Namaku adalah Weiwei lebih tepatnya Bai Weiwei, aku seorang gadis modern berumur 22 tahun. Aku merupakan seorang mahasiswa jurusan Akuntansi, aku merupakan seorang yatim piatu dan dibesarkan di panti asuhan.
Suatu hari, karena menangis terlalu lama membuatku merasa letih dan terlelap begitu saja dengan buku novel yang masih berada dipangkuanku. Entah bagaimana bisa saat aku membuka mataku, jiwaku ada ditubuh orang lain, dan lebih parahnya jiwaku berada di tubuh pemeran utama wanita di novel yang aku baca.
Sekarang aku harus hidup menjadi seorang permaisuri kerajaan iblis, dan lebih ironisnya aku menjadi permaisuri yang ditelantarkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Luvvvay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30 : BALAS DENDAM III
Saat hendak duduk di kursi yang telah disiapkan oleh para dayangnya, tiba-tiba sebuah rantai hitam yang diselimuti oleh api hitam yang pekat melesat cepat menuju dirinya.
Permaisuri Wu Qian membulatkan dengan sempurna kedua matanya hingga tampak jelas pantulan cahaya rantai hitam itu di kedua mata permaisuri Wu Qian, rantai hitam itu telah terlilit sempurnah di leher dan tangan permaisuri Wu Qian.
Karena lilitan dan juga api hitam yang menyelimuti rantai itu sangat kuat dan panas membuat permaisuri Wu Qian kesakitan.
"Aaakh... si*l apa ini? Xiao Fei tolong aku!"
Melihat majikannya tengah kesakitan dengan cepat Xiao Fei dan para dayang yang melayani permaisuri menghampiri permaisuri Wu Qian dan mencoba untuk melepaskan rantai hitam yang tengah melilit leher dan juga tangan permaisuri Wu Qian.
Tapi saat menyentuh rantai hitam itu tubuh Xiao Fei dan para dayang itu terhempas dengan kuatnya dan menyebabkan mereka semua kehilangan kesadaran.
"Aaakh... Xiao Fei... Xiao Fei kamu kenapa? Bangunlah! Lepaskan rantai ini dari tubuh ku!"
Teriak permaisuri Wu Qian.
Rantai hitam yang melilit leher dan juga tangan permaisuri Wu Qian seperti ditarik oleh seseorang dengan kuatnya, membuat tubuh permaisuri Wu Qian terseret mengikuti arah tarikan rantai hitam itu.
"Aaakh..."
Sesekali teriakan kesakitan terlepas dari mulut permaisuri Wu Qian.
Baju berwarna hitam bercampur hijau lengkap dengan perhiasan mewah yang melekat di leher, kedua tangan, dan di rambutnya kini telah hilang yang hanya menyisakan baju saja yang telah robek-robek dan juga telah kotor akibat terseret.
Tak beberapa lama sampai lah di tempat orang yang telah membuat dan menarik rantai hitam itu.
"Hai ibu? Lama tidak berjumpa... lihatlah dirimu sekarang ini ibu oh tidak kau tak pantas ku panggil ibu, aku seharusnya memanggilmu jal*ng. Itu baru pantas untukmu Hahaha...."
"Penampilanmu saat ini sangatlah pantas untuk dirimu! Tenanglah rubuhmu masih lengkap, kau masih bisa menggunakan tubuhmu untuk memikat orang lain, benarkan ayah?. Hahaha...."
Kata pemilik rantai hitam itu yang tak lain ialah Qin Yun.
"Ka.. kau, si*lan dasar anak brengs*k. Lepaskan rantai hitam ini!"
Kata peremaisuri Wu Qian yang sangat kanget mengetahui bahwa Qin Yun lah pemilik rantai hitam yang melilit leher dan kakinya.
Qin Yun berjalan mendekat ke arah permaisuri Wu Qian, lalu mencengkram wajah permaisuri Wu Qian dengan salah satu tangannya.
"Apa? Kau bilang lepaskan? Hahaha.... Jangan harap kau akan bebas dariku. Jal*ng sepertimu tidak akan pernah ku ampuni, aku akan membuatmu merasakan kemat*an yang sangat menyakitkan. Hahaha...."
Qin Yun melepaskan cengkramannya.
Qin Yun melanjutkan jalannya ke tempat kudanya, sesampainya di tempat kudanya berada. Qin Yun kembali mengikat rantai api neraka yang telah melilit leher dan tangan ayahnya dan juga permaisuri Wu Qian, di bagian belakang kudanya.
Ditempat yang sama dimana dia mengikat panglima Wang Reng. Kini kuda itu terlihat memiliki ekor yang panjang yang di ujung ekornya terdapat tiga orang yang telah diikat kuat dengan kondisi tubuh yang terlihat bagaikan budak pekerja paksa.
Qin Yun menaiki kudanya lalu melajukan kudanya menuju penjara kerajaan iblis. Yang diman diketahui merupakan tempat yang sangat kejam dan juga tempat satu-satunya di alam neraka yang memiliki suhu yang sangat dingin.
Dia sengaja menempatkan ayahnya raja Qin Wei, permaisuri Wu Qian, serta panglima Wang Reng di penjara iblis, karena Qin Yun tidak ingin membun*h mereka bertiga hari itu juga.
Qin Yun menginginkan ayahnya, serta permaisuri Wu Qian, dan juga panglima Wang Reng terlebih dahulu menikmati betapa kejam dan dinginnya penjara iblis. Seperti apa yang ibu dan gurunya rasakan dahulu.
