NovelToon NovelToon
Mantan Suami

Mantan Suami

Status: tamat
Genre:Berbaikan / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:646.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: momy siu

Empat tahun telah berlalu, Yollanda Amber dengan Arkana Charles resmi bercerai. Dari pernikahan hasil perjodohan yang masih di bangku SMA kelas tiga untuk Yollanda.

Seusai bercerai mereka berdua sibuk dengan cita-cita nya sendiri, dengan melanjutkan kuliah nya di luar negeri.

Selama satu tahun bersama, belum ada tanda-tanda benih cinta bertumbuh dan berakhir perceraian.

Bagaimana selanjutnya nya ketika mereka berdua bertemu kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momy siu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#4

Sekitar dua puluh menit perjalanan, Yollanda sudah tiba di rumah besar nan megah dengan pagar yang menjulang tinggi di sekeliling nya.

Sesekali Yollanda berpikir, kira-kira rumah ini bisa menampung berapa banyak orang, ya. ?

Berjalan dari pintu utama ke ruang tengah saja kaki ku sudah terasa pegal dan juga kram.

Yollanda tidak pernah merindukan kemewahan di rumah ini, tidak juga orang-orang di dalam nya. Saat berjalan di rumah itu perasaan Yollanda berubah menjadi dingin. Setiap sudut rumah itu tidak memberi sedikit pun ke hangatan bagi nya.

Di ruang tengah ada meja makan bundar dengan sepuluh kursi di sekeliling nya. Di atas meja sudah tersaji hidangan lengkap, tetapi bukan itu yang menjadi perhatian Yollanda. Orang yang sedang menata meja itu lah yang di pandang Yollanda, seorang wanita paru baya yang memanggil nya untuk datang.

''Selamat malam Nyonya besar, saya datang untuk memenuhi undangan dari Nyonya. '' Sapa Yolla menunduk memberi hormat kepada wanita paru baya itu.

''Tinggal di luaran sana selama empat tahun membuat kamu berubah. Kamu jarang sekali datang ke sini, apa kamu sudah lupa dengan keluarga ini. ?'' Ucap wanita paru baya itu menohok Yollanda.

''Apa hubungan nya sama aku,? Yang harus selalu datang kesini. Toh aku ini bukan lagi menjadi menantu keluarga ini. '' Ucap Yolla di dalam hati, tidak mungkin kan dia ngomong langsung di depan wanita paru baya ini. Bisa-bisa nya, uang tunjangan aku di tarik, yang berlalu aku tidak bisa melanjutkan kuliah aku yang sebentar lagi akan kelar. Dan untuk penghasilan sebagai modal, sudah terpakai di kehidupan nya sehari-hari bersama asisten nya Lula.''

''Maaf kan saya, lain kali aku akan lebih sering datang kemari mengunjungi Nyonya. ''

Wanita itu duduk tentang di salah satu meja makan, sambil memegang amplop yang berwarna coklat di tangan nya dan mengeluarkan isi amplop tersebut. ''Seperti nya kamu sudah mempunyai lelaki lain. '' Kata wanita paru baya itu seraya menunjukan foto Yollanda bersama lelaki lain begitu intim.

''Dia hanya sekedar teman kerja, '' Yolla menjelaskan dengan sikap tenang dan sopan sebisa mungkin.

''Baiklah , sesuai kontrak yang telah kamu tanda tangani. Jika kamu memiliki pacar atau menikah lagi maka tunjangan mu dari keluarga ini kami cabut.'' Ucap wanita paru baya itu dengan tegas beribawa.

Ini tidak boleh terjadi, dia masih membutuhkan tunjangan itu untuk kuliah nya belum kelar. Lagian aset keluarga Yollanda sudah dia ambil dan juga perusahaan yang di akusisi keluarga ini.

Sebagai ganti nya, dia mendapatkan uang tunjangan perceraian untuk biaya di kuliah nya dan juga kebutuhan hidup nya.

Yollanda bahkan rela hidup sederhana dan menghandalkan uang gaji sebagai model untuk memenuhi kebutuhan nya dan juga dia tabung untuk masa depan nanti nya.

''Tetapi Nyonya, dia benar-benar bukan pacar saya, atau calon suami saya. Saya ini seorang model yang sering kali di gosip kan dengan lawan main kita.'' Yollanda mencoba menjelaskan dan juga membela diri nya. Dia tidak mau di tuduh yang enggak-enggak di keluarga ini, yang berakibat dia kehilangan uang tunjangan nya untuk membayar kuliah Kedokteran yang masih banyak membutuhkan uang. Dan masih beberapa tahun lagi dia bisa menerima gelar Dokter Spesialis.

