NovelToon NovelToon
Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: leni septiani

Lima bulan sebelum pernikahan Rara dan Devan terlaksana, Rara memergoki tunangannya itu tengah berada di rumah saki bersama seorang perempua hamil, awalnya ia mengira itu saudara nya, namun kenyataan pahit harus terpaksa ia telan mengetahui bahwa wanita yabg bersamanya adalah istrinya, wanita yang dinikahi devan satu tahun yang lalu. Dunia Rara seakan berhenti detik itu juga, sakit tentu saja iya rasakan, kecewa apa lagi, Rara tidak tahu harus bagaimana lagi hidupnya tak lagi sma, Rara yang dulu periang kini berubah menjadi pendiam dan berkali kli masuk rumah sakit karena terlalu lelah karena pikirannya. Angga yang kebetulan menjadi dokter yang menangani Rara dan juga seorang sahabat dari Riri, kakak Rara berniat menjodohkan keduanya Angga tentu saja bahagia karena bagaimana pun ia memang sudah diam-diam menyimpan hati pada perempuan cantik pemilik cafe tempat dirinya makan siang di jam istirahatnya. Angga tidak ingin menyerah meskipun gadis itu tidak juga memberikan kepastian meski berkali-kali dirinya mengungkapkan perasaannya. Rara hnya tidak ingin menerima laki-laki itu di saat hatinya masih bersemayam laki-laki masa lalu yang telah menggoreskan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon leni septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

Tiga jam sudah acara resepsi berjalan, sebagian tamu sudah meninggalkan gedung, tinggal menyisakan keluarga dan sahabat terdekat yang masih meramaikan. Kedua mempelai tidak sedikitpun merasa lelah meski sedari tadi lama berdiri untuk menyalami tamu undangan yang lumayan banyak.

Setelah dilihat tidak ada lagi tamu yang datang Angga dan Rara berjalan menuruni pelaminan menuju meja dimana kedua keluarga berkumpul dan bercengkrama.

Kebahagian tidak hanya terlihat dari pengantin baru, namun juga dari kedua keluarga tersebut. Menyadari kedatangan pasangan baru itu, semua orang yang berada dimeja bundar itu tersenyum dan menarik dua buah kursi untuk Angga dan Rara duduki.

“Adek sama, Nak Angga lapar?” Tanya Bagas kepada sepasang pengantin baru itu. Rara mengangguk begitu pun juga dengan Angga.

“Ya udah biar Mama ambilkan makanan untuk kalian berdua,” ucap Risa hendak berdiri namun segera ditahan oleh Rara membuat Risa membuat satu alisnya terangkat, bingung.

“Biar Abang yang ambilin,” ucap Rara menatap kearah Reno yang tengah menyesap kopi didepannya.

“Kok Abang?” protes Reno.

“Abang, ini kan ketring dari Abang, dan Adek mau Abang juga yang sekalian ngambilin buat Adek dan Kak Angga,” ucap Rara polos. Reno berdecak pelan lalu bangkit dari duduknya dan tidak lupa pamit kepada Sonya yang berada disampingnya lalu berjalan menuju meja parasmanan mengambil makanan untuk pengantin baru itu tanpa banyak protes namun juga tidak ihklas.

Rara tersenyum melihat Reno berjalan dengan wajah kesal, tapi Rara tidak peduli, toh Abang nya itu tidak akan pernah bisa marah lama-lama kepada dirinya. Rara tahu bahwa abangnya itu sangat menyayanginya maka apapun keinginan Rara selalu akan Reno turuti.

Reni emang anak tunggal, orang tuanya tidak bisa memberikan adik meskipun dia menginginkan, maka dari itu Reno sangat menyayangi Riri Dan Rara dan sudah menganggap keduanya sebagai adik kandungnya sendiri.

Beberapa menit kemudian Reno kembali dengan membawa nampan berisi makanan, dan diikuti dua orang dibelakangnya yang juga membawa nampan berisi makanan. Dengan berlaku seperti seorang pelayan Reno mempersilahkan Rara untuk menikmati makanan.

Setelah menyajikan makanan di hadapan sepupu tersayangnya itu lalu ia kembali duduk di kursi yang tadi iya duduki disebelah sang kekasih dengan wajah yang sedikit cemberut.

“Rara, katannya tadi laper, tapi kok makanannya gak dimakan, malah diliatin gitu, apa gak suka sama makanannya?” Tanya Dirga pada Rara saat melihat Rara tak juga menyentuh manannya.

