NovelToon NovelToon
Gara-gara Perjodohan

Gara-gara Perjodohan

Status: tamat
Genre:Perjodohan
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Abil Rahma

Alisha pura-pura menerima perjodohan dari ke dua orang tuanya. Padahal ia menjadikan saudara sepupunya sebagai umpan untuk menggantikan dirinya menemui seseorang yang akan di jodohkan dengan Alisha.

Ayesha yang tak lain adalah sepupu Alisha pun menerima tawaran sepupunya, karena alasan tertentu.


Siapa sangka ternyata, seseorang yang di jodohkan dengan Alisha pun memiliki ide yang sama gilanya dengan Alisha.

Angkasa Alfarisi meminta saudaranya Adnan untuk menemui wanita yang akan di jodohkan dengannya, dan meminta Adnan supaya membuat wanita itu jatuh cinta dengannya, karena Angkasa mempunyai wanita idaman meskipun belum memilikinya.


Akan seperti apa nantinya ketika sandiwara mereka terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jatuh Cinta

Beberapa hari berlalu, hubungan Alisha dengan Adnan semakin dekat saja, meskipun hati Adnan belum terpaut dengan Alisha tapi ia selalu mencoba untuk menerima Alisha dalam hidupnya, sulit memang, tapi ia harus menerima itu bahkan mereka akan segera di persatukan. Jika tidak di mulai dari sekarang mau kapan lagi coba?

Adnan sering berkunjung ke kediaman Alisha, bahkan ia tak segan menjemput Alisha untuk ke kampus meskipun kampus mereka beda arah. Dan itu membuat Alisha mulai bisa menerima Adnan, gadis itu juga sepertinya sudah memiliki rasa pada Adnan, rasa yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, karena jika berada di dekat Adnan hati Alisha serasa di penuhi bunga-bunga bermekaran.

Alisha masih terus belajar memasak bahkan membuat kue, ia sejenak sudah melupakan kegiatan ekstrimnya. Ia tak jarang menolak untuk di ajak ke arena membuat Dani dan teman-temannya heran dengan perubahan Alisha. Ia juga sudah mulai terbiasa dengan pakaian feminim karena Mama selalu membelanjakan dress untuk dirinya, tentu saja tanpa persetujuannya dan tapa sepengetahuannya.

Tentang Angkasa, pemuda itu masih belum menyatakan cintanya pada gadis pujaan hatinya siapa lagi jika bukan Yesha, karena ia akhir-akhir ini, ia sulit sekali bertemu dengan gadis itu dan harus ke rumahnya jika ingin bertemu dengan Yesha. Bahkan saat di kampus, Yesha jarang sekali bisa di temui, gadis seperti menghilang dari peredaran. Selalu mengurung diri di kamar ketika berada di rumah dan ketika berada di kampus, ia tak pernah ingin bergabung dengan teman-temannya, bahkan ia selalu menghindari kantin karena tak mau bertemu dengan Adnan.

Hari Minggu, Adnan tidak ada kegiatan yang menentu. Ia memilih untuk pergi ke rumah Alisha, bukan tanpa sebab, hari ini ia akan mengajak Alisha untuk memilih undangan yang akan mereka sebarkan nanti. Kenapa di hari Minggu? Karena ia bisanya hanya di hari Minggu, di hari biasanya mereka berdua sama-sama sibuk, apalagi Alisha yang akan menghadapi ujian.

Baru saja Adnan duduk di ruang tamu di temani oleh Papa karena Alisha masih bersiap. Terdengar suara mobil berhenti di halaman, sepertinya ada tamu, karena semua orang berada di rumah. Tak berapa lama terdengar suara salam seseorang yang amat di kenali oleh Adnan, ya suara seorang perempuan.

"Assalamu'alaikum," ucap salam perempuan itu, ia masuk begitu saja sebelum pemilik rumah menjawab salamnya.

Dan ternyata dugaannya benar, yang datang adalah gadis yang sudah ia sakiti beberapa hari yang lalu.

Deg

Hatinya sebenarnya juga sakit karena sengaja menyakiti hati gadis sebaik Yesha, tapi apa mau di kata ia memang harus melakukan itu, ia tidak mau melihat Angkasa sakit, karena baginya kebahagiaan Angkasa lebih utama dari pada dirinya. Adiknya itu segala-galanya untuknya.

