NovelToon NovelToon
PUTRI ULAR YANG TERBUANG

PUTRI ULAR YANG TERBUANG

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:172.6k
Nilai: 5
Nama Author: akos

Kisah seorang anak yang di buang oleh keluarganya karena memiliki sisik hitam memenuhi sekujur tubuhnya.

Ya, Kania anak itu. Anak yang membuat orang akan takut melihatnya. Akankah dia bahagia atau terpuruk di kehidupan ini. ikuti kisahnya sampai tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon akos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. SYARAT.

Tubuh Kania melayang di udara dan berputar kesana kemari.

"Kamu lagi, kamu lagi," Kania menangkap tangan bayangan yang mengangkatnya lalu memutarnya.

"Aku hanya mengujimu ternyata benar kamu itu luar biasa. Cepat lepaskankan Aku,". balas bayangan itu.

"Enak saja melepaskanmu, kamu sudah hampir membuatku celaka jadi kamu harus menerima hukumanmu,".

Kania memutar tubuh bayangan itu dan melemparkanya hingga berbenturan dengan tembok.

"Apa kamu masih mau melawanku?,".

Kania yang kini sudah berubah separuh ular separuh manusia dengan ekor sebagai tumpuanya.

"Mana Aku berani melawanmu, kekuatanmu sangat luar biasa. Tapi ingatlah suatu saat kamu akan bertemu lawan yang sebanding. Kemarin kami bertemu denganya dan sempat melukaiku. Dia juga memiliki kekuatan yang sama denganmu tapi beda elemen. Jika kamu memancarkan cahaya keemasan dia memancarkan cahaya kegelapan. Asap hitangnya sangat kuat hanya satu kali sentilan saja batu sekeras apa pun akan di hancurkan olehnya,".

"Apa kamu tahu siapa dia?,".

"Aku tidak tahu, yang jelasnya dia akan mengacaukan dunia ini jika berada pada tekanan orang jahat. Jadi hanya kamu yang bisa melawanya suatu saat nanti. Mustika yang ada padamu dan juga ada pada gadis itu akan menjadi incaran para dukung atau biksu sakti yang ada di dunia ini untuk menyempurnakan hidup dan ilmu mereka, jadi berhati-hatilah mulai dari sekarang. Aku mau masuk dulu, sudah cukup permainanya hari ini, lain kali kita lanjutin lagi,".

"Tunggu dulu masih banyak hal yang ingin Aku tanyakan padamu," Kania mencoba mencegah bayangan itu tapi sayang terlambat dia sudah masuk kedalam tubuh Arnold.

Kembali Kania berubah menjadi manusia pada umumnya.

Tidak lama kemudian Arnold yang sedari tadi tertidur dengan meletakkan kepalanya diatas meja kerja mulai terbangun.

Arnold tidak akan sadarkan diri jika mahluk yang bersarang dalam tubuhnya itu keluar. Arnold belum sanggup mengendalikan mahluk itu tidak seperti Kania dan Alexa.

Mereka berdua bisa mengendalikan mahluk yang ada dalam tubuh mereka.

"Kenapa Aku sampai ketiduran seperti ini. Dan kenapa kamu masuk keruanganku tanpa mengetuk pintu terlebih dulu," ucap Arnold pada Kania yang berdiri di hadapanya saat itu.

"Tadi Saya sudah mengetuknya beberapa kali, tapi tidak ada jawaban terpaksa Saya masuk dan mendapati bapak tertidur dengan kepala diatas meja,".

"Terus untuk apa kamu datang kemari?,".

"Ibu Vera bilang kalau bapak memanggilku,".

Lama Arnold mengumpulkan ingatanya hingga semuanya kembali seperti semula.

"Betul, Aku sampai lupa. Silahkan duduk,".

Tanpa menjawab Kania pun segera duduk di depan Arnold dengan meja sebagai perantaranya.

