Seorang penjahat kadang terbentuk dari orang baik yang tersakiti.
Mungkin pepatah itu tepat di sematkan untuk pemuda bernama Ba Xian.anak berbakti yang selalu mendapat perlakuan kejam di dunia kultivator dan selalu di anggap sampah, hingga memutuskan untuk menjadi kuat hanya agar dirinya mendapat kelayakan.
Seperti apakah akhir kisah dari perjuangan seorang Bai xian???
Ikuti terus kelanjutan kisahnya.....!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qian Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kematian ErLing
Kediaman Jendral Yang, beberapa waktu setelah kepergian Bai Xian.
"Yiran_? apa kau memiliki ketertarikan hati pada Bai Xian? " tanya Jendral Yang, karena ia memperhatikan bagaimana sikap keponakannya pada Bai Xian.
Sebagai gadis dewasa yang cukup matang dan pantas memiliki pasangan.Yiran tak menampik jika dirinya memang tertarik pada Bai Xian terlepas dari Bai Xian yang seorang pembantai.
"Aku memang tertarik paman! tapi tetap saja ada beberapa hal yang harus di pertimbangkan. salah satunya,Bai Xian lebih muda empat tahun dari ku." ujar Yiran mengakui.
Jendral Yang hanya bisa tersenyum menanggapi pengakuan dari keponakannya tersebut.
"Paman_? apakah itu akan menjadi masalah? " Yiran menambahkan.
"Tidak.tentu saja tidak! tapi sebaiknya kau kejarlah dia! beri Bai Xian dukungan dan buat dia agar merasa tidak sendirian! "
"Maksud paman_? " sergah Yiran. ia memang berfikir seprti apa yang Jendral Yang pikirkan. namun Yiran hanya ingin memastikan.
"m_ikuti Bai Xian! karena paman yakin.kali ini Bai Xian akan mendapat sedikit kesulitan, perkiraan paman ini karena tidak menutup kemungkinan jika Klan Bai meminta Bantuan dari pihak wilayah kerajaan Ghuang yang di kenal sebagai wilayah yang di penuhi orang kuat! "
"Bawalah serta beberapa orang kesana dan berikanlah pemuda itu dukungan hanya ketika ia benar benar berada di dalam krisis! Yiran_?kali ini kau tak perlu lagi menyembunyikan kekuatan mu! karena bersama Bai Xian, kau bisa bertualang sesuai impianmu selama ini!" tandas sang Jendral.
Yiran mendekat dan memeluk pamannya, sebagai ungkapan terimakasih karena pamannya selalu memberikan dukungan padanya.
"Pergilah! susul lah pemuda itu dan tunjukan padanya bahwa kau bersungguh sungguh ingin berjalan berdampingan dengan nya! "
"m_! " Angguk Yiran yang masih dalam dekapan sang jendral,kemudian ia pun memutuskan untuk pergi mengejar pemuda yang di harapkan menjadi masa depannya.
******
"INI AKAN MENJADI KEMATIAN INDAH"
Bai Xian sigap memiringkan badan,menempatkan dirinya berada diantara dua pedang yang berlawanan arah yg datang dari dua sisi berbeda melewati leher dan dadanya.
Manik tajamnya beradu.mengunci ErLing yang berada sangat dekat darinya.seakan menawarkan kematian dengan cara yang kejam.
Sementara Zhu Ang dan ErLing merasa sangat terancam dengan posisi nya saat ini.terlebih,baik ia maupun ErLing terlalu dekat dari jangkauan serangan sang pembantai.
"Gawattt! " bisik Zhu Ang dan ErLing membatin. keduanya menyadari telah gegabah dgn memberikan celah serangan jarak dekat pada sang pembantai seperti saat ini.
Dan benar saja,Bai Xian gegas mengaliri tinju dan pedangnya dengan kekuatan energi seraya memutar tubuh yang kemudian melancarkan serangan padang dan tinjunya pada Zhu Ang dan ErLing...
SRRTTTTT..........BAMMM.
"Arghhhhh..... "
Lengan Zhu Ang terpotong oleh tebasan pedang yang sudah di aliri kekuatan energi, sementara lutut ErLing remuk akibat tinjuan Bai Xian.
Zhu Ang melompat mundur keluar dari pertarungan.pun dengan ErLing yang mengambil jarak dengan Bai Xian. pasangan muda itu menjerit keras akibat luka yang Bai Xian sebab kan.
ErLing kini benar benar merasakan rasa sakit yang luar biasa.ia terpaksa harus meng amputasi kakinya sendiri, usai di remukkan oleh Bai Xian.
Di sisi lain, Zhu Ang pun harus rela kehilangan tangan kirinya akibat tebasan pedang yang menyayat lengannya.
Zhu Ang memang masih mampu berdiri dengan darah yang tiada henti menetes dari pusat lukanya.namun kondisi berbeda di alami ErLing, ia ambruk seketika usai meng amputasi kakinya.
Zhu Ang menatap benci Bai Xian dgn melontarkan ancaman.. "Kau akan berurusan dengan akademi pedang Bayangan dan kekuatan kota air, Bai Xian!! "
Bai Xian menedekat dengan langkah pelan. pandangannya tak beralih dari Zhu Ang.. "Aku tidak tau apa maksud ucapan mu, Zhu Ang_? katakan_! apa kau sedang memberi ancaman atau meminta ampunan_? " timpal Bai Xian tanpa menghentikan langkahnya.
Sementara Zhu Ang mulai merasa gentar.ia mundur perlahan menjauh dari Bai Xian yang kian memangkas jarak.
