NovelToon NovelToon
Melahirkan Anak : GENIUS & AJAIBSeason 1&2

Melahirkan Anak : GENIUS & AJAIBSeason 1&2

Status: tamat
Genre:Petualangan / Anak Genius / Teen School/College / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:170.8k
Nilai: 5
Nama Author: FipitFitria

Karya pertama kontrak 🌻 FipitFitria 🌻.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FipitFitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Habis Terbakar

Ketika si api itu melahap semuanya, Faheel dan oni rahel kembali lagi ke dalam rumah, lalu duduk bersama di sofa tanpa berbicara apa-apa, Oni rahel yang masih teringat akan kejadian itu, oni rahel hanya terdiam membeku tidak mengeluarkan kata-kata sedikitpun, meski Faheel sesekali memanggilnya, tapi Oni Rahel tetap terdiam dengan kepalanya yang menunduk melihat jati jemarinya saling bermain.

"Ma sudah, jangan di pikirkan terus, biar lah lupakan, itu masa lalu"

Ucap Faheel sembari tersenyum menyerengkan kepalanya ke arah oni Rahel yang tertunduk itu, lalu Oni rahel melirik Faheel dengan wajahnya yang masih sama.

"Faheel, mama juga tidak ingin mengungkitnya kembali, tapi bagaimana kejadian itu terus berperang dengan rasa trauma mama" Jawaban Oni Rahel dengan nada yang sedikit bergetar menahan rasa takut, Faheel menghampiri oni nya dan memeluk dan mengusap punggungnya.

"Mama jangan berpikir aneh-aneh, buang saja pikiran yang membuat mama takut, lawan rasa itu, di sini ada Faheel yang akan menjaga mama,[ berhenti sekejap dan tersenyum], mama jangan takut ya" Kembali memancarkan senyumannya di hadapan sang ibu tercintanya, Oni rahel segera mengangkat kedua bibirnya tersenyum melintang meski sedikit ragu di matanya.

"Makasih Faheel, mama ingin istirahat saja, sudah kamu istirahat juga, nanti kamu kesiangan lagi sekolah"

kemudian Oni rahel bangkit dari duduknya dan pergi berjalan menuju kamar nya, Faheel masih di posisi nya, sambil menatap kepergian sang mama tercintanya.

lalu Faheel segera membalikkan pandangan nya dan bergegas pergi ke kamarnya, untuk beristirahat juga.

..

Clakk,,

Pintu segera di buka oleh Faheel, lalu menutupnya kembali dan berjalan menuju kasur empuknya itu dan menidurkan badannya yang sempat tadi kelelahan karena olahraga di sekolahnya.

Hembusan nafas panjang keluar dengan sangat lega dari kedua hidupnya, dengan mata sedikit di tutup kan, lalu memposisikan badannya agar lebih enak dalam berbaring.

"Huh,, semoga saja ketiak aku beristirahat nanti tidak masuk kembali ke dunia aneh itu, aku sangat tidak suka dengan hidupnya" Gumam Faheel sambil memejamkan dan kedua tangannya menjadi penyangga tidurnya.

Beberapa menit sudah matanya ia pejamkan, kini Faheel tertidur dengan posisinya itu.

...#Sekarang kita berkunjung ke rumah Aasira#...

Tepat menit sekarang Aasira sedang makan bersama, Aasira yang masih belum bisa menerima sepupu dan teman laki-lakinya tinggal di rumahnya. Apalagi Besok sepupu dan temannya akan memulai sekolahnya.

Aasira sangat tidak suka jika sepupunya satu sekolah dengannya, ia tidak mau jika nanti dia akan di perlakukan sama seperti dulu, meski dia sepupunya, tapi Catrin sangat tidak suka dengan Aasira, karena dia tidak ingin harta peninggalan neneknya akan dibagikan kepada cucunya, Catrin tidak ingin jika itu akan terjadi, ia ingin semua harta neneknya di berikan kepada ibu dan ayahnya beserta dirinya.

Catrin memang egois, apa yang ia inginkan pasti akan ia lakukan sampai ia mendapatkan nya, tapi Aasira malah sebaliknya, Aasira juga pernah berkata pada Catrin tidak menginginkan harta dari neneknya, biarkan saja hanya ibu dan ayahnya yang terbagi, Aasira hanya menginginkan semoga neneknya bisa panjang umur dan sehat selalu, Neneknya tidak mau jika cucu kesayangan nya tidak terbagi harta peninggalan nya, ia ingin membagi rata semuanya, tidak ingin ada yang tersisa.

