NovelToon NovelToon
Fake Love

Fake Love

Status: tamat
Genre:Komedi / Patahhati / Mengubah Takdir / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Murni / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:577.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Mayya_zha

Mohon dukungannya untuk karya ku ini!

Di like asal jangan Boomlike!


Berharap pada pernikahan dengan Derald seorang aktor muda yang terkenal atas dukungan moril darinya, membuat Aline di butakan cinta oleh pria tersebut.

Derald hanya memanfaatkan kebaikan Aline. Tak ada cinta tulus dari Derald untuk gadis berkacamata dengan jerawat di wajahnya itu.

Hatinya sudah di butakan oleh cinta. Aline tak bisa membedakan mana itu cinta sejati dan cinta palsu hingga perselingkuhan Derald dengan Chyntia yang sama-sama bekerja di dunia entertainment itu sudah menyadarkan Aline. Tersimpan rasa ingin mengalahkan mereka berdua.

Kehadiran pria berpenampilan preman bermata elang itu membawa perubahan untuk Aline. Gadis itu bermetamorfosa menjadi seorang artis yang cantik dan bisa mengalahkan ketenaran kedua orang yang menghina dirinya.

Kedekatan Aline dan Galen menumbuhkan perasaan di antara mereka.



Bagaimana kisah Aline selanjutnya?

Simak yuk kelanjutannya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayya_zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehadiran Bella Yang Diacuhkan

Tinggalkan jejak kehadiran kalian, ramaikan kolom komentar ya. Biar Aku tuh semangat buat up.

🍁🍁Selamat membaca 🍁🍁

"Yah, kenapa asisten Tuan Wijaya bisa kenal sama Ayah?" tanya Aline saat motor gigon milik Ayah melakukan dengan pelan.

"Oh, I-itu ... Mmm ... itu karena Tomy sering membeli soto betawi di warung soto Ayah!" jawab Ayah bohong. Ayah Zaki masih berusaha menutupi masa lalunya.

"Berarti Tuan Wijaya sering ke warung soto dong? ko, Ayah gak pernah cerita sama Aline." sambung nya seraya mendekatkan kepalanya ke depan agar suara Ayah Akan bisa terdengar saat berbicara. Mereka melewati perjalanan malam sepulangnya dari rumah sakit.

"Tidak! sudahlah jangan bahas itu lagi. Kita harus segera pulang takut Ibumu cemas nungguin kita!"

Perjalanan itu pun berlangsung dalam keheningan. Tak terasa motor gigon yang Aline tumpangi sudah sampai di halaman rumahnya.

Pak Joko membukakan gerbang dan memberi sapaan kepada tuan rumahnya itu.

"Saya kira siapa, Pak? kenapa tidak pakai mobil saja," tanya Pak Joko.

"Lagi pengen muter-muter aja pakai si gigon! kangen katanya," Ayah Zaki memberi alasan.

Aline tersenyum menanggapinya. lalu pamit ke dalam rumah lebih dulu.

Ayah Zaki masih berada di garasi rumahnya. menatap kepergian Aline.

"Maafkan Ayah, Nak! suatu saat nanti Ayah pasti cerita kepadamu. Maafkan Ayah juga, kedepannya Ayah akan melarang kamu bertemu dengan Galen," ucap Ayah Zaki dalam hati.

Rumah sakit Soedibyo

"Saya sudah bilang, tahan dia agar tidak pergi!" bentak Tuan Wijaya kecewa saat mendengar ucapan Tomy bahwa Tuan Zaki Rahmadi, orang yang selama ini dicarinya sudah pergi tanpa sepengetahuan Tomy.

Tomy meninggalkan Ayah Zaki di kantin rumah sakit, mereka berdua bercerita singkat di sana. Yang pasti Ayah Zaki tak bercerita terus terang tempat tinggal nya saat ini. Dia hanya jujur sedang menjalani bisnis kuliner di suatu daerah, tanpa menyebutkan nama daerah nya. Padahal masih dalam satu provinsi usahanya itu berada.

"Maaf Tuan, tadi saya hanya tinggal ke toilet sebentar. Ketika saya kembali Beliau sudah tidak ada!" ucap Tomy seraya menunduk tak berani berbicara menatap Tuannya yang sedang menahan emosi.

"Aarghh ... " Tuan Wijaya menyisir rambutnya kebelakang menggunakan jemarinya, merasa frustasi dengan kesalahan di masa lalunya.

"Kemana lagi Saya harus mencari kamu, Zak! Saya hanya mau meminta maaf, sudah memperlakukan buruk saat itu," sesalnya.

🍁🍁🍁

Galen baru saja dipindahkan ke ruangan perawatan. Pria yang baru saja sadar itu hampir saja memberontak saat Aline pergi meninggalkannya, beruntung Aldo memperingatinya agar tidak menambah masalah untuk Aline. Asistennya juga menceritakan pengamanan ketat rumah sakit itu untuk Galen agar Aline tak bisa menemuinya, makanya Akine harus melakukan penyamaran seperti yang dia lakukan saat ini.

