NovelToon NovelToon
AMANDA [ A Happy Marriage ]

AMANDA [ A Happy Marriage ]

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Annida Rahman

Kobalt Ostman pria paruh baya yang rela menjual tiga putrinya kepada rekan binis demi perusahaan miliknya yang hampir bangkrut.

Amanda Ostman wanita berusia 24 tahun terpaksa menemui seorang kakek yang telah membelinya demi perusahaan ayahnya yang diambang kehancuran.

Arthur Smith pria berusia 28 tahun pewaris tunggal perusahaan Smith Company dipaksa menikah terlebih dahulu sebelum dia mengambil alih semua aset berharga kakeknya Tony Roberto Smith.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annida Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Lisa tersenyum sinis sambil menatap kertas yang ada ditangannya

"Kakak kamu sangat licik"

Lisa menatap Johan dan tertawa dengan puas

"Tentu saja, jika aku tidak licik aku tidak akan bertahan hingga sekarang"

"Berapa banyak uang yang kakak gunakan untuk mendapatkan surat tersebut dengan sangat cepat? "

"Tidak lebih dari 800 dollar"

"Itu benar-benar bagus, apa kita harus mengabari asisten setia itu sekarang"

"Ya"

Johan mengangkat sudut bibir nya dan mengeluarkan ponsel dari saku dan menelpon nomor Buddy.

"Hallo"

"Tuan Johan"

"Arthur kecelakaan datang lah kerumah sakit xxx"

"Tuan Arthur kecelakaan!"

"Iya"

"Saya akan segera ke sana"

Panggilan tersebut terputus dan Johan menatap Lisa dan mereka tersenyum dengan jahat.

**

Amanda yang mendengar Arthur kecelakaan dengan cepat mendekati Buddy

"Paman, apa yang baru saja Paman katakan? "

"Arthur kecelakaan kita harus segera ke rumah sakit xxx"

Jantung Amanda berdetak cepat dan air matanya mengalir begitu saja tanpa diminta.

"Nona tenanglah, ayo kita kesana"

"Tapi kakek... "

"Aku akan meminta orangku untuk menjaga nya"

Amanda mengangguk dan mereka dengan cepat pergi dari sana untuk menuju rumah sakit Arthur dirawat.

Didalam perjalanan Amanda sama sekali tidak tenang, dia meremas tangannya dengan khawatir, dia memejamkan mata dan berdoa dengan sepenuh hati.

"Ya Tuhan lindungi suamiku"

Buddy yang melihat itu menambah laju mobil.

**

Mereka sudah sampai didepan rumah sakit yang cukup besar di kota London, Amanda turun dengan cepat dan berlari kecil memasuki rumah sakit tersebut.

Buddy juga dengan cepat mengikuti Amanda yang pergi lebih dulu, Amanda berhenti didepan meja penerima pasien dan bertanya dimana ruangan suaminya dirawat.

"Dimana ruangan pasien bernama Arthur Smith? "

"Apa anda keluarga nya? "

"Saya istrinya"

"Pasien ada dilantai 11 VVIP ruangan nomor 2"

"Terima kasih" Amanda langsung pergi dan masuk kedalam lift

Buddy tidak sempat mengikuti Amanda masuk kedalam lift Karena wanita itu dengan cepat menutup pintu lift, Buddy berjalan kearah lift yang lain tapi lift tersebut juga sedang digunakan.

"Aku harus bersabar untuk sementara"

Amanda sudah sampai dilantai 11 dan mencari ruangan nomor 2, dia tersenyum lega saat melihat kamar tersebut tapi dia mengerutkan dahinya saat melihat ada beberapa orang yang berpakaian hitam didepan kamar inap suaminya.

Dia berjalan pelan dan mencoba mendekati pintu kamar tersebut tapi beberapa orang tersebut dengan cepat menahan tangannya yang hendak membuka pintu.

