NovelToon NovelToon
Because Of You

Because Of You

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Tamat
Popularitas:97.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Garis kehidupan setiap orang kadang berliku. Awalnya mungkin sedikit menyimpang, tapi tujuan akhir yang ditentukan Tuhan tidak pernah meleset. Demikianlah yang terjadi dengan kehidupan Darel dan Dara di kisah sebelumnya.

Novel lanjutan ini akan mengisahkan:
》Perjalanan hidup Darel dan Dara selanjutnya bersama kedua anak mereka.
》Begitu juga dengan garis kehidupan Mikha dan Manche yang terhisap dalam lika liku kehidupan cinta Darel dan Dara sebelumnya.

Selamat membaca.
Semoga terhibur. 🙏🤗💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Resign.

...~•Happy Reading•~...

Lucha melihat perubahan wajah Kandara yang ujung hidungnya mulai memerah, jadi senang. Dia tahu apa yang sedang dirasakan Kandara terhadap kedua temannya yang pernah dibela dan membelanya. Hatinya makin senang, mengingat sekarang dia bisa menunjukan siapa dirinya, terutama kepada Mala dan Toby yang dulu tidak menganggapnya.

"Pak, Ari. Trima kasih sudah membimbing dan memberikan kesempatan kami berkarier di sini. Sudah menganggap kami sebagai keluarga dan mempercayakan berbagai project bagi kami. Nanti kami bertiga akan serahkan surat pengunduran diri sebelum pulang dari sini." Kandara berkata pelan sambil melihat Pak Ari dengan berbagai rasa di hari.

^^^Dia makin sedih memikirkan harus meninggalkan Pak Ari, setelah kerja bersama bertahun-tahun. Mereka bertiga harus meninggalkan pimpinan yang baik hati.^^^

"Mengapa kau ikut resign dengan mereka?" Lucha berkata cepat, saat mendengar ucapan Kandara.

^^^Sontak semua mata memandangnya. Terutama Pak Ari yang heran dan tidak mengerti, melihat Lucha bersikap tidak formal kepada Kandara.^^^

"Maaf, Pak. Saya tidak punya alasan. Hanya mau resign saja." Kandara berkata serius sambil melihat Lucha dengan tatapan dingin.

"Pak Ari, jangan terima surat pengunduran dirinya." Ucap Lucha sambil melihat Pak Ari dan menunjuk Kandara.

^^^Lucha tidak berharap Kandara akan mengundurkan diri. Dia meminta Kandara hadir, hanya mau menunjukan siapa dirinya. Sekarang dia bisa memecat Toby dan Mala di depan matanya.^^^

Mendengar yang dikatakan Lucha, Pak Ari melihat Kandara dan Lucha bergantian dengan berbagai pertanyaan di kepalanya.

^^^'Ada apa sebenarnya dengan mereka berdua? Apa dia minta Mala dan Toby mundur dan masih mengharapkan Dara tetap bekerja? Akalnya pasti sakit, jika mengharapkan itu.' Pak Ari membatin.^^^

^^^'Mereka sudah berkerja sebagai tim sudah lebih dari 10 tahun, lalu mau memisahkan mereka? Inilah pimpinan yang keras kepala, yang tidak mau mendengar saran orang lain.' Pak Ari berkata dalam hati lagi.^^^

"Jika Pak Ari tidak terima surat pengunduran diri saya, silahkan Pak Ari pecat saja sesuai peraturan perusahaan. Karena saya tidak akan hadir untuk bekerja di sini lagi." Kandara berkata tegas dan serius, tanpa melihat Lucha.

^^^'Sifat buruknya bertambah seiring dengan bertambah usianya.' Kandara ngebatin mendapati Lucha yang tidak berubah lebih baik, tapi lebih buruk.^^^

^^^'Tuhan, terima kasih. Kau telah menyelamatkanku darinya. Tolong kuatkan kami bertiga dengan keluarga kami.' Kandara membantin dengan hati bersyukur dan mohon kekuatan untuk dirinya, Mala dan Toby.^^^

"Mari Mas, kita harus rapiin semua milik kita, agar jangan ada sehelai benang kita yang tertinggal." Kandara berkata kepada Toby dan Mala yang sedang melihatnya dengan takjub. Kandara yang lembut, ramah dan hangat sirna berganti dengan sikap tegas dan serius, membuat Mala dan Toby jadi berdiri.

