Kisah cinta Anindita dengan Andra yang berawal dari sebuah perjodohan dari kedua orang tua mereka. Mereka tidak saling kenal satu sama lain. Anin yang seorang mahasiswa di sebuah universitas ternama dan Andra yang seorang CEO diperusahaaan terkenal. Dan mereka berasal dari keluarga terpandang di kota tersebut. Mereka yang memiliki sifat yang berbeda dan tidak pernah mengenal satu sama lain. Dan mereka dipertemukan oleh kedua orang tuanya dan dipersatukan dengan ikatan pernikahan yang suci.
Apakah mereka bisa menjalani semua ujian setelah pernikahan mereka.....????
Aku penulis amatir yang hanya berusaha menghibur pembaca semua dan mohon dimaafkan apabila banyak terdapat kesalahan kata dalam penulisan novel ini. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon dukungannya untuk novel karya pertamaku ini.
#Alfiansyah_Yulia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiansyah Yulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SAMPAI RUMAH
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, akhirnya Andra dan Anin pun sudah sampai di bandara di kota tempat mereka tinggal. Setelah pesawat landing, Andra dan Anin pun segera turun dari pesawat dan menuju ke terminal kedatangan untuk menemui keluarga yang menjemputnya. Hari ini mereka di jemput oleh papa Ramdan dan juga mama Reni dengan mobil di bawa oleh papa Ramdan sendiri. Sedangkan untuk keluarga Anin yaitu ayah Angga dan bunda Azza serta adiknya adit menunggu di rumah pribadi Andra dan Anin untuk menyiapkan makanan.
Sampai di dekat pintu dan melihat kedua orang tuanya, Anin langsung memeluk mama Reni mertuanya sedangkan Andra memeluk papa Ramdan. Mama Reni sangat bahagia bisa kembali bertemu dengan anak dan juga menantunya yang pergi berlibur. Tak lupa mereka juga saling mencium punggung tangan orang tuanya. Setelah mengambil koper dan barang-barang di bagasi pesawat. Setelah semua barang diambil, mereka pun langsung menuju ke pintu keluar sedangkan papa Ramdan menuju ke tempat parkir kendaraan. Sesampainya di tempat parkir, papa Ramdan langsung melajukan mobilnya ke pintu keluar bandara dan disana Andra, Anin dan juga mama Reni menunggu.
Setelah sampai di depan pintu keluar bandara Andra pun langsung memasukkan barang-barang ke dalam bagasi mobil dan papa Ramdan pindah ke kursi sebelah kursi kemudi. Anin dan mama Reni duduk di kursi belakang. Sedangkan untuk Andra langsung duduk di kursi kemudi dan melajukan mobilnya menuju ke rumah pribadi mereka. Selama di perjalanan, mereka bercerita tentang liburannya selama di Bali.
Tak terasa waktu berjalan dan sekarang mereka sudah berada di halaman rumah pribadi Andra. Andra dan Anin di sambut oleh keluarganya yaitu ayah Angga dan bunda Azza serta adiknya Adit. Setelah bersalaman dan berpelukan untuk melepas kangen, kemudian mereka pun langsung masuk menuju ke ruang keluarga untuk beristirahat sejenak. Sampai di ruang keluarga, mama Azza pun langsung menuju ke dapur untuk mengambil camilan dan minuman yang sudah disiapkan untuk disuguhkan kepada yang lain. Mereka bercerita dengan riang dan tertawa bersama mendengar guyonan yang dilakukan oleh Adit adiknya Anin.
Lelah bercanda dan bercerita bersama, mereka semua pun menuju ke meja makan untuk menikmati makan siang bersama karena sudah masuk jam makan siang. Mereka semua pun menikmati makan siang bersama dengan tenang dan diam hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu yang beradu dengan piring. Selesai makan bersama semua keluarga pun langsung bergegas mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di musholla keluarga.
Setelah selesai melaksanakan sholat berjamaah mereka pun langsung menuju ke kamar masing-masing untuk beristirahat. Hari ini semua keluarga berencana untuk menginap menghabiskan waktu bersama sebelum kembali pada kesibukan mereka masing-masing.
