Hai pembaca yang budiman😊
ini adalah novel kedua ku, Lanjutan cerita dari novel pertama ku yang berjudul JENIUS NAKALKU, tapi dibuat terpisah agar rasa nya berbeda😅
Maklum di novel kali ini, yang jadi pemeran utamanya si sad boy tampan Peter Chow yang menjadi liar kembali karena harus ikhlas dengan kenyataan yang ada, bahwa Bella wanita pujaan nya menikah dengan Mark chow kakak kesayangannya, meski sebenarnya belum bisa move on.
Mami Laura yang khawatir dengan percintaan anak bungsunya, mengenalkan banyak wanita cantik di kotanya untuk menjadikan calon menantu nya. Bahkan Queen, keponakan kesayangannya selalu mengikutinya demi mengawasi tindak - tanduk peter, agar memilih wanita yang tepat sebagai pendamping hidupnya.
Kira - kira siapa ya gadis yang bisa merebut hati Peter yang telah terluka🤔
Yuk, baca langsung tiap episodenya, biar ga penasaran!
Terima kasih🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haura Kanza Nabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28. Ending
Peter yang tak ingin kehilangan Queen, memutus kan segera melaksana kan pentungan nya di negara R.
Acara pertunangan cukup meriah, di hadiri oleh rekan bisnis sekaligus beberapa wartawan dari tv swasta.
Hal itu sengaja di lakukan Peter atas persetujuan Queen, karena kedua insan tersebut seolah ingin memberitahu kan kepada seluruh orang di sekitar bahkan seluruh dunia, jika mereka berdua telah resmi memiliki hubungan agar tak ada orang ke tiga, ke empat dan seterus nya. (Author : maklum lagi musim pelakor dan pebinor🤭)
" Selamat ya Queen... cucu oma tersayang " ucap oma sambil memeluk Queen erat karena bahagia.
" terima kasih oma, ops... tapi maaf oma, kedepan nya oma jangan memanggil ku cucu kesayangan oma lagi." tukas Queen pura- pura serius.
" hmmm... apa maksud mu sayang.." balas oma heran.
" maksud ku kedepan nya, oma harus memanggil ku putri kesayangan oma, karena setelah lulus sekolah nanti aku akan segera menikah dengan om peter dan menjadi putri kesayangan oma" balas Queen menjelaskan sambil tersenyum penuh arti.
" iya... iya... terserah mau mu saja, yang pasti kamu tetap lah Queen kesayangan oma dan opa" puji Nyonya Laura yang selalu memanjakan cucu kesayangan nya.
"Terima kasih oma." balas Queen sambil tersenyum.
" sayang... kedepan nya kau juga tak boleh memanggil ku om. tapi harus memanggil ku Peter sayang atau honey." protes peter kepada Queen karena terkadang percaya diri nya suka down karena jarak umur yang di miliki mereka, apa lagi saat ini Queen nampak cantik dengan balutan dress putih yang nampak indah sekali dikenakan oleh Queen, sehingga menjadi pusat perhatian seluruh orang yang ada di acara pesta pertunangan mereka berdua saat ini.
" Ya.. Pe.. ter... ku sayang." ucap Queen terbata - bata karena canggung tak biasa karena ini pengucapan nya untuk pertama kali nya.
Peter yang mendengar panggilan khusus dari Queen langsung tersenyum bahagia. Namun yang membuat nya lebih bahagia ketika Queen tiba - tiba saja mengecup pipinya di depan umum.
" Queen.. " respond Peter terkejut.
" ini label dari ku, agar tak ada wanita lain yang berani menggoda, mendekat, merayu bahkan merebut ku dari mu" ucap Queen sedikit egois karena ia sadar jika lelaki yang saat ini telah menjadi tunangan nya saat ini, meski memiliki jarak yang lumayan jauh, namun merupakan suami idaman di luar sana, tak hanya memiliki kekayaan, namun Peter juga lelaki matang, tampan yang romantis.
" tentu saja honey." balas Peter yang kemudian juga membalas mencium kening Queen dengan begitu penuh arti.
" ehem.... ehem..." dehem Peter menghentikan adegan mesra dua pasang sejoli yang baru saja resmi memproklamir kan hubungan mereka.
" ingat peter, kau mesti banyak bersabar dan puasa dulu, karena meski kau telah menjadi tunangan nya, Queen masih tetap harus menyelesaikan studinya." ungkap Mark mengingat kan Peter agar tak melewati batas.
" Terima kasih atas nasehat mu Mark. Meski Queen meminta ku segera menikahi nya setelah lulus sekolah menengah nanti, tapi aku menolak nya..." ucap Peter yang belum selesai, segera di hentikan oleh Mark yang tiba- tiba tak mengerti dengan pemikiran peter.
" lalu maksudmu Apa Peter, jangan membuat semua orang salah paham dengan ucap mu Peter." ucap Mark masih bingung dengan ucapan Peter namun tetap yakin Peter tak mungkin menelantarkan Queen.
" maksud ku, aku tak memaksa Queen untuk segera menikah dengan ku, aku tak ingin menjadi penghalang cita - cita Queen, aku akan mengizin kan dan bersedia menunggu Queen sampai lulus kuliah nanti. Lalu setelah itu kita menikah. " ungkap Peter melanjut kan ucapan nya tadi yang sempat terhenti.
" terima kasih Peter ku sayang. tapi, cita- cita ku dari kecil adalah menikah dan mempunyai banyak anak dengan lelaki dewasa yang hampir mirip dengan papa ku, tampan, mapan dan yang pasti sangat menyayangi ku seperti papa ku, siapa lagi kalau bukan kau peter" ungkap Queen di hadapan semua orang.
" maksud mu Apa honey, jangan membuat ku GR." balas Peter yang merasa berbunga - bunga namun ingin kepastian kemana arah dan tujuan pembicaraan Queen.
" Kita menikah setelah aku lulus sekolah menengah. Kita akan bikin banyak anak. " ucap Queen sambil mengedipkan sebelah mata kiri nya.
" lalu kuliah mu? " tanya Bella yang khawatir akan pendidikan Queen puteri satu -satu nya.
" tenang saja ma... setelah menikah aku tetap melanjut kan kuliah ku, dengan di dampingi supir sekaligus body guard setia ku ini ma..." ucap Queen sambil menggandeng tangan Peter.
"hmmm.. akhir nya anak mama telah berpikiran dewasa sekarang." puji Bella terhadap Queen.
" tentu saja ma, ini semua karena aku dilahirkan dari rahim seorang wanita tangguh, yaitu mama. " puji Queen yang merasa bangga memiliki mama seorang wanita yang mandiri dan juga sukses.
" honey... putri kita sudah menular kata - kata romantis dari mu. " ucap Bella sambil menoleh ke arah Mark dan memeluk swami nya karena merasa terharu dan bangga dengan pola pemikiran Queen yang telah dewasa, meski selama ini sering berbuat nakal diskolah karena mencari perhatian. Namun itulah proses hidup pendewasaan seseorang.
****
2 tahun kemudian setelah kelulusan Queen.
Queen dan Peter pun menikah dengan nuansa Garden party sesuai keinginan Queen.
***
Happy ending...
Terima kasih pembaca yang budiman telah setia membaca Novel JENIUS NAKAL & JENIUS NAKAL 2.
Terima kasih atas Like n koment nya.
Maaf jika tak sedikit typo dan juga revisi🙏
untung readernya pinter2 yaa. . .
seru thor, semoga sukses dan makin banyak karya ya
semoga oma cepet sembuh
mmpir juga y ke cucu manja oma
semangat