NovelToon NovelToon
COMPLICATED

COMPLICATED

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:254.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Elza Veronika

Season 1 :
"Jika laki-laki yang menghamili mu adalah seorang Dokter, apakah papamu masih akan melakukan itu?"

Aurel tersentak, ia menatap Dokter itu dengan seksama.

"Apa maksud Dokter?"

"Aku akan menikahimu!"

Cerita ini menceritakan tentang perjuangan seorang dokter yang mati-matian menengang teguh sumpah jabatannya, hingga kemudian ia merelakan hidupnya, kepentingannya, perasaannya.

Lalu apakah akan selesai di sini? Masalah kembali datang ketika pria yang menghamili gadis itu muncul, dan tentang siapa sebenarnya pria itu dan apa hubungannya dengan Jessen, membuat hidup Jessen menjadi sangat rumit.

Season 2 :
Kehidupan baru David - Alea dimulai. Kehilangan bertubi-tubi yang dialami David membuatnya hancur dan rapuh.
Yang ia miliki sekarang hanyalah janin yang ada dalam kandungan Alea. Ia tidak ingin kehilangan lagi.
Bagaimana kehidupan mereka?
Siapa Ayah David?
Bagaimana dengan Jessen - Aurel?
Simak terus di COMPLICATED (David - Alea Story) ya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elza Veronika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mungkin

Yosefina dengan gusar membawa mobilnya keluar dari halaman rumah sakit. Tidak mungkin! Ia masih belum percaya Jessen sudah menikah! Selama ini ia selalu memantau pergerakan Jessen, ia belum pernah sekalipun dekat dengan wanita bukan? Banyak sejawatnya yang jadi mata-mata untuk Yosefina mengawasi Jessen, memang benar Jessen tidak pernah terlihat dekat bahkan berpacaran dengan wanita, lantas kenapa tiba-tiba ia sudah menikah?

Yosefina memukul setirnya dengan gemas, ia benar-benar benci dengan hidupnya! Kenapa ia dulu harus tergoda dengan pesona Dirga? Kardiolog yang sekarang resmi jadi suaminya itu? Kenapa?

Dulu karena dia residen, calon dokter spesialis! Bukankah itu incaran para koas? Dapat suami PPDS single? Namun sekarang Yosefina menyesali semua keputusannya. Meninggalkan Jessen hanya demi gelar spesialis jantung yang Dirga dapatkan setahun setelah mereka resmi berpacaran.

Dirga tidak seperti Jessen, ia terlalu dingin. Cuek dan terkesan kaku. Hari-harinya hampa dan datar-datar saja. Semua tampak monoton, dan Yosefina benci!

Air mata Yosefina menitik, benarkah sudah tidak ada celah untuknya mendapatkan kembali laki-laki yang dulu pernah ia cintai itu? Benarkah sama sekali tidak ada? Atau ia harus sedikit berjuang dulu demi kembali mendapatkan apa yang pernah ia miliki itu?

Yosefina menginjak rem ketika lampu lalu lintas berubah merah. Kepalanya benar-benar sakit, hatinya juga. Ia bertekad bahwa ia tidak akan menyerah! Tidak! Ia akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang ia inginkan itu. Harus!

***

"Sayang ...." Jessen melangkah masuk ke dalam rumah, semua sudah rapi dan bersih. Jangan sampai Aurel terlalu fokus mengerjakan rumah hingga lupa harus istirahat.

Jessen mengerutkan keningnya, kemana sih Aurel? Kenapa tidak nampak batang hidungnya? Oh ... sejenak Jessen tersenyum, ia melangkah ke belakang rumah, tempat dimana galeri Aurel berada, dan benar saja. Istrinya tengah duduk sambil memulas kanvas di hadapannya. Ditelinganya terpasang earphone, dan ia tampak begitu tenang mencoret-coret kuas ditangannya itu.

Jessen menatap istrinya dari tempatnya berdiri. Sebuah mawar merah besar terlukis di sana, tampak begitu nyata. Ternyata bakat Aurel memang luar biasa. Dengan langkah perlahan Jessen mendekati Aurel yang masih belum menyadari kehadiran Jessen, lalu ia duduk di belakang istrinya, menunggu Aurel selesai memulas kanvas itu.

Aurel sudah menyelesaikan lukisannya, lukisan pertama yang ia lukis di galeri hadiah pernikahan mereka. Dan kemudian ia tampak terkejut mendapati Jessen sudah duduk bersila sambil tersenyum lebar dibelakangnya.

"Lho, sejak kapan sayang duduk di situ?" tanya Aurel sambil melepas earphone dari telinganya.

"Sepuluh menit yang lalu," jawab Jessen sambil melirik arlojinya.

"Kenapa tidak bilang, Sayang?"

"Takut mengejutkan kamu, dan menganggu proses melukis mu." Jessen tersenyum lalu mengecup lembut kening Aurel. Sontak paras Aurel memerah, ia menunduk menutupi semburat merah di wajahnya.

Jessen makin gemas dengan tingkah istrinya itu, ia lalu meraih tubuh Aurel ke dalam pelukannya, rasa kesal, dongkol, dan emosi yang tadi mengganggunya karena Yosefina sontak lenyap tak bersisa. Hatinya begitu damai, tenang, dan Jessen sangat suka memeluk tubuh itu.

"Habis ini mau lanjut dinas lagi?" tanya Aurel yang menyandarkan kepalanya di dada sang suami.

"Iya, pulang besok pagi. Kamu nggak apa-apa kan?" ini pertama kalinya Jessen agak berat jaga malam. Ah ... tapi mau bagaimana lagi, sudah tugas dan kewajibannya bukan?

