Sepeninggal Ibunya , Anne dibesarkan oleh Ayahnya , Antonio . Anne tumbuh menjadi gadis yang cantik dan tangguh . Namun , berbagai macam peristiwa tak menyenangkan ia alami sejak ayahnya menikah lagi .
Kebahagiaan dan kesedihan silih berganti , hingga akhirnya ia menerima cinta sang kakak yang telah lama menaruh perasaan padanya . Namun , kebahagiaannya harus luntur seketika saat masalah demi masalah datang menerpa hidupnya hingga ia berada di titik terberatnya .
Bagaimana kelanjutan kisah Anne ? Mari membaca !!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syarifah Nur Hasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 31
🌫️
" Apa lagi sekarang ? " Tanya Anne dengan raut wajah sangat kesal pada Gerald .
" Tolong jangan salah paham . Aku datang kesini untuk membebaskan mu " Jawab Gerald berusaha menenangkan Anne .
Anne terdiam dan menatap intens ke arah Gerald . Sedari tadi batinnya tidak henti-hentinya melayangkan sumpah serapah pada Erika yang telah membuatnya mengenakan baju tahanan . Ia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib anak-anaknya kalau ia harus mendekam lama dalam penjara .
" Maafkan Erika dan paman Sean " Gerald memegangi kedua pundak Anne .
" Aku tidak mengerti berapa kepribadian yang kau miliki . Pertama kau menolongku , lalu berbaik hati padaku , lalu bersikap kasar dan hampir melecehkan ku . Yah walaupun sebenarnya kau adalah suamiku namun perbuatanmu tidak bisa aku terima karena kau melakukannya tanpa tau siapa aku . Dan sekarang kau malah membantuku " Anne tersenyum sinis ke arah Gerald yang terus menatap wajahnya .
" Aku akan memperbaiki semuanya Ann . Aku janji , tapi tolong berikan aku waktu sampai ingatanku kembali " Gerald berusaha meyakinkan wanita di hadapannya itu .
" Jika kau perlu bukti tentang ingatanmu , pergilah bertemu mantan karyawan mu dulu . Mereka pasti memanggil namamu Allen bukan Gerald , dan mereka akan menjelaskan statusmu yang sebenarnya " Jelas Anne .
" Aku yakin kau tidak berbohong , tapi aku perlu waktu sampai ingatanku kembali semuanya "
" Jika kau kurang yakin , aku akan menunjukkan bukti yang lebih kuat " Ujar Anne seraya merogoh sesuatu dari sakunya .
" Lihatlah baik-baik siapa yang ada di foto itu " Anne memperlihatkan foto pernikahan mereka yang berada dalam liontin itu pada Gerald .
" Apa itu benar aku ? " Gerald membelalak kaget ketika melihat foto berukuran kecil itu .
" Yah benar , jika saja rumahku tidak terbakar buku nikah kita akan menjadi bukti yang lebih kuat " Ucap Anne dengan nada bergetar .
" Kau adalah James Vallentino , ayah dari anak-anakku . Hari itu adalah peristiwa yang benar-benar merubah hidupku , dimana kau ditanyakan menghilang setelah teror mafia yang terjadi di kantor perusahaanmu . Aku pikir pernikahanku akan berjalan dengan mulus layaknya pasangan lain , nyatanya aku harus menerima kenyataan yang begitu pahit . Dan di hari itu juga , aku baru mengetahui bahwa aku sedang mengandung anakmu . Dan masa-masa terberatku dimana aku harus membesarkan anak-anakku sendirian dalam hidup yang serba kekurangan " Jelas Anne . Air matanya mulai mengalir membasahi pipinya kembali , sesak rasanya bila harus mengingat kembali masa-masa sulit yang harus ia lewati sendirian .
" Tujuh tahun kira-kira lamanya kau meninggalkanku . Aku menolak banyak hati demi menjaga perasaanku padamu agar tetap utuh . Aku memang wanita cengeng , tapi hatiku cukup kuat untuk melewati semuanya . Dan aku bersedia menjadi pacar bayaran mu karena kau adalah suamiku bukan karena aku murahan . Setidaknya dengan itu , anak-anakmu bisa merasakan uang dari ayahnya sendiri " Lanjut Anne di sela-sela tangisannya .
" Maafkan aku yang bodoh ini " Ucap Gerald seraya menunduk lesu .
Anne hanya terdiam menatap pria yang dicintainya itu , akhirnya isi hatinya yang telah lama ia pendam kini dapat tersampaikan . Harapannya saat ini hanyalah satu , yaitu berkumpul kembali bersama suaminya dan anak-anaknya .
Gerald mengangkat wajahnya perlahan dan menatap Anne dengan tatapan bersalah . Didekapnya tubuh mungil wanita cantik itu dengan air matanya yang terjun begitu saja dari matanya . Batinnya tidak henti-hentinya mengutuk dirinya sendiri .
