NovelToon NovelToon
Pendekar Dewa Naga

Pendekar Dewa Naga

Status: tamat
Genre:Petualangan / Kultivasi / Fantasi petualangan-Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Dan budidaya abadi / Ahli Bela Diri Kuno / Epik Petualangan / Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.6
Nama Author: Fathir Aliyudin

Follow ig: klanqing
Tang Shan adalah seorang remaja yang berusaha merubah takdirnya.
Disaat tidak bisa berkultivasi dan menjadi kultivator kuat.
bahkan ayah Tang Shan tidak mengakui Tang Shan sebagai anaknya.

Apakah Tang Shan berhasil merubah takdirnya?
Ataukah selamanya dia menjadi sampah masyarakat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fathir Aliyudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Kediaman Bangsawan Han & Pertempuran Dikota Lemon

Setelah mendapat semua informasi mengenai bendera lima warna, Fang An membayar 150 koin emas dan keluar dari pusat informasi kota danau, sesampainya diluar, Fang An masih bingung dengan langkah apa yang dia ambil sekarang, tapi saat ini Fang An ingin meninggalkan kota danau lebih dulu.

Fang An sadar jika ingin kembali ke benua selatan, atau di kekaisaran Zhou, dia masih membutuhkan waktu yang sangat lama, dan selama dalam perjalanan kembali, Fang An ingin menolong orang yang pantas ditolong, membunuh yang pantas dibunuh.

Namun saat ini Fang An mendengar bendera lima warna menargetkan kerajaan Xin, sementara kerajaan Xin sendiri berada dibenua selatan, yang artinya, saat ini benua selatan dalam bahaya besar.

Fang An kemudian keluar kota dan mengikuti sekelompok kultivator yang juga keluar dari kota danau, para kultivator itu adalah 10 murid sekte dan 2 tetua, hanya saja Fang An tidak tahu dari sekte mana mereka.

Selain mereka, puluhan orang lainnya yang menunggang kuda, jika dilihat dari jubah yang puluhan penunggang kuda kenakan, Fang An menebak pilihan orang berkuda itu adalah para pembunuh bayaran, dan saat ini mereka dalam misi untuk membunuh target.

Setelah keluar dari kota danau, Fang An membuntuti puluhan pembunuh bayaran itu, dia ingin tahu siapa yang menjadi target mereka, jika target mereka adalah orang yang pantas dibunuh, maka dia biarkan, tapi jika target mereka adalah orang yang tidak pantas dibunuh, maka dia akan membunuh mereka semua.

Selama seminggu penuh Fang An membuntuti puluhan pembunuh bayaran itu, dan saat ini mereka berada diluar kediaman seorang bangsawan, lebih tepatnya disebuah hutan, Fang An sendiri mendarat diatas sebuah pohon besar, sehingga tidak ada yang tahu keberadaannya.

"Kita tunggu saat malam! ingat! lakukan dengan cepat dan jangan tinggalkan jejak!" ucap seorang pria paruh baya yang bertindak sebagai ketua.

Menjelang malam, Fang An sudah lebih dulu melesat kearah kediaman bangsawan itu, sebelum pergi, Fang An lebih dulu mengganti pakaian berwarna hitam, hanya saja tidak memakai topeng atau menutup wajahnya.

Fang An ingin tahu apakah bangsawan yang menjadi target itu bangsawan koruptor atau bukan, karena biasanya para bangsawan adalah petinggi sebuah kerajaan atau istana.

Saat menyelinap kedalam rumah bangsawan, Fang An melihat ada sepuluh pelindung bayangan yang bersembunyi disetiap sudut ruangan, kultivasi mereka juga lumayan tinggi, dimana kesepuluh pelindung bayangan itu memiliki kultivasi pejuang surgawi tahap puncak.

"Benua tengah memang sangat mengerikan, tidak sulit untuk menemukan kultivator pejuang surgawi tahap puncak," gumam Fang An membatin.