^^^Mereka bertiga segera keluar dari ruang pertemuan tanpa menengok atau pamit kepada Lucha yang tercengang dengan sikap Kandara.^^^

^^^Toby dan Mala yang hatinya sedang membara tidak melihat lagi ke arah Pak Ari, apa lagi ke arah Lucha.^^^

"Mas, ke ruanganku dulu. Ini lututku sudah goyang dari tadi, karena emosi. Sebentar lagi kakiku sudah ngga kuat menyangga jari kelingkingku." Kandara berkata pelan sambil mengangkat jari kelingkingnya. Membuat bara emosi Mala dan Toby meredup.

"Aku menyesal, hanya mencengkram kerak kemejanya hari itu. Jika tau akan seperti ini, aku ikut Tobias memberikan satu dua pukul ke rahangnya." Mala berkata sambil menggerakan tangannya, seakan memukul. Toby hanya bisa menggelengkan kepalanya.

"Yang sudah lalu, ngga usah dipikirkan. Pikirkan satu ini yang juga ikutan resign." Ucap Toby saat mereka berjalan ke lift menuju ruang kerja Kandara. Emosi mereka mulai surut, jadi mulai bisa berpikir.

"Ooh, iya... Mengapa kau ikutan resign? Gimana dengan Tante dan anak-anak?" Tanya Mala khawatir, saat mereka sudah duduk di ruang kerja Kandara.

"Mas Malaaa... Jangan pikirkan aku dan anak-anak. Aku sudah menikah. Aku ini yang sedang cemas mikirin Mas Mala dan Mas Toby." Kandara berkata serius sambil melihat Mala dan Toby bergantian.

^^^Mala dan Toby menepuk dahi, karena sangking emosi, mereka lupa Kandara sudah menikah dengan Darel.^^^

"Supaya Mas Mala dan Mas Toby tau, alasanku mundur, bukan karena ikutan Mas berdua. Tapi sebenarnya aku sedang menjaga ketentraman rumah tanggaku." Kandara berkata lagi dengan serius.

"Apa maksudmu? Apa dia masih mengganggumu?" Toby melihat Kandara dan kembali emosi. Toby juga cemas dengan pemikiran yang terlintas di benaknya. Begitu juga dengan Mala yang sontak melihat Kandara dengan serius.

"Bukan dia menggangguku, Mas. Tapi tanpa aku mundur, Darel akan menyeretku keluar dari perusahaan ini, saat tau Mas Mala dan Mas Toby sudah ngga kerja di sini dan orang itu yang punya perusahaan ini." Kandara menjelaskan sambil melihat seisi ruangan yang akan ditinggalkannya.

"Darel tau masalahmu dengan dia? Darel tau dia mantanmu?" Tanya Toby dan Mala bersamaan, membuat mereka saling melihat dan emosi jadi meredah. Tapi saat melihat Kandara mengangguk, mereka jadi terkejut.

"Darel pernah bertemu dengan dia di rest area Tol Jagorawi dan melihat dia berlaku kasar padaku. Jika tidak ada Efraim dan unclenya, mungkin Darel sudah menghajar dia di rest area." Kandara menceritakan kejadian yang terjadi di rest area, saat Darel dan Mikha pertama kali datang menemui dia dan anak-anak dan pergi berlibur bersama ke Puncak.

"Kalau begitu, lebih baik kau resign dari pada suamimu dideportasi, gara-gara sibiang kerok itu." Toby berkata tegas dan serius, diikuti Mala dengan anggukan kepala, menyetujui.

"Mas, semangat...! Orang itu hanya emosinya yang dipelihara dan disuburkan. Dia ngga tau siapa yang baru tinggalkan perusahaannya." Kandara berkata dan mengepalkan tangannya untuk menyemangati Toby dan Mala, lalu mengeluarkan laptopnya.

^^^Bukan Kandara sedang menyombongkan mereka bertiga, tapi selama ini mereka bertigalah yang sering mengerjakan projeck-projeck vital perusahaan.^^^

"Ayooo, buat surat pengundurun diri, dan tinggalkan projecknya. Aku pinjam laptopmu dan kau urus paper bag itu." Mala berkata cepat, lalu duduk di kursi kerja Kandara.

