NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: dianshen

7 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk pasangan suami isteri Mia dan Shendy membina rumah tangga, dan kebersamaan mereka selama ini kurang lengkap karena belum hadirnya buat hati di tengah-tengah kehidupan mereka


Shendy memang tidak mempermasalahkan hal itu, bisa hidup bahagia bersama sang isteri sudah cukup baginya namun berbeda dengan Mia, wanita itu selalu merasa kesepian dan sedih kerap kali membayangkan adanya kehadiran anak di rumah mereka


Bahkan Sendy kerap kali harus menghibur sang isteri setiap kali mendengar kabar berita kehamilan para sahabatnya


Shendy merupakan sosok yang penyabar dan sangat mencintai isterinya tapi rasa cintanya di uji ketika sang isteri mengungkapkan keinginan konyolnya pada Shendy hingga membuat pria tersebut marah besar dan terjadilah pertengkaran hebat diantara keduanya


Apakah keinginan konyol sang isteri hingga membuat Shendy yang penyabar itu marah besar?

Simak terus cerita selanjutnya!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianshen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Mama Nina menangis di pelukan seorang wanita yang seumuran dengannya, wanita paruh baya itu tidak kuasa menahan kesedihannya setelah menceritakan keadaan putri semata wayangnya

Wanita yang merupakan sahabat baik mama Nina itupun ikut menangis merasakan kesedihan yang tengah di rasakan oleh mama Nina

" Kamu yang sabar ya Nin, semoga putrimu Mia cepat sembuh aku turut prihatin dengan kejadian yang menimpa putrimu!" ucap sahabat mama Nina seraya mengurai pelukannya

" Kau harus kuat Nina, kesabaran dan ketegaran mu adalah salah satu penyemangat putrimu untuk sembuh, untuk masalah warga disini sudah jangan diambil hati, yakin saja kalau Mia tidak akan melakukan hal buruk justru ia akan segera sembuh " tutur suami sahabatnya

Mama Nina mengangguk pelan kedatangan sahabatnya yang tidak pernah ia sangka sebelumnya membuat hatinya sedikit lega setidaknya selain bu Khodijah masih ada sahabatnya yang mau menerima kehadirannya dan juga putrinya di kampung itu

" Terimakasih banyak, kedatangan kalian sungguh membuat aku sangat senang dan juga lega!" ucap mama Nina

" Sama-sama" sahut pasangan suami isteri itu secara bersamaan

" Oiya Nin dimana sekarang Mia nya? apa boleh kami melihat keadaannya?"

Mama Nina mengangguk " Tentu saja boleh, saat ini putriku sedang berada di dalam kamarnya, dan hampir setiap hari ia hanya melamun di dalam kamar" sahut mama Nina seraya beranjak berdiri dan mengajak sahabat baiknya untuk bertemu dengan Mia

Ceklek

Pintu kamar terbuka dan seperti biasa pemandangan yang dilihat pertama kali adalah Mia yang sedang duduk di dekat jendela sambil melihat ke arah luar dengan tatapan mata yang kosong

" Assalamualaikum!" ucap wanita paruh baya yang masih terlihat cantik walaupun usianya sudah tidak muda lagi

Tidak ada jawaban, Mia masih belum memberikan respon

" Assalamualaikum Mia!" ucapnya kembali setelah berada di dekat Mia

Mama Nina menghela nafasnya lalu mengusap bahu Mia dengan lembut karena putrinya tidak memberi respon

''Sayang coba lihat siapa yang datang!" ucap Mama Mia seraya mengusap lembut bahu sang putri

Mia bergeming tatapannya begitu kosong tapi tiba-tiba mulutnya menggumamkan sesuatu

" Mas Sendy... maafkan aku... maafkan aku... maafkan aku...!" gumamnya pelan namun masih dapat didengar oleh mereka yang berada di dekatnya

" Sepertinya Mia mengalami tekanan yang cukup berat, seperti ada sesuatu yang tidak berani dia ungkapkan pada siapa-siapa, dan hal itu mungkin yang membuatnya menjadi seperti ini, ada sebuah penyesalan dan rasa bersalah yang belum sempat tersampaikan kepada suaminya !" tutur pria paruh baya yang sempat mendengar gumaman Mia dan menyimpulkan pemikirannya sendiri

