NovelToon NovelToon
The Affair Mr. K

The Affair Mr. K

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Action / Selingkuh
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bagi dunia luar, pernikahan Dr. Emmeline Valerio dan Edward Snowden adalah simbol kesempurnaan dinasti papan atas di Los Angeles.

Namun, di balik dinding mansion Snowden yang megah, pernikahan itu tidak lebih dari sebuah Janji memuakkan.

Puncaknya, harga diri Emmeline sebagai seorang wanita diinjak-injak ketika dia mendapati Edward membawa wanita selingkuhannya ke atas ranjang mereka.

Emmeline tidak menangis. Dia tidak mengemis. Sebaliknya, api dendam yang dingin menyala di dadanya. Dia memilih membalas dendam dengan menyerahkan tubuhnya pada masa lalunya: Kingdom Kyle Stone.

Kini, di antara ego suaminya dan gairah protektif sang mantan agen rahasia, Emmeline memilih untuk berdansa di dalam neraka yang dia ciptakan.

Happy reading 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#27

Kamar tidur masa kecil Kyle di sayap barat kastel tidak seperti kamar anak laki-laki pada umumnya.

Ruangan seluas seratus lima puluh meter persegi itu memancarkan kemegahan maskulin yang kaku, dengan dinding panel kayu kenari gelap, langit-langit berukir lambang singa emas, dan sebuah ranjang bertiang empat berukuran king-size yang dilapisi kelambu sutra tebal berwarna merah marun.

Di sudut ruangan, perapian batu alam menyala pelan, menyebarkan kehangatan yang kontras dengan dinginnya angin malam Chicago, menciptakan bayangan-bayangan magis yang menari-nari di atas lantai beludru.

Di atas ranjang besar itu, atmosfir kaku kastel runtuh sepenuhnya, digantikan oleh kabut gairah yang teramat pekat, panas, dan erotis.

"K... ah, pelan-pelan... itu terlalu dalam, Kyle," racau Emmeline, suaranya terputus-putus, bergetar di antara hela napasnya yang memburu.

Kedua tangan rampingnya mencengkeram erat bahu lebar Kyle yang masif, kuku-kukunya yang terawat menggores kulit punggung suaminya yang dipenuhi otot keras dan jaringan parut taktis.

Rambut panjang Emmeline tersebar acak di atas bantal sutra, wajah yang biasa tampak dingin kini merona hebat, dipenuhi oleh kepasrahan murni seorang wanita yang sedang ditaklukkan secara mutlak.

Kyle Stone sama sekali tidak memberikan ruang bagi Emmeline untuk bernapas. Pria setinggi 190 sentimeter itu bergerak dengan dominasi yang menghancurkan.

Tubuh masifnya yang telanjang berkilat oleh peluh, menekan tubuh ramping Emmeline jauh ke dalam kelembutan kasur.

Setiap hantaman dan tarian pinggulnya terasa begitu intens, presisi, dan posesif, sengaja menghindari tekanan pada perut bawah istrinya namun tetap memberikan kepuasan erotis yang membakar hingga ke sumsum tulang.

"Kau tetap sempit, Baby... kau selalu membuatku gila setiap malam," geram Kyle, suara baritonnya yang berat berubah menjadi racauan rendah yang sangat seksi di dekat telinga Emmeline.

Kyle menunduk, menangkap bibir ranum Emmeline dalam ciuman yang basah, dalam, dan menuntut, membekap desahan-desahan pasrah yang terus lolos dari mulut istrinya.

Tangannya yang besar merayap turun, mencengkeram pinggul Emmeline dengan kuat, mengangkatnya sedikit untuk memberikan sudut penetrasi yang membuat Emmeline membelalakkan mata dan melengkungkan punggungnya tinggi-tinggi.

"Kyle... ah! Aku..

Racau Emmeline lagi, menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri saat gelombang kenikmatan yang dahsyat mulai mengandaskan kesadarannya.

"Bersama, Sayang. Ikuti ritmeku," bisik Kyle posesif, mempercepat tempo gerakannya dengan gila-gilaan, membawa mereka berdua terbang melewati batas kewarasan.

Dalam satu sentakan dalam, Kyle mencapai pelepasannya yang kesekian kali malam itu.

Cairan hangat miliknya memenuhi rahim Emmeline, bersamaan dengan pekikan kedutan nikmat dari Emmeline yang mencengkeram leher Kyle erat-erat. Mereka berdua terengah-engah di bawah kelambu sutra, menikmati sisa-sisa yang luar biasa dahsyat.

Tok. Tok. Tok.

Suara ketukan berirama kaku di pintu ek tebal kamar mereka tiba-tiba memecah keheningan pasca-badai gairah itu. Tanda bahwa ada seseorang yang sedang berdiri di depan pintu kamar.

Emmeline tersentak dari sisa-sisa dekapannya. Mata indahnya membelalak panik. Dengan sisa tenaganya, dia berusaha menyingkirkan tubuh raksasa Kyle yang masih menindihnya dengan nyaman.

