NovelToon NovelToon
Suami Ku Adalah Dokter

Suami Ku Adalah Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dewi rani

Alana seorang gadis cantik penderita Tryphanophobia atau takut akan jarum suntik.

Menikah dikarenakan perjodohan

Dengan dokter muda yang bernama Dava Agatha mahesa
Dava tidak mungkin menolak keinginan ibu tersayang nya sehingga dia menerima perjodohan ini

Dia si gadis polos pecinta coklat dan warna pink.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

Setelah Alana pergi dengan cepat Dava mengganti pakaiannya dengan setelan baju putih polos dan dibalut jaket biru dongker. 

Tok tok tok.

Pintu kamar Dava diketuk oleh seseorang dan membukanya.

"Ini mas pesanannya."

Dava sengaja memesan sebuah buket bunga mawar merah sebagai tanda cintanya kepada Alana. Dava mengambilnya dan membawanya. Sedangkan disisi lain Alana tengah bingung menatap restoran yang gelap dan sepi. Alana mulai ketakutan nafasnya sesak. Alana sangat takut gelap. 

"Halo nyonya Mahesa."

Yah, orang itu adalah Dava. Dava tersenyum menatap Alana lalu mengedipkan matanya. Dua orang pelayan mengajaknya untuk berdiri, dan menyaksikan hal selanjutnya.

"Lagu ini khusus untuk perempuan yang sangat berarti dalam hidup saya." ucap Dava membuat pipi Alana mermerah.

Pengunjung sudah mulai ramai, jantung Alana sudah tak membentuk irama konstan matanya terpana melihat Dava yang sangat boyfriend material banget. 

Dava mulai memetik gitarnya dan menatap Alana. Ini adalah hal baru yang Alana dapatkan tentang Dava, Alana baru tahu bahwa Dava memiliki bakat bermain gitar. 

I like your eyes, you look away when you pretend no to care. 

I like the dimples on the corners of the smile that you wear. 

I like you more, the world may know but don't be scared. 

Coz i"m falling deeper, baby be preparea. 

I like you shirt, i like you finger, love the way that you smell. 

To be your favoriet jacket, just so i could always be near. 

I love you for so long, sometimes it's hard tobear. 

But after all this time, I hope you wait and see. 

Alana takjub dengan suara Dava, mengapa ia baru sadar bahwa Dava memiliki bakat bernyangi mengapa Dava tidak mengikuti lomba LIDA(liga Dangdut Indonesia) pasti menang. 

Love you every minute, every second. 

Love you everywhere and any moment. 

Coz baby you're the one, i don't know how. 

Setelah menyanyikan lirik tersebut Dava turun menghampiri Alana dengan membawa sebuah buket bunga yang dipesannya tadi. 

"Alana maafin mas ya." ucap Dava membuat Alana menangis.

Semua pengunjung menatap Alana dan Dava baper. Ada yang mangap, ada yang ikut nangis, ada yang ikut tersenyum menatap mereka berdua. Apalagi kaum jomblo cuma gigit jari sambil bikin instastory.

Alana mengambil sebuah buket dan memeluk Dava erat, menangis dipelukan Dava. Riuh tepuk tangan mereka dapatkan. 

"njirr gue baper."

"Cowoknya ganteng, ceweknya imut."

"Enak sih kalo yang udah halal, bapernya ngalahin yang pacaran."

"Ya Allah sisain satu kayak dia."

Begitulah bisikan yang dapat Alana dan Dava dengar, senyuman Alana tak pudar. Alana masih terus menatap Dava dengan haru, air matanya tak berhenti mengalir.

Baru saja 2 hari di lombok susah banyak kebahagian dan kejutan yang Alana dapatkan dari Dava. 

Setelah memesan makanan Dava masih setia menggenggam tangan Alana dan tersenyum ke arahnya. 

"Makasih mas, Alana seneng banget. Gak nyangka kamu bisa seromantis ini." ucap Alana tak sedikitpun melepaskan tatapannya.

Aku masih punya satu hadiah lagi buat kamu." ucao Dava membuat Alana melotot tak percaya.

"Apa lagi?" tanya Alana.

"Supries." Dava membuka kotak berwarna merah.

Mata Alana membulatkan saat melihat sebuah kalung yang sangat indah. Dengan bentuk yang simpel tapi soal harga jangan ditanya lagi.

Alana tersenyum dan meraih kotak itu,  niatnya untuk marah kepada Dava ia urungkan begitu saja. Bagaimana Alana marah kepada Dava yang notabennya sudah menjadi bucinnya Alana. 

Alana tersenyum dan meraih kotak itu,  niatnya untuk marah kepada Dava ia urungkan begitu saja. Bagaimana Alana marah kepada Dava yang notabennya sudah menjadi bucinnya Alana. 

"mas ini bagus banget. Kapan kamu belinya?" Tanya Alana matanya masih menatap kalung itu.

"Rahasia." Jawab Dava dengan wajah yang menjengkelkan.

