NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Diana Ana

Di bumbui Cerita 21++

Tak kusangka aku bisa mencintaimu.

Semenjak kejadian yang menimpanya malam itu. Arana harus kehilangan kesuciannya yang telah Ia jaga selama 23 tahun.

Karna kejadian yang meningpanya malam itu Arana harus menerima kenyaatan pahit. Kekasih yang sangat Ia cintai pergi meninggalkannya begitu saja.

Arana di perkosa oleh seorang
pemuda yang tidak Ia kenal.

Apakah Arana bisa menemukan pemuda yang telah merampas kesuciannya?...
Dan apakah Arana bisa membalas cinta orang yang telah merampas semuanya darinya? ketika pemuda itu mengatakan Aku Mencintaimu Arana.

Ikutin terus ya Cerita Cinta Manisku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32.Bulan Madu Ke Maldives

Sedangkan Aditya yang mendengar ucapan para tamu yang

melihat kemesraan yang di tunjukkan Steven untuk Arana merasa begitu sangat

kesal, ia tidak tau kanapa ia begitu merasa sangat kesal. Mengingat sttusnya

saat ini adalah suami Michel ipar Arana pastinya.

“Hubungan mereka berdua hanya pura-pura!” ucap pelan Aditya

dan itu terdengar jelas oleh Michel.

Aditya mengatakan itu karna mengingat di hari itu Steven

datang ke kantornya dan memberitahukan soal kehamilan Arana, yang berarti Arana

tidak mengatkan yang sebenarnya soal kasus yang tengah di alaminya kepada

Steven itulah yang ada di pikiran Aditya saat ini, bahkan Aditya sampai

memikirkan ingin kembali bersama dengan Arana.

Egois, iya, itulah yang ada di benak Aditya saat ini. Berhubung

pernikahan yang di jalani Aditya dengan Michel hanya tanggun jawab saja,karna

bayi yang ad di dalam perut Michel saat ini adalah miliknya, namun cintanya

bukan untuk Michel melainkan hanya untuk Arana seorang.

Karna tidak bisa menahan kemesraan Arana dengan Steven. Aditya

izin kepada Michel untuk ke kamar mandi.

“Chel. Aku ke kamar mandi dulu.”

Setelah mengatakan itu Aditya berlalu meninggalkan

mempelainya yang kini masih sibuk menerima tamu.

Sementara di meja yang di tempati Arana dan Steven, kini

penuh dengan makanan karna semua itu Steven yang meminta kepada pelayan untuk

membawa semua jenis makanan yang di sajikan di dalam pesta ini.

“Kamu harus makan yang banyak ya sayang. Aaa, buka mulut

kamu.” Steven kembali menyuapi Arana.

Meskipun Arana sudah berulang kali menolaknya, namun Steven

masih tetap kekeh ingin menyuapi istrinya.

“Lagi ya sayang. Kamu harus makan yang banyak, biar kamu

tambah tinggi, dan badan lebih besar lagi. Apa kata orang nanti jika melihat

bentuk tubuhmu  terlalu kurus ? yang ada

aku di katai sama mereka semua, istri dari Steven Abrahan yang tidak lain

adalah Nyonya Arana Steven Abrahan pengusaha terbeasar di kota XX memiliki

istri yang bertubuh kurus. Kan malu nanti aku di sangka pelit sama istriku.”

Steven kembali menyuaipi Arana ketika selesai mengatakan itu.

Arana yang mendengar semua celoteh Steven tersenyum sambil

berusaha mengahabisi makanan yang ada di dalam mulutnya.

“Sudah Stev. Aku sudah sangat kenyang.” Mengelus perut,

sambil melihat ke belakang dan tidak sengaja matanya melihat Aditya yang kini

tengah melihat ke arahnya, namun Arana pura-pura tidak melihatnya, justru ia

malah membalas semua perlakuan lembut Steven kepadanya.