Sisi lain tepatnya di Gua tanpa nama, tempat pelarian Qin Yun bersama Yue Xiaoqi.
Yue Xiaoqi terbangun dari mimpi indahnya, dia meraba-raba samping nya. Dia tak merasa ada seseorang disampingnya hingga membuatnya membuka matanya.
"Kemana Qin Yun?"
Tanya Yue Xiaoqi.
Yue Xiaoqi bangun tubuhnya dari posisi tidur, dengan selimut yang masih melekat di tubuh polosnya. Saat kakinya menyentuh lantai batu itu seketika kedua kakinya itu tak bertenanga sehingga membuat dirinya terjatuh dengan posisi terduduk.
"Ah... kaki ku terasa sangat tidak bertenaga"
Kata Yue Xiaoqi.
Dengan masih diposisinya Yue Xiaoqi mencoba mencari keberadaan Qin Yun dengan menggunakan cermin Jingzi miliknya.
Saat Yue Xiaoqi mengalirkan kekuatannya ke cermin Jingzi itu seketika dari pantulan cermin Jingzi itu terlihat keberadaan Qin Yun dan apa yang sedang ia lakukan.
"Penjara Iblis? Untuk apa Qin Yun kesana?"
Tanyanya sambil terus memperhatikan cermin Jingzi miliknya.
Yue Xiaoqi sontak kaget melihat raja Qin Wei, permaisuri Wu Qian, serta panglima Wang Reng tengah bersama Qin Yun. Yang membuatnya lebih kaget yaitu saat melihat keadaan ketiga orang itu sangatlah memprihatinkan.
Bagaimana tidak tubuh mereka bertiga telah di seret secara paksa dengan keadaan kedua tangan dan juga leher mereka telah diikat dengan rantai api neraka.
"Hahaha.... entah mengapa aku sangat senang melihat wanita jal*ng itu menderita."
"Untuk membuat ini semakin menyenangkan sepertinya aku harus turun tangan... aku akan membalas perbuatan wanita jal*ng itu kepadaku sewaktu di penjara dulu."
"Dulu kau menelanj*ngiku, sehingga para penjaga si*lan itu memandangiku dengan mata buaya mereka... aku akan membalasnya ratusan kali lebih parah dari pada perbuatanmu kepadaku dulu, tunggu saja Wu Qian."
Kata Yue Xiaoqi dengan penuh kebencian kepada permaisuri Wu Qian.
Dengan menggunakan kekuatannya seketika Yue Xiaoqi telah rapi dengan pakaian berwarna hitam yang dipadukan dengan dengan warna hijau tua, dirinya kini telah siap untuk pergi ke istana kerajaan iblis. Untuk membalaskan dendamnya kepada permaisuri Wu Qian.
Karena kekuatannya telah pulih sepenuhnya bahkan kekuatannya bertambah kuat akibat kultivasi ganda yang dilakukannya dengan Qin Yun kemarin malam, membuat Yue Xiaoqi bisa dengan cepat sampai ke istana iblis dengan cara teleportasi.
Sesampainya di depan pintu masuk penjara iblis, Yue Xiaoqi lagi-lagi menggunakan cermin Jingzi miliknya untuk mengecek apakah Qin Yun masih berada di dalam penjara iblis itu atau tidak.
Terlihat pada cermin Jingzi itu bahwa Qin Yun hendak pergi dari penjara iblis itu, membuat Yue Xiaoqi dengan cepatnya bersembunyi agar Qin Yun tidak dapat melihatnya.
Di tempat persembunyiannya Yue Xiaoqi melihat Qin Yun berjalan keluar dari dalam penjara iblis, Qin Yun menaiki kudanya lalu melajukannya pergi menjauh dari penjara iblis.
"Kemana Qin Yun akan pergi?"
"Ah ... sudahlah itu bukan hal yang penting, sekarang aku harus membalaskan dendamku pada wanita jal*ng itu dulu."
Kata Yue Xiaoqi.
Yue Xiaoqi berjalan masuk kedalam penjara iblis itu, suhu penjara iblis terasa sangat dingin hingga menusuk sampai ketulang-tulang membuat Yue Xiaoqi teringat akan pengalaman saat di penjara.
Dia terus berjalan lurus kedepan hingga di ujung lorong yang hanya diterangi dengan satu perapian saja sebagai penerangnya. Yue Xiaoqi kini berdiri di satu-satu nya sel yang ada di ujung lorong itu, lalu ia membuka pintu sel itu.
Kreek...
Memdengar suara pintu sel yang terbuka sontak membuat permaisuri Wu Qian membalikkan wajahnya keasal suara itu.
"Ka.. kau ba, bagaimana bisa kau masih hidup?"
Tanya permaisuri Wu Qian yanga sangat kanget melihat Yue Xiaoqi kini berada tepat didepannya.
"Kau kaget jal*ng? Tentu saja aku masih hidup... kau pasti ingin tahu bukan bagaimana bisa aku masih hidup. Hahaha.....
Hei Wanita jal*ng meski racun dingin itu sangat sulit untuk mendapat penawarnya bukan berarti tidak dapat menyembuhkannya."
"Dan juga aku ingin berterima kasih kepadamu, berkat racun dingin yang kau berikan kepadaku, aku bisa bersatu dengan Qin Yun Hahaha..."
Kata Yue Xiaoqi.
mana kisah yg pertama tdi..
jdi ga seru bacanya..