Ini adalah kisah dimana seorang pengembala kambing yang tiba-tiba mendapatkan kekuatan dahsyat.
Lei Yu adalah seorang pengembala kambing, dia tiba-tiba mendapatkan kekuatan dahsyat dari petir hitam yang menyambarnya. Lei Yu mengira kekuatannya akan sangat bagus untuk dirinya, namun dengan kekuatan dahsyat yang berada di tubuhnya Lei Yu harus menanggung tugas yang sangat berat, dimulai dari mencari kunci portal sampai-sampai dia tidak sengaja menyinggung bangsa iblis yang akan merenggut orang-orang yang dia sayang.
Cuplikan:
Para serigala yang tadinya mundur maju kembali ke arah Lei Yu, tapi sekarang serigala itu mendekat dengan cara menerkam Lei Yu
"Groarrdd!".
"Habislah sudah, aku akan mati disini......".
Lei Yu berpikir dirinya akan mati tapi takdir berkehendak lain, petir hitam tiba-tiba menyambar ke arah Lei Yu juga ke arah ke 4 serigala.
"Jlegeerrrrrrrerrrrerrr!".
Para kambing berlarian ketakutan, sedangkan Lei Yu dan ke 4 serigala gosong tersambar petir. Bagimana cerita selanjutnya? Yuk simak ceritanya di novel Dewa Petir Kegelapan.
Jangan lupa Like, Komen, favorit, dan vote nya ya......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riffky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mencari Bunga Matahari Emas
"Apa kau tidak berbohong?" Tanya Lei Yu masih ragu mendengar pernyataan mengerikan Xiao Hu.
"Jika kau tidak percaya ya sudah, aku hanya memberitahu mu saja".
Lei Yu diam sejenak lalu bertanya kembali
"Apa kau tahu cara mencegah hal-hal mengerikan itu?".
"Ada 1 cara untuk mencegah semua hal mengerikan itu".
"Kalau begitu cepat katakan apa caranya!".
"Kau harus mempunyai kualitas tulang tinggi".
"Aku mempunyai tulang emas hitam dan setahuku tulang ku ini adalah tulang terkuat".
Xiao Hu yang mendengar itu menatap Lei Yu dengan tatapan ragu dia berpikir omongan Lei Yu hanyalah kebohongan.
"Apa kau benar-benar mempunyai tulang emas hitam?" Tanya Xiao Hu ragu.
"Tentu saja, apa kau tidak percaya?".
"Baiklah, aku akan memeriksa sendiri, cepat ulurkan tangan mu!".
"Ini" Ucap Lei Yu sembari mengulurkan tangannya.
Xiao Hu memegang tangan Lei Yu dan mengalirkan sedikit tenaga dalamnya hingga beberapa saat kemudian mata Xiao Hu melotot, napasnya terhenti dan tubuhnya bergetar.
"Kau....... Kau...... Benar-benar mempunyai tulang itu, i...... Itu tulang yang sangat langka!" Ucap Xiao gemetaran.
"Xiao Hu kau kenapa?" Tanya Lei Yu kebingungan melihat tingkah Xiao Hu yang tiba-tiba menjadi aneh.
"Ba.......... Bahkan di Wilayah Kudus pun tidak ada tulang selang itu".
"Hey, kau kenapa Xiao Hu?".
"Kau bertanya aku kenapa?!Kau bertanya aku kenapa hah?! Jelas-jelas kau mempunyai tulang itu dan kau bertanya aku kenapa hah?!".
"Hey Xiao Hu, coba jelaskan pelan-pelan aku benar-benar masih tidak mengerti dengan tingkah mu ini".
"Aku tidak bisa menjelaskan tulang itu sekarang, yang terpenting kau harus menyembunyikan rahasia tulang mu ini, jangan sampai orang lain mengetahui nya atau kau akan di incar dan dibunuh lalu tulang mu akan diambil oleh mereka!".
"Aku tidak mengerti apa yang kau maksud, tapi yang jelas aku akan menjaga rahasia tulang ku ini. Oh ya, apa aku bisa menggunakan teknik instan ini tanpa resiko sedikitpun?".
"Tentu saja bisa!".
"Syukurlah, kalau begitu bantu aku mencari 1 bahan lagi".
"Baiklah aku akan membantumu" Ucap Xiao Hu tersenyum kecil.
**
Di tempat lain, tepatnya di Sekte Bambu Emas terlihat seorang anak laki-laki yang tengah push up.
"97......... 98........... 99.......... 100".
"Fiuh, akhirnya aku berhasil push up 100 kali" Ucap anak laki-laki yang tak lain adalah Qing Guo.
"Sekarang tinggal melakukan sit up 100 kali" Qing Guo bersiap dengan posisi berbaring dan meletakan tangannya di belakang kepala.
"Baiklah, sekarang mari kita mulai" Qing Guo mulai menaikkan badannya dan menurunkan badannya berulang kali.
"1.......... 2.......... 3......... 4...........".
Ketika Qing Guo sedang fokus dengan latihannya seorang pria berusia 25 tahunan menghampiri Qing Guo.
"Guo'er, sedang apa kau?".
"Tetua, aku sedang berlatih".
"Semenjak kau masuk ke sekte ini kau jarang sekali berlatih dengan murid lainnya kau hanya fokus dengan latihan mu yang menyiksa dirimu sendiri, siapa yang telah menyuruh mu melakukan latihan ini?".
