NovelToon NovelToon
My Wife Is Bad Girl

My Wife Is Bad Girl

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:269.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yayang Irma

Deskripsi:

Bagaimana jadinya jika seorang Bad girl dan sang musuh bebuyutan yaitu si Ketos es balok, di persatuan oleh ikatan pernikahan akibat perjodohan yang sudah direncanakan oleh kedua orang tua mereka.

KENZIE CALVIONA HARRIS

Cowok yang terkenal akan kedinginannya dan ketegasannya dalam mengatur juga menghukum orang yang melanggar aturan sekolah.......

KIARA PERMATA NUGRAHA

Gadis cantik yang hobinya buat ulah, pecicilan,suka balap motor liar, dan yang pasti gak pernah ada kapok ya bolak balik masuk BK sampai dapat surat peringatan dari kantor.......

Bagaimana kah kisah kelanjutan mereka. Apa pernikahannya akan berakhir bahagia hingga akhir dan saling mencintai satu sama lain. Atau akan berakhir di tengah jalan??

biar gak penasaran, yuk baca ceritanya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayang Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 29

Diperjalanan menuju ke kelas, tiba-tiba Ara ditarik paksa oleh seseorang ke belakang sekolah.

*Brak~

"Cih, apa-apaan sih?!" sentak Ara menatap tajam orang yang mendorongnya ke dinding dengan kasar.

"Maksud lo apaan?! Selingkuh di belakang Ken, bahkan lo dengan gak tahu malunya dianterin ke sekolah sama selingkuhan lo itu!" bentak Elsa menunjuk muka Ara dengan jari telunjuknya.

Ara menaikkan sebelah alisnya lalu memengang telunjuk Elsa dengan keras. "Lo pikir,lo siapa? ngatur-ngatur hidup gue! asal lo tahu mau gue bareng sama siapa aja itu bukan urusan lo! Dan gue ingetin lo, semoga ini yang terakhir kalinya lo labrak gue cuma karena Ken!!" kata Ara dingin juga sinis lalu menghempaskan tangan Elsa dan pergi.

"Sialan! liat aja Ra, gue pastiin lo bakal menjauh dari Ken. Lo bukan lawan gue, karena lo cuma cewek miskin, yang mendapatkan apa yang lo mau dengan cara menjual diri lo sendiri!" geram Elsa dalam hati sambil menggeretakkan giginya.

*Skip

"Woy, Ra yang nganterin lo tadi pagi siapa?" tanya Sam saat mereka semua tengah berkumpul di pojok meja kantin.

"Oh, yang tadi pagi, itu selingkuhan gue." jawab asal Ara membuat Ken menatapnya tajam. Ara yang merasakannya pun menoleh dengan senyum sok polosnya.

"Ngomong gitu lagi, habis kamu!" kata Ken dingin membuat Ara menelan salivanya.

Lalu mereka pun memakan makanan pesanan mereka. Ketika tengah khusyu makan tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri tempat mereka dan ikut duduk dengan mereka tanpa permisi.

"Ken, aku sama Bianca gak papa kan gabung bareng kalian?" kata orang itu yang tak lain adalah Elsa. Dia duduk begitu dekat dengan Ken membuat Ken merasa risih dengan keberadaannya.

"Enggak! Minggir!" dingin Ken menepis tangan Elsa yang memegang lengannya.

Ara yang melihat itu diam-diam tersenyum. Sedangkan teman-temannya yang lain menatap mengejek pada Elsa dan Bianca.

"uh, maaf. kalau gitu aku mau permisi, juga mau bilang sama kalian kalau besok malam adalah ulang tahun aku jadi aku harap kalian mau datang, makasih." setelah mengatakan itu Elsa pun pergi berlalu dengan Bianca.

Ara melihat Elsa yang sepertinya sudah merencanakan sesuatu di pesta ulang tahunnya itu pun menyeringai.

"Gue tunggu pertunjukan lo, Elsa Cralottie" batin Ara dengan senyum miring menghiasi wajah cantiknya.

Dan saat itu pun, Ara tidak sengaja melihat Manda yang tengah mencari tempat duduk dengan nampan di tangannya.

Lalu Ara melambaikan tangannya sambil berkata, "Manda! sini duduk bareng gue!" kata Ara dengan sedikit berteriak.

Manda menoleh kearah suara yang memanggilnya, dan tersenyum sambil berjalan kearah Ara.

"Ha-hallo kak," sapa Manda gugup apalagi ketika dia melihat Bara yang juga duduk di antara teman-teman Ara.

Ara menarik Manda untuk duduk disampingnya di sisi lain yang kosong. "Duduk disini, dan kenalin ini semua temen-temen gue." kata Ara memperkenalkan teman-temannya.

"Hai, gue Nabilla."

"Gue Naya,".....

Saat semuanya sudah memperkenalkan diri mereka satu-persatu,kini hanya tinggal Alaska dan Ken yang cuek bebek tak peduli.

Shakira menyenggol pelan lengan Alaska dan sama sekali tidak ditanggapi oleh Alaska.

