NovelToon NovelToon
Sistem Pewaris Terbuang: Jalan Menuju Puncak

Sistem Pewaris Terbuang: Jalan Menuju Puncak

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Sistem / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:84.5k
Nilai: 5
Nama Author: ZHRCY

Setelah Ethan berhasil membunuh semua pihak yang terlibat dalam kematian ibunya, kini ketenangan mulai ia rasakan. Namun, masalah baru datang dari pihak militer. Seorang pria misterius dengan kekuatan luar biasa telah muncul dan membunuh puluhan tentara Valoria secara brutal. Pria itu kebal terhadap peluru dan mampu melancarkan serangan energi dahsyat yang meledakkan siapa pun di sekitarnya.

Ternyata, pria tersebut bernama Miles, seorang prajurit elit dari Panthers Organization yang berasal dari Stronghold 11. Ia dikirim oleh Antonio, wakil pemimpin Panthers, untuk menyelidiki hilangnya Nathan dan kematian Yona—utusan sebelumnya yang tewas di tangan Ethan dan Remy. Miles menuntut militer Valoria menyerahkan tentara yang bertanggung jawab atas kegagalan misi tersebut. Jika tidak, ia akan mulai membantai warga sipil di ibu kota.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZHRCY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa Yang Kau Lakukan Disini

Eugene duduk di atas tempat tidur di presidential suite di The One Hotel. Ekspresinya benar-benar gelap, karena dia tidak memahami bagaimana semua ini bisa terjadi.

Selama beberapa hari terakhir, dia telah mencoba berbagai cara untuk memastikan Ethan disingkirkan. Tetapi, tidak peduli siapa yang dia kirim, tidak satu pun dari mereka kembali.

Tim khusus yang dia minta untuk datang, mereka bukan sembarangan orang melainkan sekelompok orang yang telah terlatih dengan baik.

Namun sekarang, dari 30 orang yang ada dalam tim tersebut, tersisa dengan lima orang saja.

Selama beberapa hari ini, dia tidak hanya mencoba menangani Ethan, tetapi dia juga mencoba menculik Caroline. Namun tidak peduli berapa banyak orang yang dia kirim, sama seperti yang terjadi pada Ethan, tidak satu pun dari mereka kembali.

Bahkan, dia kehilangan kontak sepenuhnya dengan mereka. Hal ini membuatnya gelisah, dan pada saat yang sama marah. Satu-satunya hal yang bisa dia pikirkan saat ini adalah kelompok orang yang dia kirim itu telah mengkhianatinya. Atau, ada orang lain yang ikut campur dan mencegah mereka melakukan apa yang dia perintahkan.

"Sialan!" Eugene berteriak marah. Pada saat berikutnya, dia mengeluarkan ponselnya dan hendak melakukan panggilan ketika tiba-tiba ponselnya berdering.

Melihat siapa yang menelepon, dia mengetahui bahwa itu adalah ayahnya. Mencoba menenangkan amarah di dalam hatinya, dia menerima panggilan itu.

"Halo ayah."

"Kau sekarang ada di mana?" suara berat terdengar dari seberang.

"Aku sekarang berada di Glory City. Aku datang untuk menemui tunanganku yang seharusnya aku nikahi. Ayah, kau tidak akan percaya ini. Mereka benar-benar membiarkan gadis yang seharusnya aku nikahi bertunangan dengan sampah lain…." jawab Eugene.

Dia baru saja hendak melanjutkan penjelasannya kepada ayahnya tentang situasi yang dia hadapi, ketika tiba-tiba ayahnya memotongnya.

"Bagus kalau kau ada di sana. Aku ingin kau datang ke The One Hotel. Dan aku ingin kau datang sekarang juga. Ingat ini, kau harus datang ke yang utama, bukan cabangnya." suara berat itu menjawab.