"Saya Amanda istri Arthur Smith"

"Kami tahu, tapi Anda tidak dibolehkan untuk masuk kedalam"

"Kenapa.... "

Belum selesai Amanda bicara pintu kamar tersebut terbuka dan Lisa keluar dari sana dengan wajah dingin menatap Amanda.

"Mama ada apa ini? kenapa aku tidak diperbolehkan melihat suamiku? "

Lisa mendekat dan berbicara dengan kasar pada Amanda.

"Kamu ikut denganku"

Amanda terdiam dan menggelengkan kepalanya

"Tidak, aku ingin melihat Arthur"

"Dia baik-baik saja, kamu ikut dengan ku sekarang!"

Lisa berjalan lebih dulu dan Amanda menatap kamar inap Arthur dengan perasaan sedih, dia tidak ada pilihan lain selain mengikuti ibu mertua nya.

Mereka masuk kedalam lift dan tepat saat itu juga Buddy sampai dilantai 11, dia menatap satu persatu kamar dan dia terhenti didepan kamar nomor 2.

"Siapa kalian? " Tanya Buddy pada beberapa pria yang ada didepan ruangan Arthur.

"Kami diperintahkan untuk menjaga Tuan Arthur Roberto Smith"

"Siapa yang memerintah kan kalian? "

"Aku yang memerintah kan mereka" Buddy memalingkan wajah nya melihat Johan yang baru saja datang entah dari mana.

"Entah tipu muslihat apa lagi yang dia lakukan"

Buddy mencoba tersenyum ramah dan berbicara dengan sopan

"Anda sangat perduli dengan keselamatan keponakan Anda, saya merasa senang melihat nya"

Johan tidak tersanjung sama sekali dengan perkataan Buddy padanya karena dia tahu perkataan itu hanya sindiran bagi nya.

"Tentu saja saya sangat menyanyanginya"

Buddy menatap dingin Johan dan berjalan kearah pintu kamar, dia sudah akan masuk tapi para pengawal tersebut menahan nya, Buddy menggeram marah dan menatap Johan tidak senang.

Johan yang melihat tatapan tersebut hanya memasang wajar datar dan berbicara pada anak buahnya.

"Biarkan dia masuk"

Buddy langsung masuk dan dia melihat tubuh tuan muda nya terbaring dengan sangat menyedihkan, dia mendekati ranjang Arthur dengan perasaan bersalah karena tidak bisa melindungi pria tersebut.

"Tuan Arthur... " Buddy tidak tahu kenapa dia merasa sangat sedih hingga matanya berkaca-kaca, dia sudah melihat Arthur tumbuh dari kecil hingga dewasa tapi belum pernah melihat Tuan mudanya tidak berdaya seperti sekarang.

"Maafkan saya Tuan Arthur" Buddy menggenggam tangan dingin Arthur dengan perasaan bersalah.

"Aku benar-benar tidak berguna, Bagaimana Tuan Tony dan Tuan Arthur bisa mengalami hal ini bersamaan disaat aku berada di dekat mereka"

Johan yang berdiri didepan pintu menatap miris kesetiaan seorang bawahan pada Tuannya.

"Sangat membosankan, lebih baik aku pergi untuk minum lebih dulu, aku akan memberikan waktu untuk asisten tua itu untuk merana"

Johan berbalik dan menutup pintu kamar tersebut, dia menatap Pengawal yang dia bayar dengan sangat mahal.

"Kalian jaga disini, awasi pria yang didalam, jika dia tidak keluar lebih dari satu jam langsung hubungi saya"

"Baik Tuan"

Johan menghembuskan berat nafasnya dan pergi dari sana, dia ingin minum beberapa botol untuk menenangkan pikiran.

Sedangkan didalam kamar inap Arthur, Buddy semakin menjadi, dia menangis dan memeluk Arthur dengan penuh kesedihan.