"Bangun, K... hey, bangun! Itu di depan ada orang!" bisik Emmeline setengah panik, wajahnya memerah karena malu memikirkan seseorang mungkin mendengar racauannya tadi.

Kyle hanya melenguh rendah, wajah tampannya justru bersembunyi di ceruk leher Emmeline, mengecup kulit sensitif di sana dengan manja. "Nanggung, Sayang... Aku mulai lagi, ya? Biarkan saja orang di luar itu menunggu."

"Tidak-tidak!" Emmeline mendorong dada bidang Kyle dengan tegas, berusaha meloloskan diri dari kuncian paha suaminya.

"Ini kastel orang tuamu, Kyle! Aku tidak mau dicap tidak sopan di hari pertama kita tiba. Aku akan ke kamar mandi sekarang, dan pakai bajumu... pakai kemeja atau apa saja, cepat!"

Emmeline segera turun dari ranjang dengan langkah agak gemetar, menarik jubah tidur sutranya yang terserak di lantai untuk menutupi tubuh polosnya sebelum berlari kecil masuk ke dalam kamar mandi.

Kyle hanya bisa terkekeh rendah, suara tawa serak yang sangat Seksi. Dia duduk di tepi ranjang, meregangkan otot-otot tubuhnya, lalu meraih kemeja linen hitamnya yang tergeletak di kursi untuk dipakai tanpa dikancingkan, memamerkan dada bidangnya yang tercetak kotak-kotak sempurna.

Kyle melangkah malas ke arah pintu dan membukanya sedikit. Di luar, berdiri dua orang maid senior dengan pakaian pelayan hitam-putih yang sangat kaku, membawa sebuah nampan perak berisi dua cangkir teh herbal yang masih mengepulkan asap.

"Maaf mengganggu waktu istirahat Anda, Lord Kyle," ucap salah satu pelayan tua dengan suara formal tanpa ekspresi. "Ini adalah jam sepuluh malam. Sesuai dengan aturan ketat keluarga Stone, ini adalah waktu untuk ritual minum teh kamomil penenang sebelum tidur bagi seluruh anggota keluarga inti dan pasangan mereka. Countess meminta kami memastikan Lady Emmeline meminumnya hingga habis."

Kyle menyipitkan matanya, aura membunuh khas Unit Wraith mendadak keluar tipis dari tubuhnya, membuat kedua pelayan itu sedikit menundukkan kepala ketakutan. "Letakkan di meja depan. Istriku sedang di kamar mandi."

Emmeline keluar dari kamar mandi dengan rambut yang sudah disanggul rapi dan pakaian yang tertutup.

Dia mendekati meja ketika para pelayan meletakkan nampan tersebut. Namun, sebelum pelayan itu berbalik pergi, salah satu pelayan muda melirik ke arah gaun tidur sutra Emmeline yang sedikit berantakan, lalu berbisik pelan pada rekannya, cukup keras untuk didengar oleh telinga tajam Emmeline.

"Hah... seleranya sangat berbeda ya. Dulu Lady Genevieve jika menginap selalu memakai gaun tidur wol rajut dari London yang sangat sopan dan tertutup. Wanita dari pantai barat ini sepertinya terlalu... berani."

Emmeline menghentikan langkahnya. Sudut matanya berkilat tajam. Taring Valerio-nya seketika mencuat mendengar perbandingan murahan dari seorang pelayan kastel. Dia cukup kesal, bukan karena ucapan itu benar, tetapi karena kelancangan pelayan di istana ini yang dengan sengaja mencoba merendahkan harga dirinya sebagai istri sah Kyle.

Namun, sebelum Emmeline sempat mengeluarkan kata-kata dinginnya untuk memotong lidah pelayan itu, sebuah tangan kekar yang besar tiba-tiba melingkari pinggangnya dari belakang dengan sangat posesif.

Kyle menarik tubuh Emmeline hingga menempel erat pada dada bidangnya yang telanjang di balik kemeja terbuka. Tatapan mata kelam Kyle menghunus tajam ke arah kedua pelayan itu bagai belati yang siap mencabut nyawa.

"Keluar," desis Kyle, suara baritonnya yang berat bergetar dengan kemarahan yang absolut. "Dan beri tahu kepala pelayan untuk memotong gaji kalian bulan ini. Jika aku mendengar sekali lagi ada suara lancang yang membandingkan istriku dengan wanita mana pun di dunia ini, aku sendiri yang akan memastikan kalian berdua ditendang dari distrik Chicago malam ini juga."

Kedua pelayan itu memucat seketika, tubuh mereka gemetar hebat sebelum membungkuk berkali-kali dan berlari keluar dari kamar, menutup pintu ek tebal itu dengan rapat.

Pintu tertutup, meninggalkan keheningan yang kembali pekat di dalam kamar mewah itu. Emmeline menghela napas panjang, berbalik di dalam dekapan Kyle, lalu menatap suaminya dengan tatapan yang dipenuhi sisa kejengkelan namun juga rasa geli.

"Aturan ketat minum teh sebelum tidur? Dan pelayanmu baru saja mengkritik pakaian tidurku, K," ketus Emmeline, meskipun tangannya kini mulai bermain-main dengan kerah kemeja terbuka Kyle.

