NovelToon NovelToon
Kelahiran Kembali Raja Para Dewa

Kelahiran Kembali Raja Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Reinkarnasi / Kultivasi / Barat
Popularitas:154.3k
Nilai: 5
Nama Author: GEELANG

Sun Chen merupakan Raja Para Dewa berhasil menciptakan sebuah jurus yang dapat mengendalikan tata surya.

Namun hal yang tidak diinginkan terjadi, semua tata surya menjadi kacau baik di dunia rendah, dunia atas, dunia dewa semuanya tidak beraturan.

Semua dunia dan planet yang ada di tata surya bertabrakan dan hancur berkeping keping akibat ulah Sun Chen.

Dibalik kejadian yang memusnahkan seluruh makhluk hidup di tata surya itu, untung saja Sun Chen diberikan kesempatan untuk terlahir kembali.

Namun Sun Chen merasa aneh karena dia terlahir kembali di dunia yang bernama Bumi yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

Bagaimana kisah petualangan Sun Chen di tata surya baru itu? akankah Sun Chen dapat kembali mengibarkan sayapnya di puncak dunia?

Jangan lupa staytoon yah!


(Update 2 bab per hari)


ig @geelang11

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32 : Hari Bahagia dan Tangisan di Atas Tanah

Sinar matahari pagi yang cerah menembus celah-celah awan, memberikan warna keemasan yang indah di atas dekorasi kain merah yang menyelimuti seluruh pemukiman desa. Halaman rumah keluarga Ling telah disulap menjadi tempat upacara pernikahan tradisional yang rapi. Musik tradisional desa mengalun dengan tempo yang damai, memberikan nuansa sakral dan penuh dengan kebahagiaan.

Seluruh warga desa berkumpul dengan pakaian terbaik mereka. Setelah mendapatkan pengumuman dari anak buah baru Sun Chen bahwa ancaman hewan buas telah hilang sepenuhnya dari hutan, rasa cemas mereka berganti menjadi kegembiraan yang meluap-luap. Mereka membawa berbagai macam hadiah hasil bumi untuk menunjukkan rasa hormat kepada pengantin baru.

Di kamar pengantin, Ling Ying berdiri di depan cermin besar dengan gaun pernikahan tradisional berwarna merah menyala yang dihiasi sulaman benang emas berbentuk burung phoenix. Riasan tipis di wajahnya mempertegas kecantikan alaminya yang memikat, membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa terpaku. Jantungnya berdebar kencang, menanti saat-saat ia secara sah menjadi istri dari Sun Chen, pria yang memegang seluruh hatinya sejak masa kecil.

"Ying'er, kamu benar-benar cantik sekali nak. Ibu sangat bahagia karena akhirnya Chen'er mendapatkan wanita yang tulus mencintainya apa adanya," ucap Sun Mei yang berjalan masuk ke kamar, matanya berkaca-kaca menatap calon menantunya.

Ling Ying berbalik, tersenyum manis lalu memeluk Sun Mei dengan penuh kehangatan. "Terima kasih ibu, Ying'er berjanji akan selalu berada di samping Chen gege dalam kondisi apa pun dan menjadi istri yang berbakti kepada keluarga."

Sementara itu di halaman luar, Sun Chen keluar mengenakan pakaian pengantin pria tradisional yang modis dan stylish. Tubuhnya yang tegap dan wajahnya yang memancarkan kewibawaan mutlak seorang penguasa membuat semua warga desa berdecak kagum. Sun Fang dan Ling Mu berdiri di sampingnya dengan tawa bangga yang terus menggema di antara para tamu undangan.

Namun suasana damai itu tiba-tiba terusik ketika suara deru mesin mobil mewah terdengar mendekat dari jalan utama desa. Lima mobil SUV hitam mewah dengan plat nomor kelas atas kota berhenti tepat di depan gerbang halaman. Warga desa langsung terdiam, beberapa dari mereka merasa takut akan adanya gangguan dari orang-orang kota.

