NovelToon NovelToon
My Posesif Uncle

My Posesif Uncle

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: requeen

Hubungan percintaan yang terjalin bertahun-tahun kandas karena ia tidak bisa menolak pesona sang keponakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon requeen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah

Kepulangan Marvin dari Bandung yang tanpa Maura sempat membuat Millie dan Wisnu heran, begitu juga dengan Adam dan Mikha.

"Maura masih ingin menginap di rumah Oma nya kak jadi dia tidak ikut pulang sama aku " Marvin menjawab keheranan orang rumah.

"Oh iya..biarkan saja kalau masih betah disana " Wisnu tidak keberatan.

"Daddy..aku juga ingin menginap ke rumah Oma " Mile dan Malik ingin ikut menginap di rumah Oma nya seperti kakaknya.

"Iya nanti sekalian jemput kakak " jawab Millie.

Marvin yang merasa sangat letih setelah melewati serangkaian peristiwa yang cukup berat akhirnya terkapar di atas kasur di kamarnya.

Masih terbayang nyata dalam ingatan Marvin wajah ketakutan Maura ketika melihat kemarahan Nisa malam itu.

Tubuh mungil itu menggigil diantara Isak tangisnya sehingga Marvin buru-buru menyuruh Selina membawa Maura masuk ke kamarnya.

*

Millie dan Wisnu yang rencananya akan menjemput Maura akhir Minggu ini mendadak mempercepat kepergian mereka ke Bandung ketika Maura semalam menghubunginya dan tiba-tiba meminta ingin pindah sekolah.

"Kenapa kakak tiba-tiba ingin pindah sekolah disini..apakah kakak sedang ada masalah dengan teman sekolah kakak ?" tanya Millie menyelidik.

"Tidak ada Mom..kakak mulai betah disini..lagian kalau kakak sekolah disini kakak kan bisa sambil menemani Oma dan Opa " jawab Maura.

Meskipun alasan Maura cukup masuk akal namun Millie dan Wisnu masih berat untuk melepaskan anak gadisnya jauh darinya. Terutama Millie yang langsung menangis ketika mendengar keinginan Maura untuk tinggal di Bandung.

"Kakak tega mau tinggalin Mommy ?" tanya Millie dengan air mata yang mulai berhamburan.

"Bukan mau tinggalin Mommy..kakak hanya ingin belajar mandiri Mom, lagian setiap weekend juga kita masih bisa bertemu " Maura beringsut memeluk Millie.

"Tapi Mommy tidak mau jauh dari kakak " Millie memeluk Maura erat sambil terisak.

Wisnu berusaha meredakan tangis Millie dengan mengusap-usap punggungnya.

"Jika keputusan kakak untuk pindah sekolah disini sudah bulat Daddy akan dukung apa yang terbaik untuk kakak " ucap Wisnu akhirnya.

Mendengar ucapan Wisnu Millie langsung melotot kearah Wisnu penuh kemarahan.

"Mas..kamu itu seenaknya saja memutuskan masalah sebesar ini tanpa minta pendapat dari aku dulu "hardik Millie.

"Ya mau bagaimana lagi sih Yang.. Mauranya saja sudah bulat ingin sekolah disini " Wisnu tampak bingung.

"Lagian menurut aku tidak ada salahnya jika Maura ingin sekolah disini. Alasan dia agar lebih mandiri sangat bagus..lagian disini kan ada ibu dan Bapak yang mengawasi Maura "

"Iya kak..kamu jangan khawatir..Maura akan baik-baik saja disini. Lagian kalau Maura sekolah disini ibu kan tidak kesepian " ucap Ibu.

"Bapak akan carikan sekolah terbaik disini untuk Maura..kalian tinggal urus surat pindahnya saja dari Jakarta " imbuh Bapak.

"Kalian itu seperti mau ditinggal Maura ke luar negri saja. Perjalanan Jakarta-Bandung paling dua tiga jam, setiap libur kalian bisa kesini atau Maura yang Bapak antar ke Jakarta gampang kan " sambung Bapak enteng.

Karena tidak berhasil membujuk Maura untuk mengurungkan niatnya pindah sekolah ke Bandung akhirnya Millie dan Wisnu pun pulang ke Jakarta untuk mengurus surat kepindahan Maura dari sekolahnya yang lama.

Sepanjang perjalanan pulang ke Jakarta Millie sama sekali tidak mau bicara kepada Wisnu. Ia marah karena Wisnu mengijinkan Maura pindah sekolah dan tinggal di Bandung.

"Sayang..Jangan marah dong " Wisnu menyentuh tangan Millie dengan tangan kirinya namun buru-buru ditepiskan oleh Millie.

Kemarahan Millie kepada Wisnu tidak sampai disitu. Sesampainya di rumah Millie langsung mengusir Wisnu dari kamarnya. Akhirnya Wisnu pun terpaksa tidur bersama Mile dan Malik.

Di kantor Millie mengadu kepada Adam tentang keputusan kepindahan Maura ke Bandung sambil menangis.

Adam dan Marvin tentu saja sangat kaget dengan keputusan Maura yang tiba-tiba.

Marvin tampak terduduk lemas mendengar cerita kakaknya. Ia tidak menyangka jika peristiwa di villa tempo hari akan membuat Maura nekad mengambil keputusan sebesar itu.