Kyle tersenyum smirk, sebuah tatapan penuh gairah yang kembali menyala terang di dalam sepasang matanya. Dia mengangkat tubuh Emmeline dengan mudah, mendudukkan istrinya di atas meja kayu ek tempat nampan teh berada, memisahkan kedua kaki Emmeline agar kembali mengurung pinggang kokohnya.

"Jangan dengarkan tikus-tikus itu, Sayang," bisik Kyle, wajahnya merayap turun untuk menciumi ceruk leher Emmeline dengan gigitan-gigitan kecil yang sensual, membuat Emmeline kembali mendesah pelan.

"Aku tidak butuh wanita yang memakai wol rajut kaku dari London di atas ranjangku. Aku hanya butuh dokter seksi asal LA yang memakai sutra tipis ini... wanita yang bisa membuatku membuang seluruh kewarasanku seperti tadi."

Tangan besar Kyle kembali menyusup ke balik jubah tidur Emmeline, meremas bokong padat istrinya dengan intensitas yang kembali memanas. Obrolan panas mereka kembali menyulut gairah yang belum sepenuhnya padam.

"Kyle... tehnya nanti dingin," bisik Emmeline lemah, meskipun jemari tangannya kini justru meremas rambut hitam Kyle, menarik suaminya agar mencium bibirnya lebih dalam.

"Persetan dengan teh ibuku, Emme," geram Kyle di depan bibir Emmeline. "Mari kita lanjutkan yang tertunda tadi. Anak-anak di dalam perutmu ini masih ingin melihat seberapa hebat ibunya mendesah di bawah kungkunganku malam ini."

Dan malam itu, di balik kemegahan kaku Kastel Stone, ritual sebelum tidur mereka berganti dengan kegilaan gairah erotis yang jauh lebih panas, menenggelamkan sisa-sisa kekesalan Emmeline ke dalam lautan kenikmatan yang tak berujung bersama sang Suami.

1
nayla tsaqif
Bau2nya freya bkn gadis sembarangan,, mungkin ank konglo yg kabur / di culik pas kcl,, 🤭🤭 jodohnya ken kah,, jangan sampe ada cinta segi4,, 🤣🤣
nayla tsaqif
Tenang mom,, nanti jg di siapkan pawangnya masing2 untuk triple K sama othor,, 🤭🤭
nayla tsaqif
Cerita kaelix dulu kk,,! 😌
Ros 🍂: penasaran ya kak🤭
total 2 replies
Agus Tina
Lanjuut ... penasaran sama mantannya Mrs. Stone ...
Ros 🍂: Mantannya Siapa kak?
total 1 replies
Agus Tina
Bagus sekali ... alhirnya sang countess benar2 luluh
Ros 🍂: hehe iya kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Typo,, cucu audrey,, knp yara udah punya cucu,, 😌yara kan menantu audrey ipar emme,, 🤭
Ros 🍂: Author kacau kak🤣🤣 Lupaa 🤭🤭🙏🏻
total 1 replies
nayla tsaqif
Triplet ya thorrrr,, plisssss
Ros 🍂: sesuai request ya kak🫶🥰
total 1 replies
Dev..
istrinya Kensington kan Audrey thor🤔😅
Ros 🍂: asli Sampe lupa Kak 🤭🫶
total 3 replies
Dev..
Kensington kan thor..
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶🥰
total 2 replies
Agus Hidayat
lanjut,kak kok Yara terus Audrey kak😍😍😍😍
Ros 🍂: kak, itu keliru sama ceritanya yang sebelah, hehe maaf Typo ya kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Hidayat
kok Yara yg bener itu Audrey,Yara istrinya max menantunya ken🙏
Ros 🍂: maaf ya kak🤭 keliru 😭🤣🤣
total 1 replies
rachma yunita
lanjuuuuutt.. triple k
Ros 🍂: siap kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
tri
lanjutin kak... saat anak2 mulai besar dan mengacau hahaha
Ros 🍂: Hahaha siap kak🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Tina
Bahagia sekali ... selamat mr and mrs. Stone
Ros 🍂: hheheh🥳🥳
total 1 replies
Mundri Astuti
pas dah sama kyle, satu militer tangguh, sebelahnya dokter bedah Badas euy
Ros 🍂: hehe sama-sama badas ya kak🤭
total 1 replies
durrotul aimmsh
i love your story kak...👍
Ros 🍂: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Kenapa mereka berdua tiba2 jd manusia bodoh🤣🤣🤣
Ros 🍂: kwkwk🤭🤣
total 1 replies
Agus Tina
Semogabtidak ada badai berati lagi yg menghampiri mereka ...
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶
total 1 replies
Agus Tina
Suka sekali pasangan seperti ini badass ... bisan dg cerita laki2 power full pasangannya perempuan lembut yg gak bisa apa2 dan dari keluarga yg tidak punya apa2 ... 👍
Ros 🍂: ma'aciww ya kak
total 1 replies
Agus Tina
,syukaaa ... up banyak
Ros 🍂: Hihihi siap ya kak🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!