NovelToon NovelToon
Ketika Cinta, Benci, Dan Rindu Menyatu

Ketika Cinta, Benci, Dan Rindu Menyatu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Cerai / Anak Genius / Tamat
Popularitas:480.9k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Jelita, gadis kelas 2 SMA yang dipaksa menikah oleh kakeknya karena sudah menyerah akan kelakuan nakalnya. Dia dinikahkan dengan Erlangga—guru magang sekaligus anak sopirnya. Mereka menyembunyikan pernikahan itu dan akan dipublikasikan setelah Jelita lulus SMA.
Namun, 3 hari menjelang pesta pernikahan, Erlangga mengalami kecelakaan dan hilang sebagian memorinya. Ingatan yang tersisa adalah perasaan benci pada Jelita dan Kakek Darmawangsa. Hari yang seharusnya membahagiakan itu berubah jadi petaka karena Erlangga menjatuhkan cerai pada Jelita. Akibatnya, Kakek Darmawangsa meninggal dunia. Tanpa Erlangga dan Jelita tahu, kalau saat itu sudah hadir buah cinta mereka.
Apa yang akan dilakukan oleh Erlangga saat memori ingatannya kembali?
Akankah Jelita memaafkan orang yang sudah membuat hidupnya menderita?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. Bertemu Kembali

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa untuk selalu kasih like, komentar, dan bintang 5. Semoga hari ini kalian bahagia dan dimudahkan rezekinya.

***

Bab 32

Tubuh Jelita limbung dan jatuh karena ditabrak oleh seorang bocah bertubuh gempal. Untungnya dia tidak sampai mencium lantai karena dia terjatuh pada pelukan seseorang.

"Maaf … maaf," ucap Jelita sambil cepat-cepat berdiri tegak.

"Tidak apa—" ucapannya tiba-tiba saja terhenti saat tatapan mereka saling beradu.

Jelita sangat terkejut saat melihat orang yang sudah menahan tubuhnya adalah Erlangga, mantan suaminya. Jantung dia kembali berdetak dengan sangat kencang. Dia merasakan tenggorokannya tercekat. Syaraf-syaraf yang ada di dalam tubuhnya mendadak kaku.

Erlangga yang kebetulan berjalan ke arah tempat parasmanan untuk mengambil air minum, tiba-tiba saja tubuhnya bergerak sendiri dan di saat yang bersamaan seorang wanita cantik jatuh ke dalam dekapannya. Betapa terkejutnya dia saat melihat rupa wanita itu. Sosok yang selama ini dia rindukan dan selalu dicari keberadaannya.

"Jelita," panggil Erlangga dengan lembut dan mesra.

Mendengar namanya dipanggil oleh laki-laki yang paling dia benci, tubuhnya malah memberikan reaksi diluar perkiraan Jelita. Dia merasakan desiran halus yang menjalar di sekujur tubuhnya. Bahkan dia merasakan ada ribuan kupu-kupu yang menari di dalam perutnya. Dia benci pada laki-laki yang sudah menorehkan luka yang begitu dalam hatinya. Namun, dia juga suka dan rindu saat mulut itu memanggil namanya dengan mesra.

Kini kesadaran sudah bisa dikuasai oleh diri Jelita. Dulu dia pernah bilang kalau tidak akan mau terlibat apapun lagi dengan mantan suaminya. Bahkan berbicara atau berbagi cerita pun dia sudah tidak mau lagi.

Jelita langsung membalikan badan dan pergi dari sana. Namun, tangan Erlangga dengan cepat menahan tangannya dan tangan sebelahnya lagi merangkul di perut Jelita.

"Maafkan aku. Kini aku sudah ingat semuanya," ucap Erlangga.

"Tolong lepaskan kedua tangan kamu dari tubuhku, sebelum aku berteriak atas tindakan pelecehan *****al yang sudah kamu lakukan padaku," ujar Jelita dengan tegas dan dingin seakan tidak memiliki perasaan apapun lagi pada laki-laki itu.

"Tolong lepaskan tangan kamu atau aku akan berteriak saat hitungan ke tiga. Satu … dua … ti—" Tangan Erlangga pun langsung melepaskan pelukannya.

