NovelToon NovelToon
EGO- Adhira

EGO- Adhira

Status: tamat
Genre:Teen / Patahhati / Nikahmuda / Balas Dendam / Anak Genius / Romansa-Teen angst / Tamat
Popularitas:546.8k
Nilai: 5
Nama Author: Atmosfera

Adhira Alindra adalah gadis berprestasi yang angkuh, sombong dan terkenal dengan harga dirinya yang tinggi, mulut pedas. dan prilaku nya yang sok berkuasa.

Ditambah posisinya sebagai ketua osis semakin membuatnya merajalela, lalu apa jadinya jika perilaku buruknya itu menimbulkan dendam pada anggota geng yang terdiri dari siswa-siswa buangan yang berandalan.

Awalnya Adhira tak begitu peduli dengan dendam geng sampah itu, Sampai akhirnya Dendam dan kejadian buruk mengubah kehidupan Adhira,

Gadis berprestasi itu bahkan ingin kembali mengiris nadinya saat percobaan bunuh dirinya gagal.

Adhira tak ingin membuka mata, menurutnya, lebih baik ia mati dengan mengenaskan dari pada menjawab siapa ayah dari anak dalam kandungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atmosfera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ego-31 Pagi dan Alina

Ditengah ambang kesadarannya, Adhira merasa kehilangan ketika tangan Zeo berhenti mengusap perutnya, namun tak berselang lama Adhira dapat merasakan sesuatu bergerak diranjang sebelahnya. Dan harum khas Zeo itu kian melingkupnya ketika sebuah tangan mengusap pinggangnya dari belakang dan secara teratur usapan itu berpindah keperutnya. Perlahan Adhira pun mulai larut oleh usapan itu dan rasa mengantuk enggan memberinya toleransi.

****

Adhira mengerjap ketika ia mendengar dering ponsel yang bukan miliknya. Itu milik Zeo,

Perempuan itu membuka matanya dan sangat terkejut ketika menyadari posisinya yang sedang memeluk Zeo serta menyadarkan kepalanya didada pemuda itu. Mereka akan benar-benar menempel jika saja perut Adhira tak menghalanginya. Seketika Adhira merasa jijik dengan dirinya sendiri. Ia mendorong Zeo kuat dan melepaskan diri dari pelukan yang sialnya ia lah yang memeluk Zeo.

Namun hal itu tak membuat Zeo bangun. Pemuda itu malah mengganti posisinya dan kembali tidur dengan nyenyak. Seolah dorongan kuat Adhira tadi hanya sekedar dorongan ringan.

"Bangsat," Adhira mengusap tubuhnya kasar. Perempuan itu mengusap bahkan bisa dibilang hampir mencakar tubuhnya sendiri yang tadi sempat menempel dengan tubuh Zeo.

Ia benar-benar merasa jijik kepada dirinya sendiri. Pikirannya pun mulai melayang, apa mereka hanya berpelukan saja tadi malam atau melakukan hal lebih. Memikirkan itu, Adhira pun langsung bangkit dari ranjangnya, perempuan itu mengecek pakaiannya yang lengkap dan melihat lehernya apa kembali meninggalkan jejak kebajingan Zeo seperti yang lalu. Adhira masih trauma dengan kelakuan bajingan Zeo waktu itu.

Adhira bernapas lega, ia lalu mencari suara dering ponsel yang kembali mengusik yang Adhira yakini bukan miliknya melainkan milik Zeo.  Adhira berdecak ketika dering itu berhenti namun selang beberapa detik ponsel itu kembali berdering, Sebenarnya siapa pengganggu pagi yang tak tau tata krama dalam menelpon itu. Ah, Ya, jika itu ponsel Zeo pasti yang menghubunginya adalah kenalan Zeo. Pantas saja. Sama-sama tak punya urat malu. Maki Adhira pelan.

Tak perlu waktu lama bagi Adhira untuk menemukan ponsel itu dijaket Zeo.

Adhira mengernyit jijik ketika  ia menyadari Zeo tidur menggunakan jaket yang sering dipakai pemuda itu ketika pergi keluar. Apa pemuda itu tak memiliki rasa jijik.

Ai

Adhira menegerutkan keningnya, berusaha mengingat siapa pemilik nama pemanggil ini.

Apa salah satu adik Zeo? Atau teman-temannya? Kenapa namanya aneh sekali.

Karena penasaran Adhira pun langsung mengangkatnya.

"Halo Ze? Kamu kok lama banget sih angkat teleponnya? Masih tidur atau gimana ih,"

Adhira tergagap ketika suara lembut perempuan yang menyapanya.

"Ze? Halo?"

Adhira berdehem, "Ini siapa ya?"

"Ha?"