Pintu mobil pertama terbuka, memperlihatkan Qin Zong yang turun bersama cucunya, Qin Lin, dengan setelan pakaian formal yang sangat rapi. Mereka berjalan cepat memasuki halaman rumah.

"Master Chen! Selamat atas hari pernikahan Anda! Mohon maaf karena kami datang tanpa memberikan kabar terlebih dahulu!" ucap Qin Zong seraya membungkuk hormat sedalam sembilan puluh derajat di hadapan Sun Chen, pemandangan yang membuat para tetua desa terbelalak tidak percaya melihat orang terkaya di kota bersikap begitu rendah di depan Sun Chen.

Namun, fokus Sun Chen tidak berada pada Qin Zong, melainkan pada sosok wanita yang keluar dari pintu belakang mobil kedua. Wanita itu mengenakan pakaian pembantu rumah tangga yang sederhana, wajahnya terlihat sangat pucat dengan kantung mata yang menghitam karena tidak bisa tidur. Wanita itu tidak lain adalah Yun Qinxi, mantan istri Sun Chen.

Langkah kaki Yun Qinxi terasa sangat berat saat berjalan memasuki halaman rumah. Pandangannya langsung terkunci pada sosok Sun Chen yang berdiri gagah dengan pakaian pengantin merah di tengah dekorasi pesta yang meriah. Ingatan tentang tiga tahun pernikahan mereka yang dingin, penuh makian dari ibunya, dan berakhir dengan pengkhianatannya sendiri langsung menghantam otaknya bagaikan batu besar. Rasa penyesalan yang teramat dalam membakar seluruh dadanya hingga ia sulit untuk bernafas.

Sun Chen menatap wanita itu dengan sepasang mata dewa yang datar dan sedingin es. Tidak ada kemarahan, tidak ada dendam, yang ada hanyalah kekosongan mutlak seolah-olah wanita di depannya adalah sebutir debu yang tidak memiliki arti dalam alur takdirnya.

"Sun Chen... Apakah ini benar-benar kamu? Mengapa kamu menyembunyikan semua keagungan dan kekuatan ini dariku selama tiga tahun ini? Mengapa kamu lebih memilih menikahi gadis desa daripada kembali kepadaku?" ucap Yun Qinxi dengan suara yang serak, air mata penyesalan mulai mengalir deras membasahi pipinya yang kurus.

Sun Chen berdiri dengan tangan di belakang punggung, suaranya terdengar sangat tenang namun penuh tekanan yang menindas. "Kamu tidak pernah melihatku karena matamu hanya tertuju pada uang dan jabatan. Di mataku, kamu hanyalah sepotong masa lalu yang sudah membusuk. Sekarang, kamu hanyalah seorang pelayan yang tidak memiliki hak untuk berbicara denganku."

Yun Qinxi langsung terjatuh berlutut di atas tanah yang berdebu, menangis sejadi-jadinya sambil memukul dadanya sendiri. "Aku salah, Sun Chen! Aku benar-benar menyesal! Aku terikat oleh keserakahan dunia! Tolong beri aku satu kesempatan lagi, aku rela menjadi selir atau istri keduamu, asalkan aku bisa kembali berada di bawah perlindunganmu!"

Qin Lin yang berdiri di samping kakeknya mendengus penuh kejian mendengarkan ucapan itu. "Yun Qinxi, singkirkan sikap tidak tahu malumu itu! Dulu kamu membuang kakak Chen seperti sampah demi Zhou Jinfei, dan sekarang setelah tahu dia adalah naga yang bisa menguasai langit, kamu memohon seperti anjing kelaparan? Kamu sama sekali tidak pantas mendapatkan belas kasihan dari siapa pun!"

