NovelToon NovelToon
Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 4.7
Nama Author: DiahIfro

Seorang lelaki tampan dan kaya raya yang tak pernah cukup dengan satu wanita namun setia dengan satu istri, tapi apakah bermain dengan perempuan lain masih bisa disebut setia?

JANGAN LUPA DI LIKE, KOMEN DAN TAMBAHAKAN KE FAVORIT YA. VOTE NYA JUGA JANGAN LUPA!!! BIAR AUTHOR MAKIN RAJIN UPDATE HEHE LOVE YOU😘

Jangan lupa mampir ke Instagram ku
@diah.ifro dan @ruangg.rindu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiahIfro, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Party part 1

Ini malam hari, dimana zaffran sedang merebahkan kepalanya dipaha adila yang fokus melihat lihat majalah tas mewah yang dikirim ke rumahnya. sedangkan zaffran sedang asik melihat youtube di handphone nya.

Setelah beberapa saat zaffran mendapat panggilan masuk dari aldi, ia menjawab telepon itu tanpa bergeser posisi sedikitpun.

"Hallo di, kenapa?" tanyanya

"Lu dimana bos?"

"Di rumah lah, kemana lagi malem-malem gini"

"Sini ke rumah gue, ada party woi"

"Party? party acara apaan?" tanya zaffran

"Kan tiap bulan juga ada party bos di rumah gue, lupa ya?"

"Oh iya ya"

"Ada aliya nih, nanyain lo mulu"

"Gimana ya? males gue kesana nya"

"Lo lagi sama adila ya bos?" tanya aldi karena penasaran

"Hahaha iya bener-bener" jawab zaffran sambil mencium punggung tangan adila beberapa kali

Adila tersenyum bahagia melihat kini suami nya tak lagi menutup-nutupi ia bahkan mau menerima telepon dari aldi tepat di depan dirinya.

"Ajak aja bos, kalian berdua kesini" ujar aldi yang masih berada di sambungan telepon

"Ngapain?" tanya zaffran

"Ya kenalian sama kita kita"

"Yaudah, coba gue tanya adila dulu"

Zaffran mematikan teleponnya kemudian duduk menatap adila yang masih sibuk membolak-balik kan majalah

"Sayang, aldi ngadain party. dia nyuruh aku ke sana, temenin yu?" ajak zaffran

"Malas ah mas" tolak adila

"Yah... kamu mau nih aku berangkat sendiri?" zaffran melirik adila sambil berharap "Yaudah sana pergi aja kalo mau pergi" gumam zaffran yang penuh harap adila membiarkannya pergi sendiri

"Yaudah aku ikut" jawab adila lalu menutup majalah dan bergegas ke kamar untuk mengganti pakaian

"Yess..." zaffran berteriak kegirangan sambil melihat punggung adila yang menjauh menaiki anak tangga "mampus, repot deh gue" eluhnya menepuk kening

Adila mengenakan kaos hitam tanpa lengan dengan sebuah levis pendek diatas lutut dan memakai sebuah gardigan lengan panjang dan memiliki panjang selutut berwarna putih

Zaffran memegang tangan adila sambil menatapnya dari ujung kaki hingga kepala "kamu jangan pakai kaya gini"

"Loh kenapa? bukannya perempuan seperti ini yang kamu suka?" sambil menyindir zaffran

"Itu kan dulu, kamu mau buat aku cemburu kalo nanti banyak yang goda kamu" zaffran memonyongkan bibirnya

"Terus aku pake baju apa?" tanya adila

Zaffran memberikan celana jeans panjang berwarna hitam "pake celana ini aja"

Adila menuruti apa mau zaffran, namun ia tetap memakai atasan yang sama. mereka berdua segera berangkat menggunakan sebuah mobil.

"Adila, apa bisa bertemu?" Chat itu masuk ke nomor telepon adila yang datangnya dari revlan

"Kapan? emangnya ada apa?" balas adila

"Ada yang perlu saya sampaikan"

"Tentang apa?"

"Nanti saya beritahu jika kita bisa bertemu"

"Kalo sekarang adila belum bisa, karena mau pergi ke rumah temannya mas zaffran"

"Lain kali saja, ini juga kan malam hari enggak baik"

"Jadinya kapan?"