''Cukup Yollanda, !'' Suara sangat tegas dan menggema di tengah ruangan. ''Saya masih punya tawaran lain, jika kamu masih membutuhkan uang.'' Membuat Yolla mudah menebak nya, tawaran apa yang akan wanita ini tawarkan untuk nya. ? Apa lagi kalau bukan meminta maaf pada Arka dan kembali bersama dengan nya.?

''Kembali ke rumah ini, minta maaf lah pada Arka dengan hubungan kalian membaik lagi seperti sebelum nya. Dengan begitu kamu masih bisa membayar kuliah kamu.''

''Benar bukan, tebakan nya. Harus kembali lagi ke rumah ini yang sangat dia benci. Seperti burung di dalam sangkar yang tidak memiliki kebebasan seperti dia inginkan. '' Batin Aurel menjerit.

Meminta maaf, apa dia di sini yang salah, jelas tidak.

Apa hubungan nya bersama putra nya selalu baik-baik saja,? Jelas tidak pernah.

Lalu tawaran macam apa wanita ini tawarkan ke pada diri nya.?Sekitar dua puluh menit perjalanan, Yollanda sudah tiba di rumah besar nan megah dengan pagar yang menjulang tinggi di sekeliling nya.

Sesekali Yollanda berpikir, kira-kira rumah ini bisa menampung berapa banyak orang, ya. ?

Berjalan dari pintu utama ke ruang tengah saja kaki ku sudah terasa pegal dan juga kram.

Yollanda tidak pernah merindukan kemewahan di rumah ini, tidak juga orang-orang di dalam nya. Saat berjalan di rumah itu perasaan Yollanda berubah menjadi dingin. Setiap sudut rumah itu tidak memberi sedikit pun ke hangatan bagi nya.

Di ruang tengah ada meja makan bundar dengan sepuluh kursi di sekeliling nya. Di atas meja sudah tersaji hidangan lengkap, tetapi bukan itu yang menjadi perhatian Yollanda. Orang yang sedang menata meja itu lah yang di pandang Yollanda, seorang wanita paru baya yang memanggil nya untuk datang.

''Selamat malam Nyonya besar, saya datang untuk memenuhi undangan dari Nyonya. '' Sapa Yolla menunduk memberi hormat kepada wanita paru baya itu.

''Tinggal di luaran sana selama empat tahun membuat kamu berubah. Kamu jarang sekali datang ke sini, apa kamu sudah lupa dengan keluarga ini. ?'' Ucap wanita paru baya itu menohok Yollanda.

''Apa hubungan nya sama aku,? Yang harus selalu datang kesini. Toh aku ini bukan lagi menjadi menantu keluarga ini. '' Ucap Yolla di dalam hati, tidak mungkin kan dia ngomong langsung di depan wanita paru baya ini. Bisa-bisa nya, uang tunjangan aku di tarik, yang berlalu aku tidak bisa melanjutkan kuliah aku yang sebentar lagi akan kelar. Dan untuk penghasilan sebagai modal, sudah terpakai di kehidupan nya sehari-hari bersama asisten nya Lula.''

''Maaf kan saya, lain kali aku akan lebih sering datang kemari mengunjungi Nyonya. ''

Wanita itu duduk tentang di salah satu meja makan, sambil memegang amplop yang berwarna coklat di tangan nya dan mengeluarkan isi amplop tersebut. ''Seperti nya kamu sudah mempunyai lelaki lain. '' Kata wanita paru baya itu seraya menunjukan foto Yollanda bersama lelaki lain begitu intim.

''Dia hanya sekedar teman kerja, '' Yolla menjelaskan dengan sikap tenang dan sopan sebisa mungkin.

''Baiklah , sesuai kontrak yang telah kamu tanda tangani. Jika kamu memiliki pacar atau menikah lagi maka tunjangan mu dari keluarga ini kami cabut.'' Ucap wanita paru baya itu dengan tegas beribawa.

Ini tidak boleh terjadi, dia masih membutuhkan tunjangan itu untuk kuliah nya belum kelar. Lagian aset keluarga Yollanda sudah dia ambil dan juga perusahaan yang di akusisi keluarga ini.

Sebagai ganti nya, dia mendapatkan uang tunjangan perceraian untuk biaya di kuliah nya dan juga kebutuhan hidup nya.

Yollanda bahkan rela hidup sederhana dan menghandalkan uang gaji sebagai model untuk memenuhi kebutuhan nya dan juga dia tabung untuk masa depan nanti nya.