"Hari ini Mas Wisnu sedang mengurus surat kepindahan Maura dari sekolah, Bapak sudah mencarikan sekolah yang bagus untuk Maura di Bandung " ucap Millie sambil terisak.

Adam yang masih shock hanya bisa diam tidak bisa berkata apa-apa. Mikha yang diberitahu Millie mengenai kepindahan Maura ke Bandung sama kagetnya seperti Adam.

Adi, Rizki dan Velia langsung berangkat ke Bandung ketika mendengar Maura akan pindah sekolah.

"Jangan bilang alasan Lo pindah kesini karena ingin dekat dengan Zico " tuduh Velia ketika mereka sudah sampai di Bandung.

"Enak saja..bukan lah..gw ingin mencoba hidup mandiri saja, sekalian menemani Oma dan Opa disini " jawab Maura.

"Gw curiga kalau Lo sedang punya masalah dengan seseorang di Jakarta " Rizki menatap curiga kepada Maura.

"Tidak..Lo tau sendiri kalau gw itu tidak suka cari masalah sama orang " jawab Maura.

"Iya juga sih..atau Lo sedang patah hati ?" Kini giliran Adi yang menatap curiga kepada Maura.

"Tidak " jawab Maura.

"Tapi Ra..gw ga iklas Lo pindah ke Bandung..masa gw nanti cuma sendiri temenan sama dua cowok gesrek ini.." ucap Velia sedih.

"Enak saja bilang kita cowok gesrek.. awas saja gw tidak mau lagi antar jemput Lo ke sekolah setiap hari " ancam Adi.

"Gw becanda Di " Velia nyengir sambil mengangkat dua jarinya membentuk huruf v

"Meskipun Lo sudah tidak satu sekolah lagi dengan kita tapi gw janji jatah liburan kita tetap ada buat Lo " janji Adi.

"Terimakasih ya Di " jawab Maura.

Kedatangan Genk Bintang ke Bandung tidak juga berhasil membuat Maura merubah keputusannya.

Bahkan Adam dan Mikha yang berusaha membujuk Maura dengan sebuah mobil tidak berhasil membuat Maura mau merubah keputusannya untuk tinggal di Bandung.

Kabar kepindahan Maura ke Bandung akhirnya sampai ke telinga Nisa. Ditengah kegamangannya Nisa berusaha menghubungi Maura namun tidak berhasil.

Maura tidak pernah mau menerima telepon darinya dan juga tidak mau membalas pesannya.

Disaat hubungannya dengan Marvin sedang tidak baik Nisa mencoba memberanikan diri meminta Marvin mengantarnya ke Bandung untuk menemui Maura namun Marvin menolaknya.

"Buat apa lagi kamu menemui Maura, sebaiknya kamu tidak usah ganggu dia lagi. Semua ini aku yang salah jadi jangan bawa-bawa Maura..dia tidak tau apa-apa " ujar Marvin ketika Nisa mendatangi marvin ke kantornya untuk meminta Marvin mengantarnya ke Bandung.

"Aku cuma ingin minta maaf..tapi kalau kamu tidak mau mengantar aku ya sudah aku akan pergi sendiri " jawab Nisa sambil beranjak dari ruangan kerja Marvin.

Nisa yang merasa kesal karena Marvin seperti yang tidak peduli padanya akhirnya meminta bantuan Yudhis mengantarkan nya ke Bandung untuk menemui Maura.

Akhirnya Nisa dan Yudhis pergi ke Bandung bersama karena kebetulan Yudhis juga akan mengunjungi rumah orangtuanya yang memang tinggal di Bandung.

1
Anonim
Good
Niken Dwi Handayani
semua mantunya Bagas dan Felisha ga bisa masak semuanya🤣. sama seperti mama mertua nya
Niken Dwi Handayani
papa Bagas gandeng calon mantu🤣
Ni Wayan Sudarni
orang kayaahhhj hanya di noveltoon ajahhh, dunia nyata boro3 wkwkwk
ayu cantik
suka
Hera sasuwe
👍👍
Salwa Salsabila
ini ga ada novelsendiri khusus abi zaa??
Jumi Eko
Luar biasa
Khairul Azam
km nanti habis nikah bukan dapat kebebasan tp km lbh dibatasi sama si abi 🤭🤭😅
Khairul Azam
emang bener sih punya temen cowok lbh baik dr pada cewek, ko cewek baperan trs suka ngomkngin kita dibelakang, aku pun jg lbh suka berteman dengan cowok 🤭
Khairul Azam
niatnya menghindar gak taunya malah didatengin kerumar sama camer 🤭🤭
Khairul Azam
tuh kan jadi bingung mangilnya cicit apa cucu, yg baca jg bingung 🤣🤣
Khairul Azam
aku bagian yudis dan nisa aku skip, entah gak tau gak suka aja aku, trs novel ortunya pun aku gak aku baca nympk tamat aku skup skip pula. aky lbh suka novelnya daddy bagas, papi adam wisnu sama marvin
Khairul Azam
othor ini pinter banget bikin adegan ranjangnya 😅🤭
Khairul Azam
ini nanti jd nya mertuaku besanku, kakaku mertuaku 😅🤭
Khairul Azam
aku gak suka sih sama nisa kenapa juga dia ketawa
Khairul Azam
lebihbdewasa maura daripada si nisa
andrana maula
Luar biasa
Anonim
Membingungkan silsilah nya
Fitri Fit
Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!