"Kania, apa benar kamu ingin menghadiahkan sebuah restoran atau rumah makan untuk Ibumu saat ulang tahunya tiba?,".

"Darimana pak Arnold bisa tahu?. Perasaan, Saya tidak pernah memberi tahu pada siapa pun tentang hal itu kecuali sahabat Saya, Sonya," tanya Kania heran.

"Aku tahu dari wartawan tanpa surat kabar sekaligus CCTV berjalan yang ada di restoran ini. Jadi benar, kalau selama ini kamu bercita-cita menghadiahkan restoran pada Ibumu?,".

"Iya benar, beliau sering bercerita pada Saya kalau suatu saat dia ingin memiliki sebuah restoran atau setidaknya rumah makan yang cukup besar dengan beberapa karawan. Tapi itu tidak mungkin terjadi melihat kondisi perekonomian kami saat ini. Memangnya ada apa bapak menanyakan itu?,".

"Itu bisa saja terjadi asal kamu mau,".

"Aku pasti mau demi kebahagian Ibuku, Aku relah melakukan apa saja asal itu di jalan yang halal,".

"Serius?,". tanya Arnold sedikit memajukan kepalanya.

"Sangat serus?,". balas Kania yakin.

"Aku bisa membantumu. Aku ada restoran kecil cabang dari restoran ini di ujung jalan sana. Kamu bisa menghadiahkan itu untuk Ibumu tapi ada syaratnya,"

"Apa itu?,".

"Kamu harus membantu kak Baron menghadapi keluarga Gunawan. Kak Baron ingin sekali perusahaan Ayahnya bisa dia rebut kembali dari tangan keluarga Gunawan. Apa kamu setuju,".

Lama Kania terdiam, kali ini dia benar-benar dilema. Tadi pagi Tuan Baron mengajaknya dan sekaran Arnold.

"Kalau itu Aku pikir-pikir dulu,".

"Katanya mau melakukan apa pun demi Ibumu,".

"Iya, tapi bukan balas dendam seperti ini. Kami sudah banyak melalui rintangan berat dan tidak ingin menambah lagi masalah. Kalau sudah tidak ada yang ingin dibicarakan lagi sebaiknya Saya permisi dulu,". Kania berdiri dari tempat duduknya.

"Baiklah, jika kamu berubah pikiran segera temui Aku dan kita bicara kembali soal ini,".

"Baik, kalau begitu Saya permisi,".

Kania berbalik badan dan melangkah kearah pintu keluar.

"Hati anak itu begitu mulia. Dia relah melakukan apa saja demi Ibunya. Tenyata masih ada manusia berhati mulia seperti Kania. Aku benar-benar salut padanya,". Arnold tersenyum-senyum sendiri menatap kepergian Kania.

"Ciee....ada yang mulai jatuh hati nich. Ingat kamu itu sudah tua dan tidak layak bersanding denganya. Ibaratnya bandot tua menginginkan rumput hijau,". ucap mahluk dalam tubuh Arnold.

"Diam kamu, kalau kamu masih terus melawanku segera pergi dari tubuhku dan cari majikan baru yang mengerti benar dirimu,".

"Kamu mengusirku?, apa kamu yakin?,".

"Sangat yakin,".

"Tadi saja baru sebentar Aku keluar kamu sudah tertidur seperti orang pinsan, apa lagi kalau Aku sampai meninggalkan tubuhmu bisa-bisa kamu sudah jadi mayat baru di ketemukan. Sudalah Aku mau tidur dan jangan berisik,".

"Dasar mahluk tidak tahu berterima kasih, sudah di beri tumpangan malah ngeluncang,".

"Ah.........," tiba-tiba Arnold berteriak. Salah satu organ tubunya terasa sakit.

"Sekali lagi kamu mengataiku, maka ginjalmu tidak lagi Aku sentil tapi Aku tendang. paham?,".

Arnold sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi, Ginjalnya begitu terasa sakit saat mahluk dalam tubuhnya menyentilnya.