Meski Fang An dapat melihat kesepuluh pelindung bayangan, tapi kesepuluh nya tidak melihat Fang An, sehingga tidak ada yang menyadari saat ini Fang An berada diantara mereka.

Fang An kemudian bergerak zig zag dengan menggunakan langkah bayangan, dia ingin mencari pemilik kediaman, tapi naas saat Fang An berada diatas kamar pemilik kediaman, salah satu pelindung bayangan melihatnya.

Segera kesepuluh pelindung bayangan itu melesat kearah Fang An, lalu mereka mengepung Fang An dengan niat membunuh.

"Berani menyusup ke kediaman bangsawan Han? apa kamu sudah bosan hidup anak muda?" ucap salah satu pelindung bayangan, yang mana dia adalah ketua mereka.

"Sssssttt...! jangan keras keras! saat ini ada puluhan pembunuh bayaran berada diluar sana! mereka mengincar pemilik kediaman ini," ucap Fang An sedikit berbisik dengan menempelkan jari telunjuk nya dibibir sebagai isyarat untuk kecilkan suara.

"Jangan bercanda anak muda! siapa yang berani menyerang bangsawan Han?" ucap ketua pelindung bayangan tidak percaya.

"Terserah mau percaya atau tidak, aku kesini hanya ingin tahu seperti apa pemilik kediaman ini, jika dia orang baik, aku akan melindunginya, jika dia orang korup, aku akan berpangku tangan dan melihatnya dibunuh," ucap Fang An sedikit kesal.

Ketua pelindung bayangan tidak langsung membalas, dia masih menatap Fang An penuh selidik, dia ingin melihat apakah Fang An jujur atau tidak, saat ketua pelindung bayangan akan berbicara, para pembunuh bayaran yang berjumlah lebih dari 50 orang itu sudah bergerak masuk kedalam kediaman.

"Mereka datang," ucap Fang An merasakan aura para pembunuh bayaran mendekat.

"Ikut aku!" ucap ketua pelindung bayangan, lalu bergerak disisi sebelah dan bersembunyi, dia ingin tahu berapa banyak jumlah pembunuh bayaran sebelum bertindak, ketua pelindung bayangan tidak ingin bertindak gegabah.

*******

Dibenua selatan.

Atau lebih tepatnya di kerajaan Xin, saat ini pasukan kerajaan bersiaga untuk bertempur, siapa lagi lawan mereka jika bukan bendera lima warna.

Raja kerajaan Xin atau Xin Cao tidak ingin memberikan izin untuk perdagangan budak, dia memilih lebih baik mati dengan terhormat, daripada hidup dengan menjadi raja yang zalim kepada rakyat.

Karena penolakan dari Xin Cao, Gu Gao yang merupakan ketua cabang bendera lima warna ingin menyerang kerajaan Xin, sudah ada beberapa kota yang Gu Gao dan pasukan bendera lima warna taklukkan.

Pertempuran yang akan terjadi ini berada disalah satu kota yang berjarak dua minggu dari ibukota kerajaan Xin, pasukan dari kedua belah pihak juga sudah siap siaga, namun pasukan dari kerajaan Xin bukan saja dari prajurit kerajaan, tapi juga dari kekaisaran Zhou.

Saat mendapat berita bendera lima warna menyerang dan menaklukkan beberapa kota di kerajaan Xin, kaisar Zhou Yan sangat murka, lalu dia kirimkan dua jendral besar dan dua puluh lima ribu pasukan ke kerajaan Xin.

Selain itu, kaisar Zhou Yan juga memerintahkan kerajaan Bei dan kerajaan Luo untuk mengirimkan pasukan mereka ke kerajaan Xin, dan kedua kerajaan itu dengan patuh mengirimkan masing masing sepuluh ribu pasukan kesana.

Sehingga saat ini kota yang akan menjadi tempat pertempuran itu jadi sesak dengan pasukan dari kekaisaran dan ketiga kerajaan, dimana kota yang hanya mampu menampung tujuh puluh lima ribu jiwa, kini menampung sembilan puluh ribu pasukan.