"Wa'alaikumussalam," jawab dua lelaki itu.

"Eh ada tamu rupanya, siapa Om?" tanya Yesha setelah menyalami Om Al, ia pura-pura tak mengenal Adnan.

Entah mengapa hati Adnan begitu perih saat melihat gadis itu tak memperdulikan kehadirannya, seakan gadis itu benar-benar tak mengenalnya.

"Kenalin Nak, ini Adnan calon suaminya Alisha," Om Al memperkenalkan Adnan pada Yesha, "dan ini Yesha, sepupunya Alisha," bergantian Om Al memperkenalkan Yesha, mereka pun berjabat tangan sebentar karena Yesha sengaja menghindari tatapan mata Adnan.

"Aku masuk ya Om, mau ketemu Mama Icha," Yesha pun berlalu meninggalkan dua lelaki beda generasi tersebut.

"Yesha itu sering banget pergi sama Mamanya Alisha, ya karena Alisha yang jarang di rumah dan dia dulu paling enggak suka di ajak-ajak belanja atau ke toko kue Mamanya," Om Al menjelaskan tanpa di minta.

Adnan hanya mendengarkan tanpa berniat menimpali. Ia jadi teringat akan percakapan Bunda dengan Angkasa beberapa waktu lalu, jika Bunda mengira kalau Yesha itu anaknya Om Al. Pantes aja, karena yang sering pergi bareng Tante Icha itu Yesha bahkan wajah mereka berdua sekilas mirip ya meskipun jika di perhatikan sebenarnya mereka tidak mirip.

"Bahkan banyak yang mengira kalau Yesha itu yang kembarannya Aufa, ya karena Mamanya Alisha sering pergi dengan Yesha," lanjut Om Al.

Nah, kan? Bunda juga berfikiran seperti itu. Pikir Adnan.

Sedangkan di lantai atas, Alisha terlihat baru saja ke luar dari kamar. Mengenakan rok plisket di bawah lutut berwarna gold , kaos putih serta jaket crop kulit berwarna hitam dan sepatu sneakers berwarna putih. Rambut di biarkan terurai, terlihat cantik dan lebih dewasa.

Yesha yang melihat itu tampak terpana dengan penampilan baru Alisha.

"Cantik banget Sha, nah gitu dong jangan pake kaos kebesaran sama sepatu boots mulu," Yesha tak bisa untuk tidak berkomentar.

"Dia seperti itu karena sedang jatuh cinta, biasa orang jatuh cinta pengen terlihat sempurna di mata orang yang kita cinta," tiba-tiba Mama Icha keluar dari kamar dengan pakaian yang sudah rapi pula.

Wajah Alisha tampak memerah mendengar ucapan sang Mama, ia tersipu malu. Entah sejak kapan gadis tomboy itu bisa malu-malu seperti itu?

"Ah, Mama bisa aja," celetuknya.

Beda Alisha, Yesha hampir saja tak bisa menyembunyikan kesedihannya, ia tahu orang yang membuat Alisha jatuh cinta adalah Adnan, lelaki yang juga membuatnya jatuh cinta dan bahkan menyakitinya begitu saja. Di balik semua itu, Yesha sudah mengikhlaskannya, apalagi saat melihat perubahan Alisha yang begitu pesat, bahkan bukan hanya Alisha yang bahagia tapi juga keluarga besarnya. Semoga saja sakit hatinya kali ini membawa berkah berlipat ganda di kemudian hari.

"Syukurlah kalo Shasa udah jatuh cinta sama calon suaminya, aku ikut seneng. Akhirnya gadis tomboyku jatuh cinta juga," untung komentar yang keluar dari bibir Yesha tidak menghianati pemiliknya, meskipun menghianati hatinya.

"Kakak bisa aja," timpal Alisha malu-malu, "yaudah duluan ya, udah di tungguin dari tadi," tambahnya, lalu menyalami Mama dan bergegas meninggalkan mereka berdua.

"Kamu baik-baik saja Yes? Kok muka kamu pucet gitu Nak?" tanya Mama Icha saat melihat wajah Yesha yang memucat.

