NovelToon NovelToon
Alternative/Overwatch

Alternative/Overwatch

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / System / Isekai / Pemain Terhebat / Barat / Tamat
Popularitas:64.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hamada Mulya

The Source Online atau disingkat TSO. Game yang melegenda pada zamannya. Membuat para pemain berlomba-lomba untuk mencapai yang tertinggi. Tapi semuanya berubah ketika Developer game membuat sistem baru. Kekacauan mulai terjadi. Maka dari itu pemain bernama Tatsumaki Gen memainkan perannya sebagai antagonis di dalam game tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hamada Mulya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perbandingan Slave Melawan Ciptaan

Envy (iri hati), Wrath (amarah), Pride (keangkuhan). Aku tidak menyangka kalau mereka akan menjadi lawan kami.

Wrath yang dalam wujud panther-nya mulai menyerangku bagaikan harimau yang ingin menerkam mangsanya karena kelaparan. Besar wujud panther-nya 2x lebih besar daripada panther biasa. Yang kubisa hanyalah menghindar dan memblokir serangan Wrath Karena saking cepatnya gerakan Wrath.

Wrath akhirnya memojokkanku dan membuatku terbaring ke tanah. Wrath mengambil ancang-ancang lalu mengincar leherku untuk di gigitnya. Dengan cepat kuambil kapak yang tergeletak di sampingku untuk menahan rahang bau Wrath yang terbuka tepat beberapa senti di depan wajahku. Cukup berat dan bau.

Kufokuskan titik tumpuku ke otot tanganku lalu mulai mendorong Wrath. Serasa mendorong batu berlian seberat 1 ton. Karena tidak cukup kuat, kusisir rahang Wrath dengan kapak tersebut sehingga mengeluarkan bunga api dan itu membuatnya merasakan api di mulutnya. Wrath mengaum dengan keras. Kugesek kapak dan pedangku sehingga kedua bilahnya terbakar.

"Kupikir kucing akan menyukai api." Kataku mengejek Wrath yang mulutnya masih berasap karena api yang kubuat di mulutnya. Kami saling mengamati dan memutari satu sama lain. Aku pun langsung meluncur menyerangnya. Meskipun tubuhnya terbungkus berlian bukan berarti tidak bisa dihancurkan. Tubuh Wrath menjadi besar ketika berubah menjadi panther sehingga banyak titik buta dan sasaran empuk untuk diserang.

Kusabet keempat kakinya dan membuat kakinya terbakar hebat. Wrath pun tumbang. Ketika aku mendekatinya untuk memeriksanya.

"Bodoh." Wrath mengatakannya tepat di depanku. Tiba-tiba tubuhku dipenuhi darah dan luka-luka goresan yang cukup dalam. Syukurnya tidak ada yang menyasar ke perutku. Dari jarak 2 meter, Wrath menumbuhkan semacam galah berlian dari tubuhnya dengan jumlah yang cukup banyak dan aku terkena hampir semua dari galah yang ditumbuhkan.

"Jangan kau pikir ku hanya bisa membungkus tubuhku menjadi berlian hitam. Aku juga bisa mengatur dan mengendalikan zat berlian tersebut. Salah satunya menumbuhkan galah berlian ini." Jelas Wrath. Pandanganku mulai kabur. Aku melihat ke bawah dimana di tanah yang kuinjak sudah banyak darah yang menggenang. Kepalaku terasa sangat pusing karena kehabisan darah.

"Kau seharusnya mengirimku ke tanah mulia (Kokina Tochi)." Kata Wrath. Dia menarik kembali galah-galah berliannya yang menancap di tubuhku. Aku langsung berlutut dan tergeletak di genangan darahku sendiri. Tubuhku serasa mati rasa dan sangat berat untuk bergerak. Rasa perih dan sakit akibat tusukan dan goresan di tubuhku begitu luar biasa.

