Bunga selama 6 tahun dia menanti kekasih nya yang bernama Yudha seorang polisi yang bertugas di luar pulau jawa.
Dia menanti kekasih nya selama itu karena tidak ada kata perpisahan diantara mereka, hanya sebuah perpisahan sementara dan Yudha berjanji akan kembali tahun depan untuk melamar Bunga.
Sehingga Bunga merasa dia masih kekasih Yudha karena tidak ada kata putus diantara mereka hanya hilang tanpa kabar.
Karena penantian Bunga selama ini menanti kekasih nya kembali dia selalu menutup hatinya untuk lelaki lain.
Anton teman Bunga yang seorang guru dia jatuh cinta terhadap Bunga namun Bunga selalu menolak perasaan Anton karena dia masih mengharap kan Yudha kembali kepadanya.
Apakah Bunga dan Yudha akan bertemu kembali..??
Apakah Yudha masih menjaga hatinya seperti Bunga..???
Atau Bunga lebih memilih Anton..???
Extra Part
Menceritakan kisah cinta Shapira yang sudah dewasa, dengan seorang laki - laki bernama Fathir yang berprofesi sebagai seorang polisi.
Kisah cinta kehidupan rumah tangga mereka yang penuh dengan masalah, dan hadir nya sang mantan Fathir bernama Anggi yang berada di tengah - tengah rumah tangga mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Herliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku bahagia melihat mu walau hati ini sakit
Setiap hari yudha selalu memantau setiap postingan Bunga. Postingan - postingan dia berupa tentang moment kebersamaan dengan kekasih nya.
@merpati Putih.
I'm happy with you.
Sebuah postingan dengan photo Bunga bersama kekasih dengan pose kekasih nya mencium pipi Bunga. Dan dengan gaya ekspresi wajah Bunga terkejut.
" Setiap hari Saya selalu melihat postingan - postingan kamu, ada rasa bahagia bisa melihat kamu, ada rasa bahagia bisa dekat dengan mu walau Saya menjadi orang lain di dunia Maya. Tapi hati ini sakit setiap melihat kamu bersama lelaki lain.Saya harus ikhlas Melepasmu karena Saya sudah Melepasmu untuk terbang bebas merpati ku ." Ucap Yudha sambil memandang photo Bunga di akun sosmed nya.
Lalu Yudha pun memposting sebuah status di akun sosmed nya.
@japati Putih
Aku bahagia melihat mu walau hati ini sakit.
Lalu Yudha kembali membuka kotak warna merah yang dia simpan di lemari pakaian nya.
Dia kembali melihat semua kenangan dia bersama Bunga photo - photo bersama Bunga dan liontin merpati.
Maaf... maaf.. telah menyakiti hatimu.
Ini adalah balasan untuk Saya saat ini.
Dulu kamu terluka karena Saya, sekarang hati Saya sakit telah melepas wanita setia sepertimu. Yudha berguman.
" Papah.... " Teriak Shapira memasuki kamar papah nya tanpa mengetuk pintu dan langsung berhambur memeluk papah nya.
" Sayang... kenapa teriak masuk kamar papah " Tanya Yudha yang terkejut melihat anak gadisnya masuk ke kamarnya.
Shapira lalu melihat kotak warna merah berisi photo - photo wajah wanita yang dia kenal.
" Pah, ini kan mamah Bunga " Tanya Shapira langsung melepaskan pelukan nya dan mengambil salah satu photo papah nya bersama Bunga.
" Itu tante cantik yang dulu kita akan cari sesuai pesan mamah ." Ucap Yudha.
" Jadi mamah Bunga itu tante cantik , yang akan kita cari itu " Tanya Shapira lalu duduk di pangkuan Yudha.
" Tapi kenapa mamah Bunga sekarang tidak pernah Mau bertemu Shapira lagi pah, apa karena shapira nakal ya pah? " Ucap shapira.