Karena nenek sudah sebatang kara, kakek sudah meninggal mereka semua, tapi nenek tidak ingin tinggal bersama anak-anaknya, ia ingin mandiri dan tidak mau menyusahkan kedua anaknya, ya, nenek Aasira hanya mempunyai anak dua, yaitu bubunya Aasira dan ayahnya Catrin.

Sebenarnya bubunya Aasira tidak menginginkan harta itu sama seperti Aasira, tapi neneknya kekeh jika dia mati nanti hartanya akan di bagi rata pada anak dan cucunya, memegang lumayan masih muda sih neneknya, tapi dia sakit-sakitan dan bukan sembarang penyakit, dia mempunyai penyakit yang lumayan sangat membahayakan, yaitu Getah bening di bagian kepala dan kaki nya sering mengalami ke semutan.

Aasira sering berkunjung ke rumah neneknya jika sekolah libur dan sesekali menginap di rumah neneknya itu, tapi Catrin tidak pernah mengurus nenek nya, berkunjung saja jarang, paling jika neneknya mengalami sakit baru dia akan menengok neneknya.

makanya Aasira menjadi cucu kesayangan neneknya, Aasira juga sudah tidak punya ayah, entah kemana ayahnya ia pergi ketika Aasira masih kecil, bisa di kira-kira umur 2 tahun, tentu Aasira saat di posisi itu sangat membutuhkan sesosok ayah, tapi entah apa yang terjadi, sehingga ayahnya bisa meninggalkan dirinya bersama bubunya.

Ya seperti itu lah, lanjut masih di meja makan, Aasira masih terus melahap makanan dan sesekali melirik Catrin yang melirik dengan senyuman nakalnya, membuat Aasira ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak bisa di ungkapkan.

[ kalo bukan sepupu, udah aku cincang tuh dia sampai gak berbentuk lagi, (mendelikkan matanya), tapi tidak mungkin aku melakukan itu, pasti bubu akan mengusirku dari rumah, (Kembali melirik Catrin dan Radit), dan dia, (menatap Radit yang terpokus makan), Kenapa Catrin harus membawa dia ke sini, awas saja kalau dia melakukan hal aneh lagi padaku], Kembali mendelikkan matanya dan berpokus kembali ke piring yang masih terdapat nasi dan lauk pauk nya.

"Aasira, gimana kamu gak keberatan kan jika Catrin satu kelas dengan mu!!" Tanya bubunya membuat Aasira berhenti mengunyah dan hampir saja keselek, dengan sigap Aasira merah air putih di sisinya itu dan langsung meminumnya.

"Kenapa Sira!! apakah kau tidak suka, [Berhenti sekejap], atau apa" Tanya Catrin yang memancing amarah Sira yang sedari tadi ia pendam, tapi karena ucapan nya yang sangat Sira tidak suka ia hampir saja mengeluarkan amarahnya.

Namun, hati dan pikirannya langsung menghentikan Aasira yang sudah berdiri ingin menguntap, lalu hatinya langsung bergumam, [ Jangan Sira, jangan kepancing dengan omongannya, pasti dia sengaja agar kamu marah dan bubu ku akan membelanya, (Kembali duduk di kursinya), dasar caper], Sambung Sira sembari menatap bubunya dan berbicara dengan suara rendah.

"Tentu saja tidak bubu, kenapa harus keberatan, Catrin kan sepupuku dan tidak mungkin aku menghalangi orang yang ingin menuntun ilmu, bukankah seperti itu bubu!!" Sedikit melirik Catrin yang merasa terpanggil itu, dengan wajahnya yang sedikit kesal, Catrin terus memposisikan wajahnya itu dengan tidak merasa kesal sedikitpun.

"Alhamdulillah, akhirnya kalian bisa akur juga sekarang, bubu lihatnya seneng banget, terus-terus akur ya" Ucap bubunya merasa senang melihat anaknya bersama Catrin akur, padahal itu hanya bohongan, tapi acting mereka sangatlah bagus untuk menjuarai piala dunia acting😁.

"Iya bubu" Jawab Aasira tersenyum, lalu bubunya membalas senyuman itu dan melirik Catrin, dengan sigap Catrin mengangguk sambil berbicara, "Iya Tante, pasti akur terus kok" Tersenyum bohong dan di sambung kembali dengan kata-kata yang memancing amarah Aasira, "iya kan Aasira" sambung Catrin dengan senyuman licik itu.

