#KARYA ORIGINAL!!!!
Update tiap hari
Dalam pertarungan melawan salah satu beast terkuat, Mo Yuan terbunuh akibat serangan bunuh diri beast itu. Padahal, dia baru saja mengetahui dalang dari insiden terbunuhnya istrinya, namun belum sempat balas dendam. Saat kondisi kritis, gelang peninggalan orang tuanya bersinar dan membangkitkan sebuah sistem!
Untuk menyelamatkan tuan barunya, sistem memutar kembali waktu ke masa saat Mo Yuan baru saja keluar dari panti asuhan diumur 15 tahun.
Karena telah diberikan kesempatan kedua, Mo Yuan bertekad untuk bertambah dan membalas orang yang menjadi dalang pembunuh istrinya. Untuk itu, ia mengumpulkan orang-orang berbakat dan membentuk organisasi rahasia miliknya. Ia berkembang diam-diam sebelum akhirnya menggemparkan dunia.
Dengan informasi dari masa depan dan juga bantuan dari sistem, Mo Yuan berkembang dalam kecepatan luar biasa!
Penasaran dengan kelanjutan, silangkan baca sendiri!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur_Afif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32 – Percobaan
Mo Yuan duduk dengan sikap lotus. Ia hanya diam, mengumpulkan fokus pada satu titik. Ia menghiraukan apa yang saat ini ia tidak perlukan.
Tangannya terangkat ke depan, kemudian jati jemarinya membentuk persegi panjang. "Space Manipulation!"
Ruang seakan berbelok, kemudian membentuk ruang independen berbentuk balok. Namun, ruang ini tidak sepenuhnya terpisah dari dunia, bisa dibilang semi-independen.
Karena ini masih ruang semi-independen, aliran waktu masih dapat masuk kedalamnya dan tidak menjadi ruang hampa. Kalau di misalkan, ruang ini itu seperti wadah balok berlubang yang di masukkan kedalam aliran sungai, karena tidak sepenuhnya tertutup, maka aliran air masih dapat terus mengalir.
Mo Yuan ingin membuat ruang yang sepenuhnya terpisah dari dunia, maka ia perlu memperkuat dinding ruangnya agar aliran waktu tidak bisa masuk. Ini sama saja seperti menambal lubang-lubang dari wadah balok, agar air tidak dapat masuk.
Ia menfokuskan diri untuk memperkuatnya. Keringan perlahan mengalir dari pelipisnya, dan menetes ke lantai. Setelah kerja keras, akhirnya dia mampu menutup lubang-lubang itu.
Namun.....
Crak!
Pyar!...
Ruang independen berbentuk balok itu tidak mampu menahan aliran waktu, dan akhirnya retak, kemudian pecah berkeping-keping.
"Sial!..." gerutu Mo Yuan. "Apa yang salah?!..."
Ia mencari penyebab kenapa ruang buatannya dapat hancur, padahal ia sudah memperkuatnya sekuat mungkin. Setelah berpikir keras, Mo Yuan terpikirkan sesuatu.
Sebuah planet, bentuknya kemungkinan besar akan memiliki bentuk menyerupai bulat. Hal ini bisa terjadi karena bentuk bulat itu termasuk bentuk bangun ruang terkuat. Bentuk ini memungkinkan menyebarkan beban secara merata, jadi sangat ideal untuk menahan gaya kompresi.
Terinspirasi dengan itu, Mo Yuan akhirnya mencoba sekali lagi. Tapi kali ini ia akan membentuk ruangnya menjadi bulat, alih-alih balok yang tidak cukup kuat untuk menahan gaya kompresi.
Tangannya kembali terangkat ke depan, ia menciptakan dinding ruang berbentuk bulat sempurna. Setelah membuat sketsanya, ia memperkuatnya agar aliran waktu tidak dapat mengalir kedalam.
Benar saja, setelah selesai terbentuk. Ruang independen berbentuk bulat ini masih dapat berdiri kokoh tanpa retakan sedikitpun. Ruang ini sudah benar-benar terpisah dari dunia–bisa dikatakan berada di dimensi yang berbeda, dan didalamnya hanya ada ruang hampa tanpa waktu.
"Hah!... Hah!..." napas Mo Yuan terdengar cukup berat, staminanya terkuras cukup banyak untuk dapat membuatnya.
Kalau dilihat, itu seperti sangat simpel. Tapi nyatanya, itu sangatlah sulit dan rumit, bahkan jika itu hanya seukuran bola ping-pong. Ini seakan seperti sedang membelah air yang mengalir begitu deras, dan membangun sesuatu di sana. Sulit bukan?
Tapi, ini masihlah langkah pertama. Di dalam ruang independen itu tidak berisi apapun, hanya ruang hampa yang bahkan waktu tidak ada.
Sekarang, wadahnya sudah ada. Kini tinggal mengisi wadahnya agar bisa menjadi dunia sendiri. Tapi sebelum itu, perlu adanya waktu agar dunia tidak stagnan dan terus berjalan.