" Mamah Bunga sibuk sayang jadi nggak sempet buat main ke sukabumi " Ucap Yudha sambil membelai rambut Shapira.
" Nomor ponsel nya juga tidak aktif pah, setiap mba susi mencoba menelepon mamah Bunga" Ucap Shapira dengan wajah polosnya.
" Hmmm mungkin sinyalnya susah sayang " Ucap Yudha berbohong.
" Pah kita susul mamah Bunga ke indramayu yuk!!!" Ucap Shapira dengan wajah penuh harap.
Deg.. jantung Yudha tiba - tiba berdetak kenangan saat putrinya menginginkan bertemu Bunga.
" Sayang papah sibuk terus mamah Bunga sibuk lain kali Saja ya kak " Ucap Yudha sambil memegang kedua pipi Shapira.
" Pokok nya Shapira Mau ketemu mamah Bunga, Shapira kangen mamah Bunga titik.. " Ucap Shapira langsung beranjak dan berlari Keluar dari kamar Yudha.
" Shapira sayang.. jangan begitu dong " Teriak Yudha yang lalu menyusul Shapira ke kamarnya.
Di lihat nya Shapira duduk di atas tempat tidur nya sambil menutup wajah nya dengan bantal.
" Sayang jangan begitu dong, kalau ada waktu pasti nanti kita bertemu mamah Bunga. " Ucap Yudha membujuk putri kecil nya.
" Papah jahat, pasti mamah Bunga nggak Mau kesini lagi karena papah. Waktu itu mamah Bunga menangis lalu lari Keluar dan terus papah ngobrol sama mamah Bunga terus besok nya mamah Bunga ngelarang Shapira buat menghubungi nya lagi hik.... hik... papah jahat... hik... hik... " Ucap Shapira sambil menangis sesengguk kan.
" Ya Allah kesalahan Saya ternyata berdampak pada putri kecil Saya, begitu sangat menyanyangi nya sehingga dia seperti ini." Ucap Yudha berguman.
" Sayang jangan nangis dong, terus papah harus bagaimana ." Kata Yudha sambil memeluk tubuh anak nya.
" Papah harus minta maaf sama mamah Bunga. " Ucap Shapira yang masih menangis sesengguk kan.
" Sayang dengar kan papah, Mamah Bunga marah sama papah, dia sudah nggak Mau bertemu dengan papah. Papah sudah menyakiti hati mamah Bunga. Kalau Allah mengijinkan kita bertemu sama mamah Bunga, papah yakin kita bisa bertemu sama mamah Bunga ." Ucap Yudha.
" Shapira Mau mamah Bunga jadi mamah Shapira, nggak mau mamah lain. Kalau bukan mamah Bunga papah nggak boleh menikah lagi" Ucap Shapira
Yudha yang mendengar ucapan shapira langsung tertawa.
" Hahaha hahaha... Shapira sayang kenapa kamu kok ngomong nya kaya gitu, siapa yang ngajarin kamu? papah tidak pernah loh ngajarin kamu ngomong kaya gitu. " Ucap yudha.
" Nggak ada yang ngajarin, tapi kan teman - teman Shapira punya mamah terus Shapira punya nya papah Saja berarti papah harus menikah tapi dengan mamah Bunga nggak boleh sama yang lain . " Ucap Shapira sambil memegang kedua tangan papah nya.
" Ya Allah ini sebuah permintaan yang sulit, sedang kan dia sudah memiliki kekasih dan Saya tidak mungkin mengambil dirinya dari orang yang di sayang. Apalagi dia sudah sangat membenci Saya. " Ucap yudha berguman.
" Ini adalah sebuah hukuman yang terjadi pada Saya. Hukuman yang tidak sebanding dengan rasa sakit hati nya , yang menunggu cinta nya kembali walau sakit hati yang dia terima akhirnya ." Ucap Yudha.
" Maaf... maaf... maaf.."