Begitupun dengan Ken yang masih khusyu dengan makanannya dan memberikan baso yang ada di mangkuknya ke mangkuk Ara.

Manda yang memang sudah biasa pun hanya mengulas senyumnya. Dan ikut makan dengan mereka dengan sesekali melirik Bara yang berada di sebrang tempat duduknya.

Nabilla yang tahu kalau Manda terus melirik kearah Bara pun dengan perasaan cemburu, Nabilla menyapluk makanan yang akan Bara masukkan kedalam mulutnya.

Teman-temannya menatap aneh dan heran pada Nabilla, terutama Bara yang menatap lekat Nabilla.

"Kamu kenapa?" pertanyaan itu terlontar dari mulut Bara pada Nabilla.

Dan entah sadar atau tidak Nabilla menjawabnya dengan nada jutek pada Bara.

"Aku cemburu!" Kata itu terlontar begitu saja dari mulut Nabilla. Bara tersenyum lalu mengacak-ngacak puncak kepala Nabilla dengan gemas.

"Oh, jadi pacar aku cemburu. cemburu karena apa?" ucap Bara dengan senyum khasnya.

Nabilla yang baru sadar dengan ucapannya sendiri pun memilih bungkam dengan pipi yang merona malu.

"Hahaha… kenapa diem lo Na, bukannya jawab," celetuk Ara membuat pipi Nabilla bertambah merah.

Disisi lain Manda yang mendengar Bara mengatakan pacar pada Nabilla pun menundukkan kepalanya.

"Menyedihkan…, tapi kak Nabilla dengan kak Bara memang cocok, dibanding dengan aku seorang gadis cupu yang jelek." Batin Manda mencoba menahan air matanya supaya tidak jatuh.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pulang dari kampus Calvin memutuskan untuk menjemput adiknya dari sekolah, sekalian dia ingin melihat Ara karena beberapa hari ini mereka tidak bertemu.

Jujur saja sebenarnya saat ini Calvin benar-benar rindu pada Ara.

"Semoga gue bisa ketemu Ara," gumam Calvin begitu akan memasuki mobil.

Sebelum Calvin menyalakan mesin mobil, ada seorang gadis teman sekelasnya menghampiri dirinya.Gadis itu mengetuk jendela mobil Calvin yang tertutup.

*Tok…tok…tok…

Calvin menurunkan kaca jendelanya, dan menaikkan sebelah alisnya tanda bertanya.

"Umm… gue bisa ikut pulang bareng lo,gak?" tanya gadis itu penuh harap, dan dibalas gelengan kepala oleh Calvin lalu menyalakan mesin mobilnya dan berlalu tanpa mengatakan apapun.

Gadis itu menghentak-hentakkan kakinya ketanah dengan kesal. "Ishh…kenapa dia dingin banget sih," kesalnya lalu pergi menyusul teman-temannya.

Ditempat lain juga Steven baru saja kembali dari kantor Fajar. Steven merebahkan tubuhnya di atas kasur lalu menatap langit-langit kamarnya.

Steven kembali mengingat ucapan kedua orangtuanya, Paman, dan Bibinya.

"Apa gue harus coba buat cari cewek ya?" ucapnya pada dirinya sendiri.

Steven menggelengkan kepalanya, sejujurnya di lubuk hati yang paling dalam dia masih menyimpan sedikit rasa untuk Jovita.

Tapi karena rasa sakitnya pula Steven pun memutuskan untuk mengundurkan rasa itu dalam-dalam sampai rasa itu hilang dengan sendirinya.

Steven beranjak dari tempatnya terbaring lalu pergi ke kamar mandi dan turun kebawah untuk makan siang.

...Vote~ Vote~ Vote~...

Ken dan Ara sampai di apartemen mereka, dan Ken langsung pergi ke kamar mandi karena dia harus mengerjakan beberapa pekerjaannya yang belum sempat dia selesaikan.

Sedangkan Ara, sambil menunggu Ken selesai mandi dia pergi ke dapur dan memasak beberapa menu makanan.

Ara menyelesaikan masakannya dengan cepat dan pergi ke atas untuk memanggil Ken, sekalian dia juga mau membersihkan badannya.

Ketika Ara sampai di kamarnya, dia sama sekali tidak melihat Ken. Karena badannya sudah tidak enak dia pun memilih untuk masuk ke kamar mandi dan membersihkan badannya terlebih dahulu sebelum mencari Ken di ruang kerjanya.

Begitupun dengan Ken, dia keluar dari ruang kerjanya menuju ke kamarnya dengan tangan yang memegang beberapa dokumen.

Saat Ken sampai, dia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi. Ken mengacuhkan suara itu dan mengambil ponselnya yang sedang di cherger dan menelpon asisten sekaligus sekretarisnya.

Saat Ken tengah serius dengan dokumen-dokumennya, Ara pun keluar dengan handuk kecil yang melihat tubuhnya.

