NovelToon NovelToon
ANOMALI SEKTOR LIAR

ANOMALI SEKTOR LIAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:792
Nilai: 5
Nama Author: Zapdos

Dunia yang tidak hanya dihuni oleh manusia, kini juga terdapat "Astra" yang dapat membantu setiap orang mencapai kesuksesan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zapdos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LAPORAN DARI ZONA EKSTREM

Pertempuran melawan Ratu Arachne Es Level 40 telah usai, namun sisa-sisa energi spiritual yang bergejolak masih menyelimuti dasar gua es Zona Ekstrem. Poin pengalaman atau EXP dari kekalahan monster tingkat tinggi tersebut telah terdistribusi secara otomatis ke saku jiwa mereka.

​Lencana digital milik Arkan berkedip, menampilkan pembaruan status yang menunjukkan distribusi EXP tersebut:

​[ STATUS ASTRA: VOLT ]

​Level: [ LEVEL 21 ]

​Atribut: Petir Murni

​[ STATUS ASTRA: ZEPHYR ]

​Level: [ LEVEL 17 ]

​Atribut: Angin Hampa Udara

​[ STATUS ASTRA: KROAK ]

​Level: [ LEVEL 13 ]

​Atribut: Air Purba

​Arkan menghela napas panjang, merasakan saku jiwa gandanya kini berada dalam kondisi stabil namun sangat lelah. Penggunaan energi untuk mengaktifkan saku jiwa kedua dan melakukan kombo tiga elemen benar-benar menguras cadangan tenaga vital miliknya dan Sky hingga ke titik terendah. Arkan merogoh kantong taktisnya, mengeluarkan sebuah plakat komunikasi khusus yang diberikan oleh Grandmaster Joshua tepat sebelum mereka berangkat.

​Plakat itu berbentuk lempengan kristal kecil dengan ukiran pola petir yang terhubung langsung ke menara transmisi pribadi milik Joshua di akademi. Arkan mengalirkan sedikit sisa energi spiritualnya ke plakat tersebut.

​BZZZZT...

​Hologram kecil memancar di atas plakat, menampilkan wajah Grandmaster Joshua yang sedang duduk santai di ruang kerjanya. Pria tua itu baru saja hendak meneguk kopi, namun matanya langsung melebar saat melihat latar belakang video Arkan yang memperlihatkan gua es dengan sisa-sisa kehancuran tubuh Ratu Arachne.

​"Arkan? Sky?" Joshua meletakkan cangkirnya dengan gerakan cepat, suaranya terdengar sangat terkejut. "Kalian berada di kedalaman Zona Ekstrem? Bagaimana kondisi kalian? Aku mendeteksi lonjakan energi yang setara dengan monster Level 40 di koordinat kalian tadi!"

​"Kami berhasil melumpuhkan Ratu Arachne Es, Guru," Arkan berucap dengan suara yang sangat tenang namun terdengar serak karena kelelahan. "Tapi saku jiwa kami benar-benar sudah mencapai batas aman. Kami butuh dukungan untuk kembali ke pos perbatasan secepat mungkin sebelum efek samping kelelahan ekstrem ini mengganggu kestabilan saku jiwa kami."

​Joshua terdiam selama beberapa detik. Dia melihat data yang dikirimkan plakat tersebut secara real-time. Detak jantungnya berdegup lebih kencang saat melihat angka level Volt yang kini berada di 21 dan keberadaan entitas Astra kedua milik Arkan yang memancarkan aura air purba yang sangat kuno.

​"Kalian membunuh... Ratu Arachne Level 40?" Joshua bertanya dengan suara yang sangat berat, sarat akan kekaguman yang nyaris tidak bisa ia sembunyikan. "Arkan, kamu memanggil Astra kedua dalam kondisi sekarat? Itu tindakan yang sangat gila, tapi... hasil yang kalian capai sungguh di luar logika manusia mana pun di akademi ini."

​Joshua tidak lagi membuang waktu. Dia langsung memberikan instruksi cepat. "Bertahanlah di sana. Aku akan mengirimkan unit evakuasi udara militer tingkat tinggi dengan pembawa sinyal pemanggil Astra untuk menjemput kalian dalam 3 jam ke depan. Jangan memaksakan diri untuk bertarung lagi. Istirahatlah, kalian berdua sudah melampaui ekspektasi yang bahkan tidak berani aku bayangkan."

​TAP!

​Hologram Joshua menghilang. Arkan menjatuhkan plakat kristal itu ke lantai gua es dan ambruk di samping Kroak. Sky pun terduduk lemas, menyandarkan punggungnya pada tubuh Arkan.

​"Guru Joshua tampak sangat terkejut, Arkan," Sky berbisik pelan, menutup matanya sejenak untuk menenangkan saku jiwanya. "Rasanya aneh melihat sosok sehebat dia kehilangan kata-kata karena pencapaian kita."