" Betapa bodohnya aku , menelantarkan keluargaku sendiri " Ucapnya dalam hati .
" Tidak perlu menyesali semua yang telah terjadi , ini bukan salahmu . Aku tidak pernah menyalahkan siapapun atas apa yang terjadi " Anne berusaha menenangkan Gerald yang menangis dalam dekapannya.
" Maafkan aku " Lirihnya .
***
" Laporan apa yang kau bawakan padaku kali ini Marcus ? " Tanya Erika pada orang suruhannya itu .
" Tuan Gerald benar-benar membebaskan wanita itu . Dan .... Saya melihat mereka sedang berpelukan nyonya " Jawab Marcus .
Hati Erika memanas ketika mendengar jawaban yang diberikan Marcus padanya . Kemalangan yang ia dapatkan hari ini seakan datang bertubi-tubi menyambangi dirinya .
" Bawa aku pergi dari ruangan ini ! Aku akan membuat diriku seolah-olah diculik agar Gerald menyesali perbuatannya " Ucap Erika dengan tatapan liciknya .
" Ba-baik nyonya , saya akan memanggil yang lainnya untuk membantu menjalankan rencana nyonya " Balas Marcus .
Kini tinggallah Erika sendiri yang berada di ruangan itu . lukanya yang masih sakit sama sekali tidak menyurutkan niatnya liciknya itu . Ia bahkan telah mempersiapkan tempat yang akan ia tuju nantinya .
Setelah semuanya siap , ia segera pergi dari rumah sakit itu dengan di bantu oleh orang-orang suruhannya . Rencananya kali ini berjalan dengan sangat mulus .
" Aku yakin , dengan begini kau akan mencariku dan melupakan wanita sialan itu " Gumam Erika sendirian .
Sementara disisi lain , pihak rumah sakit di gegerkan dengan hilangnya Erika dari rumah sakit itu . Keluarga besar Erika yang sama sekali tidak tau apa-apa turut di buat syok karena hilangnya Erika secara tiba-tiba .
Kabar hilangnya Erika kini telah menjadi berita hangat dalam dalam dua hari terakhir ini . Dugaan dari kepolisian adalah Erika hilang karena di culik , sebab menurut rekaman CCTV yang memperlihatkan dimana Erika dalam keadaan tidak sadarkan diri didorong dengan menggunakan kursi roda keluar dari rumah sakit . Yah , itu hanya siasat Erika agar membuat hilangnya seakan-akan seperti di culik . Namun dugaan lain turut muncul , bahwa Erika sengaja melarikan diri dari kepolisian karena kasus sebelumnya .
***
" Saya tau betul bagaimana sifat Erika , tidak mungkin dia di culik . Mungkin saja dia melakukan hal itu karena depresi akan pernikahan kami yang batal " Tutur Gerald saat di mintai keterangan.
" Ya mungkin saja " Polisi merasa apa yang di sampaikan Gerald ada benarnya , mengingat Erika yang seharusnya dinyatakan bersalah atas dugaan ingin melakukan pembunuhan pada Anne .
" Gerald , semua ini gara-gara kamu " Tukas Marlyn , ibu dari Erika yang baru saja tiba di kantor polisi .
" Semua ini terjadi karena kesalahan anak anda nyonya " Ucap Gerald dengan santainya .
" Kamu selingkuh dari Erika , semua ini tidak akan terjadi jika kamu tidak berulah "
" Saya selingkuh ? Apa anda tidak salah bicara nyonya ? " Tanyanya sinis .
" Jelas-jelas anda selingkuh dengan seorang janda , tidak perlu mengelak lagi " Ujar Marlyn tidak mau kalah .
" Maaf nyonya , pastikan putri anda berkata benar . Wanita yang ia maksud adalah istri saya dan saya sudah memiliki anak . Saya lah yang seharusnya marah pada putri anda karena telah membohongi saya dan mengganti identitas saya pada saat saya kehilangan ingatan saya . Jadi mulai sekarang panggil saya Allen , jangan Gerald " Tandasnya disertai sebuah senyum kemenangan .
" Apa maksudmu ? Berhentilah bercanda , putriku sudah menolong mu jadi kau harus tau diri " Sergah Marlyn .
" Menolongku ? Bukankah sudah tugas Erika karena ia seorang dokter dan juga seorang dokter seharusnya memiliki pemikiran yang sehat , bukan berpikir seperti orang yang tidak pernah mengenyam bangku pendidikan " Ucapannya cukup untuk membuat Marlyn terdiam dan tidak mengeluarkan sepatah katapun .
" Sudah sudah , nyonya Marlyn putri anda terbukti bersalah " Ucap sang polisi .
Marlyn masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar dari pria itu barusan . Semua yang dikatakan putrinya sangat berbanding terbalik dengan apa yang sebenarnya telah terjadi .
apa yg akan dilakukan ane ya,apa dia akn kuat atw minta pisah..???