Sampai di kamar Anin dan Andra pun langsung bersegas menuju ke kamar mandi untuk bersih-bersih dan berganti pakaian. Setelah berganti pakaian, mereka pun langsung berbaring di ranjang king sizenya yang sudah satu minggu ditinggalkan. Mereka pun berbaring sambil berpelukan melepas lelah bersama.
Anin berbaring di lengan kekar suaminya sambil menggambar abstrak di dada bidang suaminya yang dapat menimbulkan rasa aneh dalam diri Andra. Andra pun tak mau kalah dia mencium puncuk kepala istrinya berkali-kali. Setelah itu ciumannya ke bibir mungil Anin yang sudah menjadi candu buatnya. Semakin lama ciuman lembut berubah menjadi ******* yang semakin dalam dan membuat Anin mengeluarkan ******* yang membuat Andra semakin menuntut yang lebih.
Anin yang sudah melihat wajah Andra dengan tatapan yang menuntut pun hanya sanggup menganggukkan kepala. Andra yang sudah mendapatkan persetujuan dari istrinya pun langsung menyerang istrinya dari mulai mencium wajah dan turun ke leher dan kembali ke bibir mungil istrinya.
Tak hanya itu tangan Andra pun tak tinggal diam memberikan sensasi pada titik ******** istrinya sampai istrinya meracau tak jelas. Tak berapa lama pun mereka pun melakukan penyatuan dan setelah beberapa lama akhirnya mereka pun mencapai pelepasan bersama. Siang itu Andra tak pernah lelah memberikan kenikmatan kepada istrinya uang sudah menjadi candu baginya.
Begitu juga dengan Anin selalu menerima semua perlakuan suamjnya karena menurut Anin membahagiakan suami adalah kewajiban seorang istri. Anin berusaha menjadi istri yang baik dengan memenuhi segala keinginan suaminya. Setelah beberapa kali melakukan olahraga siang hingga akhirnya mereka pun terlelap dengan berpelukan dalam kondisi tubuh yang masih polos di balik selimut tebal miliknya. Tak berapa lama mereka pun langsung menuju ke mimpi masing-masing.
Saat terdengar suara adzan Ashar berkumandang, Andra pun terbangun dari tidurnya. Andra melihat di sampingnya terdapat istri tercintanya yang sedang terlelap dalam pelukannya dengan wajah yang begitu polos dan cantik alami meskipun tanpa make up. Di tatapnya wajah mungil dengan kulit yang mulus dan hidung yang mancung dan bibir mungil berwarna pink alami yang sudah menjadi candu bagi dirinya.
Andra yang tak pernah bisa melihat bibir mungil istrinya pun langsung mencium bibir istrinya untuk membangunkan istrinya karena sudah tiba waktu sore. Saat itu juga Anin membuka matanya melihat wajah tampan suaminya pun tersenyum dengan manis dan cantik. Kemudian Anin pun segera bangun dari tidurnya untuk bersih-bersih dan mandi besar serta mengambil wudhu untuk segera melaksanakan sholat Ashar berjamaah bersama suaminya.
Setelah Anin keluar kamar mandi Andra pun bergegas masuk ke kamar mandi. Sedangkan Anin tak lupa menyiapkan pakaian untuk suaminya dan juga alat sholat untuk sholat berjamaah. Setelah Andra selesai mandi dan bersiap-siap, akhirnya mereka pun segera melaksanakan sholat berjamaah.
Selesai sholat Anin pun segera keluar kamar untuk memasak dan menyiapkan makanan untuk makan malam keluarga besar mereka yang sedang menginap dirumah mereka. Sedangkan Andra menuju ke ruang keluarga untuk berkumpul bersama ayah Angga, papa Ramdan dan Adit untuk bercengkrama bersama.
Tak lupa Anin juga menyiapkan minuman dan camilan untuk suami, adik dan juga orang tua mereka. Setelah memberikan minuman dan camilannya, Anin pun segera kembali ke dapur untuk membantu bunda Azza dan juga mama Reni untuk memasak makanan untuk makan malam.
kurang greget gitu Thor.
💪💪💪
Tokoh kita memiliki nama yang sama.
Salam kenal
terima kasih dukungannya....🤗🤗🤗🤗🤗