NovelToon NovelToon
PENDEKAR PEDANG DEWA

PENDEKAR PEDANG DEWA

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Misteri / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yulia Puja

Aku adalah seorang pemuda tampan. Hidup di keluarga sederhana yang sebenarnya keturunan bangsawan.

Dengan dukungan orang terkasih aku akan menghentikan peperangan di negeriku tercinta.

Meraih kekuatan setinggi-tingginya sampai titik darah penghabisan. Ditemani sebilah pedang nan agung yang sangat dahsyat. Aku akan membunuh siapapun yang aku anggap salah.

Hingga takdir menentukan jalanku sebenarnya. Sungguh aku tidak menyangka jika aku akan menjadi!...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulia Puja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kharon II

Mereka bertiga berpencar dengan tempat persembunyian yang berbeda-beda, namun jarak mereka tidak terlalu berjauhan jadi mereka bisa saling memberi kode kepada yang lainnya jika ada pertanda dari makhluk itu.

Xiang Huo berada di dahan pohon yang lebat, sedangkan Qwin Zie berada di atas atap rumah penduduk, kalau Ming ia berada di samping pohon tetapi berbeda pohon dengan Xiang Huo.

Lumayan lama mereka menunggu namun juga tidak ada tanda-tanda bahwa makhluk yang bernama Kharon itu muncul.

Selang beberapa waktu, hingga pada akhirnya Xiang Huo mendengar suara aneh di balik sebuah rumah bambu, ia pun mempertajam penglihatan dan pendengarannya. Xiang Huo pun memberi kode kepada guru dan kakaknya itu.

Qwin Zie dan Ming mengerti maksud dari Xiang Huo, hingga mereka bertiga pun menghampiri Xiang Huo denggan menggunakan langkah angin atau teknik meringankan tubuh.

"Apa kau melihat makhluk itu Xiang'er?" bisik Qwin Zie

Xiang Huo hanya mengangguk kan kepalanya. Lalu ia menunjukkan jarinya ke arah rumah bambu tersebut. Dan benar saja, makhluk itu terlihat berjalan ke arah mereka.

Makhluk itu memiliki tubuh yang lebih tinggi dari manusia dewasa, dengan badan yang tidak berbentuk, juga warna hitam pekat di seluruh badannya, rambut yang menggumpal tidak beraturan, dan anehnya lagi, ia tidak memiliki wajah dan hanya memiliki 1 mata.

Jujur saja, Ming merasa merinding melihat Kharon, Sedangkan Xiang Huo bukannya merinding malah ia merasa geli.

Mereka bertiga mengamati Kharon dengan sangat jeli, namun mereka belum juga mengetahui kelemahan Kharon .

"Bagaimana ini? sepertinya makhluk itu memang tidak memiliki kelemahan Kharon. " ucap Ming

"Tidak, dia pasti memiliki kelemahan" protes Xiang Huo

Tentu saja perdebatan mereka berhasil memancing Kharon melangkah ke arah mereka,dan tiba-tiba makhluk itu menghilang. Mereka bertiga sangat terkejut akan hal itu, selang beberapa waktu Ming merasakan hawa dingin di belakang punggungnya dan ia pun menoleh kebelakang. Dan

"Menunduk" pekik Xiang Huo cepat

Tentu saja Ming merespon perkataan Xiang Huo, dan mereka bertiga pun langsung mundur dengan langkah angin.

Wushh Wushh...(suara kharon)

"Hei makhluk jelek, mengapa kau menyerang kami?" ledek Ming

Wushh Wushh

Tiba-tiba Kharon menghilang lagi, dan

"Guru,adik tolong aku" teriak Ming

Xiang Huo dan Qwin Zie sangat terkejut melihat Ming yang hampir terhisap oleh Kharon .

"Hiyaaaa,"

Bukkh Bukkh Bukkh...

Xiang Huo menendang Kharon dengan bertubi-tubi membuat makhluk itu terpental.

"Hahhh hahhh" Ming seperti orang kelelahan yang kembali keluar dari terkaman Makhluk itu.

" Syukurlah belum terlambat" ucap Qwin Zie

Xiang Huo berhadapan dengan makhluk itu, ia sekarang telah menggunakan pedang pusaka, wajahnya terlihat dingin dan sorot matanya terlihat sangat mengerikan.

"walaupun aku tidak yakin sepenuhnya tapi aku akan tetap berusaha." benak Xiang Huo.

" jurus pedang dewa syurga, yaahhhhhh"

Jlebb..

Xiang Huo menghunuskan pedangnya tepat ke arah pusaran berwarna sedikit kemerahan di tubuh makhluk itu. Dan!!!

