NovelToon NovelToon
SCANDAL Part II: To Cacth A Star

SCANDAL Part II: To Cacth A Star

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jee Jee

SCANDAL Part II: To Catch a Star

Sinopsis:

Bagi dunia, Galasky Ardayana (35 tahun) adalah definisi kesempurnaan. Aktor papan atas yang telah merajai layar kaca selama 12 tahun, pewaris tunggal Ardayana Group yang membangkang, dan pria lajang yang paling diinginkan se-Indonesia. Namun, di balik lampu spotlight, Gala adalah pria yang "mati rasa". Pengkhianatan di masa kuliah membuatnya menutup pintu hati rapat-rapat, lebih memilih hidup sebagai "perjaka tua" daripada harus terluka lagi.

Namun, ketenangannya hancur saat Airaya Greline Pradipta (19 tahun)—putri dari sahabat karibnya sendiri, Elang Adytama—muncul kembali sebagai gadis dewasa yang luar biasa cantik... dan sangat berani.

Yaya tidak main-main. Dia tidak peduli dengan perbedaan usia 16 tahun. Dia juga tidak peduli kalau Gala adalah orang yang sering menggendongnya saat ia masih bayi. Bagi Yaya, Gala adalah satu-satunya pria yang harus ia taklukkan.

"Om Gala, jangan sok jual mahal. Daripada diledekin perjaka tua terus sama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Malam semakin larut di apartemen eksklusif itu. Setelah makan malam sederhana yang penuh tawa, kehangatan itu berlanjut ke atas ranjang king size kamar utama milik Gala. Tidak ada gairah menggebu-gebu, tidak ada sesi eksekusi yang brutal seperti malam-malam sebelumnya. Malam ini murni diisi oleh keheningan yang damai,

Tubuh ramping Aira meringkuk nyaman layaknya koala, tenggelam di dalam pelukan hangat dada bidang Gala di balik selimut tebal. Kedua lengan kekar Gala merangkul posesif pinggang wanitanya, sementara jemari besarnya yang hangat tidak berhenti mengusap lembut lengan polos Aira, menciptakan ketenangan yang menembus hingga ke dalam jiwa.

Di tengah kesunyian malam Jakarta—Gala tiba-tiba menghentikan gerakan tangannya. Pria itu menarik napas panjang, menatap lekat sepasang mata sayu Yaya yang ada di depan dadanya. Tatapan mata elang sang aktor terbaik malam ini terlihat begitu pekat, serius, dan dipenuhi gumpalan keraguan yang selama ini dia sembunyikan rapat-rapat.

"Yaya..." panggil Gala pelan, suara baritonnya terdengar sangat rendah dan berat di udara kamar yang temaram. "Om mau tanya satu hal, dan Om mau kamu jawab dengan sangat jujur."

Aira mendongak, mengedipkan matanya polos. "Tanya apa, Om?"

Gala mengusap pipi mulus Yaya dengan ibu jarinya, menatap dalam-dalam ke manik mata gadis itu. "Kamu... beneran sayang sama Om? Maksud Om, perasaan kamu ini tulus murni sebagai seorang wanita ke pria atau... kamu cuma penasaran aja karena ego kamu tertantang pengen naklukin aktor yang dicap jomblo karatan?" tanya Gala, menyuarakan ketakutan terdalamnya tentang trauma masa lalu yang sempat menyentil hatinya lagi.

Mendengar pertanyaan serius itu, Aira terdiam sejenak. Namun, sedetik kemudian, sorot mata nakal andalannya hilang, digantikan oleh tatapan mata yang teramat teduh dan penuh ketulusan. Aira mengeratkan pelukan tangannya di pinggang Gala, menyandarkan dagunya di dada bidang pria itu.

"Om Gala... Yaya gak pernah main-main soal perasaan Yaya," ucap Aira lirih namun terdengar sangat tegas. "Dunia luar tahunya Yaya ini manja dan suka keluyuran. Tapi gak ada satu orang pun yang tahu kalau hati Yaya udah terkunci rapat atas nama Galasky Ardayana sejak Yaya masih pakai seragam SMP. Yaya sayang, cinta, dan tulus sama Om... bukan karena status aktor Om, tapi karena Om itu adalah Galasky yang selalu ada buat Yaya. Yaya mau menyerahkan segalanya malam itu ya karena Yaya cuma mau sama Om seumur hidup Yaya."

Mendengar curahan hati yang begitu jujur dan penuh komitmen dari mulut Aira, ulu hati Gala mendadak berdesir hebat. Detak jantung gala berdegup kencang, meruntuhkan sisa-sisa keraguan dan ketakutan masa lalunya hingga hancur lebur tanpa sisa. Gala tersenyum sangat tipis, menatap wanitanya dengan binar mata yang dipenuhi kabut cinta yang teramat pekat.