Adhira mendengar suara perempuan disebrang telepon sedikit kebingungan. Mungkin sama-sama bingung seperti dirinya.

"Em, loh, kamu yang siapa? Ini nomor Zeo kan? Kenapa hp nya bisa sama kamu. Zeo kemana?"

"Zeo?" Adhira pura-pura tak tau. Ntah kenapa Adhira merasa ada yang tak beres dengen hubungan perempuan si penelpon ini dengan Zeo. Apa si Ai ini adalah pacar Zeo.

"Iya, Zeo, Alzeo immanuel. Kamu kok bisa pegang hp nya?"

"Oh Alzeo, iya hp nya masih sama aku, kamu siapanya ya?" tanya Adhira mencoba mencari tau siapa perempuan itu.

"Kok bisa sama kamu? Ketinggalan atau gimana? Kamu teman kampusnya? Aku Alina pacarnya."

Adhira berdecih, "Oh Alina, kamu pacarnya ya?"

"Iya, kamu siapa nya Zeo? Kenapa hp nya bisa sama kamu? " tanya Alina yang mulai curiga.

"Aku Adhira,"

"Oh- Mbak Adhira-

"Adhira Takahashi, Istri Zeo immanuel Takhashi, " Sambung Adhira tersenyum culas,

"Istri, jangan becanda deh mbak."  kata Alina mulai kesal.

"Oh, kamunya gak percaya, boleh dibuktiin kok. Zeo nya lagi tidur tuh." kata Adhira mengubah panggilan suara itu menjadi panggilan Vidio, tak lupa Adhira langsung mengarahkan kamera belakang nya kearah Zeo yang pulas.

Adhira menatap layar ponselnya yang menampilan wajah Alina, perempuan itu sangat cantik seperti model, sama seperti suaranya yang lembut tatapan perempuan itu pun demikian. Pantas saja Zeo mau. Batin Adhira.

"Uda puas liatin suami gue tidur? Kalau Uda  bay." kata Adhira memutuskan sambungan.

Adhira menghentakkan kakinya kesal, ia melempar ponsel itu kewajah Zeo membuat pemuda itu terbangun dan mengerang.

"Gila lo!?" bentak Zeo memegangi keningnya yang memerah.

Adhira berdecak, perempuan itu menatap Zeo dengan pandangan marah.

"Lo yang gila bangsat, bajingan, sialan!" Adhira melempari Zeo dengan semua benda yang ada disekitarnya. Ia marah, benar-benar marah.

"Dhira lo kenapa sih."

Adhira mengusap air matanya yang ntah kenapa menetes, "Sialan lo." makinya meninggalkan kamar.

"Adhira" panggil Zeo dari kamar dengan bingung.

Adhira berusaha mengatur emosinya, ia tak tau kenapa hatinya bisa sesakit itu mengetahui Zeo memiliki kekasih.

Jadi selama ini pemuda itu sering pulang malam karena itu?

Lalu apa gunanya pemuda itu mempertahankan anak dan pernikahan mereka, jika sudah memiliki kekasih.

Adhira mengerang marah ketika membayangkan Zeo sedang bersama Alina dan bersenang-senang disana sedangkan dirinya tak bisa tidur nyenyak karena anak-anak sialan Zeo ini.

"Kalian liat, kelakuan bajingan papa kalian itu kayak apa? Dia cuma manfaatin gue buat jaga kalian. Tapi dia seneng-seneng sama pacarnya- sialan. Kalian sama-sama sialan. Hiks." tangis Adhira didapur sendirian.

**

"Akh" Zeo mengerang kesal sambil kembali menidurkan tubuhnya. Keningnya nyut-nyutan, dan tubuhnya sangat lelah. untung saja hari ini adalah hari minggu, ia tak perlu disibukkan banyak hal dengan diburu waktu.

Zeo kembali berdecak ketika melihat kekacauan yang dibuat Adhira, menghela napasnya kasar zeo pun membereskan barang-barang perempuan itu yang dilempar membabi buta kepadanya. Zeo tak tau masalahnha apa. Tiba-tiba saja Adhira mengamuk tanpa sebab.

Apa perempuan itu marah ia tidur disebelahnya. Tapi- Bukan kah dua minggu terakahir juga begitu?

Zeo masih sibuk membereskan alat-alat rias Adhira yang berserakan, Namun kegiatannya terhenti ketika ponsel retaknya itu menampilkan notifikasi bar chat Alina. Ah, omong-omong Zeo memberi ID kontak Alina dengan Ai, artinya Cinta dalam bahasa Jepang.

Ai (3)

[Ze please bilang tadi itu bohong]

[aku mohon Ze]

[kamu gak hianati aku disanakan? Kamu setia sama aku kan?]