Pintu rumah utama terbuka, dan Ling Ying berjalan keluar dengan keanggunan yang memukau seluruh mata tamu undangan. Ia berjalan perlahan, lalu menggandeng lengan kanan Sun Chen dengan erat, menatap Yun Qinxi yang bersujud di tanah dengan pandangan yang penuh ketegasan sebagai seorang istri sah. "Chen gege adalah hidupku dan suamiku. Wanita pengkhianat sepertimu bahkan tidak memiliki kualifikasi untuk menginjakkan kaki di halaman rumah kami."

Sun Chen menepuk punggung tangan Ling Ying dengan lembut, lalu memberikan perintah dingin kepada Qin Zong. "Pak tua Qin, bawa pelayanmu ini keluar dari desaku. Hari pernikahanku tidak boleh dikotori oleh kehadiran sampah dunia kota."

"Baik, Master Chen!" Qin Zong segera memberi isyarat kepada para pengawalnya yang berbadan tegap untuk menyeret Yun Qinxi kembali ke dalam mobil. Yun Qinxi terus menangis histeris, meratapi nasibnya yang telah membuang emas sejati demi seonggok batu kali yang kini telah hancur. Tangisannya menjadi latar belakang dari akhir drama penyesalan yang sia-sia.

Upacara pernikahan pun dilanjutkan dengan penuh khidmat di hadapan pemuka adat desa. Ketika Sun Chen dan Ling Ying saling bertukar janji untuk mengarungi kehidupan bersama, seluruh warga desa meneteskan air mata haru melihat perjuangan cinta tulus Ling Ying yang akhirnya berbuah manis. Suasana malam pun tiba dengan penuh kedamaian di dalam rumah.

Namun, tepat saat pesta makan malam baru saja selesai, tanah di bawah kaki mereka tiba-tiba bergetar dengan frekuensi yang konstan. Dari kejauhan, ratusan lampu sorot mobil membelah kegelapan malam, mengepung seluruh perimeter perbatasan desa. Suara gemuruh pengeras suara dari aliansi kota bergema memecah kesunyian.

"Sun Chen! Aliansi Perguruan Melati dan Keluarga Kota Yunan telah mengepung desa ini dengan sepuluh ribu petarung! Serahkan kepalamu sekarang atau kami akan meratakan desa ini menjadi hamparan abu!"

Mendengar ancaman skala besar itu, seluruh warga desa langsung panik, berteriak ketakutan dan berlarian mencari tempat berlindung. Namun, Sun Chen hanya melepaskan gandengan tangan Ling Ying dengan perlahan. Ia berjalan menuju pintu gerbang depan halaman, sepasang matanya berkilat keemasan memancarkan hawa membunuh mutlak yang siap menelan seluruh aliansi tersebut ke dalam jurang kematian berdarah.

1
Rafida
oke thor lanjut
queen angelista
dih nggak di ajak mandi bareng/Speechless/
Bung Tomo
luar biasa
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss authooooooooooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Harman LokeST
waspada terus Sun Chen waspada terus ada orang yang ingin membunuhmu untuk itu tingkatkan terus kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaaaaaaaaaattt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss kuuuulllllltttiiiiiioiiiioivaaasiiiiiommuuuuuuu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii Sun Chen
Harman LokeST
haaaajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrr teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
Sun Chen berencana untuk menikah
Harman LokeST
sangat baik hati
Harman LokeST
makanya kalian semua jangan macam macam sama Sun Chen rasakan akibatnya
Harman LokeST
Sun Chen menolong bibinya
Harman LokeST
Sun Chen pulang kampung
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
selalu ada saja orang yang berani mengincar Sun Chen
Harman LokeST
yang macam macam sama Sun Chen haaaajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrr teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
tiiiinnnnnnnnnnngggggkkaaaaaaaaaaaattt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss kuuuulllllltttiiiiiioiiiioivaaasiiiiiommuuuuuuu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii Sun Chen
Harman LokeST
Sun Chen sekarang sudah sadar
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
Sun Chen pingsan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!