"kalau kamu bisa, saya mau ketemu besok pagi jam sepuluh di restoran akira back"

Tiba-tiba zaffran merampas handphone adila karena melihat adila sibuk dengan handphone nya

"Ehh mas" ujarnya terkejut

Zaffran membaca riwayat chat adila dengan revlan sambil terkekeh kesal "kenapa kamu chat dia duluan?" tanya zaffran dengan wajah masam

"Aku cuma mau tau keadaannya aja pas ribut sama kamu, karna aku gak enak"

"Aku gak akan izinin kamu ketemu sama dia besok pagi" ujarnya

"Aku gak akan pergi" kata adila sambil menundukkan kepalanya

Zaffran mengulurkan tangannya keluar dengan sengaja membuang ponsel adila setelah ia memformat semua informasi dihandphone adila

"Mas hp ku" teriak adila sambil menengok ke belakang

Zaffran menganggukan kepalanya, ia merogoh handphone nya dan menghubungi seseorang

"Hallo kirimkan sebuah handphone seperti yang saya beli waktu itu, ke rumah saya.nanti saya transfer uangnya" zaffran segera mematikan panggilan teleponnya

"Aku gak sudi ada nomor pria pecun**ng itu" jawab zaffran

"Lalu gimana dengan no orang lain di whatsapp aku? temen ku?"

"Buang nih" zaffran memberikan handphone miliknya

Adila menatap zaffran dengan wajah kebingungan, tapi dengan pasti adila meraih handphone itu lalu membuangnya. Ia yakin zaffran berpikir bahwa adila tak mungkin mau melakukan itu sedangkan kini adila tersenyum manis setelah membuang handphone milik zaffran.

"Kamu pasti mikir aku gak akan berani kan mas? Tapi maaf, aku juga harus berani ambil keputusan. Kalau kamu bisa maka aku harus bisa" gumam adila dalam hatinya

Zaffran membalas senyuman manis adila tanpa berkata apapun, perjalanan itu tetap hening hingga mereka berdua sampai di rumah aldi.

Bagai jumpa fans, dimana zaffran seperti idola yang langsung dikerumuni manusia disana.

"Perkenalkan-perkenalakan ini istri saya" kata zaffran yang membuat para wanita menohok kaget bahwa zaffran sudah memiliki seorang istri yang cantik

Zaffran langsung menggandeng tangan adila ke dalam rumah untuk mencari keberadaan aldi

"Rame banget ya mas? Ini udah kaya club malah" ujar adila sambil terus melihat kanan dan kiri

Aldi tertawa sambil melambaikan tangannya di dekat sebuah kolam renang, zaffran yang sadar segera bergegas kesana.

"Hai adila, selamat datang dirumah gue" sapa aldi segera setelah ia memeluk zaffran dengan akrab

"Eh ada sicantik" ujar seorang lelaki dari arah belakang

"Ini bukannya gilang ya? yang dulu ke rumah sama fano, yang katanya pegawai tapi gak pernah ada di list karyawan kantor" saut adila sambil tersenyum penuh arti

"Hah?" zaffran menggaruk kepalanya yang tak gatal

Setelah beberapa saat tiba-tiba ada seorang lelaki bertubuh kekar datang merangkul adila dan hampir mencium bibir nya, dan dengan penuh emosi zaffran melayangkan pukulan telak di area bibirnya hingga mengeluarkan darah segar.

Adila mengehela nafas nya karena kaget, ia melangkah mundur sambil menatap suaminya meneriaki pria tadi. "Jangan sentuh istri gue bang**t!!!"

"Santai, orang mabuk itu" kata aldi sambil mengelus punggung adila

Adila hanya menatap aldi dengan tatapan tidak suka "Hai " sapa lembut seorang perempuan yang membuat adila segera menarik bibirnya untuk tersenyum

"Adila kenalin ini adikku" kata aldi merangkul pinggang adiknya

"Adila" adila mengulurkan tangannya

"Tika" membalas jabatan tangan adila

"Kamu aman kan? Gak kenapa kenapa?" tanya zaffran yang dijawab anggukan kepala oleh adila "yaudah kalian ngobrol disana aja" tunjuk zaffran ke tempat yang agak sepi

"Ayo" ajak tika

Adila menuruti nya, tika terlihat sangat muda dengan wajahnya, namun pakaian nya sangat membuat ia nampak dewasa.