Beruntung Galen mengikuti ucapan asistennya itu. Bagaimanapun dia tak mau Aline semakin terpojok oleh Papanya.

"Papamu itu, baru sebentar menemuimu sudah langsung pergi gitu aja! dia lebih mementingkan urusannya daripada kamu," gerutu Oma Ratih setibanya di ruang perawatan.

Aldo melirik Bella sekilas. "Bella! Oma, salah membawa wanita ular itu kemari," batin Aldo lalu menggeleng kepala pelan melihat keberasaanya di sini.

Asisten Galen itu sangat tau sepak terjang Bella, wanita itu pasti kembali karena tau posisi Galen saat ini. Sikap yang ia tunjukkan di hadapan Oma Ratih merupakan tipu muslihatnya saja.

"Sayang ... kata Oma, kamu sudah sadar!kenapa masih memejamkan mata? Aku sengaja datang untuk menemuimu. Aku kangen, Gak!" ucap Bella manja.

Galen membuka matanya perlahan mendengar suara orang yang pernah singgah di hatinya dulu. Mungkin saja jika tidak mencari keberadaan Bella, Galen masih terus berharap kepadanya.

Galen membuka perlahan matanya, lalu mengarahkan pandangannya ke sekeliling ruangan berharap Aline kembali menemuinya. lalu menghela napas kasar.

Oma Ratih menautkan alisnya. "Kamu cari siapa, Nak? lihat Oma sengaja mengajak pacarmu dulu ke sini. Oma ingat betul, karena kepergiannya ke luar negeri, hidupmu jadi tak teratur. Pasti kamu kangen 'kan sama dia?" Oma Ratih menarik tangan Bella agar mendekat ke arahnya yang duduk di samping Galen.

"Aku dan Dia hanya masa lalu Oma, jadi tak seharusnya dia berada di sini, " ucap Galen ketus.

"Kamu, jangan begitu dong sayang...! Aku masih sangat mencintai kamu, Gal." Bella mencoba merayu.

"Saya mau istirahat, tolong Kamu keluar dari sini!" titah Galen kepada Bella.

"Kamu jangan seperti itu, Gal. Hargai usaha Oma mu yang sudah menjemputku?" Bella tak mau kalau harus terusir sebelum mendapatkan simpati Galen.

"Ck... percuma dong, Oma jauh-jauh jemput wanita ini. Oma pikir dia akan jadi semangatmu agar sadar kembali, taunya tanpa kehadiran dia juga kamu sadar sendiri, "seru Oma Ratih.

"Aldo, bawa wanita ini keluar, " titah Oma Ratih.

"Tunggu... Oma tidak bisa seperti itu, kalian yang sudah jemput Aku, kalian yang memintaku ikut ke sini. Kenapa kehadiranku diacuhkan begini? Gal... mana rasa cintamu padaku dulu?" teriak Bella saat dirinya di tarik paksa Aldo keluar dari ruangan.

"Maaf, nona! Tuan Alex harus banyak istirahat. mohon untuk tidak mengganggunya," ucap Aldo seraya menutup pintu ruang perawatan.

"Ck, minggir! Aku harus berbicara sama Galen." Bella mencoba me menyingkirkan Aldo yang berdiri di depan pintu.

Aldo dengan cepat menyingkirkan tubuh Bella hingga tubuh wanita itu hampir tersungkur ke lantai.

"Maaf, Nona! jangan memaksa Saya untuk berbuat kkasar pada Anda. Saya mohon Anda pergi dari sini, atau Saya akan memanggil anak buah saya untuk menyeret Anda!" ancam Aldo.

"Sialan... awas, ya! Saya tidak terima di perlakukan seperti ini," pekik Bella kalau berbalik arah untuk meninggalkan ruangan itu.

Bella berjalan seraya menggerutu kesal. merasa tidak terima, Galen sudah mengusirnya seperti itu.

"Kita lihat saja, nanti! Aku pastikan, Galen akan kembali padaku. Sikapnya seperti itu mungkin karena dia masih kecewa kepadaku karena pernah meninggalkannya. Dan buat nenek tua itu, Aku balas nanti setelah Aku menjadi Nyonya Alexander." Bella terus menggerutu ketika berjalan menuju lift.

Langkah Bara terhenti saat akan memasuki ruang perawatan Galen. Pria itu menoleh sekilas ke arah Aldo yang berdiri tak jauh darinya.

"Selamat malam, Tuan," sapa Aldo seraya sedikit membungkuk memberi hormat.

"Selamat, malam. Ada siapa di dalam?" tanya Bara singkat.

"Oma Ratih, tuan."

Bara mengangguk pelan, lalu membuka pintu pelan memasuki kamar perawatan Galen. Oma Ratih terlihat sedang mengupas buah apel, sedangkan Galen duduk bersandar dengan posisi tempet tidur pasien yang bisa dirubah posisinya.

"Selamat malam, Oma," sapa Bara seraya mengulurkan tangan untuk menyalami Oma Ratih.