Tanpa membuang-buang kesempatan, Jelita langsung kabur. Kembali ke tempat teman-temannya berada. 

Sementara itu, Erlangga masih memperhatikan mantan Istrinya dari kejauhan. Dia sangat merasa senang karena bisa melihatnya lagi, meski harus dari jauh. Wanita yang dicintai olehnya dan sempat dia lupakan. Hanya karena dia mengalami kecelakaan dan lupa ingatan sebagian. Namun, saat 5 tahun yang lalu dia menginjakkan kakinya di rumah yang mereka tempati dan memberikan banyak kenangan padanya secara perlahan memori-memori dia kembali bisa dia ingat kembali.

"Ada apa?" tanya Jenia pada Erlangga dengan suaranya yang lembut.

"Tidak ada apa," jawab Erlangga dan pergi mendekati kedua mempelai pengantin untuk berpamitan pulang.

***

Erlangga pulang ke rumah orang tuanya, dengan wajah yang penuh binar kebahagiaan. Lalu, dia pun menceritakan pertemuannya dengan Jelita di pesta pernikahan muridnya dulu dengan rekan bisnisnya.

"Semoga saja Jelita segera mau memaafkan kita," ujar Pak Aditama.

"Iya. Ibu juga sangat rindu padanya," ucap Ibu Wulandari dengan matanya yang mulai mengembun karena merasakan rindu pada menantunya.

Erlangga pun bertekad akan merebut kembal hati Jelita. Dia sekarang sudah mengingat semuanya, dan akan menerima apapun hukuman yang akan diberikan oleh Jelita, asalkan wanita itu kembali lagi menjadi istrinya.

Erlangga membatalkan pertunangan dia dengan Jenis karena memang dia sudah tidak cinta sama wanita itu. Kebetulan suatu hari melihat dia pergi ke sebuah bar dan mabuk-mabukkan. Hal yang paling tidak dia sukai. Selain itu, dia mengulangi kelakuannya itu dan berakhir di ranjang dengan seorang laki-laki asing. Tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memutuskan hubungan mereka. Padahal hari pernikahan mereka tinggal hitungan jari. 

***

Jelita tidak bisa tidur, bayang-bayang Erlangga yang menatapnya penuh dengan damba dan sarat akan kerinduan yang mendalam terlihat jelas pada ekspresi wajah dan sorot matanya. Suaranya masih saja terngiang-ngiang di telinga dia.

"Kenapa sulit sekali melupakan dirimu, Kak," lirih Jelita sambil menghapus air matanya. 

Jelita mengira akan mudah membenci laki-laki yang sudah membuatnya menderita dan sakit hati. Namun, nyatanya dia masih ada rasa rindu padanya meski sedikit.

Kesulitan dia dalam menerima pinangan dari Shaka juga karena trauma gara-gara Erlangga. Dia selalu mengira kalau dirinya dicintai dan disayangi oleh laki-laki itu. Ternyata sebaliknya, laki-laki itu sangat membenci dirinya dan keluarganya. Sehingga dia tidak lagi percaya akan yang namanya cinta yang tulus. Pasti ada sesuatu dibaliknya.

Jelita pun beranjak dari tempat tidurnya. Dia pergi menuju kamar putranya. Tempat dia mencurahkan semua perasaannya. Satu-satunya orang yang sedarah dan keluarga yang dia miliki. 

Dibelainya kepala putranya sambil ditatap lekat. Semakin besar Arga malah semakin mirip dengan Erlangga. Dia takut kalau Erlangga dan keluarganya bertemu dengan Arga dan akan mengambil darinya. Dia tidak mau kalau sampai itu terjadi. Selama ini Arga tidak tahu sosok ayah kandungnya karena dia tidak pernah menanyakan hal ini. Selain itu dia juga menganggap kalau Shaka adalah papanya.

Jelita memeluk tubuh Arga dan setelahnya dia bisa tidur. Dia merasa kalau Arga itu punya wangi tubuh seperti Erlangga yang selalu membuatnya nyaman saat berada di dekatnya. Terutama saat memeluk tubuhnya seperti ini.

