NovelToon NovelToon
Konser Musik Berdarah Di Vila Kutukan

Konser Musik Berdarah Di Vila Kutukan

Status: tamat
Genre:Komedi / Petualangan / Misteri / Horor / Contest / Kutukan / Rumahhantu / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mbak Bashi

Aku Dany Susilo... aku adalah personil dari band Punk yang mendadak bisa berinteraksi dengan mahluk tak kasat mata, bersama sahabatku, aku berusaha memecahkan misteri tentang matinya teman-temanku di vila nggateli ini.

Di cerita ini kalian akan menemukan berbagai trik dan intrik yang tidak akan kalian temukan di Novel horor atau misteri lain.

Banyak hal yang tidak bisa diprediksi sebelumnya, sehingga menimbulkan teka teki yang aduhay.

Cerita ini bukan horor atau misteri yang biasanya menampilkan pocong, atau kunti, atau gendruo dan sebangsanya.

Mahluk ghaib yang ada paling juga hantu teman kami yang sudah mati.

Cerita ini membawa pembaca untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh obyek yang yang ada disini, sehingga pembaca dapat merasakan kengerian tanpa harus menampilkan sosok pocong, kunti dan sejenisnya.

Saya disini dibantu oleh lima teman yang masih hidup, dan arwah teman baik kami yang telah mati sebelumnya yaitu, Wildan, Gilank, dan Ibor. Mereka membantu kami dalam memecahkan masalah yang menimpa kami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Bashi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32 ( BUNGKER YANG MENGERIKAN )

Tempat tidur yang terdapat mayat Wildan diatasnya berhasil kita geser, ternyata di bawah tempat tidur itu ada suatu pintu berukuran 60x60 cm. Dengan handel pintu yang berupa besi berbentuk gelang yang ditemukan Tifano tadi.

“Gimana rek, apa kita coba buka ta pintu ini?” tanya Ukik

“Ehh gimana ya, apa gak sebaiknya kita tunggu pak Tembol aja?”

“Takutnya setelah kita buka, kita tidak siap untuk menerima serangan yang mungkin nanti akan terjadi” sahut Broni

“Atau kita tunggu Wildan datang dulu aja, dia kan fungsinya untuk melihat apa yang tidak bisa kita lihat heheheh” kata Ali

“Tapi sampai sekarang si Wildan dan Gilank belum nampak”

“Gini ajalah , kita tunggu Wildan sampai muncul aja, nanti kita suruh dia masuk ke bungker itu” kata Ali

“Ya udah , kita kembalikan tempat tidur ini ke posisi semula.

“Ya kita kembalikan posisi tempat tidur ini dulu”

Setalah semua rapi seperti sedia kala, kami kembali ke kamar depan. kami semua bergantian membersihkan diri di kamar mandi yang nyaman, sampai-sampai tidak telihat dan tidak terasa bahwa di dalam vila itu telah terjadi pembunuhan masal yang sadis beberapa hari sebelumnya.

Matahari sudah ke arah barat, waktu sudah menunjukan pukul 16.00 sore. Tetapi baik Wildan dan Gilang belum menampakan diri.

Satu hal yang anehnya disini kami sama sekali tidak melihat adanya pergerakan mahluk halus, semua nampak tenang, aman, dan nyaman.

“Eh” kata Ukik “kalian gak merasa aneh ta, kok disini sama sekali ndak ada penampakan ya?”

“Iya , dari tadi itu yang aku pikirkan” kataku

“Seakan akan vila ini bersih dari yang namanya ghaib” tukas Tifano

“Kayaknya vila ini ada pagar ya, agar yng namanya ghaib tidak bisa masuk ke sini” kata Ali “jangan-jangan si Wildan dan Gilank juga gak bisa masuk ke Vila ini rek”

Tiba- tiba dari arah dapur terdengar suara berisik, suara seperti suara barang yang berjatuhan. Kami semua kaget mendengar suara itu, tetapi sedetik kemudian kami bisa menguasi diri. Suara itu terus berbunyi seperti sedang terjadi aksi saling kejar seperti di film Tom and Jerry.

Kemudian secara mendadak ada sesuatu WUUUUUSSSHHH...!!!, angin dingin kencang yang berasal dari daun pintu menerpa kepala dan tubuh kami semua. Ternyata angin itu berasal dari sosok Wildan dan sosok kaki *****. Wildan terlihat pucat seperti habis dikejar jin penunggu ponten terminal.

“Woooo hahahahah kenapa wil, bikin kaget kita ae c*k”  kata Tifano

“Iyo rek...aku habis dikejar tentara Nyai suparmi, gara gara setan kuntila itu c*k” kata Wildan sambil menunjuk ke arah Gilank

“Matamu Wil!..gara gara kamu C*k mau bebaskan Ibor segala” sahut Gilank tidak kalah keras

“Ibor sekarang jadi peliharaan rek, dia jadi pemuas nafsu setan setan gay!” teriak Wildan

“Sudah-sudah, sesama setan harus bisa saling memuaskan” kataku

“MATAMUU DAAN!”jawab Wildan dan Gilank bersamaan

“Biarpun gini-gini aku masih punya harga diri, gak kayak Ibor” kata Wildan  “apalagi itu setan kuntila, hahahah gobl****k hahahah wujudmu cuma kaki dan p***s”