''Tetapi Nyonya, dia benar-benar bukan pacar saya, atau calon suami saya. Saya ini seorang model yang sering kali di gosip kan dengan lawan main kita.'' Yollanda mencoba menjelaskan dan juga membela diri nya. Dia tidak mau di tuduh yang enggak-enggak di keluarga ini, yang berakibat dia kehilangan uang tunjangan nya untuk membayar kuliah Kedokteran yang masih banyak membutuhkan uang. Dan masih beberapa tahun lagi dia bisa menerima gelar Dokter Spesialis.

''Cukup Yollanda, !'' Suara sangat tegas dan menggema di tengah ruangan. ''Saya masih punya tawaran lain, jika kamu masih membutuhkan uang.'' Membuat Yolla mudah menebak nya, tawaran apa yang akan wanita ini tawarkan untuk nya. ? Apa lagi kalau bukan meminta maaf pada Arka dan kembali bersama dengan nya.?

''Kembali ke rumah ini, minta maaf lah pada Arka dengan hubungan kalian membaik lagi seperti sebelum nya. Dengan begitu kamu masih bisa membayar kuliah kamu.''

''Benar bukan, tebakan nya. Harus kembali lagi ke rumah ini yang sangat dia benci. Seperti burung di dalam sangkar yang tidak memiliki kebebasan seperti dia inginkan. '' Batin Aurel menjerit.

Meminta maaf, apa dia di sini yang salah, jelas tidak.

Apa hubungan nya bersama putra nya selalu baik-baik saja,? Jelas tidak pernah.

Lalu tawaran macam apa wanita ini tawarkan ke pada diri nya.?Sekitar dua puluh menit perjalanan, Yollanda sudah tiba di rumah besar nan megah dengan pagar yang menjulang tinggi di sekeliling nya.

Sesekali Yollanda berpikir, kira-kira rumah ini bisa menampung berapa banyak orang, ya. ?

Berjalan dari pintu utama ke ruang tengah saja kaki ku sudah terasa pegal dan juga kram.

Yollanda tidak pernah merindukan kemewahan di rumah ini, tidak juga orang-orang di dalam nya. Saat berjalan di rumah itu perasaan Yollanda berubah menjadi dingin. Setiap sudut rumah itu tidak memberi sedikit pun ke hangatan bagi nya.

Di ruang tengah ada meja makan bundar dengan sepuluh kursi di sekeliling nya. Di atas meja sudah tersaji hidangan lengkap, tetapi bukan itu yang menjadi perhatian Yollanda. Orang yang sedang menata meja itu lah yang di pandang Yollanda, seorang wanita paru baya yang memanggil nya untuk datang.

''Selamat malam Nyonya besar, saya datang untuk memenuhi undangan dari Nyonya. '' Sapa Yolla menunduk memberi hormat kepada wanita paru baya itu.

''Tinggal di luaran sana selama empat tahun membuat kamu berubah. Kamu jarang sekali datang ke sini, apa kamu sudah lupa dengan keluarga ini. ?'' Ucap wanita paru baya itu menohok Yollanda.

''Apa hubungan nya sama aku,? Yang harus selalu datang kesini. Toh aku ini bukan lagi menjadi menantu keluarga ini. '' Ucap Yolla di dalam hati, tidak mungkin kan dia ngomong langsung di depan wanita paru baya ini. Bisa-bisa nya, uang tunjangan aku di tarik, yang berlalu aku tidak bisa melanjutkan kuliah aku yang sebentar lagi akan kelar. Dan untuk penghasilan sebagai modal, sudah terpakai di kehidupan nya sehari-hari bersama asisten nya Lula.''

''Maaf kan saya, lain kali aku akan lebih sering datang kemari mengunjungi Nyonya. ''

Wanita itu duduk tentang di salah satu meja makan, sambil memegang amplop yang berwarna coklat di tangan nya dan mengeluarkan isi amplop tersebut. ''Seperti nya kamu sudah mempunyai lelaki lain. '' Kata wanita paru baya itu seraya menunjukan foto Yollanda bersama lelaki lain begitu intim.

''Dia hanya sekedar teman kerja, '' Yolla menjelaskan dengan sikap tenang dan sopan sebisa mungkin.

''Baiklah , sesuai kontrak yang telah kamu tanda tangani. Jika kamu memiliki pacar atau menikah lagi maka tunjangan mu dari keluarga ini kami cabut.'' Ucap wanita paru baya itu dengan tegas beribawa.

Ini tidak boleh terjadi, dia masih membutuhkan tunjangan itu untuk kuliah nya belum kelar. Lagian aset keluarga Yollanda sudah dia ambil dan juga perusahaan yang di akusisi keluarga ini.