Bukan ingin membuat Aditya cemburu. Namun ingin

memperlihatkan jika hidupnya dengan Steven sangat bahagia, lebih bahagia

daripada yang di bayangkannya, mengingat perpisahannya dengan Aditya begitu sangat

menyakitkan untuknya.

“Iya, sayang, suamiku, cintaku, kesayanganku, emua.” Mengelus

lembut wajah Steven yang kini tengah tersenyum manis melihat ke arahnya.

Dan itu membuat Steven merasa sangat bahagia melihat Arana

memanggilnya sayang, bahkan Arana sampai mengelus lembut wajahnya karna itu

yang Steven harapkan setelah mengetahui kalau Arana adalah gadis itu, gadis

yang selama beberapa bulan ini di carinya.

Sementara Aditya yang melihat itu terlihat sangat

kesal,karna merasa sangat kesal Aditya tidak menyadari kalau gelas minum yang

ada di tangannya pecah karna terlalu mengengamnya dengan sangat erat. Tangan Aditya

terluka dan berdarah karna terkena pecahan kaca.

“Aoo.”

 Aditya membungkus

tangannya dengan sapu tanganya yang mengeluarkan banyak darah, dan rasa sakit

di luka di tangannya jauh lebih sakit dengan rasa sakit yang ada di dalam

hatinya.

Namun untuk membuktikan semua yang ada di dalam pikirannya,

Aditya berjalan ke arah meja yang di tempati Steven dan Arana duduk.

“Boleh aku duduk?” tersenyum melihat ke arah Steven dan

Arana.

“Tentu saja.” Steven membalas senyuman Aditya.

Sementara Arana yang melihat Aditya duduk di depannya dengan

segera menyambar tangan Steven dan memegannya dengan sangat erat dan itu adalah

hal yang paling konyol yang Arana lakukan menurutnya.

Dan itu membuat Steven tersenyum melihatnya, namun di hati

Steven mengatatakan.

“Apa Aranaku masih mencintai mantannya? Kenapa ia bersikap

seperti ini di hadapan Aditya.” Guman Steven dalam hati.

Aditya yang melihat senyum bahagia yang terpancar di wajah

keduanya berkata.

“Oya, Stev. Apa kamu sudah pernah mengajak Arana keluar

negri untuk berbulan madu?” pertanyaan sekaligus sindiran untuk Arana mengingat

keluarganya dan juga dirinya hanya dari kalangan kelas menengah.

Namun tidak dengan Steven, Steven menanggapi ucapan Aditya

adalah sebua rencana untuk pergi berbulan madu dengan Arana.

“Aku belum pernah mengajak Arana untuk pergi berbulan madu,

karna banyak pekerjaan yang masih terbengkalai di kantor, mengingat perusahaan

yang baru di resmikan beberapa bulan ini di tambah aku harus mengurus nama

kepemilikan perusahaan baruku itu. Namun bulan madu selalu kami lakukan di

rumah saja.” Tersenyum hangat melihat ke arah Arana yang kini tengah tersenyum masam

karna merasa sedikit tersinggun.

Aditya yang merasa sedikit bingun dengan ucapan Steven yang

mengatakan mengurus nama kepemilikan perusahaannya bingun, karna setaunya

Steven adalah pewaris tunggal dari keluarga Abrahan Carlos.

“Mengurus nama kepemilikan? Maksud kamu pemilik yang

sebenarnya dari perusahaan barumu itu?”

“Iyap, tepat sekali yang anda katakan. Karna pemilik yang

sebenarnya dari perusahaanku itu adalah istriku Nyonya Steven Abrahan Carlos.” Dengan

bangganya Steven mengatakan itu sambil melihat ke arah Arana yang kini tengah

terkejut mendengar ucapan yang baru saja keluar dari dalammulutnya.

Aditya begitu sangat terkejut mendengar ucapan Steven yang

mengatakan kalau Arana adalah pemilik dari perusahaaan baru yang kini tengah ia

kelolah. Perusahaan yang sangat besar lebih besar dari perusahaan yang tengah

Aditya kelolah.

