NovelToon NovelToon
Cinta Sang Mantan Cassanova

Cinta Sang Mantan Cassanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:291.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dee_K

Novel ini sekuel dari novel pertamaku yang berjudul Mencintai Kekasih Sahabatku. Jadi alangkah lebih baik membacanya terlebih dulu sebelum membaca Cinta Sang Mantan Cassanova.

"Aku baru sadar kalau cintaku padamu begitu dalam setelah aku kehilanganmu. Mungkinkah janin yang tak sempat berkembang itu membuat ikatan kita semakin kuat? aku berjanji akan membuatmu kembali lagi padaku" Dewangga Surya Wijaya.

Kehilangan 3 orang sekaligus dalam hidup Angga membuat hidupnya terpuruk. Mamanya meninggal karena serangan jantung, Viviane pergi entah kemana setelah keguguran janinnya.

Hal itu membuat seorang Angga kini menjadi pribadi yang sangat dingin. Bahkan gelar cassanova yang melekat pada dirinya sudah ia tanggalkan.

Dapatkah Angga menemukan Viviane?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dee_K, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 31

Di sebuah hotel berbintang yang sangat terkenal di kota J sekarang Nampak sekali keramaian pesta pernikahan seorang pengusaha muda yaitu Edwin Danuarta yang merupakan putra tunggal dari Nicolas Danuarta. Banyak tamu dari kalangan pengusaha yang kini juga menghadiri pesta pernikahan itu. Baik dari keluarga kedua mempelai pengantin dan maupun para tamu semuanya Nampak bahagia menyambut pesta pernikahan Edwin dan Viviane. Namun ada salah satu tamu yang sama sekali tidak bahagia dengan pernikahan mereka. Siapa lagi kalau bukan Angga.

Sejak tadi Angga mengulur waktu untuk hadir ke pesta tersebut. Dia tidak ingin melihat prosesi sacral pernikahan sang mantan kekasih. Dia tidak bisa melihat itu semua. Sebenarnya Angga juga tidak secara langsung mendapatkan undangan pernikahan Viviane dan Edwin. Dia mendapatkannya dari Om Wilson yang tak lain adalah adik dari Nicolas atau Papa dari Laura. Jadi Angga sangat tidak enak jika menolak untuk menghadiri acara itu.

“Ayo Mas Angga.” Ajak Laura sambil menggandeng tangan Angga.

Laura sebenarnya kesal sekali dengan Angga, namun dia berusaha tidak menampakkan wajah kesalnya. Bagaimana tidak kesal, Laura sampai bela-belain datang ke apartemen Angga agar bisa lebih cepat tiba di hotel untuk melihat prosesi sacral pernikahan Edwin dan Viviane, namun Angga malah mengajaknya untuk ke kantornya terlebih dulu. Bahkan Laura yang sempat protes akan pergi sendiri berharap Angga akan menuruti kemauannya, justru Angga terlihat seolah tak peduli. Jadi mau tidak mau, Laura harus mengikuti Angga ke kantornya. Laura juga heran apa yang dilakukan Angga di kantor di saat haari libur seperti ini. Bahkan Laura disuruh menunggu di dalam mobi. Sunggu kekesalan Laura sudah berada di level puncak.

“Hmmm” jawab Angga sambil melangkahkan kakinya masuk ke dalam ballroom hotel.

Angga terpaku saat pertama kali sudah sampai di pintu masuk ballroom. Dia melihat kemegahan pesta pernikahan Viviane dan Edwin. Namun hatinya sangat sakit dan miris. Seharusnya ini adalah pesta pernikahannya dengan Viviane. Tapi lagi-lagi dia harus menerima kenyataan pahit.

“Sayang, kenapa baru datang?” Tanya Mama Laura.

“Oh maaf Ma, tadi Mas Angga ada sedikit urusan.” Jawab Laura.

“Ya sudah tidak apa-apa. Lebih baik kita segera ke pelaminan untuk memberi selamat kepada pengantinnya.” Ucap Papa Laura.