​"Dia hanya terkejut karena muridnya tidak mengikuti panduan buku akademi," Arkan terkekeh kecil, menutup matanya. Di dalam kegelapan kesadarannya, dia masih bisa merasakan koneksi dengan ketiga Astra miliknya yang kini sedang bermeditasi di dalam saku jiwa untuk memulihkan diri.

​Selama 3 jam menunggu evakuasi, mereka berdua menggunakan waktu tersebut untuk menyerap sisa-sisa energi di sekitar gua. Meski lelah, Arkan tetap menjaga waspada. Tangannya sesekali menyentuh kulit dingin Kroak yang duduk berjaga di mulut gua. Keberadaan Kroak sebagai mitra baru memberikan rasa aman tambahan. Sebagai Astra tipe air purba, Kroak secara alami bisa mendeteksi perubahan kelembapan udara atau pergerakan makhluk hidup yang mendekati gua mereka melalui sensor getaran air.

​Di tengah penantian itu, Arkan memikirkan banyak hal. Pertarungan tadi memberinya pelajaran penting tentang arti "peluang 1%". Di Zona Ekstrem, kekuatan besar saja tidak cukup; dibutuhkan ketenangan mental dan kemampuan untuk mengambil keputusan sepersekian detik di saat kematian sudah ada di depan mata.

​"Arkan," Sky memecah keheningan. "Setelah kita kembali ke akademi nanti, apa yang akan Guru Joshua lakukan? Apakah dia akan langsung melatihmu dengan teknik Petir Putih Ilahi yang dia janjikan?"

​"Itu sudah pasti," Arkan menjawab tanpa membuka matanya. "Dan kupikir, dengan adanya Kroak, aku punya metode latihan baru untuk menggabungkan teknik itu dengan manipulasi air."

​Waktu berlalu dengan lambat. Suara deru mesin helikopter militer mulai terdengar dari kejauhan, memecah kesunyian Zona Ekstrem. Helikopter tersebut dilengkapi dengan generator energi pelindung yang sangat kuat untuk menahan suhu minus 35°C.

​Tepat 3 jam kemudian, helikopter evakuasi mendarat di dataran terbuka di atas mulut gua. Pasukan militer berpakaian tempur khusus turun dengan tergesa-gesa. Saat mereka melihat Arkan dan Sky keluar dari gua dengan berjalan kaki meski tertatih, para tentara tersebut tampak sangat kagum. Mereka tahu betul bahaya apa yang ada di dalam gua itu, dan melihat dua remaja keluar dengan selamat setelah membunuh bos setingkat Ratu Arachne adalah legenda hidup yang sedang mereka saksikan.

​Bahkan pilot helikopter tersebut memberikan penghormatan militer yang sangat formal saat Arkan dan Sky naik ke dalam kabin.

​Di dalam helikopter, suasana sangat berbeda. Kehangatan kabin membuat mereka akhirnya bisa benar-benar melepas lelah. Arkan menatap keluar jendela, melihat hamparan kabut hitam Zona Ekstrem yang perlahan menjauh di bawah mereka.

​"Petualangan ini baru permulaan, Sky," Arkan berucap dengan nada rendah. "Zona Ekstrem menyimpan rahasia lebih besar dari sekadar reruntuhan kuno. Kompas perak yang kita temukan tadi... itu akan menjadi petunjuk kita selanjutnya."

​Sky mengangguk, menyandarkan kepalanya pada jendela kabin. "Aku tidak akan membiarkanmu pergi sendiri, Arkan. Apapun yang ada di balik kabut hitam itu, kita akan menghadapinya bersama."

​Helikopter terbang membelah langit perbatasan, membawa mereka kembali menuju peradaban akademi yang aman. Di dalam saku jiwa mereka, Volt, Zephyr, dan Kroak tertidur lelap, beristirahat setelah lonjakan level dan pertempuran paling brutal yang pernah mereka jalani. Arkan sendiri merasakan hatinya lebih tenang. Dia memiliki teman yang setia, guru yang mempercayainya, dan tiga mitra Astra yang kini menjadi satu kesatuan kekuatan yang siap meruntuhkan batasan dunia lama.

​Perjalanan Hari ke-12 telah berakhir. Arkan tahu, saat mereka menapakkan kaki kembali di akademi besok, segalanya tidak akan pernah sama lagi. Dia bukan lagi murid yang hanya mengejar ranking; dia adalah pemegang kunci masa depan yang akan segera menantang kekuasaan tertinggi di dunia Astra.

1
꧁𖣔⃟⃝⃞𒈙᭄404᭄𒈙⃞⃝𖣔꧂
Salam Segitiga ∆ 🚬🗿
Zapdos: ∆ nguengg~
total 1 replies
Zapdos
Jangan lupa dibaca, Update bab setiap hari!
pukul 12.00 Wib dan 15.00 Wib. Saran dan dukunganmu sangat membantu karya ini menjadi lebih baik!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!