NovelToon NovelToon
Truth Or Dare? (Terjebak Cinta Pembunuh Psikopat)

Truth Or Dare? (Terjebak Cinta Pembunuh Psikopat)

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:457.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: ZmLing

Truth Or Dare?
Permainan yang sudah tidak asing lagi kita dengar.
Lalu bagaimana jika yang dipilih adalah tantangan dan isi tantangan nya adalah "Menaklukkan Hati Seorang Pembunuh"?

Itulah yang di alami oleh Barbara Alexio. Di malam acara perpisahan kampusnya, ia terjebak dalam permainan yang menguji adrenalin itu dan mendapatkan tantangan yang tidak masuk akal.

Ia diberi waktu tiga bulan oleh teman-teman nya.

Mampukah ia menyelesaikan tantangan tersebut?
Atau justru dirinya yang terjebak dalam permainan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZmLing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tugas Istri [ 21+++ ]

...NOTE : Area Khusus Dewasa!!!...

...Bijak Dalam Memilih Bacaan!!!...

.

.

.

.

.

.

.

.

Setelah kurang lebih tujuh belas jam, Felix dan Barbara akhirnya sampai di Las Vegas.

Hari sudah sore saat mereka mendarat di Las Vegas.

"Capek sayang." Barbara mengeluh manja dan memeluk erat suaminya.

Mereka kini sudah berada di dalam mobil. Felix meminta bawahannya untuk menjemput mereka tadi.

"Ya udah. Kamu tidur dulu. Nanti kalo udah sampe aku bangunin." Felix menjawab lembut sambil mengelus rambut istrinya.

Barbara pun menurut.

Ia mulai memejamkan mata nya hingga perlahan pun terlelap.

Felix setia menatap wajah teduh sang istri yang selalu cantik dimatanya.

"Makasih udah milih aku sayang." Felix mengecup sayang puncak kepala Barbara.

Perjalanan yang cukup jauh untuk sampai ke rumah Felix.

Hingga Felix juga ikut terlelap.

.....

"Tuan, kita sudah sampai." Bawahannya membangunkan Felix pelan dan sopan.

"Engh." Felix melenguh pelan dan perlahan membuka matanya.

"Kita sudah sampai." Bawahannya mengulangi perkataannya.

Felix hanya mengangguk tanda mengerti.

Perlahan ia melepaskan pelukan Barbara dari tubuhnya lalu ia turun dari mobil.

Ia tidak berniat membangunkan istrinya jadi dia memutuskan untuk menggendong Barbara.

Namun baru saja ia hendak menggendong Barbara, Barbara malah bangun dari tidurnya.

"Eng, kita udah sampe yah?" Barbara bertanya memastikan.

Felix tersenyum dan mengangguk.

Ia mengulurkan tangannya menuntun Barbara turun dari mobil.

Barbara merenggangkan otot nya yang kaku.

Felix menggenggam tangan istrinya untuk memasuki rumah mereka.

"Aku nggak nyangka akhirnya bakal tinggal terus dirumah ini. Awalnya mikir bakal hilang nyawa dirumah ini." Barbara berucap sambil memperhatikan sekeliling rumah Felix.

Felix tersenyum dan meraih pinggang istrinya, merangkul nya posesif.

Sesekali ia mengendus wangi leher Barbara.

Barbara membiarkan suaminya, ia sudah tahu niat dan tujuan suaminya selanjutnya.

Mereka terus berjalan hingga masuk kedalam kamar mereka.

Barbara menghempaskan tubuhnya sendiri diatas kasur empuk mereka.

"Aku siapin air hangat buat kita mandi yah." Felix memberi usul yang diangguki istrinya.

Felix pun segera masuk kedalam kamar mandi, mengisi bathup dengan air hangat.

Setelah itu ia keluar lagi, tujuannya adalah istrinya.

Melihat istrinya masih terlentang di atas kasur, ia pun naik ke atas istrinya dan mulai mencumbu istrinya.

"Nanti Fel, belum mandi." Barbara salah paham mengira suaminya ingin sekarang.

"Iya. Aku bukain pakaian kamu doang, terus kamu bukain punya ku." Felix berucap dengan nada sensual tepat di telinga istrinya lalu meniup pelan telinga Barbara membuat Barbara menengang.

Setelah selesai menanggalkan pakaian istrinya, kini ia membalikkan posisi hingga Barbara diatasnya.

Barbara juga melakukan hal yang sama.