"Tenang saja. Kau tidak akan mati dengan itu. Kami di perintahkan untuk tidak membunuh sesama pelayan dari tuan yang sama." Kata Wrath yang akhirnya mengambil posisi ala kucing tepat di depanku. Aku melihat ke arah Enkidu dan Abimanyu yang sedang mati-matian bertarung melawan si tua Pride.

Tiba-tiba dari bayangan tubuhku muncul tentakel-tentakel bayangan. Melihat ada semacam tentakel bayangan yang menggeliat di sekitarku, Wrath langsung menjaga jarak dengan melompat ke belakang beberapa meter. Tentakel-tentakel itu membentuk wujud-wujud yang tidak asing bagiku. Fujin, Raijin, Bad Hero, dan Jester. Semuanya adalah musuh-musuh Tuan Gen yang dirubah menjadi bidak bayangan.

"Maafkan kami tuan putri. Kami tidak bisa muncul melindungi anda tanpa bantuan Manna tuan kami." Raijin meminta maaf dengan sangat menyesal sambil berlutut menghadap diriku yang sudah terbaring lemas. Jester menyembuhkanku dengan menuang semacam healing potion ke tubuhku. Luka-luka ditubuhku menghilang dan darahku pulih kembali.

"Sisanya serahkan kepada kami." Kata Bad Hero mengeluarkan katana dari sarungnya.

"Aku tidak peduli kalian harus melawanku secara bersamaan. Majulah!" Kata Wrath kegirangan. Para *S*hadow Army milik Tuan Gen langsung menyerang Wrath. Karena tubuhku belum sepenuhnya pulih maka lebih baik untuk beristirahat sejenak.

"Nona muda, tubuhku ini sudah sangat kaku dan sulit bergerak. Lebih baik kau perlakukan orang tua ini dengan lembut." Kata Pride dengan memutar-mutar bilah pedangnya. Aku melihat Enkidu sampai dibuat seperti itu.

Enkidu langsung membuka puluhan portal dan menembakkan rantai-rantai emas surgawi yang setiap ujungnya terdapat mata tombak. Dengan mudah Pride menangkis semua rantai tersebut dan membuat rantai-rantai tersebut menabrak bangunan istana dan permukaan tanah sehingga menimbulkan ledakan dahsyat.

Dengan cepat Abimanyu melesat diantara asap-asap ledakan untuk menyerang Pride. Pride menahan tebasan pedang Abimanyu dengan pedangnya. Bahkan untuk selevel Slave, mereka masih bisa mengimbangi kecepatan dan kekuatan kami.

"Seseorang yang sudah mati, seharusnya diam saja di dalam kubur!" Kata Pride mencoba menjatuhkan pedang Abimanyu dengan beberapa gerakan super kilatnya. Tapi Abimanyu masih bersikeras mempertahankan posisinya.

"Serangan ini tidak ada apa-apanya ketika para Kurawa mengeroyokku di perang Baratayudha." Dalam beberapa kesempatan Abimanyu sempat melancarkan serangannya dan membuat luka gores dan lecet di tubuh Pride. Peluang pun tercipta. Abimanyu langsung menghancurkan pedang Pride dengan sekali tebas menjadi seperti pecahan kaca. Melihat adanya kesempatan, Abimanyu mengincar batang leher Pride. Tapi terhalangi. 1 bilah pedang tumbuh di bahu Pride untuk menghalangi lintasan tebasan pedang Abimanyu.

"Mundur! Abi!" Bentak Enkidu. Dari bawah Pride dan Abimanyu muncul puluhan portal rantai surgawi. Abimanyu langsung mundur tepat rantai-rantai surgawi melesat mencoba melubangi tubuh Pride. Tapi diluar nalar, Pride menghindari dan menebas rantai-rantai surgawi dengan mudah. Aku mencoba melihat lebih spesifik lagi dari kejauhan. dalam waktu 0,45 detik Pride mengganti pedangnya yang rusak dan hancur di setiap tebasannya dan menumbuhkan bilah pedang yang baru disaat yang sama. Itu yang kau bilang "kaku" pak tua?!!!