Lekas Oma Ratih meletakkan benda tajam kecil di tangannya lalu membalas uluran tangan Bara.

"Malam, sama siapa kamu ke sini, Bar?" tanya Oma Ratih seraya melanjutkan kembali mengupas apel setelah bersalaman dengan Bara.

"Sendiri, Oma! Saya sengaja pulang dari kantor langsung ke sini," jawab Bara lalu beralih menatap Galen. "Bagaimana keadaanmu, Gal? Ini saya bawakan sedikit buah untukmu. "

"Baik. Terima kasih untuk buahnya.

"Sama-sama" Bara meletakan buah dalam keranjang yang ia bawa untuk Galen.

Bara lebih memilih duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Hubungan Galen dan Bara tidak sedekat hubungannya dengan Kartika. Jadi pria berjas rapi yang menyempatkan waktunya sepulang dari kantor itu tak banyak bicara dan lebih memilih duduk seraya memainkan ponsel di tangannya, menunggu kedatangan Tuan Wijaya.

.

.

.

.

.

Bersambung.

Jangan lupa,

like👍

Komen ya, agar author itu tau kehadiran kalian itu ada.

Terus dukung karya ini ya.

Salam hangat dari teteh author Mayya_zha😘😘😘

1
Chercher
ada rahasia dimasa lalu
Bunda
Titip sendal dulu thor, ..nanti marathon, nunggu wkt luang dulu😁😁
Sri Sunarti
🤲👍👍
Mayya_zha: terima kasih bintangnya kakak
total 1 replies
Sri Hayati
ya ampun deg2kan aku, jgn sampai kartika kenapa , kenapa thor
Sri Hayati
kok jadi kayak sinetron si thor
Mayya_zha: kenapa kak?
total 1 replies
Amenk Zahra
...
Mayya_zha: Terima kasih kakak bintangnya 🤩🤩🤩🤩
total 1 replies
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Lanjutkan thor
Nur Purwaningsih
semua berakhir bahagia dengan keluarganya masing-masing,,
Alhamdulillah akhirnya kisah mereka happy ending,,
banyak pelajaran yang berharga dalam setiap kehidupan yang dijalani oleh Aline,,
dimulai dari penghianatan sang mantan kekasih kemudian berlanjut hingga bertemu dengan Galen,,
yang akhirnya kehidupan mereka berdua bahagia meski banyak kerikil" terjal yang dialami oleh Aline tetapi dengan kegigihan Galen akhirnya bisa teratasi dengan mudah,,
ditunggu kisah Tuan Wijaya thor serta Kartika yang belum berumah tangga,,
tidak terasa kisah mereka sudah TAMAT dan berakhir dengan kebahagiaan yang tak terduga
Umi Tum
nggak terasa udan tamat aja thor........ semangat berkarya ditunggu lanjutan cerita triple z di lain kisah...💪🤗🙏.
Rebellion's Rebellion's
terimakasih atas cerita yang sangat menarik kakak author,,
alhamdulilah akhirnya kisah mereka happy ending
Mayya_zha: Terima kasih kakak....
total 1 replies
Rebellion's Rebellion's
mungkin akan berat perjuangan cintanya Zayn penuh lika liku kehidupan yang akan dijalaninya terlebih zara yang mempunyai kelainan fisik
Santhy Saptha Ningrat
very nice ☺️
Nanik Puspita
kok tamat sih kak
Nanik Puspita: OOO, gitu kak 🙏🙏🙏
total 2 replies
LENY
YA TAMATNYA GANTUNG THOR GMN KISAH TUAN WIJAYA DAN ANAK2 GALEN DAN BARA THOR
Mayya_zha: untuk nambah bacaan tambah karya baru otor yuk kak..

pemilik kehormatanku.

tidak kalah seru.
total 2 replies
Joejoe
bagus..dari awal sampe akhir ga putus ikutin alur ceritanya.ga bertele-tele 👍👍👍 recommended
Mayya_zha: thanks joe 😘😘😘😘 ikuti terus karya otor ya...
total 1 replies
Joejoe
aaahh.... akhirnya happy ending 😍🤗 terimakasih othor.di tunggu Karya selanjutnya
Umi Tum
lanjuuut.........
Umi Tum: siap 👍
total 2 replies
Nur Purwaningsih
nah kan sudah ketebak alurnya
ini bakalan berat ceritanya saat mereka para bocil sudah memasuki tahap dewasa,,
akan ada cinta segitiga diantara para bocil😁🤭🤣
triple z
othornya pinter nyari nama awalan Z semua 🤭
Nur Purwaningsih: owh,, kirain 🤭
total 2 replies
Nanik Puspita
Zayn kan didoakan mommynya biar berjodoh dengan anaknya Derald
Nanik Puspita: masih kakakk
total 2 replies
Joejoe
iyalah Zia sama Zayn di bikin saudara aza.siapa tau nanti Zayn ketemu lagi sama zara.gpp deh emaknya ga zadi anaknya yg zadi

ini ngomong nya kenapa pake Z semua ya😁😁🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!