Mencumbu suaminya sambil melepaskan pakaian nya.

Setelah selesai, Felix sigap menggendong Barbara dan berjalan masuk kedalam kamar mandi.

Dengan hati hati ia menaruh Barbara didalam Bathup, lalu dirinya masuk dan duduk di belakang Barbara.

Ia memeluk Barbara dari belakang sambil mencumbu punggung mulus istrinya tanpa berniat lebih.

Barbara mengijinkan suaminya.

Cukup lama mereka berendam dan saling membelai tubuh mereka.

Setelah itu mereka segera menyelesaikan ritual mandi mereka.

Felix meraih handuk untuk menutupi tubuh istrinya lalu juga menutupi tubuh bawah nya dengan handuk.

Ia menuntun istrinya keluar dari kamar mandi dan mendudukkan istrinya di kursi meja rias dikamar mereka.

Felix menghidupkan hairdryer dan mengeringkan rambut Barbara.

Barbara sangat bersyukur memiliki suami yang begitu romantis dan memperlakukan nya bak seorang ratu.

Setelah dirasa rambut istrinya cukup kering, Felix mematikan hairdryer di tangannya dan meletakkan kembali pada tempatnya.

Ia memegang pundak istrinya dengan kedua tangannya dan badannya membungkuk mensejajarkan wajahnya dengan istrinya.

"Kamu cantik sayang." Felix memuji istrinya dengan lembut membuat Barbara tersenyum tersipu.

"Mau kan?" Felix bertanya singkat.

"Tugas aku sebagai istri kamu kan?" Barbara bertanya menggoda suaminya.

Felix tersenyum.

Dengan lembut Felix mulai mencumbu istrinya dari belakang.

Barbara memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan dari suaminya.

"Fel..akh.." Barbara mendesah dan meringis bersamaan saat Felix menggigit pundak mulus nya.

Felix hanya tersenyum.

Ia membalikkan tubuh istrinya lalu mengangkat Barbara naik, duduk di atas meja rias nya yang memang belum tertata apapun.

Ia membuka handuk yang menutupi tubuh istrinya dan melempar sembarangan.

Ia memandangi sejenak tubuh indah istrinya yang selalu membuatnya kecanduan.

Barbara menunduk tersipu.

Felix mulai menyambar bibir istrinya dengan lembut lalu perlahan menjadi menuntut.

Barbara melingkarkan tangannya pada leher Felix, dan kakinya pada pinggang suaminya.

Mereka berciuman panas cukup lama.

Hingga akhirnya, Felix melepas tautan bibir mereka.

Felix kembali mencumbu leher istrinya sambil memainkan dua gundukan kenyal milik istrinya.

"Akh..Fel.." Barbara kembali mendesah.

Felix tentu saja semakin bersemangat.

Perlahan cumbuan nya semakin turun hingga ke surga pribadi milik sang istri.

Barbara menjambak rambut suaminya saat merasakan sensasi yang diberikan oleh suaminya pada area pribadi nya.

Felix yang merasa istrinya sudah berada di puncak pun segera berdiri lalu menyatukan milik mereka setelah melepaskan handuk yang melingkar di pinggang nya.

Felix memaju mundurkan pinggul nya perlahan hingga semakin cepat.

Tangannya setia memainkan gundukan kenyal milik istrinya.

"Fel sakit.." Barbara merintih saat Felix menggigit kulit tulang selangka nya.

Felix hanya tersenyum melihat wajah istrinya yang menahan sakit namun juga merasakan nikmat bersamaan.

Entah kenapa rasanya ada sesuatu bergejolak saat ia sedikit bermain kasar terhadap istrinya.

Begitupun Barbara, ada sensasi yang berbeda saat suami nya bermain sedikit kasar dengan tubuhnya walau memang terasa sakit.

Felix tidak berhenti mencumbu tubuh yang selalu membuatnya hilang kendali itu.

"Akh..sakit Fel.." Barbara kembali merengek sakit saat Felix lagi-lagi menggigit lengannya dan kali ini lebih kuat.

Namun lagi-lagi Felix hanya tersenyum, sedangkan pinggulnya tidak berhenti ia gerakkan.

Semakin lama pergerakan Felix semakin cepat dan cepat hingga akhirnya mereka mencapai puncak bersamaan.

Felix menempelkan kening nya pada kening istrinya.

Nafas mereka tak beraturan.

"Sayang, udahan dulu ya. Aku capek." Barbara meminta sambil memeluk erat suaminya.