"Tika umur kamu berapa?" tanya adila karena penasaran

"Umurku 16 tahun, aku baru masuk SMA"

"Sepertinya kamu hidup bebas ya?" tanya adila sambil menggelengkan kepalanya meiihat kemben putih itu terlilit menutupi bagian dadanya saja dan levis pendek itu hanya menutupi bagian v nya saja

"Hidup bebas bagaimana?" tanya tika tak paham

"Pakaian mu terlihat sangat dewasa karena terlalu seksi di usia kamu yang masih enam belas ternyata" jawab adila sambil merapihkan rambut tika

Tika memeluk adila sambil mulai meneteskan air mata

"Baru pertama kali ada seorang perempuan yang membuat ku kangen sosok ibu" ujarnya

"Ibu?ibu kamu sudah tidak ada memangnya?" tanya adila

"Ibu tidak ada" jawab tika

"Ibu kak adila juga sudah tidak ada, bahkan bapak kak adila juga tidak ada, kakak sudah tidak memiliki kedua orang tua"

"Kasian ya kaka, tapi aku masih punya ibu dan ayah tapi mereka berpisah dan tak tau kemana. mereka datang jika hanya akan memberikan aku dan kak aldi uang"

"Ohh maaf Kaka salah sangka tadi, oh iya kalau kamu kesepian kamu boleh menemui kaka" kata adila berusaha menenangkan tika yang masih sedikit tersedu sedu

"Dimana tika harus menemui kak adila?"

"Di rumah kak zaffran, tika tau?"

"Wah kakak hebat jelas aku tau rumah keluarga aliyad itu"

"Hebat apanya?" tanya adila

"Hebat bisa menaklukkan hati kak zaffran yang banyak cewek nya itu" celoteh tika yang membuat adila terdiam, bagaimana bisa anal kecil ini tau bahwa suaminya punya banyak wanita

1
Calluella Rista Ramall
Buset nih cerita. Bikin naik darah mulu 😂
Calluella Rista Ramall
Buat adilla pinter dong. Masak mau di bohongin mulu.
Calluella Rista Ramall
Bagus adillah, bales aja biar kapok tuh suaminya. Biar gak main perempuan mulu. 😁
Calluella Rista Ramall
Enaknya punya mertua kayak gini. Sangat baik sama menantunya
Calluella Rista Ramall
Waduh, apakah suaminya selingkuh
Calluella Rista Ramall
Coba baca dulu
𝓑𝓮𝓫𝓮𝓽𝓱 𝓢𝓽𝓪𝓻𝓪𝓼𝓽𝓪
Seru Sihh Ceritanya.. Wkwkwk Gw Yakin Cerita Ini Kalau Diangkat Ke Acara Sinetron,Cukup Menggemparkan Ibu-Ibu +62 😆😆
Oh Iya Adakan Part 2 Nya donk Setelah Adila Melahirkan & Juga Hubungan Deri & Ghea Wkwkwk Ditunggu yah Wkwkwk..
Oh Iya Gw Gak Nyangka Sih Butuh Waktu Seminggu Buat Ngebaca Sampai Hbis Ni Cerita Karena Saking Penasarannya Gw Sama Akhir Dari Cerita Ini.. Seminggu itu Bukan Satu Hari Penuh Ya Melainkan Hanya Saat Pulang Kerja
Oke Sukses Terus Buat Penulis Cerita Ini
God Bless You🙏🏻
Anna Fransiska
lanjut
Anna Fransiska
makin asik ajak ni
Anna Fransiska
lanjut
Anna Fransiska
panas panas
Anna Fransiska
pening banyak drama
Anna Fransiska
lanjut
Anna Fransiska
palsu
Anna Fransiska
lanjut
Anna Fransiska
next
Wahyuni
laki2 jongke
amelya
untuk langsung baca chapter trakhirnx dan komentar2 yg lain,,, idihhhh ini mhh perempuan bodoh udh di selingkuhi berkali kali mau aja maafinnn,,, ini mhh authornx ngrendahin kaum hawaaa
nesya
CEO bego
nesya
duh mertua nya Dilla baik bgt, jd terharu baca nya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!