nya kalem thor ini kok kayak kebalik 🤔
👑~𝙉𝙖𝙣𝙖𝗭𝖊𝖊~💣
Semangat lanjut Thor, mari saling dukung🙂
ifo
kak kpn up lfi😭
Lisa
smngat Up nya yah kak..
yuk mampir kekaryaku..udah Up loh
Mari saling support
Radin Zakiyah Musbich
crazy up thor....

ijin promo ya 🙏🙏🙏


jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE" 🍔🍔🍔

kisah cinta beda agama 🥰

jgn lupa tinggalkan jejak ya 🙏☺️
Desiree Van
Semangat kak, aku like semua bab yang tertinggal ya, aku pasti baca walaupun masih nyicil 😁
Lia Bhawell
knp lama thor up nya
baesalis
lanjut baca Thor cemungut always nulisnya 🎡
Andhyni Yulie Taher
lanjutan x mana thorr udah lama nunggu og g up sihh
AAH♥️
yuhuuuu AINUN mampir thorr 🤗
Akira ✨
like 🤩
dwtsrrr💫💫
kok belum up
W.Willyandarin
next up kak
W.Willyandarin
seru kak ceritanya
W.Willyandarin
aku mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!