*Ceklek~

suara pintu terbuka dan Ken pun menoleh ke sumber suara. Dan saat Ken melihat body aduhai istrinya itu, Ken terdiam untuk beberapa saat karena Atha asisten pribadinya itu terus memanggil-manggil namanya.

"Ais.. sial! kenapa Ara sexy banget sih!" keluh Ken pelan yang sekarang menjadi tidak karuan setelah melihat Ara.

"Apa bos? saya nggak denger, bos bilang apa?" tanya Atha di sebrang telpon.

Ken tersadar, lalu mengatakan pada Atha kalau dia akan meneleponnya lagi nanti.

Setelah sambungan telepon itu mati, Ken beranjak dari duduknya lalu memeluk Ara dari belakang.

"Yank, aku pengen." kata Ken mengecup tengkuk Ara.

"Ini masih siang bolong Ken," sahut Ara memakai sincare di wajahnya.

"Tapi....."

"Udah deh, nanti malam aja! sekarang mending turun dan makan!" Ara memotong ucapan Ken.

Ken yang mendengar itu pun mengganguk, lalu turun kebawah dengan disusul Ara dibelakangnya.

...****************...

Ditempat lain, seorang pria muda baru saja mendapat laporan dari bawahannya, dan beberapa foto Ara.

Pria itu tak lain adalah Dika. Sudah tiga bulan setelah kepindahannya ke London Inggris, dan tinggal dengan sang kakak yang menjaganya dengan ketat.

Dika memandang foto Ara yang tengah tersenyum manis dengan bahagia. "Coba aja lo senyum semanis ini saat bareng gue," monolog Dika tersenyum tipis sambil mengelus lembut foto itu.

*Klik~

suara kenop pintu terbuka, dengan segera Dika langsung menyembunyikan foto Ara.

Dika membalikkan badannya untuk melihat seseorang yang masuk ke dalam kamarnya.

"Eh, kakak,ada apa?"

"Turun, makan malam udah siap!" kata kakaknya dingin lalu pergi setelah mengatakan itu.

Dika menghembuskan nafasnya lega, "huft…, hampir aja." Dan Dika pun cepat-cepat menyusul kakaknya sebelum dia memanggilnya kembali.

•Next…

1
Kimie‮➢
terlalu klise
AIDA-sya Sya
kalo Ara beneran hamil..
berarti ini kasus yg agak jarang terjadi... dimana bukan si istri yg mual malah si suami..
mwahahahhahahabahhaha...
intinya kebalik .../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
AIDA-sya Sya
mungkin karena aku baca sehari satu chapter ya...,aku baru tau kalo Atha itu cowok...ahahahahaha/Facepalm//Facepalm//Facepalm/astaghfirullah...
AIDA-sya Sya
kalo ngk bilang apa apa ke orang terdekat... itu malah lebih berbahaya../Speechless//Speechless//Speechless/
AIDA-sya Sya
"ayo sini..,aku akan menghapus kenangan burukmu tentang hujan "


kadang aku pengen orang (suami) bilang kek gitu sama aku..
AIDA-sya Sya
/Doge//Doge//Doge//Doge//Doge/
AIDA-sya Sya
tentang typo..
mwahahahhahahabahhaha 😂😂😂
AIDA-sya Sya
aku juga ngk suka hujan..
kecuali pas makan mie .. dan tenang pahalanya...
AIDA-sya Sya
baru di pikirin...tiba tiba nongol nih..anak..
AIDA-sya Sya
/Pooh-poos///Speechless//Speechless/Speechless/
AIDA-sya Sya
astaghfirullah... padahal aku lagi puasa..
malah kebagian eps kek gini/Toasted/
AIDA-sya Sya
pacar itu...biar pun pada akhirnya menikah dengannya..
pernikahannya akan kurang barokah..
/CoolGuy/
AIDA-sya Sya
entah kenapa..aku bahagia..
AIDA-sya Sya
pengen ketawa/Curse//Curse//Curse/
AIDA-sya Sya
rajin menabung di warung /Facepalm//Facepalm//Curse/
AIDA-sya Sya
mungkin kita...beda alam dan beda tradisi ya...
pulang dari rumah sakit/setelah siuman dari koma.., malah karaoke an../Sweat//Sweat/
klo di rumah ya.. selamatan gitu.. undang kiai suruh doakan..
atau paling ngk..ya.. sedekah..
.
ya... mungkin karena ini cuma novel..
hehehehe... jadi ceritanya.. karaoke an untuk selamatan../Smirk/
AIDA-sya Sya
aku... penasaran... sebenarnya orang yg koma itu..., merasa seperti apa...
seperti tidur...., atau...yg lainnya..
apa orang koma...bisa bermimpi ..
apa tidak...?!/Doubt/
AIDA-sya Sya
memakan....
agak terkejut sihhh...
/Toasted//Toasted//Toasted/..
tapi aku tau klo ini salah ketik../Smirk//Smirk//Smirk/
AIDA-sya Sya
si Gisel ini agak gi*a..../Speechless/
AIDA-sya Sya
Rika...
kayak nama anak aku.../Smile/
yahh... walau aku belum punya anak sih../Proud/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!