“Hehe Rara males, Pa.” cengir Rara menjawab pertanyaan Papa mertuanya itu.

“Jangan males-males Ra, nanti kamu sakit, sayang,” ucap Desti lembut, membujuk sang menantu.

“Rara itu bukannya males makan Tante, tapi males nyuap.” jawab Reno sinis, Rara cengengesan mendengar itu.

“Rara itu gak akan makan Ma, kalau gak di suapin kecuali kalau emang kepak banget karena gak ada yang nyuapin dan bersama Orang baru.” Jelas Angga sambil menyuapkan sesendok nasi beserta lauknya pada Rara.

“Kamu itu ada-ada aja sih, Ra” ucap Desti geleng kepala mengetahu kebiasaan menantunya itu.

“Hehe abis sendoknya berat sih Ma, tangan Rara jadinya kan pegel.” jawab Rara cengengesan sambil memijit-mijit pergelangan tangannya.

“Alasan aja kamu, Dek,” ucap Bagas yang sudah hapal dengan kebiasaan anaknya itu hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Gimana nanti kalau punya anak coba, masa anaknya disuruh makan sendiri gara-gara ibunya malas.” Cibir Reno.

“Dih Abang sirik aja sih, bilang aja kalau Abang juga mau disuapin, tuh minta suapin sama Sonya,” ucap Rara sinis.

“Abang bisa sendiri ya, gak kaya kamu, dasar anak kecil!” Cibir Reno lagi.

“Biarin ye, yang penting Adek udah nikah, gak kaya Abang yang masih aja jones.” ledek Rara.

“Abang juga bentar lagi nikah,” ucap Reno.

“Emang ada yang mau nikah sama abang?” Tanya Rara meremehkan.

“Ya ada lah, secara Abang ganteng, jago masak pula.” Jawab Reno percaya diri lalu mengedipkan sebelah matanya kearah Sonya.

“Percaya diri sekali kamu Bang, ngaku ganteng tapi buat naklukin hati Sonya aja abang butuh waktu tiga tahun.” Cibir Rara.

“Awas kamu Dek, nanti Abang tangih pembayaran ini katring!” Kesal Reno yang tak dihiraukan oleh Rara.

Semua orang yang ada di meja tersebut tertawa menyaksikan perdebatan keduanya begitupun dengan Sonya yang terlihat Geli menatap Reno yang berada disampingnya. Hingga waktu sudah menunjukan pukul dua belas malam dan semuanya memutuskan untuk kembali kerumah untuk beristirahat begitupun dengan Rara dan Angga yang juga ikut pulang. Karena keduanya memang memutuskan untuk tidak menginap dihotel.

1
Felycia Fernandez
romantis...
paling suka liat matahari terbenam
Tiwik Firdaus
berjuang terus angga
Miss Typo
ikut bahagia
Miss Typo
Dokter cintaku, kau sembuhkan sakit ku dgn resep cintamu
eeeeeaaaa 😁
Miss Typo
semoga Angga bisa secepatnya mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
dokter Angga gercep
Miss Typo
semua mendukung Rara dgn Angga
Miss Typo
dokter cinta akan mulai beraksi 😁
Miss Typo
sweet bgt si Angga
Miss Typo
Rara gk pendiam dia gitu karna hatinya terluka
Miss Typo
dah lah Ra ngapain inget sm mantan tunangan kayak gitu, walaupun cinta tp gak tegas dh nikah setahun bahkan istrinya sdh hamil gk ngomong apa", coba kalau gk kepergok sm Rara, sampe hari pernikahan jujur gk tuh
Miss Typo
move on pelan" dan coba buka hati
Miss Typo
semoga Angga bisa mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
baru awal dh nangis 😭
tuh ortu Devan gk setuju sm Rara atau gmn sich, kok bisa"nya baru seminggu tunangan mlh di jodohkan sm orang lain, dan Devan jg harusnya tuh bicara sm keluarga Rara dr awal gk jadi cowok pengecut kayak gitu, masak dh nikah setahun msh ada rencana nikah sm Rara 😤
Yanti Anin
dokter cinta yg betul iyakan thor
Yanti Anin
jadian nih kayaknya
Caca Princes Koesyanto
the lounge untuk
Ningsih Abdullah
Pendek amat novelnya
Yayoek Rahayu
kok bisa ya....namanya jg dunia halu....apa aja bisa terjadi
Iyah Permata
pendek amat certa nya seson ke dua harus ada lah di sini juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!