PENHGIANATAN PERNIKAGAN 1
awal aku mengenal soni merupakan sebuah kebahagiaan untuk ku karna aku berfikir Soni adalah orang yang baik dan orang yang tepat untuk menjadi imam ku
sebelum pada akhirnya aku menyadari semua nya
sampai pada akhir nya kami menikah selama enam tahun dan memiliki dua orang anak dan setelah kelahiran anak ku yang kedua terbongkar semua nya.
dia bahkan berhianat dan memiliki wanita lain hingga ia tega memfitnah ku sungguh memang aku sangat bodoh selama ini telah mempercayai dia.
hingga aku pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah dan lumayan lama aku mengumpulkan uang untuk biaya perceraianku
tepat dua tahun kami berpisah aku pun lantas langsung menggugat cerai Soni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmawijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sakit
waktu telah berlalu begitu cepat kini kandungan ku sudah memasuki usia 5 bulan dan aku mulai bisa makan apa saja yang ku mau, hanya saja kini bang Soni jarang pulang ke rumah karna dengan alasan lembur yang masih bisa ku terima dengan akal sehat ku karna aki tahu tanggung jawab nya besar di posisinya saat ini.
tetapi kadang aku merasa kesepian di saat aku hanya tidur di kamar sendiri tanpa pelukan dan belaian nya lagi, sungguh aku sangat merindukan saat- saat itu lagi tak ada lagi canda antara aku dan bang Soni karna saat dia pulang aku sudah terlelap dalam tidur ku, dan ketika bangun di pagi hari pun ia akan berangkat ke kantor hanya hari wekend saja dia ada di rumah dan itu pundia habis kan untuk tidur.
huhhhhh....rasanya aku semakin jauh dari nya, sungguh hampa rasa nya hidup ku di saat- saat hamil seperti ini yang membutuh kan kasih sayang lebih dari suami tapi kasih sayang nya hanya sebatas menafkahi saat ini.
********
malam hari nya aku pun makan malam hanya bersama mama dan Fania, aku sudah meminta mama untuk membelikan ku seafood yang terdiri dari kerang- kerangan,udang, dan kepiting aku sangat lahap sekali memakan nya karna itu adalah makanan faforit ku.
dan saat aku sudah selesai makan tak lama bang Soni pun pulang, lalu pergi ke kamar dan membersihkan badannya, setelah selsesai dan memakai baju lalu ku suruh bang Soni untuk makan lalu ki tawari seafood yang masih tersisa tadi memang sengaja tak kuhabis kan karna teringat bang Soni kalau saja dia mau.
" bang mau seafood nya engga" tanya ku
" nyoba aja dikit" jawab nya
lalu bang Soni pun mengambil kerang jenis siput dan mencoba memakannya. tapi dari wajah nya ia kelihatan aneh sebenar nya ini bukan pertama kali nya ia makan saat aku hamil Fania dulu juga aku mengidam hal yang sama ya itu seafood tapi bang Soni masih kelihatan tidak suka dengan yang ia makan.
" kenapa bang" tanya ku
"aneh aja, aku enggak biasa. aku makan udang sama kepiting nya aja deh" jawab bang Soni
" ya sudah berarti siput dan kerang nya buat ku aja ya" kata ku karna aku pun sangat menyukai itu
" iya, ya sudah aku makan dulu" lalu bang Soni memajan makanan nya dan aku pergi ke ruang tengah meninggalkan bang Soni yang sedang makan sendiri.
tak lama bang Soni pun selesai makan, aku pun pergi ke dapur untuk mengambil kerang dan siput ku tadi untuk ku cemili. setelah itu aku pun ke ruang keluarga lagi sambil membawa mangkuk di tangan ku.
" mau di apain Han" tanya bang Soni
" ya mau ku makan lah, enak tahu" jawab ku sembari memakan makanan ku
"ada- ada aja pake di cemilin" jawab bang Soni dan aku pun hanya acuh.
tak terasa hari pun sudah larut malam dan kami pun mulai brranjak ke kamar masing- masing untuk tidur.
********
pagi hari nya aku merasakan tak enak badan dan perut ku terasa sakit dari perut, pinggang hingga sampai jari-jari kaki ku rasa nya pegal-pegal sakit seperti orang hendak melahirkan tapi tidak terjadi apa- apa dan itu pun belum waktu nya melahirkan. lalu mama ku pun memijat area punggung dan pinggang ku dengan lembut agar aku merasa rileks lalu di pijat nya sampai ke kaki.
" duh sakit banget ma" kata ku
" terus gimana dong, kita ke rumah sakit aja ya" jata mama
" enggak usah lah lagian bang Soni juga kan kerja ma" jawab ku
" ya suruh ijin dulu sehari" kata mama
"enggak usah ma, di pijit aja nanti juga sembuh jawab ku
dua hari aku sakit sampai tak enak makan bahkan bang Soni membelikan buah klengkeng yang begitu manis. di mulut ku pun buah itu terasa asam, makan pun tak enak hambar rasanya selama sakit itu aku pun susah makan bahkan tak makan sama sekali karna tak enak hanya air putih saja yang yang ku minum.
aku pun sampai menyuruh bang Soni diam di rumah demi menemani ku, tapi ia lebih mementingkan pejerjaan nya dari pada akau meskipun di saat jam makan siang dia pulang dan membawakan ku makanan tapi bukan itu yang ku butuhkan, aku butuh dia ada di sisi ku.
" bang temani aku di sini ya, ijin sehari saja" rengek ku
" enggak bisa Han nanti siapa yang mau tanggung jawab apalagi sekarang perusahaan lagi butuh banget abang" kata nya
"nih aku bawain makanan buat kamu, makan ya yang banyak biar cepet sembuh" kata bang Soni
" iya" jawab ku singkat karna merasa tak di nomor satukan lagi
" kamu jangan makan seafood- seafood lagi ya itu enggak baik buat kandungan kamu" kata bang Soni memperingatkan
aku hanya diam saja dan senyum kecut.
" ya udah aku berangkat kerja lagi ya, waktu nya sudah hampir habis" kata bang Soni
" iya" jawab ku singkat
lalu bamg Soni pun pergi lagi ke kantor nya untuk bekerja.
setelah 2 hari aku terkapar hanya di atas ranjang karna sakit kini aku sudah membaik dan bisa beaktifitas lagi dan nafsu makan ku mulai normal lagi.
hubungan haram