"Kau sudah memutuskan terlibat_! bahkan aku sudah memiliki alasan jika kelak harus memusnakan akademi pedang bayangan dan kota air tempat asalmu, Zhu Ang.. "
"Dan itu akan menjadi dosa dosa mu yang harus kau pertanggung jawabkan! " tandas Bai Xian yang kemudian menyiapkan serangan.
Swooosssss.....
Bai Xian bergerak cepat dan langsung memberi serangan mematikan pada Zhu Ang. kedua ranah bumi itu kembali bertukar, namun kali ini pergerakan Zhu ang tak seperti sebelumnya.ia langsung mendapatkan tekanan dari setiap ayunan pedang yang di hunuskan oleh sang pembantai.
Zhu ang di buat kelabakan.ia bersusah payah berkelit, bahkan ia tak di beri waktu untuk malayangkan serangan balasan hingga...
Slassssshhhhh........
Bai Xian menebas kaki kanan Zhu ang, lalu menghentak dada Zhu ang dengan tendangan yang sangat keras.
DUARRR......
"TIDAAAAKKK!!! " ErLing berteriak,menyaksikan kekasihnya harus kembali mendapatkan luka yang jauh lebih parah.
Tubuh Zhu ang terpental,kini pemuda yang berasal dari kota air itu harus menerima keadaannya.selain kehilangan tangan dan kaki,dadanya kini di buat remuk oleh tendangan Bai Xian.
"Matilah!!!! " Seru Bai Xian.
Sang pembantai melekatkan pedang pada leher Zhu ang yang kini sudah tak berdaya dan hanya menunggu kematiannya,sementara matanya menatap dingin pada ErLing.perlahan, pedang itu di gesekkan pada tenggorokan lalu menggorok batang leher Zhu ang dengan sangat mudah.
"tidak!! " ucap ErLing dengan suara lirih, ia sangat ingin menangis.namun hal itu berubah menjadi rasa takut dan kengerian tatkala Bai Xian kini mendekat ke arahnya.
"Katakan ErLing_? kematian seperti apa yang kau inginkan? " tanya Bai Xian tanpa merubah mimik dinginnya.
"Cwuih.... " ErLing meludahi kaki Bai Xian.namun di timpali dengan sebuah tusukan oleh Bai Xian.
Clepppppp....
"Arrgghhhh,,,, bunuh aku_bunuh aku Bai Xian keparattt!!! "
ErLing meringis hebat,saat pedang Bai Xian menusuk bahunya hingga tembus ke punggung gadis itu bahkan memohon untuk segera di bunuh agar ia menyegerakan rasa sakit yang luar biasa itu.
"Kau tak perlu memohon! karena aku takan sungkan jika kau memintanya ErLing_! " jawab Bai Xian.sembari sedikit menekan gagang pedang membuat ErLing semakin menjerit dengan deru nafas sesak.
Darah tiada henti mengalir dari kaki,mulut dan luka tusukan ErLing,ia ingin memohon ampun,namun ia tahu bahwa itu akan percuma saja.ia sudah tahu bagaimana seorang Bai Xian berlaku pada setiap orang yang masuk dalam hitungan dendamnya.
"Kenapa kau ingin memusnahkan anggota keluargamu sendiri Bai Xian_? bwuahhh... " tanya ErLing sembari memuntahkan banyak darah dari mulutnya.
"Ingin_? aku bahkan tidak berminat kembali ke kota daun perak dan memilih melupakan semua perlakuan Klan Bai! "
"Kalian yang datang kembali menyemai luka, dan ketika luka itu tumbuh berakar dendam. kalian menyalahkan aku! "
"Apa kau tau apa yang ayah mu perbuat_heuh? " ucap Bai Xian dengan wajah menggelap. bahkan tiba tiba saja bulir air bening meluruh dari matanya yang merah.
"AYAHMU BAI Yuen, bajingan yang kau bela itu bahkan berulang kali memperkosa Xue Ying adik angkat ku sebelum akhirnya ia pun di bunuh bersama ayahku di tiang pancang_APA KAU TAU ITU? " Suara Bai Xian menggelagar lantang.
Bahkan dapat di dengar oleh beberapa orang bertopeng yang berdiri tak bergeming di arah sana, yang ternyata telah memperhatikan Bai Xian sedari tadi.
Sementara, mulut ErLing menganga tak percaya, namun entah kenapa ia seperti dapat merasakan betapa sakitnya hati seorang Bai Xian.
ErLing telah mengetahui kebenaran, meski ia sendiri ingin menolak! namun melihat betapa besar kebencian Bai Xian pada Klan Bai,ia pun yakin bahwa Bai Xian tidak sedang mengatakan kebongan.
"Bai Xian_? jika kau memintaku memilih cara mati terbaik.maka aku ingin_?aku ingin kau membunuhku dengan cara yang sama seperti kau membunuh ayahku!! " seru ErLing dengan suara lirih pada Bai Xian. ia kini pasrah dan ia pun merasa harus membayar kesalahan yang di buat oleh ayahnya pada Bai Xian.
Masih dengan ekspresi dan emosi yang sama, Bai Xian pun berkata.. "Dengan senang hati_! " pedang terayun dan...
Slasssshhhh......
DUARRR.........
Bai Xian menebas kepala ErLing, kemudian meledakkan dadanya, lalu mencabut organ hati dari dalam tubuh ErLing dan membuangnya.
"Inilah caraku memberi kematian pada ayah mu Bai Yuen!! Indah bukan_? "
_____________________
skip aja brow..