Akhirnya kini mereka berempat naik ke pelaminan untuk memberi selamat pada pengantin. Angga melangkahkan kakinya sambil terus memperhatikan Viviane yang sangat cantik dan juga terlihat sangat bahagia. Hatinya sangat kacau. Semakin langkahnya mendekati si mempelai pengantin, perasaan Angga semakin tak karuan. Matanya sudah memerah seakan ingin menumpahkan air matanya. Namun dia harus menahan sekuat tenaga agar dia tidak menangis.

Kini Angga sudah naik ke pelaminan. Dia menunggu gilirannya untuk mengucapkan selamat. Angga di barisan terakhir setelah Laura. Setelah Laura, kini tersisa Angga yang memberi selamat.

Deg

Seketika senyum di bibir Viviane menghilang saat tiba-tiba Angga sudah berada di hadapannya. Dia sama sekali tidak menyangka kalau Angga akan datang. Viviane sangat gugup sekali menerima uluran tangan dari Angga. Bahkan air matanya pun sudah di pelupuk mata dan siap meluncur.

“Selamat atas pernikahan kalian.” Ucap Angga pelan sambil menjabat tangan Viviane.

Tangan Viviane sangat bergetar hebat. Dan Angga pun bisa merasakannya. Sungguh Angga ingin sekali memeluk tubuh Viviane saat ini untuk memberikan ketenanagan. Tapi tidak mungkin. Dia harus menjaga perasaan orang yang ada disamping Viviane yaitu Edwin.

Setelah Viviane mengangguk, kini Angga menjabat tangan Edwin.

“Jaga dia dengan baik.” Ucap Angga pada Edwin.

“Kamu tidak perlu khawatir. Aku pasti menjaganya dengan baik.” Ucap Edwin dengan tajam. Dan Angga hanya tersenyum menanggapi Edwin.

Setelah itu Angga segera turun dan bergabung dengan Laura dan kedua orang tuanya. Untuk menghilangkan rasa gugupnya, dan untuk mengalihkan perhatiannya pada Viviane, Angga berusaha membaur dengan para tamu undangan. Meskipun Angga tidak begitu kenal dengan mereka.

“Sayang kamu baik-baik saja?” Tanya Edwin pada Viviane.

Sejak tadi Edwin memperhatikan perubahan sikap Viviane yang kini sudah sah menjadi istrinya, Nampak terlihat murung setelah kedatangan Angga. Jujur Edwin sangat cemburu. Dia sangat takut kalau istrinya masih menyimpan rasa pada mantan kekasihnya.

“ehm… iya Mas. Aku baik-baik saja.”

Kemudian Edwin mengajak Viviane berbicara dan sesekali bergurau agar istrinya tidak lagi memikirkan Angga. Dan benar saja, Viviane akhirnya bisa tersenyum kembali saat Edwin menghiburnya.

“Kamu terlihat sangat bahagia Vi.” Gumam Angga sambil melihat Viviane.

Sementara itu Laura sejak tadi Nampak heran dengan Angga. Sejak tadi Laura terus memperhatikan arah pandang Angga yaitu pada sepasang pengantin yang tengah berbahagia. Namun Laura sedikit penasaran apa yang sedang dipikirkan oleh Angga. Karena tatapan Angga pada pengantin bukanlah tatapan turut berbahagia melainkan tatapan sedih dan kecewa.

“Mas Angga nih minumnya.” Ucap Laura kemudian sambil memberikan segelas minuman pada Angga.

Karena Angga yang tidak fokus, dia sangat terkejut saat Laura memberikannya minuman dan tanpa sengaja minuman itu justru tumpah mengenai baju Laura.

“Auww….” Laura sangat terkejut.

“Oh maaf Ra, aku nggak sengaja.” Ucap Angga merasa bersalah.

“Mas Angga kenapa sih daritadi ngelamun terus dan lihatin Mas Edwin dan Kak Viviane?”

Laura sangat kesal sekali dengan Angga. Dan mendapat pertanyaan seperti itu, bukan menjawabnya, Angga justru mengambilkan tissue buat Laura dan menyuruh Laura membersihkan noda bekas minuman sendiri.

Laura seketika meraih tissue pemberian Angga dengan kasar kemudian melangkah menuju toilet. Mood Laura benar-benar hancur hanya karena Angga.

