NovelToon NovelToon
Kesetiaan

Kesetiaan

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: ezrahi

Setiap wanita pastinya mengimpikan rumah tangga yang harmonis dan utuh. Tidak ada satupun wanita yang mengharapkan perselingkuhan terjadi dalam rumah tangga nya. Begtu juga dengan Sinta.

Sinta adalah seorang istri yang cantik meskipun usianya sudah memasuki usia 50an. Selain cantik dia juga wanita yang setia dan selalu berfikir positif tentang suaminya. Tidak pernah terlintas di benaknya Santo suaminya akan menghianati kesetiaan nya

Diam-diam Santo menikahi seorang wanita muda yang kini membuahkan dua anak kembar tanpa sepengetahuan Sinta.

Seperti apa reaksi Sinta ketika mengetahui suaminya selingkuh?
Akankah rumah tangga mereka bertahan?
Mungkinkah Sinta rela berbagai Cinta dengan wanita lain?



Laura yang ingin memiliki Santo seutuhnya memaksa Santo untuk meninggalkan istri dan kedua anaknya serta menuntut Santo agar segera menikahinya secara sah.

Siapa yang dipilih Santo?

Bagaimana kisah cinta mereka? nantikan cerita KESETIAAN bersama ~kasih~

Diusahakan update setiap hari 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ezrahi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke Jakarta

...Bonus untuk pembaca yang sudah setia membaca ceritaku....

...Hari ini aku up dua episode dalam sehari....

...Selamat membaca ya....

"Akhirnya pulang juga, aku gak sabar sampai di jakarta. Aku khawatir dengan suami ku, apa yang terjadi dengannya? Kenapa setelah pulang dari Bali dia tidak memberi kabar sedikit pun. " Ucap Sinta yang selalu menghawatirkan suaminya Santo.

"Sarapan ku suamiku sehat-sehat aja. " pikir Sinta yang berusaha berfikir positif.

"Ma, Fera dan Cindi kembali ke kamar kami ya ma. Malam ini boleh kah Fera dan Cindi tidur dengan mama. " ucap Fera yang kuatir dengan keadaan ibunya.

"Boleh nak, mama bahagia jika kalian mau menemani mama. " ucap Sinta yang menyambut niat baik anaknya.

"Oke ma, kami mandi dulu ma. Jangan bersedih lagi ma, Fera yakin papa pasti baik-baik saja di Jakarta. Fera rasa HP papa rusak karena kesibukannya papa belum sempat hubungi kita ma. " ucap Fera yang berusaha menenangkan hati sang ibu tercinta.

Selama 20 tahun menjalani bahtera rumah tangga Santo tidak pernah lupa memberi kabar. Sesibuk apa pun dia, dia akan menyempatkan diri untuk mengabari Sinta meskipun hanya sekedar pesan singkat saja.

"Hmm... iya nak, mama pun berharap banyak papamu baik-baik saja nak." ucap Sinta yang berusaha berfikir positif.

"Oke ma, Fera dan Cindi pergi dulu. " mereka keluar dari kamar ibunya dan kembali ke kamar mereka untuk mandi.

Setelah kedua anaknya pergi, Sinta kembali menangis. Entah mengapa hatinya terasa sangat sakit, seperti sedang mengalami masalah yang sangat besar. Perasaan yang tidak pernah iya rasakan selama hidup bersama Santo.

Hari ini Sinta merasa takut kehilangan Santo, tidak menutup kemungkinan perasaan curiga pun hadir. Sinta sempat berfikir apa benar suaminya menyelesaikan urusan kantor.

Tadi pagi Sinta mendapatkan sebuah pesan suara, suara itu sangat mirip dengan suara Santo. Terdengar laki-laki itu terdengar sangat jelas.

Pesan suara itu mengatakan "Gak lah Sayang, kamu yang lebih berarti bagiku. Bagiku hanya kamu yang bisa membuatku bahagia. "

Sejak mendengar pesan suara itu hati Sinta seperti di canik-cabik. Meskipun ia berusaha berfikir positif dan tidak menanggapi pesan dari nomor yang tidak iya kenal itu.

"Aku harap itu bukan kamu pa, aku tidak bisa membayangkan betapa kecewanya aku jika memang papa menghianati ku. " lirih Sinta dan iya pun merebahkan tubuhnya di kasur yang empuk itu.

"Ya Tuhan kuatkan aku. Aku sungguh-sungguh mempercayai kesetiaan suamiku. Aku sungguh-sungguh berharap suamiku memang seorang laki-laki yang setia. " ucap Sinta di dalam hatinya.

Sinta yang tadinya berbaring kembali beranjak dari tempat tidurnya. Sinta mencuci mukanya agar tidak kelihatan habis menangis. Sebagai seorang ibu, Sinta tidak ingin kedua anaknya sedih melihat hatinya terluka. Sinta berusaha menyimpan rasa sakit itu seorang diri.

Di ambil nya bedak untuk menutupi kelopak matanya yang tampak sembab itu karena hampir seharian Sinta menangis seorang diri di dalam kamar hotel.