"Ishh" Gumam dalam hatinya, dengan senyumannya manis padahal kesal sekali dalam hatinya, lalu Aasira langsung menghabiskan makanan nya dan langsung bangkit dari duduknya, langsung berbicara.

"bubu, Aasira pergi dulu ya" Ucap Aasira sembari menelan sebagian nasi itu di mulutnya, lalu bubunya mengangguk dan Aasira langsung pergi dari ruang makan itu, dengan mulutnya yang masih terdapat sebagian nasi tersebut.

..

Clakk,,

"Hemm,, palingan cuman omdo aja tuh Catrin, udah tahu!! [ berjalan menuju Sofanya ], duh kalo Catrin sampai tahu kalo aku gak punya pacar, pasti dia makin centil deh, sebenarnya aku itu bukannya benci sama sepupu sendiri, tapi aku ingin dia insyaf dari kelakuannya itu"

Gumamnya sambil mencari ide untuk membuat sepupunya insyaf dan tidak seperti ini lagi, Aasira mencari ide-ide itu dengan terus berjalan-jalan ke kiri-kanan di depan risbang kasurnya itu.

"Gimana ya!!"

Gumamnya terus berjalan dengan kepala yang menghadap ke atas, lalu terdiam menatap luar jendela, tidak lama dari pandangan itu Aasira mendapatkan ide, ia langsung tersenyum dan memetik jarinya tanda berhasil.

"Nah✨, pinter juga Sira" Gumam Aasira memuji dirinya sendiri, lalu segera berbalik dan berjalan menuju kasurnya itu.

*Ide a****pa ya!! yang Aasira pikirkan??

Yuk lanjut episode selanjutnya ⏩

jangan lupa like, comment, Vote dan tambahkan sebagai favoritmu agar author lebih semangat lagi 🤗🥰

makasih untuk kalian para setia pendukung ku🥰***

1
Diah Susanti
emang barang, disimpan 😁😁😁
Nf@. Conan 😎
baca sdah smpai sini blum jga paham, nie cerita mksudnya gmana, intinya apa, aaaaakkkkkhhhh aku blum paham
Nf@. Conan 😎
menyelamatkan anak dan buah hati nya???
mksudnya paan thor
♕FiiStory_: btw makasih atas ulasannya, dan lain kali saya akan berhati-hati dan fokus
total 2 replies
Nf@. Conan 😎
kan ada kursi roda, knapa nggak pkai kursi roda aja
♕FiiStory_: iya aku gak kepikiran ke situ, aku kalo bikin cerita suka sambil kerja jadi gak terlalu pokus
total 1 replies
Nf@. Conan 😎
laaaaaah kok nggak d penjara kan mnelan korban meninggal
♕FiiStory_: tadinya mau di penjara, cuman terlalu panjang lebar yaudah langsung masuk inti aja sih, haha maaf
total 1 replies
Eva Sri hartati
nice
♕FiiStory_: makasih
total 1 replies
Yoanita_Situmorang
yg sabar tante semangat juga besarin Dede bayinya huhuh
Yoanita_Situmorang
astaga sabar sus dikerjai dedek bayi ajaib kali
Yoanita_Situmorang
syukurlah dedek bayi selamat
Yoanita_Situmorang
astaga selamat jalan om😭😭😭
Yoanita_Situmorang
Astaga aduh
Yoanita_Situmorang
udah Uda ga usah ribut Om Tante biar saja Yoan aja namanya wkwkwk
Itsmeofp
❤️
Rusliadi Rusli
mantap
Rusliadi Rusli
amiin
Rusliadi Rusli
suster
Rusliadi Rusli
lanjut
Elazmi Puji
itu si Rahel kerja apa,selama 15 THN hidup menjanda,biayain anak sendirian

trs aku penasaran sama kakek tua yg kasih tas hitam itu yg ada isi kalung ,dia siapa??
♕FiiStory_: lanjut baca kak biar tahu, jangan lupa kasih hadiah nya, dan vote serta like nya
total 1 replies
Elazmi Puji
maaf Thor bahasa sedikit kasar,harusnya pas dokter bilang suami Rahel meninggal ditempat gitu aja ,jd enak d dengar jangan Tewas d tempat kaya gimana gitu🥰
♕FiiStory_: Oke siap kakak makasih koreksinya
total 1 replies
Elazmi Puji
anaknya kembar kah??cewe cwo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!