Arana yang mendengar itu ingin beraksi, namun di saat Steven

mengengam erat tangannya ia mengerti, di tambah Steven berbalik tersenyum

melihat ke arahnya.

Aditya kembali berkata. “Oya Stev, bagaimana kalau kita

mengajak istri kita pergi bulan madu, Double date maksudku.” Tersenyum melihat

ke arah Arana dan steven.

Aditya sengaja mengatakan itu, karna ia ingin tau sedekat

apa hubungan Steven dan Arana, karna masih belum yakin dengan apa yang di

lihatnya saat ini.

“Wao, ide yang sangat bagus. Aku sangat setuju.” Melihat ke

arah Arana yang kini tengah melotot melihat ke arahnya “Iya kan sayang.” Menegcup

lembut wajah Arana “Dari dulu kita selalu merencanakan ingin pergi bulan madu.”

Arana yang tadinya melotot melihat ke arah wajah Steven

ketika menyetujui ajakan Aditya, kini berubah, wajahnya tiba-tiba memerah karna

merasa malu di saat Steven menciun wajahnya di tengah para tamu dan lebih utama

di depan Aditya.

“Btw, rencana kamu ingin pergi bulan madu kemana?” tanya

Steven kepada Aditya.

“Kalau mau biar Arana yang menentukan tempat yang akan kita

tempati untuk bulan madu.”

Steven dan Aditya melihat ke arah Arana yang kini masih

bingun mendengar rencana keduanya dan kembali menambah kebingungannya di saat

mereka berdua menginginkan Arana yang menentukan tempat yang akan mereka

kujungi untuk berbulan madu.

“Kita ke Maldives saja.” Ucap spontang Arana.

Dan itu membuat kedua pemuda yang ada di hadapannya kembali

melihat ke arahnya.

“Kenapa?” bingun “Apa kalian tidak suka dengan tempat itu? Kalau

kalian tidak menyukainya ya aku bisa menyebut nama lain selain ke Maldives.”

“Wao, Ara, kamu tau saja tempat yang paling romantis selain

Paris, karna awalnya aku berencana ingin mengajakmu ke Paris. Tapi sekarang

kamu menentukan kalau besok lusa kita akan berangkat ke Maldives untuk

melakukan bulan madu Romantis kita, setelah dari sana kita akan ke Paris

bagaimana Aditya? Apa kamu setuju dengan usulku.”

“Tentu saja. Kita akan ke sana.”

“Bagiamana mungkin kamu bisa ke sana? Apa kamu tidak melihat

keadaan Michel yang saat ini tengah hamil.” Menyadarkan Aditya agar tidak

mengikuti ide konyol Steven menurutnya.

“Aku tidak ada masalah dengan kehamilanku.” Ucap Michel tiba-tiba

datang menghampiri mereka bertika “Benarkan sayang.” Dengan manja Michel

mengatakan itu sambil melingkarkan tangannya di leher Aditya suaminya.

“Tapi Michel, perjalanan itu pasti akan sangat melelahkan

untukmu dan itu tidak baik bagi kehamilanmu.” Arana masih mencoba memperingati.

“Ah, tidak masalah. Kandunganku pasti baik-baik saja. Iya kan

sayang?” kembali melihat ke arah Aditya yang kini melihat ke arah Arana saja.

Arana yang mendengar ucapan Michel yang tetap bersi kekeh

ingin ikut bulan madu ke Paris, menarik napasnya lalu membuangnya secara

perlahan.

“Baiklah kalau itu keputusan kalian berdua, seperti yang di

katakan suamiku, besok lusa kita akan berangkat ke Maldives dan menginap di

sana selama beberapa hari, setelah itu kita akan melanjutkan perjalanan kita ke

Paris.”