“Tadi kamu masuk lewat mana Wil” tanya Ali

“Lewat bungker lah! Disitu banyak arwah teman teman kita termasuk si Ibor yang lagi muasin hasrat setan gay” kata Wildan serius

“Bungker yang dikamar atas tempat mayatmu itu” tanyaku

“He’eh...kenapa memange”

“Itu bunker arahnya ke mana Wil”

“Itu ke dasar jurang, dari lantai atas  turun trs menuju ke arah kebun belakang, di bawah kebun belakang itu ada semacam ruangan, kayake dulu itu ruangan dipakek buat penyiksaan, karena banyak rantai dan kurungan disana. Trs dari bungker bawah kebun belakang ada lorong lagi yang mengarah ke bawah jurang.”

“Nah yang mengarah ke dasar jurang itu yang mengerikan, koyoke itu tempat pembuangan mayat setelah disiksa. Untuk turun kesana ada tangganya kok, tangga yang nempel di dinding bunker”

“Yang di dasar jurang itu aku ndak tau , karena aku ketakutan mau kesana, banyak arwah yang jahat disana, arwah yang haus darah dan berenergi besar”

“Kita tadi mau buka pintu bungker itu Wil, tapi gak jadi karena kita ndak tau apa yang ada disana” kata Ali

“Jangan! ...jangan kalian buka, tanya ke Tembol dulu rek” sahut Wildan “disana mengerikan, aku aja yang berupa setan aja ketakutan, apalagi kalian c*k!

"Fiuuhhhh...untung tadi kita ndak jadi buka rek, bisa gak karuan kalau tadi kita buka” kata Ukik

“Eh wil.... tau ndak kenapa di sini sama sekali gak ada setan kecuali kamu dan setan kuntila ini?” tanyaku

“Pintu tampat aku sama wildan masuk ya dari lantai atas itu,  ya dari bungker itu,  tapi tadi yang  jaga sangar c*k” jelas Gilank

“Iyo..... arwah gak ada yang berani masuk ke sini, itu pintu masuk dijaga sama silluman kaki seribu berkepala manusia yang  kena penyakit  hydrosefalus” kata Wildan

“Nunggu Pak tembol aja dulu lah” kata Broni

“Paling juga dia kesininya besok pagi” sahut Ukik

“Gak papa, hari ini kita full istirahat aelah, besok mungkin banyak yang dikerjakan

Gak sengaja nemu spiker mp3 di pojok kamar, aku tekan tombol play , lagu punk adalah andalan kami agar semangat dan biar gak ngantuk,,,eee yang keputar malah lagu dari THE RAMONES judulnya PET SEMATARY, duh lagi lagi lagu tentang  kematian..fak!

Under the arc of a weather stain boards

Ancient goblins, and warlords

Come out the ground, not making a sound

The smell of death is all around

And the night when the cold wind blows

No one cares, nobody knows

I don't want to be buried in a pet sematary

I don't want to live my life again

I don't want to be buried in a pet sematary

I don't want to live my life again

“Matikan aja lagunya Dan atau ganti lainya” hardik si Gilank “aku mati sia sia ini, mayat gak ada , wujud Cuma kelamin dan kaki”

“Hahahahaha” jawab wildan ketawa “untungnya mayatku ada diatas, sapa tau nanti mayatku bisa hidup lagi hahahah”

“Sik tak cari lagu yang enak buat kalian rek” kataku sambil menscroll lagu. Ini cocok buat kita lagu dari teman kita juga PLESTER X yang judulnya PANTANG MENYERAH

Berjuanglah kawan!

Tak hanya duduk diam dan

berpangku tangan

Raihlah kemenangan, cerah haridepan!

Tetap berani tuk menyerang dan

tangguh bertahan!

dan semua butuhkan PENGORBANAN!

Sebab putus asa dan menyerah

adalah hal yang pantas untuk dilakukan.

Sebab putus asa dan menyerah, SANGAT MEMALUKAN!

1
Udin Weleh
Luar biasa
novita setya
katanya kl msk hutan atw mendaki gunung ga blh bicara tabu/misuh2 ya.
novita setya
untunge q mudeng bosone..😁
novita setya
setane saru😄
novita setya
semarange ndi kas..
novita setya
yak opo se..yow kudu tetep disewo lah nek ora novele yo mandeg😁
novita setya
mak bedhundhuk ktmu lagi ma novel mb bashi..setelah nungguin yg hiatus itu🤧
Arizawahyu Qomaruzaman
pengen liat visualnya si cantik Novi dong thorr
Arizawahyu Qomaruzaman
mantul dek
LINDA
Kecewa
LINDA
Biasa
Bobi Kampus
Luar biasa
Allisya - Humaira
"Dusun Kebobang" atau orang biasa nyebut nya "Dusun nggobang".....
Ardianovich
Walau telat tapi gapapa deh novel nya saya sangat menikmatinya
Ardianovich
Halo thor
Kurnia Rizky
sip
Gechabella
yo mencekam, yo saru barang, tpi gawe penasaran pengen moco teruss
Gechabella
mbah kara itu sebenere masih hidup opo orak to?
Khoi No Limit
lanjut
Aliz
seinget aku kyanya nama kakek dimas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!