Cerita bawang disisipi comedy
Kisah gadis muda dengan cinta pertama
Pernikahan yang diinginkannya berakhir bahagia, ternyata membawa penderitaan bagi Anaya. Laki-laki yang menikahinya, meninggalkan dengan benih yang sudah bersemi dirahimnya.
Apakah kesalahan yang sudah dilakukan Anaya, sehingga Raditya meninggalkannya. Dan mengirimkan pesan yang membuat Anaya kecewa.
Setelah dia mencoba melupakan, masa lalunya kembali. Menuntut sesuatu, apa yang harus dilakukannya.
Kembali ke masa lalu untuk mencari kebenaran?"
Inilah kisah ku, Anaya ayusita. Wanita yang jatuh cinta, tetapi mendapatkan derita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 33 Terungkap
**Kita berencana dan tuhan yang menentukan.
Happy reading guys.
"Apa maksud dokter..?" Anaya** bertanya.
"Luka dikepalanya mengakibatkan putri anda kehilangan kesadarannya.Putri anda dalam keadaan koma,kami sudah berusaha sekarang hanya menunggu mukjizat dari tuhan." penjelasan dari dokter tersebut.
"Dokter,bukan mengecilkan rumah sakit ini.Apakah fasilitas rumah sakit cukup lengkap ?" tanya Raditya kepada dokter tersebut.
"Terus terang pak,rumah sakit ini kurang lengkap.Maklum rumah sakit ini terletak dipinggiran kota." terang dokter tersebut.
"Apa bisa dipindahkan kerumah sakit di kota yang lebih lengkap fasilitasnya..?" tanya Raditya lagi kepada dokter tersebut.
"Untuk saat ini cukup sulit pak,jika dibawa pindah melalui jalur darat." jawab dokter itu lagi.
Anaya hanya terdiam,dia tak dapat berkata-kata.Pikirannya sudah buntu untuk berpikir.Ketika Raditya berbicara dengan dokter mengenai anaknya dia hanya diam saja menunggu kepastian mengenai anaknya.
Togar menatap Raditya dengan heran dan dia juga penasaran,kenapa Raditya begitu perduli kepada Runrun.
Setelah memberikan penjelasan mengenai kondisi Runrun,dokter itu kembali masuk ke IGD.
"Maaf pak saya ingin bertanya, bapak kenal Runrun?" tanya Togar pada Raditya,dan dibenaknya penuh dengan pertanyaan yang berseliweran.
Mendengar pertanyaan Togar,zul yang berada disebelahnya menoleh kearah orang yang diajak bicara oleh Togar.
"Pak Raditya,pak Riko." Zul menyapa orang yang sudah dikenalnya.
"Kau mengenalnya Zul?" tanya Togar pada Zul.
"Kami sudah pernah berjumpa dilokasi proyek ." jawab Zul.
Togar memandang kearah Riko,dia merasa pernah bertemu dengan Riko tapi dia lupa dimana dia berjumpa dengan orang tersebut.
"Sepertinya wajah orang ini sangat familiar,tapi dimana pernah melihatnya ya.." benak Togar.
Papa Anaya berjalan mendekat kearah Raditya dan berkata kepada Raditya.
"Ada apa kamu datang,ingin membuka luka lama Anaya lagi?" tanya papa Anaya,sedari tadi hal itu ingin ditanyakan papa Anaya kepada Raditya.
Anaya kaget mendengar pertanyaan papanya kepada Raditya,sedari tadi Anaya diam.Dia tak ingin orang tahu bahwa orang ini yang telah meninggalkannya dahulu,meninggalkan luka dihatinya.
"Papa ." Anaya berusaha untuk mencegah papanya melanjutkan ucapannya.
"Jangan hentikan papa Nay." ujar papanya.
"Om kenal dengannya?" Togar bertanya pada papa Anaya.
"Dia orangnya yang telah meninggalkan Anaya !" seru papa Anaya dengan penuh emosi ,dengan menunjuk Raditya menggunakan tongkatnya.
Orang yang disekitarnya Anaya begitu shock mendengar ucapan papa Anaya,dan mereka memandang kearah Raditya dengan tatapan yang mengandung emosi.
"Oh...!" jadi kau orang tak bertanggung jawab,menghamili anak orang lalu main kabur seenaknya." cerca Togar sembari mendorong-dorong dada Raditya dengan keras,sehingga Raditya terdorong kebentur kursi.
"Jangan main kasar!" seru Riko dengan menghalangi Togar yang ingin memukul Raditya.
"Kau jangan ikut campur,ini masalah aku dengan keluarga itu." balas Raditya yang sudah berbalut emosi.
"Apa kesalahan kami padamu mas." ratap Anaya,dengan suara yang lirih dan matanya sudah penuh dengan linangan air mata.
"Tidak ikut campur kau bilang." Zul membuka suara setelah hilang dari rasa keterkejutannya.
"Kau tahu,ketika om Martin sekeluarga pindah kelingkungan rumahnya sekarang.Kami sudah menganggap om Martin keluarga kami..!" ucap Zul beremosi.
"Kau tahu ketika Runrun lahir,betapa heboh dan gembiranya kami sehingga aku jadi bahan ejekan satu rumah sakit.Dimana kau saat itu." serang Togar lagi,ketika dia mengingat saat kelahiran Runrun.
😛 **Flash back on😛
Togar berjalan** bolak-balik didepan ruang bersalin,dia tak sabar menunggu kelahiran anak Anaya.Sehingga dia tak sadar, orang-orang menatap kearahnya dengan tersenyum dan merasa aneh memandang kearahnya.
"Kenapa orang-orang ini memandangku,apa terlalu ganteng aku ." batin Togar,tapi dia ngak sadar juga dengan keadaannya.
"Togar!" teriak tante Ana dengan memandang Togar dengan melotot dan tak lama kemudian Tante Ana tertawa sembari menunjukkan Togar.
Melihat Ana tertawa sembari melihat Togar,yang lain juga melihat kearah Togar.Melihat keadaan Togar yang lain juga pada tertawa terbahak-bahak tidak bisa menahan tawanya.
"Togar..!" apa yang terjadi kawan." Tawa Zul yang tidak bisa ditahannya,sehingga ada air dimatanya keluar karena menertawakan kondisi Togar.
"Togar,lihat bawahmu." saran om Martin.
Togar menurutin saran om Martin,dan betapa kagetnya dia.Ketika dilihatnya dia hanya memakai boxer gambar angrybirds dan handuk dipundaknya.
"Aw.......kemana bajuku!" seru Togar kaget.
Mendengar teriakan Togar,meledak lagi tawa mereka.😂🤣.
😛 **Flash back end😛
Togar** menceritakan kejadian saat kelahiran Runrun.
"Dimana kau saat itu?" tanya Togar kepada Raditya.
"Aku tidak tahu kehamilan Anaya,dia tak memberitahukan." Raditya menuduh Anaya menutupi kehamilannya.
"Karena kau pria pengecut,yang lari dari tanggung jawab." om Ahmad membuka suaranya juga.
"Kalian jangan menghakimi saya,kalau tidak tahu masalahnya." balas Raditya kepada orang yang mencercanya.
"ini semua kesalahan papa,kalau papa tidak lari aku tidak akan melakukan ini semua." serang balik Raditya kepada papa Anaya.
**Bersambung dulu ya guys.
Silent readers please...
sedetik pinjam jempol untuk ngelike dan tekan rate bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ ya
makasih...
Happy reading all**..