Sementara itu, Kania yang sudah kembali ke dapur melanjutkan tugasnya yang sempat tertunda gara-gara Arnold memanggilnya. Sesekali dia menghayal dan memikirkan ucapan Arnold barusan.

Restoran atau rumah makan untuk bi Desi sudah ada di depan mata tapi sayang ada syarat yang harus dia penuhi untuk mendapatkan itu.

"Hay Kania, kenapa kamu masih ada disini, bukankah kamu sudah di pecat oleh pak Arnold" bentak Vera dan memercikan air ke wajah Kania hingga membuat lamunan perempuan muda itu lenyap seketika.

"Ibu Vera, kenapa Ibu selalu mengusikku?, padahal Aku tidak pernah mengusik Ibu,". Kania mengusap wajahnya dengan kedua telapak tanganya.

"Dengan mengusulikmu ada kebahagian tersendiri dalam hatiku. Selain itu Aku juga dapat pesangon dari Nona Rakhel. Satu kali mendayung dua pulau terlampaui. Sangat menyenangkan bukan?," tawa Vera hingga membuat Kania jengkel.

Tanpa terlihat oleh Vera, sebuah sosok bayangan keluar dari dalam tubuh Kania dan berdiri di belakang Vera.

Banyangan itu berubah jadi asap putih lalu membentuk seekor ular raksasa.

"Yuhui.........," ucap gumpalan asap raksasa itu.

Mendengar ada suara dari belakang, seketika Vera berbalik, berlari dan berteriak sekencang-kencangnya.

"Ular........,".

SELESAI SI CUPU YANG TERTINDAS BARU DILANJUTIN LAGI YA, TERIMA KASIH.

JANGAN LUPA UNTUK TERUS DUKUNG AUTHOR DI YOUTUBE" PEWARIS TERAKHIR SANG PRESDIR" Terima Kasih.

1
Puji Yati
ditunggu up terbaru nya kak
Kinan Rosa
itu saudara mu oon
Kinan Rosa
wah ternyata Alexa mempunyai kekuatan jahat to
Kinan Rosa
waduh gawat nih pasti itu si GINA gini

semoga saja tuan Baron bisa dengan cepat menyelesaikan urusan nya
Kinan Rosa
wah pawang Arnold dapat untung dari Kania nie Yee

apakah Arnold jodoh nya Kania 🤔
Kinan Rosa
wah ternyata Riko belum tau aja siapa Kania
dia si Dewi ular 🐍 anak mu bang🤭
Kinan Rosa
sombong Lo
tau gak ya kalau Kania itu anaknya Lidia
Kinan Rosa
oke siap kak
semangat kak
Kinan Rosa
apakah tuan Baron di suruh menikah dengan BI Desi sama mendiang istrinya 🤔
Kinan Rosa
wah Kania hebat 👏👏
sukurin lo nyonya GINA yang sombong
Kinan Rosa
jadi ingat sinetron ikan terbang
Kinan Rosa
semoga saja gak ada yang melihat waktu Kania berubah jadi ular
Kinan Rosa
Kania sayang sama tuan Baron sebab Kania masih ada hubungan darah dengan tuan Baron
Kinan Rosa
wah ternyata Kania adalah cucunya paman nya pak Baron ya
wah bisa seru ini cerita nya
Kinan Rosa
wah ternyata Kania bukan bayi sembarangan ya
semoga Kania dan bi Desi selalu di lindungi oleh ular raksasa itu
Kinan Rosa
semoga saja si Nora ketahuan oleh BI desi
Kinan Rosa
kayak nya ceritanya penuh misteri deh
aku lanjut aja ah .... semoga tambah seru
Kinan Rosa
wah siapa lagi itu si Baron dan Nora
Kinan Rosa
semoga saja vi Desi mau merawat nya
kasian bayi itu dia juga tidak mau keluar dengan kulit yang seperti itu
Aslinda Linda
ceritanya sangat bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!