Sebagai ganti nya, dia mendapatkan uang tunjangan perceraian untuk biaya di kuliah nya dan juga kebutuhan hidup nya.

Yollanda bahkan rela hidup sederhana dan menghandalkan uang gaji sebagai model untuk memenuhi kebutuhan nya dan juga dia tabung untuk masa depan nanti nya.

''Tetapi Nyonya, dia benar-benar bukan pacar saya, atau calon suami saya. Saya ini seorang model yang sering kali di gosip kan dengan lawan main kita.'' Yollanda mencoba menjelaskan dan juga membela diri nya. Dia tidak mau di tuduh yang enggak-enggak di keluarga ini, yang berakibat dia kehilangan uang tunjangan nya untuk membayar kuliah Kedokteran yang masih banyak membutuhkan uang. Dan masih beberapa tahun lagi dia bisa menerima gelar Dokter Spesialis.

''Cukup Yollanda, !'' Suara sangat tegas dan menggema di tengah ruangan. ''Saya masih punya tawaran lain, jika kamu masih membutuhkan uang.'' Membuat Yolla mudah menebak nya, tawaran apa yang akan wanita ini tawarkan untuk nya. ? Apa lagi kalau bukan meminta maaf pada Arka dan kembali bersama dengan nya.?

''Kembali ke rumah ini, minta maaf lah pada Arka dengan hubungan kalian membaik lagi seperti sebelum nya. Dengan begitu kamu masih bisa membayar kuliah kamu.''

''Benar bukan, tebakan nya. Harus kembali lagi ke rumah ini yang sangat dia benci. Seperti burung di dalam sangkar yang tidak memiliki kebebasan seperti dia inginkan. '' Batin Aurel menjerit.

Meminta maaf, apa dia di sini yang salah, jelas tidak.

Apa hubungan nya bersama putra nya selalu baik-baik saja,? Jelas tidak pernah.

Lalu tawaran macam apa wanita ini tawarkan ke pada diri nya.?Sekitar dua puluh menit perjalanan, Yollanda sudah tiba di rumah besar nan megah dengan pagar yang menjulang tinggi di sekeliling nya.

Sesekali Yollanda berpikir, kira-kira rumah ini bisa menampung berapa banyak orang, ya. ?

Berjalan dari pintu utama ke ruang tengah saja kaki ku sudah terasa pegal dan juga kram.

Yollanda tidak pernah merindukan kemewahan di rumah ini, tidak juga orang-orang di dalam nya. Saat berjalan di rumah itu perasaan Yollanda berubah menjadi dingin. Setiap sudut rumah itu tidak memberi sedikit pun ke hangatan bagi nya.

Di ruang tengah ada meja makan bundar dengan sepuluh kursi di sekeliling nya. Di atas meja sudah tersaji hidangan lengkap, tetapi bukan itu yang menjadi perhatian Yollanda. Orang yang sedang menata meja itu lah yang di pandang Yollanda, seorang wanita paru baya yang memanggil nya untuk datang.

''Selamat malam Nyonya besar, saya datang untuk memenuhi undangan dari Nyonya. '' Sapa Yolla menunduk memberi hormat kepada wanita paru baya itu.

''Tinggal di luaran sana selama empat tahun membuat kamu berubah. Kamu jarang sekali datang ke sini, apa kamu sudah lupa dengan keluarga ini. ?'' Ucap wanita paru baya itu menohok Yollanda.

''Apa hubungan nya sama aku,? Yang harus selalu datang kesini. Toh aku ini bukan lagi menjadi menantu keluarga ini. '' Ucap Yolla di dalam hati, tidak mungkin kan dia ngomong langsung di depan wanita paru baya ini. Bisa-bisa nya, uang tunjangan aku di tarik, yang berlalu aku tidak bisa melanjutkan kuliah aku yang sebentar lagi akan kelar. Dan untuk penghasilan sebagai modal, sudah terpakai di kehidupan nya sehari-hari bersama asisten nya Lula.''

''Maaf kan saya, lain kali aku akan lebih sering datang kemari mengunjungi Nyonya. ''

Wanita itu duduk tentang di salah satu meja makan, sambil memegang amplop yang berwarna coklat di tangan nya dan mengeluarkan isi amplop tersebut. ''Seperti nya kamu sudah mempunyai lelaki lain. '' Kata wanita paru baya itu seraya menunjukan foto Yollanda bersama lelaki lain begitu intim.

''Dia hanya sekedar teman kerja, '' Yolla menjelaskan dengan sikap tenang dan sopan sebisa mungkin.

''Baiklah , sesuai kontrak yang telah kamu tanda tangani. Jika kamu memiliki pacar atau menikah lagi maka tunjangan mu dari keluarga ini kami cabut.'' Ucap wanita paru baya itu dengan tegas beribawa.