Yang memimpin pasukan kekaisaran dan ketiga kerajaan adalah dua jendral besar dari kekaisaran, yaitu jendral besar Yuzhao dan jendral besar Gufhan, kultivasi keduanya berada di pejuang surgawi tahap puncak.

Selain kedua jendral besar, kelima jendral kerajaan Xin, keempat jendral dari kerajaan Bei dan kerajaan Luo juga memiliki kultivasi pejuang surgawi tahap puncak, hanya saja status jendral nya lebih tinggi jendral Yuzhao dan jendral Gufhan.

Didepan gerbang kota Lemon, Gu Gao dan kesepuluh Patriak sekte aliran hitam lainnya juga memimpin seratus ribu pasukan bendera lima warna, dan saat ini mereka masih bersiap siap untuk melakukan penyerangan ke kota lemon.

Saat semua pasukan sudah siap, Gu Gao memimpin pasukan bergerak mendekati gerbang kota, lima puluh meter dari gerbang kota, Gu Gao menatap jendral besar Yuzhao dan berkata.

"Sebaiknya kalian menyerah saja! kita tidak perlu melakukan pertempuran ini jika kalian menyerah," ucap Gu Gao tersenyum.

Jendral besar Yuzhao merasa lucu dengan ucapan Gu Gao, dia lantas membalas.

"Menyerah pada orang orang busuk seperti kalian? aku, jendral Yuzhao, tidak pernah ada dalam sejarah menyerah pada musuh, apalagi pada orang busuk seperti kalian," ucap jendral besar Yuzhao menunjuk Gu Gao dan kesepuluh Patriak lainnya.

"Hahaha.. baiklah jika itu pilihan mu jendral, dengan senang hati aku akan membunuh mu," balas Gi Gao tertawa.

"Pasukan? serang dan bunuh mereka semua!" ucap lanjut Gu Gao memberi perintah pada pasukan bendera lima warna.

********

Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

Terima Kasih...

1
Matisekali Hidupsekali
li feng suka nama tu napa bubuh nama fang an. penulis klau bodoh jangan tunjuk kau plagiat novel orang.
Pa Oong
ko ceritanya ga ada tamat menggatung semua jdi males aja buka lagi aplikasi ini
Independent 2020
naif
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
sabar Tang Shan
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Tang shan
Jade Meamoure
yah gak bisa d salahin jg sih para penjaga, orang dah malam jg coba siang hari trus gak d terima nah itu baru bisa bertindak kyk Fang An 😏😏😏
Jade Meamoure
kita kultivasi ganda 🤔🤣🤪
Jade Meamoure
cintaaa oh cintaaaa
payah harusnya Jan dulu jatuh cinta saat skarang jd kurang greget bagusnya saat dah bertempur dg Mo He
Jade Meamoure
layulah orang kekuatan n khasiatnya dah d serap 😏😏😏
Jade Meamoure
emang d tingkat apa tuh perampok ya 🤔🤔🤔 koq keok
Elva Ajja
Patriak Tien dan patriak satunya,kok malah diam aja nonton fang an bertarung, seharusnya mereka membantai pasukan aliran hitam lah..oon kali pun.
Jati Sasongko
author masih mabuk kecubung..wajar saja
Jati Sasongko
dungu dipelihara
Jati Sasongko
efek kecubung SDH mulai ilang
Jati Sasongko
sebelumnya terbang 3 itu apa.. dasar dungu
Jati Sasongko
jenius apanya.. IQ jongkok iya..dungu kok dibilang jenius..MC mabuk kecubung ya
Jati Sasongko
MC dungu begini,
Jati Sasongko
MC pekok, bukan nolong malah sembunyi
Reyda Wardani
sambungan LPN katanya kenapa isi cerita agak ngawur tidak teratur kaya LPN jgn jgn ini thornya abal Abal ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!