NovelToon NovelToon
Aku Bukan Dokter

Aku Bukan Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / CEO / Barat / Dokter
Popularitas:53.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kang Haji RIS'

Dia di juluki profesor muda di jaman nya, membuat eksperimen eksperimen yang mengguncang dunia dengan kemampuan nya itu. Ketika dia sedang membuat formula untuk memperpanjang umur manusia. Tetapi tujuan nya belum tercapai karna di bunuh oleh sahabat nya dengan di ledakan kan nya gedung laboratorium itu bersama dirinya.

Rupanya Sang Dewa belum memutuskan kejeniusan nya itu hilang, sehingga arwahnya kin terpental ke seratus tahun yang lalu dan masuk ke seorang pria yang sangat lemah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang Haji RIS', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DASAR MESUM

Kesepakatan sudah terjalin antara Rizki dan Xian yang berprofesi sebagai polisi wanita itu, dengan Rizki memeriksa penyakit Ibu nya dan berusaha untuk mempertahankan kematian akibat penyakit yang sudah membatu di dalam tubuh Ibu kandung polisi wanita itu.

Sepuluh menit berlalu, Rizki kini sudah masuk kembali di ruangan pasien bersama Xian. Pemuda yang di juluki oleh warga Desa nelayan itu langsung memeriksa Ibu polisi itu.

"Tumor hati stadium menengah. Limpa nya sangat lemah di tambah diabetes di sertai diare, sehingga ginjalnya sangat lemah sekali, dan tubuhnya seringkali menggigil kedinginan.." Rizki berkata seraya menuliskan semua gejala yang ada di dalam tubuh pasien tersebut.

"Belum lagi wajahnya tampak terlihat pucat, sering merasa kelelahan, makanan sulit untuk di cerna serta sering berkeringat dan yang paling penting yang terakhir adalah denyut nadi nya sangat lemah sekali.." Rizki dengan begitu serius menulis semua gejala di atas selembar kertas.

Wanita yang duduk di atas ranjang pasien itu sungguh terkejut di buat nya, hal serupa tampak terlihat wajah penuh kekagetan yang di alami oleh polisi wanita itu setelah mendengar penuturan dari Rizki Nasir.

"Orang ini hanya dengan memeriksa denyut nadi dan melihat keseluruhan tubuh ibu ku, dia bisa mengetahui dan menyebut semua gejalanya dengan benar." Ucap hati Xian.

"Kalau sudah tahap ini, aku sebaiknya menghentikan diarea nya, untuk yang lain nya di kesampingkan dulu.." Kata Rizki langsung menulis resep obat untuk mengobati nya.

"Radix Paeoniae Alba 20g . Angelica Sinensis 20g. Rimpang Bighead Atractylodes 10g. kulit Myrobalan peel 5g."

"Penyakit ini memang sangat sulit untuk di sembuhkan, sekali pun di dunia ku. Saat ini aku hanya bisa memperpanjang usia nya sampai dua tahun ke belakang.." Ucap hati Rizki sambil menulis resep obat lalu di berikan kertas tulisan obat itu kepada Xian.

"Opsir wanita, dengarkan baik baik, semua resep yang saya tulis ini masukan semua ini kedalam kuali tanah liat selama sepuluh jam, lalu setelah itu masukan air 500 ml air dan langsung rebus sampai air nya menjadi 300 ml! Konsumsi obat ini sekali minum pagi dan malam selama tujuh hari.." Terang Rizki.

"Selama aku bisa memperpanjang usia nya sampai dua tahun ke depan, aku sangat yakin bisa mengembangkan tehnik pengobatan ku. Kemudian aku pasti bisa menyembuhkan nya.." Ucap hati Riski penuh keyakinan.

Karna rasa penasaran wanita tua yang menjadi Ibu tunggal dari seorang opsir wanita itu terhadap pemuda yang memperkenalkan dirinya Rizki Nasir hingga Ia pun langsung bertanya.

"Anak Muda Ki. Apakah kau seorang Dokter?"

"AKU BUKAN DOKTER. Tapi percaya lah pada ku! Demi bisa menari dengan seseorang. Aku akan berjuang dengan sekuat tenaga hahahahaha.." Kata Rizki sesaat menoleh kearah wanita tua dan langsung tertawa lepas dengan pandangan mata yang begitu mesum di tunjukkan kearah opsir wanita itu. Hal itu membuat Xian membatin dalam hati dan mengumpat dalam dalam terhadap Rizki Nasir.

"DASAR MESUM.." Ucap hati Xian kesal.

Setelah rasa cukup memberikan resep obat dan penjelasan tentang dirinya yang bisa menetralisir kan penyakit Ibu nya Xian, Rizki pun langsung keluar dari ruangan itu dan menunggu opsir wanita di luar.

"Bu Wina, aku pamit, semoga cepat sembuh, nanti setelah seminggu saya akan memeriksa kembali penyakit mu.." Ucap Rizki membungkuk hormat lalu melangkah pergi menuju pintu keluar.

"Rizki, kau tunggu lah di luar pintu masuk rumah sakit ini, nanti aku menyusul setelah memberikan resep obat ini kepada suster.." Kata Xian melihat pemuda mesum itu akan pergi keluar dari ruangan ini.