Eugene tertegun mendengar itu. Memutuskan untuk tidak terlalu memikirkannya, dia merasa lebih baik pergi ke sana, agar dia bisa menjelaskan secara langsung kepada ayahnya tentang apa yang sedang terjadi.

Tanpa berpikir panjang, dia keluar dari kamar dan meminta Ruben untuk mengikutinya. Setelah turun ke bawah, dia masuk ke dalam Lamborghini Aventador yang telah diparkir di sana, dan mereka menuju pusat kota, tempat The One Hotel utama berada.

Sekitar 30 menit kemudian, mereka akhirnya tiba di The One Hotel.

Pada saat ini, Eugene tidak punya waktu untuk mengagumi keindahan The One Hotel. Sebaliknya, dia langsung masuk ke dalam hotel, sebelum menanyakan kepada ayahnya ke mana dia harus pergi.

Setelah masuk ke dalam lift, dia menekan lantai 5. Tidak lama kemudian, lift berhenti di lantai 5, dan dia keluar dari sana.

Lantai ini diperuntukkan bagi ruang konferensi. Berjalan menuju pintu bernomor 3, Eugene hendak mengetuknya ketika dia tiba-tiba menyadari bahwa ada seseorang lain yang mendekat.

Saat dia melihat orang itu, matanya langsung menyala karena marah. "Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Eugene dengan marah.

"Kenapa aku tidak boleh ada di sini? Atau mungkin kau pemilik hotel ini sehingga kau bisa menentukan apakah aku boleh berada di sini atau tidak?" tanya Ethan dengan santai.

"K-kau…K-kau!" Eugene sekali lagi menjadi marah. Seandainya bukan karena Ruben yang menahannya, dia sudah melompat ke arah Ethan.

"Bisakah kau menyingkir jika kau tidak masuk? Aku orang yang sibuk, tahu." kata Ethan ketika dia melihat Eugene menatapnya dengan mata memerah.

"Kenapa aku harus memberimu jalan? Ruang konferensi ini telah dipesan oleh keluargaku. Dan sebagai hasilnya, aku memiliki wewenang untuk mencegahmu masuk ke sini." kata Eugene dengan angkuh.

"Idiot." jawab Ethan sebelum melangkah maju dan mendorong Eugene ke samping hingga membuatnya terdorong jatuh ke lantai.

Saat dia jatuh ke lantai, dia menatap Ethan, kali ini tidak lagi memikirkan bahwa dia berada di The One Hotel. Dia hendak menyerbu ke arahnya ketika tiba-tiba dia menyadari bahwa Ethan telah membuka pintu ruang konferensi.

"Aku akan membunuhmu!" Eugene meraung marah.

Di dalam ruang konferensi, terdapat empat orang. Mereka adalah kepala keluarga dari keluarga Smith dan Parker. Dan bersama mereka, ada beberapa orang paling penting dari keluarga tersebut.

Selain mereka, ada satu pria paruh baya lainnya yang hadir. Dia adalah manajer The One Hotel, Scott Damien.

Ketika mereka mendengar keributan di pintu masuk ruang konferensi, mereka mengerutkan kening. Mereka hendak menuju ke sana, ketika tiba-tiba pintu ruang konferensi terbuka.

Owen, dan Henry Smith, kepala keluarga Smith saat ini, sama-sama mengerutkan kening ketika melihat siapa yang masuk. Orang yang masuk hanyalah seorang pria muda dengan pakaian kasual.

Mereka hendak bertanya apa yang dia lakukan di sini, ketika tiba-tiba mereka terkejut melihat bahwa manajer, orang yang mereka perlakukan setara dengan mereka, tiba-tiba berdiri.

"Selamat datang, bos." kata Scott dengan hormat.

Ethan yang baru saja masuk hanya mengangguk. Lalu pada saat berikutnya, dia langsung berjalan dan duduk di kursi utama, sepenuhnya mengabaikan tatapan terkejut dari kedua kepala keluarga dan para pendamping mereka, serta Eugene yang benar-benar terpaku di pintu.