"Tuan.. Hiks.... Hiks... "

Dia tidak pernah sesedih ini bahkan setelah dia mengetahui Tony sudah tidak mampu untuk berjalan dan hanya bisa terbaring di ranjang.

"Aku benar-benar bodoh... Johan berengsek itu pasti telah mencelakai mu... Hiks... Hiks... "

"Tuan! Maafkan saya.... Hiks.... "

Buddy meletakkan kepalanya di dada Arthur mencoba untuk merasakan detak jantung Arthur agar dia merasa sedikit tenang menyadari kalau Tuannya tersebut masih hidup.

"Paman"

Buddy masih menangis merasa dia mulai berkhayal mendengar Arthur memanggil nya.

"Paman"

Buddy membuka mulutnya dan berbicara keras

"Arthur!!"

Salah satu pengawal mengintip kedalam dan menegur Buddy.

"Ada apa? "

Buddy menatap pengawal tersebut lalu dia menatap Arthur yang masih terbaring lemah.

"Tidak ada, aku hanya terlalu sedih lalu kamu datang mengganggu"

Pengawal tersebut merasa kesal dan menutup pintu dengan keras, Buddy menatap lurus wajah Arthur dan tiba-tiba dia sedikit kaget saat dia melihat Arthur tersenyum.

"Ini pasti mimpi, bagaimana aku bisa melihat Tuan Arthur tersenyum"

Buddy mendekat kan wajah nya untuk lebih memastikan apa yang dilihat benar atau hanya hayalan nya saja.

"Tuan Arthur apa tadi anda tersenyum padaku?" Tanya Buddy dengan sangat pelan, sangat pelan hingga dia juga tidak mendengar jelas kata yang dia ucap kan.

"Jangan berteriak, aku baik-baik saja".

***

Besok Up ya kak :) ❤❤

Ditunggu ❤

Je T'aime ❤❤

1
Hasanah Ana
novelx bagus banget
Iwan Lam Rantoe
kok cerita nya jadi bodoh Thor.
Arthur kan tau Amanda dijual ayah nya tpi knpa dia baik sama ayah Amanda
Rosikh Nurhayati
terima kasih atas karya yg luar biasa semoga sehat selalu dan ide2 cemerlang untuk membuat karya yg luar biasa
Rosikh Nurhayati
good job artur
Rosikh Nurhayati
ngakak guling2
Rosikh Nurhayati
ooh ternyata dia bukan ibunyaa
Rosikh Nurhayati
baru baca langsung syuukaaa
r.ayu ningsih
terimakasih telah membuat cerita ini
Ruk Mini
gerahhhhh...ohhh Thor..kau luar biasa..walau singkat tpi padat crita y ga muter2 sukaaa bgt..tq thorr d tgg karyamu lgi y
ℓ ι ƒ ι α 💕
🤣🤣🤣🤣 hah. busyet 20 menit 🤦‍♀️😅
Hamokitsi Run
hahahaha bagus.....
Hamokitsi Run
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗manisnyaaa
Hamokitsi Run
jangn mau Artur kamu bkalan d jadiin sapi perah bwt muasin keserakahan dy istri dan anak2 trinya... huft

.
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 1 replies
Hamokitsi Run
kanh mOduss.. blng aj pengen.. pake bawa2 kakek segala🤣🤣🤣🤣🤣
Hamokitsi Run
ishh... aneh mlh sayang sma anak tirinya dan nyiksa anak kandung nya
Dewi Sartika
so sweet, happy
Atieks Syaiful Bahri
wkwkwkwkkk kena karma berjamaah 🤣🤣🤣🤣
Atieks Syaiful Bahri
good langsung to the point*aku bukan pacarnya,,aku jg bukan kakaknya,,,AKU SUAMINYA.😅😅😅
Atieks Syaiful Bahri
baru mampir thor langsung sreg ceritanya kyknya menarik🤭
Ixora_Javanica
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!