Makhluk itu menjadi cairan berwarna hitam pekat. Bau amis sangat kental tercium dari cairan tersebut. Dan beberapa saat kemudian ada setumpukan tubuh manusia yang berubah dari cairan tersebut, apakah mereka tidak salah lihat?

Xiang Huo menghampiri tumpukan manusia tersebut, dan ternyata benar itu memang manusia tetapi mereka semua masih anak-anak, mungkin itu anak-anak para penduduk yang dinyatakan sebagai korban dari makhluk itu.

"Heii nak, bangunlah" ucap Xiang Huo sambil menggoyangkan tubuh dari salah sati tumpukan tersebut.

Dan,

"Huaaaa hiksss hikss Huaaaa" tangisan dari tumpukan manusia tersebut terdengar nyaring.

"Aku dimana?"

"Ibu?"

"Ayah?"

"Ayah?"

"Hikks Hiks"

"Huaaaaaa"

Jelas sekali terdengar suara riuh dari anak-anak tersebut.

"Guru, apa semua ini benar?" tanya Ming sambil menepuk pipinya

"Hmm, " jawab Qwin Zie sambil mengerjap ngerjapkan matanya.

Tentu saja mereka benar-benar merasa sangat terkejut kecuali Xiang Huo yang sejak tadi hanya membujuk anak-anak itu untuk diam.

******

Mereka bertiga telah berhasil membujuk anak-anak itu, dan mereka berjanji akan mengantarkan mereka ke orang tua masing-masing.

Setelah Ming mengambil permata siluman tersebut, mereka pun kembali ke tempat dimana para penduduk sedng berkumpul.

1
Prayudi
cerita ini udah tamat apa belum kalau udah ya sampai di sini aja jangan banyak komentar lagi.
VirgoRaurus 31Smile
duh... ucap ucap lagi...ini kalimat tanya... GOBLOG..... BLOKIR AJA NI NOVEL..
VirgoRaurus 31Smile
bertempur ya kapan... kok udah menang aja Thor... emang lu gak bisa nulis jalannya pertempuran ya... seperti sayur tanpa garam. gak seru blasss.
VirgoRaurus 31Smile
ini baru benar... kalimat tanya 👍
VirgoRaurus 31Smile
marga HUO... harusnya HUO XIANG, bukan XIANG HUO.
VirgoRaurus 31Smile
tadi pemuda seumuran ayahnya, sekarang tua Bangka... 😄
VirgoRaurus 31Smile
aneh... pengikut MC berani sama guru MC... 🤣🤣🤣
VirgoRaurus 31Smile
berbohong... kapan MC berbohong... kan belum cerita, berarti gak berbohong dong... gimana sih Thor.
VirgoRaurus 31Smile
pemuda seumuran ayahnya... emang ada... STW alias setengah tuwo kaleee 🤭
VirgoRaurus 31Smile
lah pakai tanya lagi... kan dia sudah tahu MC sudah duduk.
VirgoRaurus 31Smile
ada kejujuran dimatanya... emang terlihat ya... kan malam hari, ditengah hutan pula.
VirgoRaurus 31Smile
Zen Tei Yin, harusnya marganya ZEN bukan YIN.
VirgoRaurus 31Smile
heh... masih bisa tertawa dia, lihat temannya mati dg satu tebasan... aneh lu Thor.
VirgoRaurus 31Smile
ha... ha... ha... UCAP UCAP LAGI.
VirgoRaurus 31Smile
novel penuh dg UCAP UCAP... 🤣
VirgoRaurus 31Smile
wah hebat bener si AUTHOR UCAP UCAP bikin bikin kalimat... semua diisi dg UCAP UCAP.... 🤣🤣🤣
VirgoRaurus 31Smile: pokoknya UCAP deh... padahal kata tanya, jawaban, kalimat seru, kalimat perintah, atau sekedar kata kata... pokoknya UCAP TERUUUUSSSS... 🤣🤣🤣
total 1 replies
VirgoRaurus 31Smile
diatas atap penduduk... mungkin maksudnya, diatas atap rumah penduduk.
VirgoRaurus 31Smile
guru punya banyak buku tapi gak dipelajari, malah bertanya pada muridnya... guru apaan tuh... pepatah Jawa... KEBO NYUSU GUDEL... 🤣
VirgoRaurus 31Smile
gimana mau vote... masih banyak kesalahan... letak nama marga keliru, kalimat tanya maupun kalimat perintah juga keliru, nama panggilan MC juga keliru & banyak typo... 🙏
VirgoRaurus 31Smile
ini harusnya pakai tanda seru (!) karena bentakan... bukan tanda tanya (?), karena bukan kalimat tanya... PAHAM GAK THOR.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!