Warning! (18+)
Berawal dari Pertengkaran hingga pada akhirnya tumbuh benih-benih cinta diantara mereka,tetapi ketika cinta mulai tumbuh muncul seorang wanita dimasa lalu.
Belum lagi bocah kecil yang bernama Rio yang selalu buat ulah.
"Sekarang aku memiliki Bunda"
"What"
Gimanakah kisah cinta mereka,akankah mereka bersatu selamanya? ketika Lily berpaling dengan pria lain.
Sakit...?
Itulah yang dirasakan Varrel.
Yuk mampir gaes kekaryaku,jangan lupa tinggalkan jejak biar otor semangat dan mohon dukungannya😄
Follow ig.yutriatel
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutriaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Badut
Yuk mampir gaes kekaryaku jangan lupa tinggalkan jejak biar otor semangat dan mohon dukungannya😅
Tekan tanda ❤️,beri tanda jempol 👍🏻,jangan lupa di Koment dan Votenya🤗.
Selamat membaca...
Lain hal nya dengan Varrel dia telah berpacu pelan tapi pasti yang membuat mereka mendekap mendesah-desah manja setelah Varrel menenangkan Rio yang menangis karena Bao-Bao tersedak tulang paha ayam tadi pas mereka lagi makan malam,udah tau Bao-Bao dia punya makanan khusus,tapi Rio memberika tulang ayam yang habis dia makan pada Bao-Bao,alhasil mereka langsung menghubungi dokter hewan dan Rio yang menangis ditenangkan oleh Ayah nya.
"Terimakasih Honey" ucap Varrel mengecup kening istri nya dan menarik selimut,Lily hanya mengangguk dan memeluk suami nya mengelamkan wajah nya di dada bidang suami nya yang ditumbuhi bulu-bulu halus dengan Varrel mengelus perut istri nya dan memeluk istri nya mereka pun tertidur menuju alam mimpi dengan satu selimut yang membungkus tubuh mereka.
Jam menunjukkan pukul dua dini hari,Lily yang mengeliat dan dia lapar sekali dia melihat suami nya yang sedang tertidur dengan memeluk nya.
"Be,bangun..." tidak ada sahutan
"Be..." ucap Lily mengoyangkan tangan suami nya yang membuat Varrel terusik dari tidur nya.
"Kenapa Honey...?"
"Be , aku lapar" ucap nya pada suami nya,Varrel melirik jam di dinding ternyata pukul dua pagi dia heran padahal tadi istri nya sudah makan banyak.
"Be ,aku lapar" seru Lily lagi karena tidak ada respon dari suami nya yang membuat dia kesal.
"Mau makan apa hm?"
"Aku mau makan ayam batokok"
"Ayam batokok,apa itu?" tanya Varrel heran
"Cepat carikan..."
"Honey,ini sudah malam tidak ada yang jual ayam itu" kata Varrel kembali memejamkan mata.
"Yaudah ,aku mau cari sendiri saja" ucap Lily turun dari ranjang mengambil kunci mobil,membuat Varrel membuka mata dan langsung bangun.
"Kau mau kemana Honey...?"
"Mau cari makan" kata Lily jutek
"Baiklah,kamu tunggu disini saja biar aku carikan saja"
"Tidak Mau,aku mau ikut juga" ucap Lily membuat Varrel menghela nafas mereka pun memakai baju dan pergi menuju mobil mencari makan yang di inginkan istri nya.
Begitu juga dengan Megan dia membangunkan suami nya karena dia lapar juga,Kevin kembali tidur yang membuat Megan kesal alhasil dia mau pergi sendiri tapi Kevin menahan istri nya.
"Baiklah kita pergi,tukar baju mu dulu" ucap Kevin menyuruh istri nya tukar baju.Mereka pun segera keluar rumah mencari makan yang di inginkan istri nya.
Varrel dan Lily turun di warung makan yang masih buka,mereka pun masuk di dalam dengan Varrel menanyakan makanan yang di minta istri nya,para pengunjung yang lagi makan terpesona akan ketampanan Varrel dengan rambut acak-acak dan dengan memakai baju tidur,mereka pun duduk sambil menunggu.
Kevin dan Megan singgah disitu juga setelah memarkiran mobil,mereka masuk kedalam,Lily yang melihat sahabat nya tersenyum dan langsung memanggil Megan.
"Me..." ucap Lily
Megan menoleh dan melihat sahabat nya juga"Lily" ucap nya menghampiri mereka begitu juga dengan Kevin menyapa Tuan nya.Dan lagi-lagi perempuan yang berkunjung terpesona melihat dua orang pria tampan dan dua orang ibu hamil yang mereka bawa.
"Wah,kebetulan sekali ya,apa kamu lapar juga?"
"Iya,aku lapar juga" ucap Megan
"Kamu pesan makan apa Ly?"
"Ayam batokok,kalau kamu?"
"Pecel ayam"
Mereka pun asik bercerita sambil menunggu pesanan mereka datang melupakan suami mereka yang ada dihadapan mereka masing-masing.Setelah selesai makan mereka meneguk teh es.