**

"Kak Fera, mama kenapa kak? Ko mama sepertinya sedih sekali. Baru kali ini Cindi melihat mama menangis kak. " ucap Cindi yang penasaran dengan ibunya.

"Mama hanya merindukan papa dek, " jangan berfikir macam-macam.

"Oh gitu ya kak, " ucap Cindi dengan polosnya.

"Oh ya dek, kakak harap kamu jangan tanya-tanya yang aneh-aneh sama mama ya. Kasihan nanti mama sedih lagi. Tugas kita sekarang menghibur mama, agar mama bisa merasa bahagia dan tidak merasa sendiri dek. " ucap Fera kepada Cindi.

"Iya kak, " ucap Cindi sambil tersenyum.

Mereka pun mandi, setelah mandi mereka kembali ke kamar ibunya.

Tok.. tok.. tok.. bunyi ketukan pintu.

Sinta bergegas membuka pintunya, setelah masuk ke kamar Sinta, Cindi dan Fera pun tertidur.

Keesokan harinya Sinta dan kedua anaknya sudah bersiap-siap Untuk pulang kembali ke jakarta setelah satu minggu menikmati keindahan Bali.

"Nak... bangun lagi ini sudah jam 5 nanti kita telat sampai bandara, " ucap Sinta yang sudah bersemangat ingin cepat sampai di Jakarta.

"Ihh... mama, ini masih terlalu pagi ma. " ucap Cindi yang tidak terima di bangunkan selagi ini.

"Iya nak, mama mengambil tiket lebih awal. Jam 6 kita sudah harus di bandara karena mama menganti jam penerbangan nya. Mama jadinya membeli tiket pesawat yang jam 6.30 ucap Sinta kepada kedua anaknya.

"Ah.. mama.. " ucap Cindi yang bangun sambil memejamkan matanya.

"Bukannya terlalu pagi ma, Fera belum mengemaskan barang-barang ma. " ucap Fera yang merasa tidak percaya Sinta mengubah jam penerbangan lebih awal.

"Tenang aja, mama sudah mengemasi barang klian. Kalian tinggi mandi aja lagi. " ucap Sinta kepada Fera dan Cindi.

Sinta yang tidak bisa tidur mengemasi barang-barang mereka jam 4 subuh. Karena pikirannya selalu saja tertuju dengan rekaman suara yang di kirim oleh nomor tak di kenal itu.

"Ha... mama.. luar biasa. " ucap Cindi yang merasa tidak percaya ibunya bangun sepagi itu karena setannya mereka baru bisa tidur jam 1 subuh.

"Iya ayo cepat, taksi nya sudah menunggu kita di depan hotel. " Ucap Sinta.

"Baiklah-baiklah... aku mandi."

Cindi bersiap-siap ingin kembali ke kamarnya.

"Eh.. mau kemana? mandi di sini aja. mama sudah pindahkan semua barang-barang kemarin. " ucap Sinta kepada Cindi .

"Ah.. mama bisa-bisa buat Cindi pingsan karena kaget dengan tingkah mama. " ucap Cindi jujur dan langsung bergegas ke kamar mandi.

Setelah Cindi selesai mandi Fera menyusul untuk mandi. Setelah selesai mandi dan menganti baju mereka pun langsung bergegas menuju ke tempat taksi sedang menunggu.

Biaya selama satu minggu menginap di hotel sudah di urus Sinta sejak kemarin sore. Jadi pagi itu mereka langsung bergegas ke luar hotel tanpa harus menunggu lama lagi.

"Oh ya nak, nanti kabari nak Riki kalau kita sudah pulang. Sampaikan maaf mama yang tiba-tiba pulang buru-buru. " ucap Sinta kepada Fera.

"Iya ma, "Fera pun segera mengirim pesan seperti yang di katakan ibunya.

Tidak memakan waktu lama untuk mereka sampai di bandara karena jalan masih sepi. Mereka tiba lebih awal

"Yah.. baru jam 6 ma. Kita terlalu cepat," gerutu Cindi.

"Gak apa-apa nak, kita sarapan dulu ya. "

"Iya ma, " ucap Fera dan Cindi tanpa bantahan.

Setelah makan mereka pun cek-in, setelah cek-in mereka pun masuk ke pesawat karena waktu keberangkatan sudah pas.

Fera dan Cindi yang masih mengantuk melanjutkan tidurnya di dalam pesawat. Sementara Sinta masih saja terusik dengan pesan suara itu.

Mereka pun tiba di bandara internasional Soekarno-Hatta. Sinta menelpon supir pribadinya untuk menjemput mereka pulang.

"Pak Lukas, Terima kasih sudah menjemput kami. " ucap Sinta kepada pak Lukas.

Mereka pun masuk ke dalam mobil.

"Pak Lukas, pak Santo ada di rumah?" tanya Sinta.

"Tidak ada bu, saya kira bapak masih berlibur di Bali. " ucap pak Lukas kepada Sinta.