"Mala, mana kunci ruang kerjamu. Aku mau ambil tas kerja kita untuk bereskan semua ini." Toby berkata sambil mengulurkan tangan untuk ambil kunci ruang kerja Mala.

Tidak lama kemudian, Toby kembali sambil menjinjing dua tas kerja, lalu mengunci pintu ruang kerja Kandara.

"Hanya modal warisan untuk bisa jadi pemilik perusahaan ini, tapi tidak sadar masih bocah di dunia koding-kodingan." Toby berkata sambil mengeluarkan laptopnya dan Mala dari dalam tas kerja.

"Bapaknya hancur karena tingkah laku bocahnya dengan berbagai wanita. Sekarang anaknya juga lebih bocah lagi mengurusin Perusahaan. Dia pikir, Pak Ari bisa kerja sendiri? Kita lihat saja, berapa lama orang-orang yang dia bilang tadi bisa pertahankan perusahaan ini." Mala berkata sambil membuka laptopnya.

"Ini aku sudah buat surat pengunduran diri kita. Itu aku sudah email, untukmu." Mala berkata cepat kepada Toby, lalu mengembalikan laptop Kandara.

"Beberapa waktu belakangan ini, aku ngga enek hati karena bekerja agak slouw. Semua projeck yang sedang dikerjakan agak lambat kemajuannya. Tapi sekarang aku bersyukur, aku dan Mala sepakat menunggu Dara, baru selesaikan projeck-projeck ini." Toby berkata serius sambil menunjuk laptopnya.

...~•••~...

...~●○♡○●~...

1
Sheety Saqdiyah
Luar biasa..
Terimakasih buat authornya..
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️🇮🇩: Waaaah 🤭, makasih dukungannya Kak. 🙏😍 sehat & bahagia sllu 🙏🤗
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Sikap yang sangat ramah sekali pada yang lainnya, kalau ngomong sama orang kayak gini adem
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya karena setiap tindakan yang di bawa dengan emosi yang tinggi terkadang malah miris ke diri sendiri
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kalau suatu penting memang harus serius, ya kali mau ngaur ujungnya malah gak enak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar tuh, kalau terlalu di pikirin tidur gak nyenyak. Gak baik juga buat kesehatan nantinya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Astaga ngakak Star baca namanya trio apa itu kwak Kwak bukan ya ampun... Ada - ada ae dah
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Putus cinta memang sakit sih, apa lagi kalau di tinggalkan tanpa kesalahan nyessss banget nano - nano
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Heem, Meraka tentunya juga sudah banyak membantunya selama ini. Gak mungkin di sia - siakan aja
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Harus usaha keras banget kalau bukan lanjutin aja, tapi emang buat dulu dari nol ya ampun
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar sekali, kadang gak nyangka dan sesak banget kalau jadi orang yang ada tapi di anggap gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Pemilik perusahaan udah gak kaget lagi kalau punya masalah sama banyak wanita, kecuali istrinya galak banget bisa handle
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Akan jadi lebih mudah kalau udah tau karakter, beda halnya jika belum kan masih harus jauh lebih hati - hati
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kadang ada aja ekpresi orang pas kayak gitu malah lucu, jadi lawannya sampe mau ketawa
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Di mana - mana kalau orang baru bangun meski udah mandi sekalipun bagian mata masih terlihat
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Setidaknya masih menghargai, sikap cuek seseorang belum tentu dia tidak peduli akan sesuatu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kan kalau udah salah jadinya gak enak sendiri alias salting, makanya harusnya tanya dulu pelan2 jangan asal ngomong hehe
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Mau bagaimana pun sebagai seorang ibu sesibuk - sibuknya dalam suatu hal pasti masih sempat kepikiran sama anak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya pasti, kalau udah bubar gak mungkin tetap maksa daftar ya kan. Orang tempatnya dah gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Emang susah kalau udah liat sosok yang akshsjdb susah buat di jelasin dengan kata - kata, cukup jantung yang tau
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Satu sisi pasti gak enak ya, cuma semuanya kembali pada keputusan setelah keluar sebuah usulan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!