Laura masuk ke dalam toilet dan membersihkan noda bekas tumpahan minuman. Untung saja tidak terlalu banyak, jadi hanya dengan memberi sedikit tetesan air, noda itu sudah hilang. Kemudian laura segera keluar dan kembali lagi ke acara pesta. Saat baru saja laura keluar dari toilet, tiba-tiba saja ada yang mendorong tubuhnya dengan cepat dan masuk kemabli ke dalam toilet.

Hmmppptt

Seseorang yang mendorong Laura tiba-tiba saja mencium bibir Laura dan ********** dengan lembut. Laura pun seakan terhipnotis dengan ******* itu. Bahkan dia sampai menutup matanya. Tanpa sadar Laura juga membalas ciuman pria itu. Dia sangat menikmatinya. Laura bisa merasakan manis pada bibir pria itu. Dalam pagutannya, Laura sepertinya mengenal ciuman ini. Benar ciuman yang seperti candu baginya. Ciuman yang menggairahkan. Akhirnya Laura tersadar, kemudian dia membuka matanya. Laura melotot tidak percaya. Dan segera melepas pagutannya.

“Al....alfa???” ucap Laura sambil nafasnya terengah-engah.

“Hai baby! Kamu merindukan ciuman panas kita bukan?” goda Alfa

“apa yang kamu lakukan disini?”

“tenang saja sayang. Aku kesini hanya karena merindukanmu.”

“sudah aku katakan. Kita sudah tidak ada hubungan lagi. Dan aku sudah mempunyai calon suami.”

“calon suami yang sama sekali tidak pernah menganggap kamu. Begitukah baby?”

“apa maksud kamu Al?”

“kasihan sekali kamu baby! Mencintai seorang pria yang masih mencintai mantan kekasihnya.”

Laura sungguh tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Alfa. Angga masih mencintai mantan kekasihnya. Memangnya siapa mantan kekasih Angga. Tidak mungkin. Laura tidak percaya dengan pernyataan Alfa. Kemudian Alfa mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sesuatu pada Laura.

“Kamu jangan memberi berita bohong. Aku sama sekali tidak percaya dengan semua itu.”

“Ok baby. Kalau yang ini kamu percaya apa tidak?”

Laura membekap mulutnya dengan tangan. Dia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.

“tidak mungkin!!!”

.

.

.

*TBC

1
ione
Luar biasa
Nur Adam
smgt untuk krya mu thuor
Dewi Kesumawati
you have no idea what they've been through
Dewi Kesumawati
mantap👍👍
Dewi Kesumawati
angga terlalu ngasih hati sama laura😏
Sri Fauziahanwar
otw thorr
~°•●Dee_K●•°~: mksih kk🤗😍
total 1 replies
💜💜💜REVIAA 99💜💜💜
otewe 🏃🏃🏃🏃🏃
Bayong Jantoli
lanjut
Mping 🌸
kalo ganteng namanya cowo bu 😭🙏🏻
Mping 🌸
sabar woy, kalo lu nyari pasti dapet pasangan yang sempurna. Banyakin doa aja dulu babang, cemungut😂
Mping 🌸
haii mba, aku mampir. Semangat terus buat update novelnya, semangat! 💕
~°•●Dee_K●•°~: mksih dedek
total 1 replies
IG: Saya_Muchu
yuhuu
Wong Ngapak
jejak dulu, bacanya nanti 😊
~°•●Dee_K●•°~: ok mksih👍👍
total 1 replies
Momy Haikal
masih misteri
Wien wie alkhana
,🥰🥰🥰
Yolanda Tahalea
laaah pake kasian sama ajh ngasih angin itu hadeeeeh
Emak Femes
Hu hu huh hu
udah end yak
semangat terus mama dee-k 💟💟
~°•●Dee_K●•°~: mksih💕💕
total 1 replies
👑Meylani Putri Putti
hadir thor
Destilia oki
kyagnya ada yg jodoh sama nathan.. 😁
~°•●Dee_K●•°~: benar sekali👍👍👍 benar2 ngawur😂😂😂😂
total 1 replies
Emak Femes
Semangat selalu kak Dee-K
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!