Seperti yang telah mereka berempat rencanakan, siang ini

mereka akan melakukan perjalanan Romantis menurut Steven ke Maldives. Karna meman

dari awal Steven ingin melakukan itu.

Bahkan Steven sudah memboking hotel yng bernama Constance

Moofushi, karna tempat itu menyediakan program resort day trip, karna

menurutnya akan sangat indah jika ia dan Arana menikmati fasilitas resor

bintang Lima, fasilitas yang bis dinikmati antara lain, berasantai di Hammock

sambil memeluk tubuh kecil Arana dan menikmati Panorama laut hingga bersantap

di temani deburan ombak, itulah yang ada di dalam otak Steven saat ini.

Dan bahkan Steven mulai merencanakan piknik di Sand Bank, di

sana para pasanagn bulan madu bisa melakukan hal Romantis dengan pasangannya

karna di sana menyediakan pasir yang timbul di kelilingi oleh perairan di

tengah laut.

Ah, begitu banyak tempat Romantis yang ada di pikran Steven

saat ini bahkan ia mulai membingkai di atas kepalanya, kalau ia akan mengajak

Arana Dinner makan malam Romantis di pinggir pantai. Bahkan Steven mulai

membayangkan dirinya dan Arana duduk behadapan di sebuah pulau di sana hanya

ada dirinya dan juga Arana yang hanya di kelilingi oleh suara deburan ombak.

Arana mengenakan gaun yang sangat seksi yang berwarna putih

sementara dirinya mengenakan jas tuksedo yang berwarna hitam yang menambah

ketampannanya,dan juga sangat serasi ketika berdampingan dengan istrinya.

 Dan setelah melakukan

makan malam Romantis dengan Arana, Arana akan bersikap manja kepadanya dan

bahkan menyuruh Steven mengendongnya untuk kembali ke kamarnya. Dan tentu

dengan senang hati Steven akan melakukan apapun yang di inginkan istrinya dan

melakukan sesuatu yang ingin sekali ia lakukan setelah mengetahui yang

sebenarnya.

Seluruh hayalan Steven buyar ketika Arana menarik

telinganya, karna jam keberangkatannya telah tiba. Michel yang melihat tingkah

Arana tersenyum sinis, karna menurutnya Arana terlalu kasar pada suaminya.

“Sayang, heem. Sakit” berkata pelan dan manja kepada Arana

yang kini tengah menatapnya.

Arana yang melihat Steven bertingkah lucu seperti itu

tertawa melebar.

Hahaha.

“Makanya jangan kebanyakan melamun. Entar kerasukan baru tau

rasa. Ayo kita masuk uda waktunya pesawat yang akan kita tumpangi sebentar lagi

akan terban.”

Setelah selesai mengatakan itu Arana berjalan duluan, Steven

yang melihat istrinya berjalan mendahuluinya berlari mengejarnya sambil menarik

koper pakaian mereka berdua.

Arana dan Steven hanya membawa beberapa pakaina saja, karna Steven

mengatakan di sana Arana bebas ingin membali apapun yang di inginkannya,

termasuk membeli pakaian yang Arana sukai.

Steven berlari, dan setelah sampai di sampin Arana Steven

lansung melingkarkan tangannya di leher Arana. Arana yang melihat perlakuan Steven

merasa biasa-biasa saja, karna Steven selalu melakukan hal itu, meskipun suda

di larang.

Namun tidak dengan Aditya, Aditya yang melihat itu merasa

sangat kesal, namun semua rasa kesalnya terlampiaskan kepada Michel dengan cara

mencium bibir Michel dengan kasar dan apalah yang jelasnya Aditya melampiaskan

semua kemarahannya dengan cara membuat Michel merasa senang dan bahagia dan

bahkan mengira kalau Aditya sangat mencintainya.