Ini tidak boleh terjadi, dia masih membutuhkan tunjangan itu untuk kuliah nya belum kelar. Lagian aset keluarga Yollanda sudah dia ambil dan juga perusahaan yang di akusisi keluarga ini.

Sebagai ganti nya, dia mendapatkan uang tunjangan perceraian untuk biaya di kuliah nya dan juga kebutuhan hidup nya.

Yollanda bahkan rela hidup sederhana dan menghandalkan uang gaji sebagai model untuk memenuhi kebutuhan nya dan juga dia tabung untuk masa depan nanti nya.

''Tetapi Nyonya, dia benar-benar bukan pacar saya, atau calon suami saya. Saya ini seorang model yang sering kali di gosip kan dengan lawan main kita.'' Yollanda mencoba menjelaskan dan juga membela diri nya. Dia tidak mau di tuduh yang enggak-enggak di keluarga ini, yang berakibat dia kehilangan uang tunjangan nya untuk membayar kuliah Kedokteran yang masih banyak membutuhkan uang. Dan masih beberapa tahun lagi dia bisa menerima gelar Dokter Spesialis.

''Cukup Yollanda, !'' Suara sangat tegas dan menggema di tengah ruangan. ''Saya masih punya tawaran lain, jika kamu masih membutuhkan uang.'' Membuat Yolla mudah menebak nya, tawaran apa yang akan wanita ini tawarkan untuk nya. ? Apa lagi kalau bukan meminta maaf pada Arka dan kembali bersama dengan nya.?

''Kembali ke rumah ini, minta maaf lah pada Arka dengan hubungan kalian membaik lagi seperti sebelum nya. Dengan begitu kamu masih bisa membayar kuliah kamu.''

''Benar bukan, tebakan nya. Harus kembali lagi ke rumah ini yang sangat dia benci. Seperti burung di dalam sangkar yang tidak memiliki kebebasan seperti dia inginkan. '' Batin Aurel menjerit.

Meminta maaf, apa dia di sini yang salah, jelas tidak.

Apa hubungan nya bersama putra nya selalu baik-baik saja,? Jelas tidak pernah.

Lalu tawaran macam apa wanita ini tawarkan ke pada diri nya.?Sekitar dua puluh menit perjalanan, Yollanda sudah tiba di rumah besar nan megah dengan pagar yang menjulang tinggi di sekeliling nya.

Sesekali Yollanda berpikir, kira-kira rumah ini bisa menampung berapa banyak orang, ya. ?

Berjalan dari pintu utama ke ruang tengah saja kaki ku sudah terasa pegal dan juga kram.

1
Olvin Lontoh
Luar biasa
Olvin Lontoh
Lumayan
Ririn Nursisminingsih
apapun masalah ranjang selalu jdi penyelesaianya
Novie Achadini
Alhamdulillah hamil
Novie Achadini
maya sialan
Novie Achadini
😀😀😀😀kasian arka fisangka srlingjuh beneran
Novie Achadini
kalau jodoh tak lari kmn
pawang buaya jantan🐊
apa semua suami kayak gitu , suamiku tiap deket pasti on fire jg
Yani Cuhayanih
Aku suka suka
angel
Thor sy suka alur ceritanya ..tp GK hrs juga Thor jelasin hal2 macam ,korden penghalang, mobil yg berasal..., dan hal2 lain ..pembaca jg tau kog, Thor kan buat novel bukan cerita yg memberi penjelasan macam pelajaran ..ini masukan aj buat athor
Merry Dyah
novelnya bagus tapi penulisan nya berbelit-belit dan maju mundur terus jadi bikin bosan bacanya, padahal ceritanya bagus
Manoy Cagar
aku suka jln ceritanya thor,bagus keren dan gk berlete"😉,kutunggu karyamu yg lebih seru y thorr😘👌
Rosikh Nurhayati
serrrrruuuuuu
Hafiz Ghany
kalo g salah, yang selingkuh sama tunangan Clara bukan si Maya y Thor 🤔🤔
Ig : Author_fanie.liem
menarik Kak..
Ria Nurma
kok jijik lama" sama Maya akunya...bau" pelakor
Darmi Ati
ini menjengkelkan masa mau aja di ajak rujuk setelah apa yg dilakukan suami dan keluarganya sama yola,,,, merendahkan martabat perempuan
Nina Marliana Kurniawan
bagus
Sri Rahayu
semangat slalu mom d tunggu karya selanjud'y
🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Happy Ending Arka Dan Yolland
Perjuangan Ucup mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!