"Baik Ma, aku cuma kurang tidur aja beberapa hari ini, banyak tugas Ma," kilahnya, padahal yang terjadi ia merasa lemas setelah melihat wajah bahagia Alisha apalagi ia sempat melihat Adnan seperti tanpa beban ketika menatapnya tadi. Itu berarti pemuda itu sudah melupakannya. Ah lupakan saja, aku sudah ikhlas, yang penting Alisha bahagia. Pikirnya.

Untung saja saat turun ke lantai bawah, Alisha dan Adnan sudah pergi hingga membuat Yesha lebih tenang dan tidak harus bertemu dengan Adnan lagi.

🌻🌻🌻

Adnan sebenarnya sempat terpesona dengan penampilan baru Alisha, karena biasanya saat di rumah ia hanya melihat Alisha mengenakan kaos kebesaran dan celana selutut. Ah ia sampai lupa, pernah melihat Alisha waktu itu memakai gaun, tapi ia bisa melihat jika Alisha tak nyaman waktu itu, seperti ada paksaan, karena kenyataanya memang seperti itu, Alisha waktu itu terpaksa memakai dress sesuai permintaan Tante Martha.

Keduanya kini berada di dalam mobil, mereka masih betah membisu. Alisha sebenarnya ingin bertanya terlebih dahulu, tapi ia malu. Bingung juga mau membahas apa, akhirnya ia menunggu Adnan yang berbicara terlebih dahulu.

"Alis,"

Alisha mengernyitkan dahinya, mendengar Adnan memanggilnya dengan sebutan 'Alis'.

"Kok Alis sih?" protesnya.

___________&

Maaf udah beberapa hari enggak update, karena author kurang enak badan. Terimakasih yang sudah menunggu cerita ini update.

1
Febby fadila
alisha ini terlalu kekanakan lebay nggak bisa dewasa dikit, suka merajuk dengan hal2 yg nggak benar
Febby fadila
lebay pikirannya kek anak kecil nggak ada dewasa² nya
Febby fadila
salah paham lagi
Febby fadila
jangan kasih kendor bang 🤣🤣🤣
Febby fadila
ketagihan apa nafsu tu bang astaga 🤣🤣🤣🤣
Febby fadila
akhirnya belah duren juga tp kurang panas dan hot 🤣🤣🤣🤣
Febby fadila
sosweetnya 🥰🥰🥰
Febby fadila
giliran suami yg bohong kamu ngamuk tp klw kamu yg bohong harus adnan mengalah dan minta maaf,
Febby fadila
lagian si alisha udah nikah tp masih saja temanan sama para geng nya klw perempuan si nggak masalah tp kan banyak yg cowok juga, kebiasaan buruk nggak pernah berubah,
Febby fadila
lanjut
Febby fadila
aku si nggak suka sama si alisha ini, terlalu lebay dan egois
Febby fadila
ciiihhhh sok jadi korban kamu alisha makax klw nggak mau sakit hati tu jangan kekanakan, temuin aja sendiri, ingat situ yg maksa yesha buat gantiin kamu, lebay banget,,, egois maunya menang sendiri
Febby fadila
alisha kamu itu nggak bisa apa dewasa dikit seperti mama kamu dulu padahal papa kamu jauh lbih buruk dari Adnan tp mama Icha justru nggak pernah peduli dan sellu sabar, dengan pikirannya yg dewasa
Febby fadila
sesabar dan seikhlas itu kamu t
yesha, semoga kamu bakalan dapat ganti yg lebih baik dari Adnan ya
Febby fadila
mulai posesif ini bang Adnan 🤣
Febby fadila
lanjut semoga dengan adanya hukuman ini alisha bisa sadar
Febby fadila
aku si berharap klau alisha waktu balap langsung kecelakaan biar dia sadar diri, makin hari makin kek anak kecil, durhaka sama suami
Febby fadila
nggak suka sama sikap alisha egois menerutku
Febby fadila
jangan egois sha dosa loh kalau kamu nolak keinginan suami
Febby fadila
alisha ini kayak anak yg nggak pernah diajarin agama sama ortunya, kelakuannya durhaka sama suami sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!