Gala memajukan wajahnya sedikit, mengecup dahi Aira lama banget dengan penuh perasaan kasih sayang yang membuncah. Setelah melepaskan kecupannya, Gala mengunci tatapan mata Yaya, lalu menghela napas panjang untuk mengumpulkan seluruh keberaniannya

"Sayang... mau gak nikah sama Om?" tanya Gala serius. Suara baritonnya yang berubah menjadi sangat rendah, berat, serak, dan terdengar begitu seksinya gak masuk akal di kuping Aira.

Untaian kalimat lamaran yang keluar langsung dari mulut sang aktor terbaik peraih Piala Citra sukses membuat tubuh Yaya mendadak menegang kaku di tempatnya berbaring. Aira terdiam seribu bahasa, matanya melotot lebar tidak percaya.

Jantung Tuan Putri Adytama itu bukan lagi dugem, melainkan berdetak ribuan kali lebih cepat sampai rasanya mau copot dari rongga dadanya. Dia bener-bener gak menyangka malam ini bakal berujung pada ajakan nikah

Melihat Gala yang masih menatapnya dengan pandangan penuh harap dan keseriusan, wajah Aira langsung memerah padam, sepanas kepiting rebus saking malunya. Dia menyembunyikan wajah matangnya di balik dada bidang Gala sambil meremas kuat kaos tipis pria itu.

"Y-ya mau lah, Om... Yaya kan emang dari awal mau jadi Mama Muda buat Om Gala," jawab Aira dengan suara cicit yang tersipu malu, menyembunyikan senyum salah tingkah bercampur bahagia yang membuat dadanya jedag-jedug gak karuan.

Gala langsung terkekeh pelan, Dia mempererat pelukannya, mengecup puncak kepala Yaya dengan sangat gemas mendengar jawaban dari wanitanya.

Namun, setelah tawa kelegaan itu mereda, rahang tegas Gala kembali mengeras kaku saat pikirannya kembali ditarik ke dunia nyata. Dia tersenyum kecut membayangkan rintangan besar yang menghadang di depan mereka.

"Om bener-bener seneng dengernya, Sayang. Om pengen banget rasanya bawa kamu ke KUA sekarang juga detik ini buat langsung sah-in status kita," ucap Gala lembut, jemarinya mengusap rambut terurai Yaya. "Tapi... kendalanya ya sama Ayah kamu,. Ditambah om-om kamu yang lain... si Jean, Vernon, mohan, Keenan, Galen... mampus lah Om kalau mereka tahu sekarang. Om bisa langsung dicincang hidup-hidup atau disunat dua kali sebelum nyampe ke meja akad."

Gala menghela napas panjang, menatap langit-langit kamar. "Jadi... bersabar ya, Tuan Putri. Om bakal pikirin caranya dulu. Om bakal cari waktu paling pas buat ngomong dan ngadepin amukan badai nanti. Yang penting sekarang... kamu udah resmi jadi milik Om, dan gak akan ada yang bisa memisahkan kita lagi."

Aira mengangguk patuh di dalam dekapan Gala, membiarkan tubuh rampingnya didekap erat penuh proteksi oleh pria yang kini sudah resmi menjadi calon suaminya. Di bawah temaram lampu tidur apartemen Jakarta malam itu

1
Ana Wahyu Fajri
sukaa,,sukaaa😍
Ana Wahyu Fajri
malu banget om Gala🤣
jhiee: 🤣🤣🤣 wkwkwk
total 1 replies
Ana Wahyu Fajri
ayo Yaya,,lanjutkan godaanmu🤭
jhiee: berat ini mah godaan gala😭
total 1 replies
Desy Bengkulu
wala mak posesifnyoooo
langsung di kurung yeeee
🤣🤣🤣🤣🤣🤣om om mateng satu ini emang beda
jhiee: wkwkwk iya dong🤣 tapi maklum aja si Aira emang segenit itu🤣🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
wah si gala lebih serem dari elang ternyata yee gila🤣🤣🤣
jhiee: hahahah🤣🤣 salahin aja tuh om om yang lain, eh salahin aja si elang yang bilang dia gak ada nafsunya sama anak kecil🤣
total 3 replies
jhiee
ya bingung juga beb😭 masa gala jadi penjahat sih.. yang rubah licik kan si yaya🤧
Desy Bengkulu
aku komen satu rangkap aja ya beb
di sini kesannya gala jadi tersangka yang paling jahat ya ?!
Desy Bengkulu
hihihihi kayk mbak kunti aku beb cekikikan sendiri seneng banget up cerita yang ini
semngat beb , aku selalu menanti karya2 mu love you😘😘😘😘😘
jhiee: love you to🥺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!