Setelah dia duduk, dia melihat ke arah pintu dan menunjuk salah satu kursi sambil berkata, "Kau jelas diundang ke sini. Kenapa masih berdiri di pintu?"

Eugene tampaknya tidak mendengar apa yang dikatakan Ethan. Saat ini, dia hanya mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi.

Baru setelah diingatkan oleh Ruben, dia akhirnya berjalan menuju salah satu kursi.

Setelah Eugene duduk, Ethan akhirnya mulai berbicara. "Scott, bisakah kau memberiku sedikit waktu untuk berbicara secara pribadi dengan mereka semua?"

"Ya bos." Meskipun dia tidak mengerti, Scott tidak bertanya dan langsung keluar.

Setelah pintu tertutup, Ethan akhirnya melihat kedua kepala keluarga dan berkata, "Aku yakin kalian berdua penasaran kenapa aku mengundang kalian ke sini. Mungkin kalian bisa meminta tamu baru kita di sini untuk menjelaskan alasannya?" saat dia mengatakan itu, dia menunjuk ke arah Eugene yang saat ini bahkan tidak memperhatikan apa yang dia katakan.

1
Napa Dia
kok upnya skrng sudah nggk setiap hari tor ?
ELCAPO: udah tamat guyss
total 1 replies
Artya Andheresta
sabagai karakter tambahan anda bisa menambahkan karakter film underworld dan Priest... 👍👍
Artya Andheresta
alur ceritanya kenapa jadi anti klimak.... kan bisa dikembangkan dg menghadirkan karakter protagonis dari luar negeri seperti klan premason dari USA. klan Ksatria Templar dari UK. kelompok ULLIMINATY dari Vatikan... 👍
Irvan (イルヴァン)
bagus
Naga Hitam
ahhhh
ELCAPO: udah mentok guyss ceritanya, ditunggu ya cerita cerita terbaruku😘😘😘
total 1 replies
Gustaf 171
mantap lanjut thor 💯💯💯💯
Gustaf 171
anak sama ibu kok sama2 goblok enak aja kl ngomong seenaknya ngatur hidup orang lain sialan benar
Gustaf 171
ethan seharusnya ketika kau keluar mengejar sesuatu jgn ikut sertakan pacarmu boar ga pusing melangkah
Gustaf 171
lama2 pusing sama wanita2 sialan ini
Gustaf 171
semua bisa diurusin bahkan gerbang orang lainpun di hancurin kok tempat sendiri bisa di masukin orang seenaknya aja kayanya punya keamanan tingkat tinggi de sistem..lucuuuuu ethan
Nova Bustomi
lanjut lagi Thor 👍
Gustaf 171
ethan kok km ga sadar jg kl semakin lama carolin jd makin brensek akibat km manjain trus jagn bilang pd akhirnya km jd laki2 yg ada di ketek wanita
Gustaf 171
manjamin istri itu wajar bos tp jgn berlebihan hingga akhirnya kamu sendiri ga lagi di hargai dan akhirnya jd bodoh
carat28
hai kak, apa boleh bantu follback? Saya mau kirim inbox terkait penawaran kepenulisan. Terima kasih
Fachrul F Octaria
double up thor/Grin/
Nova Bustomi
lanjutkan update nya Thor
Was pray
Ethan emang pemalas, semua pekerjaan diserahkan kepada orang lain, dari menyewa toko, sampai menjalankannya, Ethan cuma ongkang2 doang, padahal modal pertama aja ngutang Samantha
Was pray
tolol kamu Ethan, memang prosedurnya harus uji kekuatan masih ngeyel juga
Was pray
kekuatan Ethan kayak anak TK di stronghold
Was pray
di stronghold kekuatan Ethan hanya remah2 kue rengginan yg gak ada artinya, baru aja mau melangkah udah ketemu orang yg jauh lebih kuat dari Ethan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!