"Ok."

Rizki Nasir mengangkat tangan kanan nya, seraya melingkarkan jari telunjuk pada jempolnya itu, tanda apa yang di ucapkan oleh opsir wanita itu menyetujui nya.

Singkat cerita Rizki Nasir pun sudah berada tepat di area halaman rumah sakit terbesar di kota Guangxi, dengan gaya dan ciri khasnya, Xian sang polisi wanita itu pun langsung berkata setelah hampir dekat di hadapan Rizki.

"Dari mana kau mempelajari ketrampilan medis itu? Aku pernah membaca datamu, kau adalah anak orang kaya yang hanya tahu bersenang-senang, lalu dari mana kau mempelajari semua ini."

Rizki pun langsung menoleh kearah suara itu dan langsung berkata dengan santai.." Lagi dan lagi pertanyaan yang sama, kalian para wanita kenapa selalu penasaran seperti ini, SIH."

"Siapa yang penasaran hah.." Bentak Xian lalu melanjutkan lagi ucap nya.

"Aku hanya khawatir kau akan mencelakai Ibu ku! Dan lagi kau juga boleh bertanya sesuatu padaku. Bukan aku saja yang boleh bertanya padaku.." Alasan Xian untuk mengalihkan pertanyaan yang sebelumnya pada Rizki.."

"Hehehehe. Baiklah, kalau begitu aku ingin bertanya, kenapa payu*dara mu bisa sebesar ini.?" Menurut dugaan ku sepuluh tahun yang lalu, payu*dara mu masih kecil dan tidak sebesar ini, jadi kenapa bisa tiba tiba menjadi sebesar ini.." Tunjuk Rizki pada dua Gunung kembar yang membuat nya menelan ludah.

"DASAR MESUM."

"KURANG AJAR."

"PRIA CABUL."

"BRENGSEK KAU."

Umpatan kasar yang di lontarkan oleh Xian pada Rizki Nasir tak membuatnya marah atau pun benci, justru dengan acuh nya Rizki Nasir menatap takjub pada payudara milik opsir wanita, hingga tatapan nya terganggu karna seorang lelaki berusia 28 tahun menegurnya.

"Wah... Wah... Wah.... Bukan kah ini Tabib Dewa Ki? Kebetulan sekali kita bertemu lagi.." Lelaki itu turun dari mobil dan langsung menghampiri Rizki Nasir.

"Bukan kah kau tadi menghindari ku. Kenapa kau sekarang tiba tiba menjadi sok akrab hei Patrick..?" Tanya Rizki tampak menunjukkan ketidaksukaan nya pada lelaki yang baru turun dari mobil itu.

"Astaga, aku tadi memang bener bener sibuk, dan ada urusan lain. Tabib Dewa Ki mengenai penyakit ku bagaimana....?

"Kali ini bagaimana pun juga aku harus berhasil merayu Tabib Dewa di hadapan ku ini. Karna bagiku ***** ku lebih penting dari gengsi ku.." Seringai licik di hati Patrik.

Rizki pun langsung membalikkan badannya dan pergi dari hadapan Patrick seraya berkata dengan jari tangan nya di kibaskan kepada nya.

"Sudah ku bilang aku ini bukan dokter, jadi aku tidak peduli tentang penyakit mu! Pergi sana jangan mengikuti ku."

Namun apa yang terjadi, membuat Opsir wanita itu terkejut dan semakin percaya pada Rizki Nasir bahwa dia bisa mengobati penyakit Ibu nya.

"Kumohon Tabib Dewa Ki.. Kumohon tolong lah aku. Tabib Dewa Ki, kau juga tahu kalau penyakit ku ini sangat berpengaruh pada masa depan ku.." Patrick terus merengek dan menahan laju langkah kaki Rizki seraya memohon mohon.

"Bersambung.

1
Krisnanto putra aditia
oyyy lanjut
Yono Hariyono
ini sudah tamat apa gimana ya
Ka Gura
penulis pling gk niat ya vuman ini, 1 kli sbulan blom tentu update 😪
Dadang Sumbada
awal yg baik lanjut, maaf sebagai masukan sebaiknya dalm satu momen jangan terlalu lama jadi indahnya cerita berkurang...
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ...........
anugrah
ups
anugrah
uhk sadis ey
anugrah
lanjut
anugrah
Wkwkwkwkwk.baru tahu rasa ya bahwa MC punya kekuatan
anugrah
Mampus gadis sombong itu
anugrah
ya aku gila wkwkwwkwkwk
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ...........
Hiu Kali
dari cuman kata " apa kau membenciku" bisa jadi dua bab.. kereen bener ini othor.. kalah daah chatGPT...
Author_Ay: Permisi kak

Yuk baca juga dan masukkan ke dalam rak karya aku kak di jamin seru

NONA GALAK & TUAN POSESIF 😁😁

BERIKAN LIKE, VOTE DAN KOMEN
total 1 replies
Muhammad aka
hajar lah bos
Muhammad aka
puas kau sebel lihat si tangyi
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor
Muhammad aka
belum ups lagi
Muhammad aka
hahahaha Rizki rizki
Muhammad aka
jangan kasih kendor
Muhammad aka
lanjutkan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!