"Uhh,kenyang..." ucap mereka bersamaan dan tertawa bersama yang membuat suami mereka geleng kepala.
Mereka pun pergi kerumah sambil berpelukkan dan masuk dalam mobil menuju rumah masing-masing.
...•••...
Keesokkan hari nya Lily sedang menyisir rambut suami nya yang sedang duduk di sisi ranjang dan bergantian dengan Rio yang duduk di pangkuan Ayah nya,dengan tangan mereka mengelus perut buncit Lily.
"Apakah adik bayi masih lama di dalam sini Ayah?"
"Tidak Boy,sebentar lagi adik bayi akan datang" kata Varrel tersenyum
"Apakah kalau adik bayi datang,Ayah dan Bunda masih sayang sama Rio?" tanya Rio yang membuat Varrel dan Lily saling pandang.
"Kenapa Boy bilang seperti itu,tentu saja Ayah dan Bunda akan selalu sayang sama kau dan juga adikmu nanti nya dan kau akan jadi seorang Kakak" ucap Varrel dengan mengecup kening Rio
"Benarkah,maaf Ayah ,Bunda...Rio hanya takut" lirih Rio
"Bunda dan Ayah akan selalu sayang padamu jangan takut Boy nanti adiknya sedih" kata Lily mengelus pipi tembem Rio dengan Rio yang mengangguk.
"I love you Bunda...Ayah" ucap Rio memeluk Lily
Mereka pun turun bersama dan sarapan bergabung dengan orang tua nya yang sudah ada di meja makan.
Varrel dan Kevin menuju perusahaan dan setelah mereka tiba di lantai atas,sekretaris Kinan menyambut Tuan nya mamberi ucapan selamat pagi dengan tersenyum dan segera masuk saat Varrel sudah masuk bahkan dia dengan sengaja membuka kancing atas kemeja nya dan menampakkan belahan dada nya.
Mengetuk pintu dari luar dan dipersilahkan masuk oleh Varrel,dia masuk berjalan menghampiri meja Varrel dan tiba-tiba saja dia kesandung dan tepat jatuh di dada bidang Varrel yang sigap menahan pinggang nya.
"Apa kau tidak apa?"
"M-maaf Tuan" ucap Kinan yang berada dipelukkan Varrel
Varrel mengangguk dan segera duduk karena tadi dia sedang berdiri mengambil dan memilih berkas yang ada didepan meja nya.Kinan menyerah kan berkas yang di tanda tanganin sambil mengerutu karena Tuan nya tidak melirik dia sama sekali,dia pun keluar dari ruangan dengan perasaan kesal.
...•••...
Lily menjemput Rio dari sekolah,dia akan datang keperusahaan suami nya tanpa memberitahu,minta ijin pada mertua nya bahkan mereka tidak mengijinkan Lily pergi tapi Lily menyakinkan mereka alhasil mereka mengiyakan.
Rio berlari menuju mobil dan saat dia membuka mobil dia terkejut melihat Bunda nya dan Bao-Bao ada dimobil.
"Bunda,kenapa jemput Rio" ucap Rio karena semenjak Bunda nya hamil dia dilarang keluar tanpa Ayah nya.
"Hey Boy tidak apa,ayo masuk sayang kita akan pergi kekantor Ayah" ucap Lily mengulurkan tangan nya dengan Rio masuk mobil dan duduk disamping Bunda nya sambil mengelus adiknya dan dengan Bao-Bao yang lagi duduk disamping Rio.
Mereka masuk dalam perusahaan setelah sampai,disambut para karyawan dengan menunduk hormat,masuk lift khusus Ceo.
Ting...
Pintu lift terbuka Bao-Bao berlari menuju ruanga Varrel dengan Rio yang berteriak mengejar Bao-Bao.Kinan yang lagi ber rias melotot saat melihat anjing lucu yang sedang pakai pempers
"Bao-Bao jangan lari" seru Rio
"Hey,disini bukan tempat bermain" ucap Kinan yang membuat Rio menyerhit dahi karena baru melihat Kinan.
"Badut" satu kata yang keluar dari mulut Rio karena Kinan seperti badut,dia pun segera masuk dalam ruangan Ayah nya dengan mengetuk pintu.
"Apa..." pekik Kinan tidak terima dia di katain badut.
Lily berjalan dan Kinan menoleh melihat perempuan yang sedang hamil dia pun teringat foto yang di atas meja Tuan nya.
"Hey..." sapa Lily pada Kinan yang hanya diam mematung,Lily pun segera pergi menuju ruangan suami nya yang ternyata Varrel sudah keluar saat melihat Rio masuk dengan Bao-Bao.
"Honey..." ucap Varrel menghampiri istri nya dan mengandeng istri nya menuju ruangan nya.
Tinggalkan jejak gaes,bersambung...
Lanjut❤️semangat up ya kak💪🥰😊
semangat 💪🥰💪
sdah dfavorit..
mampir jg ktmpatq y
slaam kenal yaa