Felix mengangguk, ia juga tidak ingin jika istrinya malah jatuh sakit karena keserakahan nya.

"Kita tidur sekarang atau mandi lagi dulu?" Felix bertanya dengan lembut setelah melepas pelukan mereka.

"Aku capek. Pengen tidur aja." Barbara merengek manja pada suaminya.

Felix mengangguk.

Dengan penuh kasih sayang dan lembut ia menggendong tubuh polos istrinya dan membaringkan nya di atas ranjang.

Ia menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka setelah ia juga bergabung disamping istrinya.

Barbara langsung memeluk tubuh kekar yang selalu membuatnya merasa nyaman dan aman itu.

"Sayang, emang nggak apa yah aku cuti kerja selama ini?" Barbara bertanya penasaran.

Pfftt

Felix menahan tawa.

"Sayang, kamu lupa yah siapa suami kamu ini?" Felix bertanya bangga.

"Pria psikopat." Barbara menjawab asal karena memang sudah mengantuk.

"Aku kan pemilik perusahaan sayang. Jadi mau kamu nggak pernah masuk kerja pun nggak ada yang bakal berani marahin kamu." Felix berucap bangga sambil mengusap punggung mulus istrinya.

Barbara hanya mengangguk dan menyembunyikan wajahnya pada dada bidang suaminya.

"I love you Bar." Felix kembali menyatakan cinta pada istrinya.

Namun Barbara tidak membalas, dan dengkuran halus mulai terdengar.

Felix tersenyum.

"Makasih sayang, udah berani menerobos dunia gelap ku dan memberikan cahaya buat ku." Felix berucap pada istrinya walau istrinya sudah terlelap.

Dikecupnya puncak kepala istrinya penuh cinta.

Perlahan ia pun ikut terlelap.

...~ To Be Continue ~...

******

Like, komen, kritik, dan saran jangan lupa. Makasih.

1
Marisya
bagus baguss. cerita nya keluarga keluarga psyco semua ya 😆
Marisya
aq demen niih cerita komplex dan ga gampang ditebak kyk gini. nice thor
Marisya
felix psikopat dan possesive. lbh baik frans dikit kyaknya pling gak dia gak smpe ngebunuh janin tak berdosa
❄️ sin rui ❄️
begron luar, tapi kaga bahasa anak jakarta banget 😒😒😒😒
Nefertari
aaaarrrrgghhhh jijik banget tuh dgn jalang
Lisa Sasmiati
ngeri Thor 😮😰
Lisa Sasmiati
hadiah untuk mu Thor 💐
Lisa Sasmiati
ooh aku suka 😍😍🥰
Lisa Sasmiati
ternyata orang tua nya Barbara baik dan hangat 😍😊 macam anak kepada Felix hingga Felix merasa sangat nyaman dan bahagia 😮🥰
Lisa Sasmiati
seorang psikopat yang kalau udah jatuh cinta ke banyak kan bucin dan posesif ya 😰😮🤭
Lisa Sasmiati
kalo aku sih lebih pisah dan pulang ke Australia dari pada menderita karena cinta yg mengerikan 😰🤨
Lisa Sasmiati
kok aku jadi ngeri sendiri ya 😰😰kalo emang cinta kenapa harus nyakitin pasangannya 🤨😮
Lisa Sasmiati
jadi harus nebak ya Thor 😮😊 Felix jadi nikah Ama Barbara atau tidak itu sih pilihan yg sulit ya karena hanya authorlah yg tahu 😊🤭
Lisa Sasmiati
mulut mereka lebih tajam dari pada pisaunya Felix 🤨🤨 walaupun aku nggak setuju mereka di bunuh tapi apa daya tangan tak sampai 😎
Lisa Sasmiati
bunga untuk mu Thor 👍👌
Lisa Sasmiati
ceh 🤨😮 psikopat 😡😡
Lisa Sasmiati
pastinya feliix lagi mau mgebunuh orang tuh jgn jgn Jay ya 😰😮 astaga 😱😱
Lisa Sasmiati
semua pasti ada sebab dan akibatnya moga aja dgn adanya Barbara Felix bisa mendptkan kasih sayang dari Barbara 😮🤨😊 emang Barbara emaknya Felix 😊🤭
Lisa Sasmiati
yuk lanjut
Lisa Sasmiati
aneh aja hobby membunuh orang emaknya Felix tuh dulu ngidam apa ya 🤨🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!