***

Pagi-pagi sekali Erlangga mendatangi rumah Jelita. Tentu saja kedatangannya ditolak oleh satpam penjaga pintu gerbang. Mereka semua tahu apa yang sudah menimpa Nyonya rumah ini di masa lalunya dan membuatnya terpuruk. 

"Pak, saya mohon! Izinkan aku untuk bertemu dengannya. Aku ingin meminta maaf pada Jelita," kata Erlangga berdiri di luar pintu gerbang.

"Maaf, Pak. Saat ini kami tidak menerima tamu," ucap si satpam itu lantas kembali ke posnya. Erlangga tidak menyerah begitu saja. Dia diam di depan pintu gerbang menunggu Jelita, jika perempuan itu keluar rumah.

Erlangga duduk di kap mobil sambil memandang ke arah jendela kamar Jelita. Dia sangat berharap bisa bertemu dengannya lagi hari ini.

Mata Erlangga memicing pada sosok anak kecil yang berdiri di balkon kamar yang dulunya merupakan kamar mendiang kakek Darmawangsa. Tidak lama kemudian Jelita keluar dari kamar itu dan ikut berdiri di balkon. Terlihat kalau kedua orang itu sedang bercanda. Suara tawanya terdengar oleh Erlangga.

"Siapa anak kecil itu? Apa Jelita sudah menikah lagi?" Erlangga bertanya-tanya.

"Aduh, gawat! Kalau beneran dia sudah menikah dengan orang lain," gerutu Erlangga sambil mengepalkan tangannya.

***

Bagaimana reaksi Erlangga saat melihat anak Jelita? Akankah Erlangga menyerah? Tunggu kelanjutannya, ya!

1
mbak mimin
😭😭😭😭😭😭😭
ayu cantik
bagus
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
Aulia atau Jelita Thor 🤔
🌸 Sunshine 🌸: typo sama nama tokoh novel lainnya. Maklum dulu lagi semangat berkarya Ongoing sampai 5 judul, jadi kadang ke bawa nama tokoh novel lainnya
total 1 replies
Sri Utami
Luar biasa
falea sezi
gampang bgt di maafin
falea sezi
telat lu abis ne nangis2 lu ka. pret
falea sezi
nunggu km nangis darah erlang Q sorak2 bahagia
Devi Moetz
Luar biasa
🌸 Sunshine 🌸: Terima kasih Kak sudah baca karya aku ini
total 1 replies
Cambodipit
aku baca "apa" nya lempeng banget, soalnya gaada tanda serunya/Sob/
Cambodipit: iya kak kan aku spontan bacanya lempeng gitu, pas baca dia teriak jadi ngulang lagi, serunya jadi pembaca kan gitu
total 2 replies
Dewi Nurani
usia berapa sih s Arga , ko omongannya kayak orang dewasa
🌸 Sunshine 🌸: Dia dewasa cara berpikir karena keadaan yang menuntutnya begitu
total 1 replies
guntur 1609
masa etlangga gak ada rasa bersalahnya melihat anaknya dulu. waktu jelita hamil sendirian. trs dalam keadaan di ceari lagi
guntur 1609
hancur kau etlangga
walaupunbtanoa sadar kau blng seperti tu. tapi secara gak langsung kau yg menyebabkan kakek meninggal
guntur 1609
bagaimana kalau kakek dan jelita tahu masalah ni
guntur 1609
kejam.kau etlangga. brti itulah oemikuranmu dulu. kau hanya memakai topeng kebaikan dihadapan kakek dan jelita. ealauoun sekarang kau merubah pola fikirmu. atau utau memang isi hatimu selama ni
guntur 1609
lah emang bisa jelita keluar buju n8kahmya secara masih dalam sekolah. kan belum 18 thn
Andi Fitri
happy ending 👍👍
Andi Fitri
wkwkkkkkk Shaka bls dendam rupanya..
Andi Fitri
makanya jenia jdi wanita jgn merendahkan diri sendiri itu akibatnya tinggal di hotel jeruji..🤭
Andi Fitri
Luar biasa
Andi Fitri
asal jgn lupa ingatan aja .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!