" Aku juga tidak tahu kang, sebelum suaminya meninggal Mia memang sudah jarang sekali datang ke rumah, setiap kali ditanya selalu bilang baik-baik saja, tapi pernah ada salah satu yang mengaku temannya cerita kalau Mia sangat menginginkan anak karena sudah lama menikah tapi mereka belum juga dikaruniai anak dan temannya itu mengatakan kalau Mia sampai meminta suaminya untuk menikah lagi demi memiliki anak" tutur mama Nina yang sempat mendengar kabar tentang Mia yang ingin suaminya menikah lagi dan tentu saja berita itu dari Siska

" Mungkin karena masalah itu yang membuat Mia menjadi seperti ini" tutur pria yang tidak lain adalah pak Didin

"Tidak ada wanita yang ingin di madu, tapi Mia justru yang memaksa suaminya sendiri untuk menikah dengan wanita lain demi mendapatkan anak" ucap bu Dedeh yang merupakan sahabat baik mama Nina

Wanita paruh baya itu benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran putri dari sahabatnya itu

" Kita tidak tahu bagaimana perasaan yang dialami Mia bu, dia juga mungkin tidak ingin seperti itu tapi mungkin karena merasa putus asa jadi pikirannya menjadi buntu sampai-sampai memiliki pikiran seperti itu" tutur bijak pak Didin

Mama Nina hanya menghela napas berat, seandainya besannya tahu apa yang sudah Mia lakukan pasti besannya itu akan sangat marah dengan Mia

Bu Dedeh yang melihat sang sahabat melamun langsung memegang bahunya hingga membuat mama Nina tersentak dari lamunannya

" Semua yang terjadi tidak bisa di ubah lagi, meskipun ini berat untuk Mia dan kamu hadapi percayalah semua tetap akan indah pada waktunya!" ucap mama Dedeh menghibur dan memberi dukungan kepada mama Nina

" Semoga saja!" ucap mama Nina

Mia merasa mengantuk dia menguap berkali-kali, mama Nina yang melihatnya langsung membantu putrinya untuk berjalan menuju tempat tidur

" Istirahat ya sayang!" mama Nina menyelimuti Mia sebatas dada, setelah itu keluar menyusul bu Dedeh dan pak Didin yang sudah keluar lebih dulu

Mereka kembali berbincang sebentar di ruang tamu, karena merasa sudah terlalu lama pergi meninggalkan rumah pasangan suami isteri itupun pamit pulang

1
Lilik Juhariah
bagus ceritanya Thor kereeeen GK bs konent
Lilik Juhariah
aduuuh nyesek
Lilik Juhariah
sedih banget, nyesek
Lilik Juhariah
kereeen ceritanya , gk belibet gk banyak drama trs penyusunan katanya luar biasa
Lilik Juhariah
bagus lho ceritamu Thor, tapi blm ada yg notif hingga sedikit yg baca, penulisannya , alur tata bahasa keren lho ,
Lilik Juhariah
ahirnyaaa ada pelangi setelah hhujan
Lilik Juhariah
simalakama , lbh baik bercerai tapi menikah gk dianggap , dan gk mungkin gk ada iri dlm poligami,
Lilik Juhariah
bknnyz membujuk Mia ,malah kabur sebulan gk pulang, cinta modelan apa
Dhiana Wiyanshena
Terima kasih kakak🙏🤗
Lilik Juhariah
bagus lho ceritanya , alurnya juga mengena gk belibet banyak drama, kereee thor
Lilik Juhariah
aduuuh bacanya sport jantung sedih bangeeet
Dian mamah Rafa
terus semangat kk....terus berkarya.....lanjutkn kisah"yg lain yg blm tamat juga....
Dian mamah Rafa
kk knp yg chesy sama amar ko gak d lanjut lg ..
Dian mamah Rafa
selamat buat mia dan sendy...akhirny d beri kesempatan hamil....dlm penantian panjang ......
Anis Rohayati
serru bgt akhir nya mia selamat ka dan hamil pula 😍😍😍😍
Dian mamah Rafa
yg meninggal siapa kk..melati atau mia....semoga saja melati...yg d nyatakan hamil mia...
Anis Rohayati
jadi ga semangat buat lanjut ka karna mia meninggal ka
Anis Rohayati
mudah2han si jalang melati aja yg meninggal ka enak bgt bahgaia si jalang melati
Anis Rohayati
sumpah kaga seru klu mia meninggal ka
Desi Aja
☺️☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!