Karena itu, aliran waktu perlu ditambahkan kedalam dunia. Tapi kenapa Mo Yuan tidak melonggarkan ruangnya agar aliran waktu dari luar dapat masuk dan tidak menguras energinya lebih banyak?!
Jika melakukan hal itu, maka ruang itu masih terhubung dengan dunia dan tidak berdiri sendiri. Yang diinginkan Mo Yuan itu dunia yang berada di dimensi berbeda, jadi hampir tidak mungkin dapat ditemukan.
Memasukkan aliran waktu kedalam ruang hampa itu susah-susah gampang. Ia harus memastikan agar aliran waktu tidak bertabrakan satu sama lain yang akhirnya akan membuat bencana.
Akhirnya setelah bekerja keras, Mo Yuan berhasil melakukannya. Waktu sudah mengalir di ruang itu, tapi di sana masih kosong melompong tanpa isi apapun.
Sebelum lanjut, Mo Yuan beristirahat sejenak. Tenaganya terkuras habis hanya dengan membuat wadahnya. Dengan jumlah Veyra dari Veyron Rank C, hampir mustahil untuk dapat melakukan hal ini. Tapi dengan adanya talent miliknya, hal itu dapat teratasi karena kekuatan output-nya berkali-kali lipat lebih kuat.
Sejam kemudian, akhirnya Mo Yuan cukup pulih. Ia berencana melanjutkan proyeknya.
Dengan skill Earth Manipulation, ia menciptakan sebuah pulau kecil di bagian tengah. Setelah membuatnya, ia kemudian melanjutkan dengan memanipulasi logam untuk memperkuat tanah.
Untuk memperkuat fondasi, elemen kayu ditambahkan di sana. Pepohonan kecil perlahan tumbuh dan akarnya mengikat tanah dengan kuat. Tumbuhan memerlukan air agar tetap hidup, jadi Mo Yuan menambahkannya kedalam sana sekalian.
Sekarang, perlu energi untuk menopang itu semua dan menyeimbangkan elemen-elemen itu. Oleh sebabnya, elemen api ditambahkan sebagai energi bagi dunia.
Kalau di misalkan, api itu seperti jantung yang terus memompa darah agar tetap bertahan hidup. Jadi, elemen api diperlukan agar dunia tetap hidup dan keseimbangan elemen tetap terjaga.
Keringat mengalir deras ke seluruh badanya, terlihat seperti habis mandi. Energinya sudah terkuras habis untuk mengendalikan lima elemen sekaligus dalam satu waktu, padahal masih ada dua langkah terakhir.
Mo Yuan sudah berhasil membuat kesatuan lima elemen di dalam ruang independen, walau dilakukan setengah mati. Kini, tinggal memasukkan elemen Dark dan Light agar semuanya terbentuk semua.
Ia berusaha mati-matian untuk menggunakan skill Light Manipulation, namun tidak mampu untuk mengaktifkannya. Hal ini bisa terjadi karena batasan rank Veyron. Andai saja ia sudah menjadi Veyron Rank B, ia mungkin saja dapat menggunakannya.
Crak!
Byar!
semua fondasi yang dibangun susah payah oleh Mo Yuan runtuh. Hanya menyisakan ruang independen yang kosong. Semua usaha yang dilakukannya berakhir sia-sia.
"Sial!..." Mo Yuan menggerutu kesal. "Kenapa bisa runtuh! Apa mungkin aku perlu menggabungkannya elemen sisanya sekaligus!..."
Mo Yuan bingung, tapi hanya itu hipotesis yang dapat ia pikirkan. Dengan kekuatannya sekarang, ia masih belum mampu untuk dapat melakukannya.
Brak!
Ia merebahkan badannya dengan lemas, matanya menatap ke langit-langit ruangan sambil masih berpikir. Ia memikirkan berbagai kemungkinan.
"Tujuanku sekarang itu menerobos ke Veyron Rank B secepatnya!... Mungkin satu bulan sudah cukup!"
Tangan kanannya terangkat ke atas, kemudian mengepalkan erat, seperti memantapkan tekad. Tatapan matanya serius, ia sudah menentukan tujuannya.
"Aku ingin menyelesaikannya segera tapi seperti perlu lebih banyak waktu!..." Mo Yuan tersenyum tipis.
Ia beristirahat sejenak sebelum melanjutkannya latihannya. Waktunya masih panjang, jadi tidak perlu terlalu terburu-buru. Selain itu, ia perlu memikirkan bagaimana mengajar ketiga muridnya.
Sebagai master, tentunya tidak ingin menyia-nyiakan bakat luar biasa yang dimiliki muridnya. Untuk dapat memaksimalkan potensi ketiga muridnya, perlu metode yang sesuai.
Mo Yuan juga bersiap dengan masa depan yang mungkin saja berbeda dengan apa yang ia ketahui. Karena ia sudah mengubah takdir dari tiga tokoh terkenal, kemungkinan akan ada sesuatu yang besar terjadi.
...***...
...BONUS...