"Enki lindungi aku!" Abimanyu melesat dengan cepat diiringi ribuan rantai surgawi yang melesat mengikutinya. Abimanyu beradu pedang lagi dengan Pride. Tapi kali ini Pride harus melindungi dirinya sendiri dari rantai-rantai surgawi bersamaan dengan serangan dari Abimanyu. Tapi dengan mudah Pride dapat mengatasinya.

"Kalian anak muda harusnya bisa lebih baik dari ini!" Kata Pride menancapkan pedangnya ke tanah. Tiba-tiba bilah-bilah pedang keluar dari tanah. Dengan reflek Abimanyu mundur menggunakan wujud rohnya. Rantai-rantai surgawi milik Enkidu berbenturan dengan bilah pedang dari tanah milik Pride. Pride bahkan tidak kehabisan napas sedikitpun. Sedangkan Enkidu dan Abimanyu seperti orang terkena penyakit asma yang sedang mencoba mengatur napasnya.

"Jika semua anak muda seperti ini maka jangan harap generasi selanjutnya dari kekaisaran ini akan melanjutkannya." Kata Pride berjalan yang disampingnya di iringi pedang-pedangnya yang keluar dari tanah.

"Aku sudah berkali-kali memberi kalian kesempatan menyerang duluan. Sekarang giliranku." Pride langsung dengan cepat sudah di belakang Enkidu. Muncul kilatan merah seperti tebasan pedang yang menari-nari diantara mereka. Bahkan aku tidak bisa melihatnya. Dengan sekejap Enkidu dan Abimanyu tergeletak dengan tubuh penuh darah luka dan darah.

"Siapa kalian sebenarnya?" Tanya Enkidu memuntahkan darah dari mulutnya.

"Tujuh dosa mematikan manusia. Kami diciptakan oleh Paduka Valon the Dragnel." Jawab Pride menyabetkan pedangnya sehingga darah yang ada dibilahnya menciprat ke tanah.

Setelah mendengarnya aku sampai berpikir kalau aku ini gila. Jika yang diciptakan sekuat dan sehebat ini. Bagaimana dengan penciptanya?

1
SicantikKinyisKinyis
Semangat Kak, jangan lupa mampir juga di karya aku ya, judulnya My Love's Aylin
Arya-Senpai
mantap👍
arfan
up
anang pernando
semangat tor
Orpmy
Mantap 👍
O Jan
KYA!!!! GEN ONIII-CHANN
M Nang
mantap bettt
Ziren
alurnya jadi lambat gini ya... hmm
Ziren
scene terakhirnya mantep ni terinspirasi dari overlord
Ziren
seketika para tetua klan pun bungkam dengan kekuatan gen sang mc kita😎
Ziren
berarti secara ga langsung umurnya si yuuki lebih tua dari si gen dong?
Ziren
sepertinya saya baru nyadar kalo plot cerita disini lumayan berat, kadang kadang harus dibaca ulang dulu baru paham
Ziren
si Envy pengganggu aja, bunuh aja tuh thor terus jadiin shadow gausah dikontrak jadi slave
Ziren
siapa tuh istri pertamanya si gen?
Ziren
setelah saya baca chp ini, ini ngambil konsep cukup beda dgn kebanyakan yaitu dimana npc yang dibuat player bisa bertindak sendiri dan memberontak kepada tuannya. Jelas konsekuensinya berisiko apalagi kalo npc nya dibuat dengan kekuatan yg hebat. Nanti malah bisa jadi senjata makan tuan kaya si Envy ini
Ziren
author be like: "Selamat anda kena prank."
Ziren
kerenn
Ziren
masih kurang paham sama tujuan utamanya si gen
Ziren
keren abis, novel yang berisi action dan dipadukan dari berbagai mitologi kaya mesopotamia kuno, mahabrata, empat makhluk penjaga mata angin😁...sekalian masukin dewa2 dari mitologi nordik sama yunani kuno thor pasti makin seru
Ziren
plot twist yang membagongkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!