"pasangin dong." Ucap Alana manja.

Tak ingin membuat wanitanya cemberut dengan segera Dava memakaikan kalung itu di leher jenjang dan putih Alana.

"Cantik." Puji Dava.

"Makasih." Jawab Alana.

"Kalungnya." Lanjut Dava membuat Alana berdecak sebal.

"ternyata kamu itu annoying boy." Ucap Alana sambil meminum Apple juice nya.

Dava tersenyum dan mereka melanjutkan makannya, sungguh Alana merasa bahagia dan merasa sangat istimewah. 

"Senyum sendiri aja. Gak mau ngajak?" Tanya Dava membuat Alana tertawa.

"kok malah ketawa?" Tanya Dava heran.

"Gapapa, cuma tiba-tiba pengen ketawa aja." Balas Alana

Setelah selesai makan, Dava tak lupa membayar makanannya lalu menggandeng tangan Alana menuju kamar hotelnya.

"Maksih ya mas udah bikin aku seneng, Aku gak nyangka kamu bisa seromantis ini. Aku ngerasa sangat istimewah." ucap Alana membuat Dava mengusap rambutnya.

"Makasih doang?" tanya Dava.

"Iya, emang apa lagi?"

"Kamu ngga mau kasih hadiah aku gitu?" tanya Dava.

Alana menggeleng membuat Dava cemberut dan masuk ke kamar mendahului Alana yang tertawa atas sikap lucu suaminya.

Alana menghampiri Dava yang sedang sibuk dengan laptopnya mengabaikan Alana yang duduk disampingnnya. Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir Dava. 

"Mas." ucap Alana tapi Dava tetap diam.

Sedikit ide jahil terlintas di otaknya, dengan sengaja Alana mengangkat wajah Dava agar menatapnya, seketika Alana langsung ******* bibir Dava. Perlakuan Alana membuat Dava terkejut tapi Dava membalas ciumannya.

"Ayo kita buat baby malam ini sebagai hadiah dan ucapan terima kasihku." ucap Alana membuat Dava tersenyum dan segera menutup laptopnya.

"Ini yang mas tunggu."

®®®®

Alana sedang santai di teras rumah, Alana sudah pulang ke Bandung dua hari yang lalu. Baru saja dua hari pulang Dava sudah kembali bekerja. 

Alana memiliki niat untuk datang ke kantor Dava dan membawakan makanan untuknya. Jam masih pukul 11 itu berarti sejam lagi Dava istirahat makan siang. 

Alana meletakkan majalahnya di meja dan berjalan menuju meja makan untuk mengambil rantang makanan. 

"Dari pada bete mendingan aku berangkay sekarang aja, nanti keburu mas Dava makan duluan." ucap Alana sambil mengunci pintu dan berjalan keluar gerbang.

Sebenarnya Alana memilik sepeda motor tapi, Alana tak bisa menaikinya. Jangankan naik motor, dulu pernah Alana coba baik sepeda diajarin Malvin dan berakhir Alana yang kotor dan sepedanya akibat jatuh ke got depan masjid kompleknya. 

Alana melambaikan tangan kepada taksi yang lewat di depannya, dengan segera Alana naik. 

Padahal baru beberapa jam saja Alana sudah rindu dengan Dava. Alana turun dan membayar taksi. 

Alana berjalan menuju administrasi untuk menanyakan keberadaan Dava.

"Suster dokter Dava ada?" tanya Alana membuat suster itu gagap.

"Ada, tapi ia sedang sibuk." jawab suster membuat Alana tak yakin.

Bukan Alana namanya jika tak nekat, dengan cepat Alana membuka pintu Dava pelan dan mengintipnya.

Sakit itu yang Alana rasakan saat melihat dua orang yang disana tengah asik menyuapi satu sama lain.

Prang

1
Manga2dew
nyimakkk....
yingbidew
BAGUS
yingbidew
good
yingbidew
bagus
rill store
KEREN BANGET
rill store
keren banget
Manga1
seru
Manga1
waw
Manga1
seru
Manga1
bagus
Manga1
keren
romi franisko
bagus sekali
Dewi Maharani
penuh dengan romansa dan pengetahuan
Dewi Maharani
alana trlalu polos
Lia Shechibie'slove
yaAllah enak banget punya rumah sakit sendiri
Lia Shechibie'slove
dokter kerokan jugak ya😂😂😂
Lia Shechibie'slove
hehehe pahlawan jemuran, tapi memang gitu Alana klw ninggalkn jemuran gitu jadi fikiran takut hujan, Mala nyucinya ngebrusss 😂😂😂😂
Lia Shechibie'slove
Rakha, Aldi,& Alvano, mereka cinta sama Alana tulussss,
Lia Shechibie'slove
bayangin z klw dokternya bengkak gtu, org masuk rumah sakit betah kaleeeee,,,,,
Lia Shechibie'slove
tak elahhhh polosnya kebangetan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!