"Jadi Santo tidak pulang ke rumah. " pikir Sinta di dalam hati.

"Ada apa bu?" tanya pak Lukas.

"Tidak pak, saya hanya tanya saja. " ucap Sinta singkat.

1
Endang Supriati
nikah siri dlm islam cukup dgn mengucapkan talak .
dlm hukum negara juga tdk tercatat jd tdk repot.
ngapain juga pakai pengacara.
dlm kristen memang ada nikah siri!
ribet amat!
urusan Tuhan aja ribet banget.
ada Tuhan anak ,bapak dst jelasin nya aja ribet, soal Tuhan.
Endang Supriati
ngatain sunta tua! helooo santo dirimu apa tua bangka! sebentar lg punyamu udh susah berdiri. ukuran sdh berkurang 30% dr ukuran 14 cm tinggal 11 cm.
soal durasi!!! laki2 indonesia adalah yg paling payahh sedunia dr seluruh dunia.
98 % durasi 2 menit kebawah. 2 % 3 menit kebawah.
itu klu masih muda aja cuma segitu durasinya,apalagi klu sdh umur 45 thn ke atas nafsu doang tenaga engga ada😄😄😄😄
Endang Supriati
ambil rumah lauraa.
waktu nikah dgn laura distatus permikkahan nya apa?
1.lajang
2.kawin
3.duda/ janda cerai hidup
4. duda/ janda cerai mati

niikah diam diam kena pidana juga
psl.279 ayat 1
Endang Supriati
santo ,udh tua hrsnya tinggal hapy2 jalan2 keliling Indonesia ,asia.keliling eropa.
udh tua, itu laura msh muda seumuran sama anak tirinya.
engga malu jln saama bpk2 hrsnya iru cucu bukan anak.
Endang Supriati
engga malu apqa si layra wajtu jln sama santo. seperti qnak sama bpk hi
.hi pelakor masuk neraka!
Endang Supriati
anak haram hasil perbuatan syetan boar aja matiiiiiiii.
Endang Supriati
mampus tuh anakkk,kapok pelakor. msh muda doyan aki2 apa tdk geli apa liat brgnya santo, udh hitam kelam kaya kelaga panci,udh peyot,keriput,bergelambir,kapalan baunya udh apek. krn mo hidup enakk rasain
Endang Supriati
santo2 kemaren2 nafsu tuh junior msh bisa bangun walau setengah tegak krn mash punya uang,punya kerjaan. coba skrg uang tdk ada kerkaam engga ada mau kerja dimana udh tua. nyakin 1 jita persen tuh junior nya lanhaung melehoy enjakulasi dini. stress laki2 tdk bisa bangun tuh jumior.
Endang Supriati
hanya krn segumpal daging haram, hancyr hidup santo.udh tua punya bayi lagi. tdk.punya otak.
Endang Supriati
kapok,tua tua keladi
Endang Supriati
engga geli apa laura masih muda mau sama dgn laki2 swtengah tua, biar gagah, tampan tetap aja fisik tdk bisa dibohongin. coba liat dijln2 di mal laki2 yg sdh mendekati umur hampir 50 thn bentar lagi pwnsiun bank cuma sampai 56 thn. anak.masih bayi. klu ay jd sinta lapir ke kantornya. dipecat si santo.
Endang Supriati
santo umur ssh hampir 50 thn, biat laki2 ssh warning! laki2 memasuki umur doatas 40 thn sedang mengalami puber ke dua. dgn keinginan yg tinggi dan nafsu yg menggebu gebu. tp sayang fisik sdh tdk menunjang. organ intim adh menurun ereksinya yg ketika msh muda di bawah 40 thn mah keras,kencang skrg sdh menurun semua tingkat ereksi kencang sdh tinggal 75%
sdh mulai bergeloyor,berjengger,kapalan.
apalagi durasi sdh diluar ofset,nafsu doang tenaga engga ada.baru masuk sdh keluar! 😁 gaya banget nikah sama yg muda! bentar lagi istri mudanya lg hot hot nya dia udh payah, biasanya ingin menunjukkan ke kuatannya minum obat kuat. itu menuju kemarian dan kehancuran. krn obat kuat efek sampibgnya bisa melemahkan jantung,syaraf2 bisa steock, darah tinggi gagal ginjal.
bentar lg pensiyn kerka di bank ada batas umur. cari penyakit tdk safar fisik.
Nadzihah Shamiqi
sinta
Yosei Viena
wkwkwkw jalang bodoh santo itu kere semua harta itu milik buk shinta 😂😂😂😂
Dwi Ani
dasar iblis
Dwi Ani
aku nggak rela ya Thor riko balik sama liana
Rizky Sandy
selamat menjadi gembel gelandangan,,,,🤣🤣🤣🤣 sdh miskin banyak tingkah,,,
โดยอง
😂
Rini Haryati
lanjut thor
bagus
sukses
Fareendy M
Bagus begitu jadi istri harus tegas, aku suka cerita Thor, lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!