"Tetua Yun An, aku harus bertambah kuat dengan cepat agar aku bisa melindungi ibuku dari bahaya. Untuk siapa yang menyuruhku melakukan latihan ini adalah Kak Lei Yu dia adalah pendekar yang sangat hebat bahkan bisa membunuh banyak orang dengan mudah".
"Kenapa kau begitu percaya dengan teknik latihan ini? Bisa saja orang yang telah menyuruh mu itu hanya berbohong".
"Tetua Yun An jangan membicarakan Kak Lei Yu seperti itu! Kak Lei Yu adalah orang baik dia tidak mungkin berbohong, lagian setelah beberapa Minggu aku melakukan latihan ini aku jadi merasa bertambah kuat".
"Guo'er, entah siapa yang kau maksud Kak Lei Yu itu, tapi kau berani membentak tetua ku sendiri untuk membela dia".
"Ma........ Maafkan aku tetua, aku tidak bermaksud seperti itu" Ucap Qing Guo sembari menghentikan sit up nya.
"Tenang saja aku tidak akan marah, silakan lanjutkan latihan mu" Ucap pria itu yang di ketahui bernama Tetua Yun An sembari melangkah pergi meninggalkan tempat itu.
Sementara itu Qing Guo menatap Tetua Yun An dengan tatapan bersalah. Qing Guo merasa bersalah dengan apa yang dia perbuat tadi.
Qing Guo pun melanjutkan latihannya kembali. Qing Guo sudah berlatih semenjak dia memasuki Sekte Bambu Emas, Qing Guo melakukan push up 100 kali, sit up 100 kali, dan berlari 10 kilo meter setiap harinya tanpa mengeluh sedikitpun.
Qing Guo mulai merasakan efeknya setelah beberapa hari melakukan hal itu berulang-ulang kali. Walaupun sekarang tingkat kekuatan Qing Guo masih berada di pendekar kelas rendah tahap 3, tapi kekuatan fisiknya setara dengan pendekar kelas rendah tahap 10.
**
Kembali lagi ke Lei Yu, sekarang dia dan Xiao Hu sedang mencari bahan terkahir untuk mencapai pendekar bumi yaitu bunga matahari merah.
"Xiao Hu, apa kau benar-benar mengetahui letak bunga matahari merah itu?".
"Tentu saja aku mengetahuinya, aku sudah bertahun-tahun terjebak di hutan ini".
"Tapi kenapa kita sudah seharian mencarinya tapi tetap saja tidak menemukannya".
"Haish, sabarlah! Sebentar lagi kita akan sampai di tempat bunga itu berada".
Xiao Hu dan Lei Yu terus berjalan hingga sore tiba akhirnya mereka tiba di sebuah gunung berapi.
Lei Yu yang melihat gunung besar di hadapinya kebingungan
"Xiao Hu, kenapa kau mengajak ku ke gunung ini".
"Bunga matahari merah itu ada disini".
"Seriusan? Sekarang dimana letaknya" Lei Yu melirik kanan-kiri.
"Bunga itu tidak ada disini, tapi di puncak gunung berapi itu" Xiao Hu menunjuk ke arah puncak yang sangat tinggi.
"Jadi kita harus ke atas sana?".
"Yeah benar" Ucap Xiao Hu sembari melangkah mendekati gunung itu yang diikuti Lei Yu.
Setelah berada didekat gunung itu Xiao Hu melompat menaiki tubuh Lei Yu.
"Hey, kenapa kau malah melompat ke tubuhku?".
"Tubuh ku yang sekarang sangat kecil dan rapuh, jadi aku akan menumpang disini".
"Dasar rubah sialan!" Gumam Lei Yu.
Lei Yu pun berjalan menaiki jalan setapak yang menanjak dan melingkari gunung berapi itu. Untuk mempersingkat waktu Lei Yu melesat dengan kecepatan tinggi.
1 lingkaran, 2 lingkaran, 3 lingkaran Lei Yu lewati hingga malam tiba.
"Hey bocah, sebaiknya kita istirahat dulu disini" Ucap Xiao Hu.
"Bagaimana jika ada Binatang Iblis disini?".
"Tenang saja, kita baru melewati 3 lingkaran jalan menuju puncak".
"Apa itu berarti kita masih aman?".
"Yeah, kita masih aman disini".
"Baiklah, mari kita istirahat dulu!".
Lei Yu dan Xiao Hu duduk di sana untuk beristirahat, Lei Yu menggunakan waktu istirahatnya untuk memulihkan tenaga dalam yang terkuras. Sementara Xiao Hu mengunakan waktu istirahatnya untuk memulihkan kekuatannya.
**
BANYAK PEMBACA YANG BELUM LIKE DARI CHAPTER AWAL SAMPE CHAPTER SINI, JADI MOHON LIKE NYA YA.
BANYAK PEMBACA YANG BELUM VOTE DI NOVEL INI, JADI MOHON VOTE NYA YA.
SAMA 1 LAGI, SIMPAN NOVEL INI DI DAFATAR FAVORIT KALIAN SUPAYA KALIAN DAPAT NOTIFIKASI UPDATE NOVEL INI.
TERIMA KASIH YANG UDAH BACA