"Aku akan baik-baik saja. Oh ya tadi mama Fred kesini." Aurel melepaskan pelukannya, lalu dengan susah payah ia mencoba berdiri. "Bawa donat sama pizza, ayo dimakan bareng."

Jessen tersenyum, ia lalu bangkit dan melangkah di sisi istrinya itu.

"Nggak ada keluhan apa-apa kan?" tanya Jessen sambil mengelus lembut perut Aurel yang membukit itu.

"Sejauh ini aman."

Jessen mengangguk pelan, lalu duduk di kursi meja makan. Entah meskipun itu bukan anaknya, tapi Jessen sudah begitu menyayangi janin yang sedang tumbuh dan berkembang di rahim istrinya itu.

"Tumben mama mampir, ada apa?" tanya Jessen lalu mencomot sebuah donat dari kotak besar itu.

"Kangen anaknya ini lah!" Aurel sontak tertawa, ia menuangkan air putih di gelas Jessen.

"Hmmm ... bilang mama jangan khawatir, anaknya baik-baik saja di sini, bahagia selalu."

"Mama pasti akan sangat berterimakasih padamu jika tahu keberadaannya." guman Aurel lirih.

"Sudahlah, cukup kita berempat yang tahu, sayang."

"Berempat?" Aurel mengerutkan keningnya.

"Iya, kita berempat. Tuhan, kamu, bapak si anak dan tentu saja aku." Jessen lupa bahwa selain yang ia sebut, Dokter Richard adalah orang yang tahu juga perihal kebenaran ini.

Aurel tersenyum, sedetik kemudian setitik air bening luruh dari kedua matanya. Sebaik ini laki-laki yang Tuhan kirim untuk menolongnya? Menjadi pendamping hidupnya? Sungguh Tuhan Maha baik!

"Hei, jangan nangis dong!" Jessen meletakkan donatnya, lalu menyeka air mata itu. "I just want to seeing your smile, please!"

"This is the tears of my happiness, cause you are the reason of my happiness, dear!"

***

Yosefina melangkah masuk ke dalam rumah, masih sepi. Dirga pasti masih praktek. Ya begini lah kondisi rumah tangganya. Jarang ada waktu kumpul bersama. Kadang mereka pulang ke rumah dengan kondisi sama-sama capek, dan saling sibuk dengan jadwal masing-masing.

Semua begitu datar, monoton, dan membosankan. Dirga merupakan sosok laki-laki gila kerja. Bahkan ia sudah ancang-ancang mau ambil sup spesialisasi. Itu artinya akan banyak waktunya yang terbuang di rumah sakit, penelitian, dan lain sebagainya.

Yosefina merebahkan tubuhnya di atas kasur. Air matanya kembali menitik. Ia sudah benar-benar jenuh dan bosan dengan kehidupan rumah tangganya. Dengan suaminya. Dirga seolah hanya hidup dengan profesinya, dengan ambisinya, bukan dengan istrinya ini. Dan itu sangat menjengkelkan!

Ingatan Yosefina kembali pada masa dimana hati Jessen masih menjadi miliknya. Bagaiman laki-laki keturunan Belanda itu dulu begitu menyayangi dirinya. Rasanya ia sangat bodoh menukar laki-laki sebaik itu dengan gelar spesialis Dirga. Tentu, sangat bodoh!

Dan sekarang Jessen sudah menikah, ia menikahi gadis yang sangat cantik jelita itu. Dia sudah tidak sendiri lagi. Yosefina berpikir bahwa ia masih bisa mendapatkan kembali miliknya itu, karena selama ini menurut info yang ia dapat Jessen masih sendiri. Namun apa daya, ternyata ia kecolongan!

Yosefina bangkit dan duduk di ranjangnya itu. Kira-kira apa yang bisa membuat ia kembali mendapatkan miliknya itu? Ia tidak peduli dengan wanita itu, tak peduli di dalam rahim itu sudah tumbuh janin mereka, ia tidak peduli. Ia hanya ingin Jessen-nya kembali. Hanya itu.

"Aku akan mendapatkan kamu kembali, Sen. Bagaimana pun caranya!"

1
senjasabdaalam
kak ga lanjut kah?? padahal bagus banget.
Esti Afitri88
jalan ceritanya manis banget . suka
Esti Afitri88
kok ikut kuatir aq
senjasabdaalam
kak lanjut dong yang ini
senjasabdaalam
kapa lanjut kak?
Yus Nani
malas bangat segala muncul Mak lampir pelakor oh pelakor kegatelan garuk gih
Yena Kim
kak kapan up lagi:)
Yena Kim
apa dari bapaknya yang gonta ganti pasangan
Yena Kim
dari sini aku mumet.kasihan alea tapi kalo david tanggung jawab malah lebih kasihan lagi
Yena Kim
emang dokter sih coba orang jawa tulen trus awam juga pasti percaya begituan.:)
Yena Kim
pliss ini candu banget ceritanya:)
Yena Kim
resortnya bagus.bismillah bisa kesana sama suami
Yena Kim
aku ikut terharu
Wiwin
ceritanya keren... sayangnya judul di ujung senja pindah ke GN, kalau mau dapat ebook nya, apakah bisa? berapa mahar ny?
Fitha Millu
bawang beraps kilo sih Thor..... Charles 😭😭😭😭😭😭
Fitha Millu
isi ceritanya sesuai judul....complicated
Fitha Millu
jangan2 Daddynya David itu papanya Jessen ya thoy
Ama Lorina Raju
so sweet
Ama Lorina Raju
siapa yg fak luluh tor kalo sdh seranjang 😂😂😂
Ama Lorina Raju
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!