Zeo menahan napasnya begitu membaca chat dari Alina. Apa maksud kekasihnya itu?

Pemuda itu langsung membuka semua daftar panggilan diponselnya. Ada nama Id Alina disana dan panggilan itu dijawab masuk.

Zeo menatap pintu kamar dimana Adhira pergi tadi, apa Adhira yang mengangkatnya tadi? Apa Adhira sudah mengetahui hubungannya dengan Alina? Apa perempuan itu mengamuk karena hal itu? Tapi kenapa Adhira semarah itu?

Batin Zeo penuh dengan berbagai pertanyaan.

****

Kalian masih pada ingat Alina kan?

Namanya sering muncul di bab-bab awal.

1
teyuksha
suaminya sudah sabar
affifa zahra
Aku pertama kali baca karya kk dari wf sekitar 3/4 tahun lalu, dan pas pindah ke novel toon aku pun download noveltoon, and udah ga terhitung berapa ratus kali aku baca ulang cerita2 kk, semuanya aku sukaaa, tapi baru sempat komen sekarang😅, pokoknya karga2 kk seru dan bagus bangettt, kalau bisa mah kisah nya zeo di perpanjang sampai kecerite cucu cicitnya pun bakalan ttp ku bacaaaaaaa😍😍😍
naura fifa
ayok kak lanjutin lagi ceritanya...minimal sampe anak ketiganya zeo lahir.kalo gak sampai anak anaknya zeo berkeluarga juga gak apa🤣
naura fifa
pliss ini ceritanya bagus banget kakk😍😍ngerasa banget dihati sampe nangis juga baca ini cerita...
Adwyh Ftmh
/Scowl/
TsalsaAidaa
Hai kak, mungkin aku telat banget ya baca cerita ini. tp beneran deh, tulisan kakak indaaahhhh bangettt, sakitnya dapet, ombang-ambing rumah tangganya juga dapet, bahagianya juga nular. Dari sini jadi belajar banyakkk bangettttt, ternyata rumah tangga ga sesimpel seranjang bareng aja, tp belajar berkembang bareng seumur hidup. Belajar terbuka, belajar saling mengerti. udah pokoknya gila aja baca ini, kakak deserve of being a writer. makasiiii kakkk, kakak hebat 🫶🫶🫶
Icha tae
kk semangat
affifa zahra
pertama kali baca cerita ini di WP nya author sekitar tahun 2019 mungkin habis it baca tentang ayah ibunya sih kalah dari novel sebelah, cerita seru jugaaa tapi kata author di suruh baca di noveltoon akhirnya karena sngat2 sukaa sama novel2 karya author aku dwload noveltoon, and ini udah ke puluhan kalinya aku baca zeo lagi zeo lagiiiiii, tapi emang ga pernah komennn. karna terlalu larut dalam bacaan. tapiii hari ini aku bakalan komennnnnn, aku suka banget sama karya2 author, sampai bisa baca sih zeo berapa kali dalam seminggu kalau lagi bosennnnn, karna ceritanya ga ngebosenin, luvvv author sekebon pokoknyaaaa. semangat ya thorrr terimakasih sudah menciptakan karya yg sangatttttt bagus🤩🤩🤩🤩😘😘😘
affifa zahra: kalau bisa lanjutin ya thorre😭😭mau liat zeo bahagiaaaaa banyak banyakkkkkjkkkkk
total 1 replies
Renebell Jenice
Luar biasa
Dian Amara
aku nangis bacanya😭
Dian Amara
sumpah ceritanya bagus banget, rela download apk ini demi cerita ini weh😭🤍
Rumaisa Afiani
aaaaah novel yg gapernah aku lupain 🥺
Rai Nurhikmah
KK author mau donk e book ya
Helena Melly
kak ini ending gimana
Lisdha Park
ini serius ini ending nya setidaknya sampai lahiran atuh kak, epilog nya adain
Lisdha Park
min jangan tiba-tiba di buat lumutan dong selesaikan dulu
Lisdha Park
bangsattt
Rahmaniar
bagus banget ceritanya
Marie Ocean
anak lu ai zela kalo lu lupa wahai ibu dhira 😑
Nuur Shayla Rahmadani
dulu udh pernah baca ini di wp 2 thn lalu, kemarin cari lagi karena keingat Zeo dan pgn baca ulang, rupanya udh pindah kesini. pas liat ada part tambahan yg lebih wah tu, rasanya kek makin sayang sekali sama Zeo ini, pokoknya gk tau lagi deh. dia berhasil bikin aku gamon padahal udh 2 thn yg lalu nge bacanya😭😭
Atmosfera: Wahh.. Terima kasih uda gamon sama Zeo wkwk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!