NovelToon NovelToon
Ode Untuk Lintang

Ode Untuk Lintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Keluarga & Kasih Sayang / Cintapertama / Berbaikan
Popularitas:155.2k
Nilai: 5
Nama Author: Elsje Artemis

Lintang Wiryateja atlet badminton yang sedang naik daun, terancam didegradasi dari pelatnas dengan tuduhan menghamili pacarnya dan menolak bertanggungjawab. Ditengah ombang-ambing karirnya Lintang menemui keluarga mantan pacarnya, Regata Saraswati. Sebuah surat yang ditulis Regata delapan tahun lalu, membawa Lintang pada sebuah kebenaran.


Slow update

DISCLAIMER
Cerita ini adalah fiksi belaka, apabila ada kesamaan nama, alur, penokohan dll bukanlah suatu kesengajaan, dan tidak bermaksud merendahkan suatu profesi.

Apabila ada bagian cerita (penyakit, jabatan, ketentuan olahraga, kaidah olahraga, dll yang kurang sesuai silahkan tinggalkan komentar kalian)

Terima kasih🙏

Credit Cover Picture : 'that tree' by Chris Neil McKay (sudah diganti dengan cover dari editor NT🙏)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elsje Artemis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ruang Anggrek 1A

"Dok, tolong dok ada pasien gawat di bangsal ibu dan anak ruangan Anggrek nomor 1A" 

"Baik saya ke sana" 

"Dokter Iwan, saya ke ruang Anggrek 1A ada pasien gawat di sana"  ujar Regata pada teman dinas malamnya Dr. Iwan yang sedang menulis asesmen.

Regata berlari menuju ruang yang dimaksud perawat yang baru saja menelponnya.

"Mana pasiennya?" tanya Regata pada perawat yang bertugas. 

Mereka mengarahkan Regata pada ruang kelas yang dimaksud. 

Tampak sang ayah menjauhkan bayi yang baru berusia 0 hari dari ibunya.

Ibu sang bayi sedang meronta-ronta kesakitan. Dia memuntahkan makanan yang baru saja dimakannya.

Regata mengambil tindakan menenangkan pasien yang sedang dipegang oleh dua orang keluarganya.

Regata berusaha mengajak pasien berkomunikasi sembari memperhatikan wajah, tingkah laku, makanan, obat, dan muntah yang berserakan di dekat ranjang.

"Dok saya rasanya ingin mati dok. Kepala saya ingin pecah dok, perut saya sakit sekali, saya juga gak tahan bayi saya terus menangis" rengek ibu tersebut.

Setelah pasien sudah agak tenang, Regata menjelaskan bahwa sang ibu butuh istirahat. Dia meresepkan obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri tersebut memiliki efek mengantuk sehingga pasien bisa tidur malam ini.

"Bapak bisa ikut saya sebentar?" bisik Regata pada suami sang ibu.

Sambil menggendong bayi, dia mengikuti Regata ke ruang dokter yang ada di bangsal itu.

"Saya bawa status pasiennya" ujar Regata pada penanggung jawab tim jaga di ruangan itu.

"Perkenalkan Pak, saya Regata Saraswati dokter umum yang malam ini bertugas di IGD. Saya tadi sudah melihat kondisi istri bapak dan rekam medisnya. Kemungkinan istri bapak terkena sindrom pasca kehamilan. Saya akan kontak Dokter Wina sebagai dokter yang merawat istri bapak. Selanjutnya bapak bisa konsultasi dengan dokter saat visit besok" ujar Regata.

"Baik dok" ujar bapak tersebut sambil menimang-nimang bayinya.

"Dok, apa depresi pasca kehamilan hal yang wajar dialami seorang ibu? saya tidak berada di posisi istri saya, dan kemarin istri saya melalui proses persalinan caesar" ujar bapak tersebut.

Pertanyaan bagus. Regata kagum di usia yang masih muda, delapan belas tahun. Bapak satu anak di hadapannya mampu ambil alih mengasuh anaknya, saat kondisi istrinya sedang tidak stabil.

"Tidak semua perempuan mengalami depresi pada masa kehamilan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kondisi ibu, mulai dari faktor psikis ibu,kesiapan ibu untuk mengandung dan melahirkan, faktor lingkungan, tempat tinggal, faktor ekonomi, dan lain-lain" ujar Regata.

Regata dan pasien tersebut ngobrol-ngobrol sebentar sebelum akhirnya mereka pamit melanjutkan kegiatan masing-masing.