Seperti di dalam pesawat mata Aditya tidak pernah berhenti

melihat ke arah Arana dan Steven yang selalu suka bercanda ria dan bahkan

membuat Arana tertawa cekikikan karna mengelitik perutnya. Dan itu membuatnya

kembali membuatnya merasa sangat kesal hingga melampiaskan rasa kesalnya dengan

cara mengecup kasar bibir Michel meskipun berada di dalam kamar.

Arana yang tiba-tiba berbalik melihat ke arah Aditya yang

kini tengah mengecup bibir istrinya tersenyum. Dan kembali melihat ke arah

depan, sementara Steven yang ikut melihat Aditya dengan Michel tengah

berciuman. Melihat ke arah Arana, Steven berpikir kalau Arana pasti sedih

ketika melihat mantan pacarnya tengah berciuman dengan istrinya, hingga

akhirnya ia ikut menciun lembut bibir Arana, namun beruntung di saat kali ini

Ciuman Steven terbalas lembut oleh Arana.

Cukup lama mereka berdua berciuman, hingga keduanya di

sadarkan oleh Pramugari yang membawakan mereka makanan dan juga minuman.

Arana terlihat malu-malu, ia merasa seperti tengah

tertangkap basah ketika di sadarkan oleh peramugari tersebut, dengan salah tingkah

Arana memperbaiki rambutnya lalu melihat ke arah keluar jendela pesawat karna

merasa sangat malu melihat ke arah Pramugari yang kini tengah tersenyum melihat

ke arahnya.

“Pengantin baru ya. Tuan?” tanya pramugari itu dengan

senyuman lembut di bibirnya.

“Ko, tau.” Membalas senyuman Pramugari yang ada di

hadapannya.

“Tau donk, karna aku juga pernah menikah dan bahkan aku dan

suamiku jauh lebih parah dari apa yang kalian berdua lakukan, berhubung suamiku

adalah seorang pailot di pesawat ini.”

“Wao, kalian berdua pasti eun, eun, eun di pesawat ini kalau

sama-sama mau.”

“Tentu saja, bahkan kami pernah melakukaknya di dalam kamar

mandi pesawat ini.” Ucap pramugari itu jujur dan itu membuat Arana tersedat

karna di saat Steven dan pramugari itu membahas soal begituan Arana tengan

meminum jus yang telah di sediakan.

1
Iqbal Ika
bgus
Yesi Yupita
refleks nyanyi apa salah ibuku dirundung pilu
Winsulistyowati
Kasihan Thor...Moga Dia Tanggjwb Yo Thor Pd Arana..
🌻Ruby Kejora
di sini rupanya rame sekali Kak Salam kenal dan salam sukses buat kakak💐😄
bundan@ furqan
ika widya
udh lma bgt g up thor kn pnasaran dgn klnjutn crtany thor
Queenamila
tanpa thor bukan tampa
👸🏻🌹🎆Nana ConLey💫
akibat Michel jg yg terlalu ambisi merebut pcr org
alhasil skrg menderita hati dah 🤪🤪
Anita Rahayu
jgn lma2 upnya dah 1thun thor
Yanthi Chahya Yustikarini
seruuu
Ms Dahlia
alo.. aq mampir..
aq dah baca sinopsis, MW mau ralat dikit ya Thor🤭

usia kuliah S1 itu kalo dari tamat SMA itu rata2 18-22 tahun. kl udah 23 berarti mahasiswa abadi 😂
Cristin Tasinem
ayo lanjut Thor jangan kelamaan jeda nya
Liany Sayda
lanjut
Betty Yunita Yunita
Kira2 up ny masih lama ya thor....
Rommy Wasini Khumaidi
kenapa gk jujur aja sama steven,kalao ara diperkosa
Itoy Bintanx
kalo di pikir2 ini byk terkejut ny
Betty Yunita Yunita
Thor betapa ny jangan lama2 dong
Siti Sadiyah
lanjut
Siti Sadiyah
#####################
Eti Guslidar
aditya. hhhhhh
Eti Guslidar
suami yg penyayang.. mauuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!