Regata menghubungi dokter Wina menceritakan kejadian dan menjabarkan asesmen tanda-tanda vital pada dokter Wina. Dokter Wina berjanji besok pagi sebelum menuju RSUD dia akan datang melihat kondisi pasien.

"Erna ini saya kembalikan status pasien. Saya sudah telepon dokter Wina, besok pagi beliau datang visit pasiennya" ujar Regata pada Erna kepala tim jaga. Erna sigap membuat catatan pada white board, yang terpasang di dinding nurse station.

"Kasihan ya dok, dua-duanya masih delapan belas tahun. Suaminya cleaning service di kantor camat, istrinya teman SMA nya dulu" ujar Erna.

Regata manggut-manggut mendengar cerita Erna. Regata bernostalgia kisahnya melahirkan Mia. Memang kita tidak bisa menduga kondisi orang lain saat masa kehamilan dan melahirkan. 

Regata cukup bangga pada dirinya bisa melewati masa-masa susah saat pertama kali jadi ibu. Karena itu, Regata tidak pernah memandang remeh perempuan dalam kondisi hamil dan pasca melahirkan yang butuh perhatian ekstra. Bukan karena mereka cengeng, melainkan mereka sendiri pun tidak mampu mengendalikan perubahan emosi, rasa sakit, belum lagi melewati masa menstruasi pertama setelah melahirkan. Rasanya hampir pembalutnya penuh dan harus segera diganti.

"Gimana dok udah aman?" tanya dokter Iwan menyela percakapan mereka.

"Pasiennya sudah tidur" tunjuk Regata ke arah pintu kamar pasien tersebut.

"Gak ada pasien dok di depan?" tanya Erni.

"Ada banyak, makanya saya nyusul Regata ke sini. Regata hp nya ditinggal, kalian dihubungi gak ada yang angkat. Yuk Regata buruan ditungguin" ujar dokter Iwan sembari berjalan kembali ke IGD.

"Saya pergi dulu" pamit Regata.

...----------------...

1
Mira Hastati
bagus
Elsje: Terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Mbok'e AHB
setaun 4 bulan baru up. Apa kabar thor?
Elsje: Waduhh lagi strugle sama banyak hal .... kabar baik. Terima kasih yaa🙏
total 1 replies
Lita Yulita
/Drool/
RahaYulia
blm pisah dg bnr tp udh jadian ama tara, katanya mau fokus nyatanya munafik jg
RahaYulia
mengingatkan pada saat yeremia bertanding dn cidera
RahaYulia
bilang aja pulang, gitu aja kok msh gengsian
RahaYulia
sekecewa2nya sama klakuan anak, klo udh liat cucu psti syg jg kan opa......😅😁
Heny Susanti
Luar biasa
Isabela Devi
knp ga update Thor
Isabela Devi: di tunggunya 🙏
total 2 replies
Isabela Devi
temen tapi menusuk dr belakang
Edelweiss🍀
rasain Jen, ternyata oh ternyata Genta tau semua kebusukan kamu😝
Mbok'e AHB
akhirnya up lagi...mamacih
Edelweiss🍀
seorang ibu pasti peka terhadap anaknya, pasti ingin kebahagiaan meliputi hidup anaknya. dan apapun itu pasti akan diusahakan agar semua keinginan anak dpt terwujud🥺🥺🥺
Edelweiss🍀
Sebagai perempuan aku jd ikut merasakan kesedihan yg beliau alami😥😥
Edelweiss🍀
Menjadi seorang ibu itu tidak mudah, terkadang ada hal yg membuat kita harus bohong agar anak gak sedih🥺🥺🥺
Edelweiss🍀
Hidup Genta juga awalnya tidak mudah ya ternyata😥😥😥
Mukmini Salasiyanti
👍👌
Edelweiss🍀
Eh tp aku jd bertanya-tanya, apakah Lintang masih cinta nih sama Regata. Atau cuma tanggung jawab karena ada Mia saja🤔🤔🤔
Edelweiss🍀
banyak sekali yg harus mereka susun setelah pernikahan ini... Semua perlu proses, apalagi ada anak. Lintang harus bijak dlm memutuskan berkarir dimana
Edelweiss🍀
Papa Danu pasti cuma kambing hitam aja, kalau gak kenapa bisa partai ngomong begitu papa Danu bisa terbebas dari tuduhan itu pasti ada pion2 nya tuh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!