NovelToon NovelToon
Selamanya Cinta

Selamanya Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Dosen / Militer / Cintapertama / Tamat
Popularitas:275.8k
Nilai: 5
Nama Author: Vicka Villya Ramadhani

REVISI

Ini kisahku dengannya, tentang aku dan dia. Tentang dia yang berhasil merebut hatiku dan membuatku sangat takut kehilangannya.

Tentang dia yang selalu membuatku kesal dan bahagia disaat yang bersamaan. Aku bersyukur Tuhan menghadiahkannya untukku, dan tentunya hanya untukku saja.

Saat hari-hariku penuh warna dibuatnya, entah dosa besar apa yang pernah ku perbuat di masa lalu sehingga dengan teganya Tuhan memisahkan aku dengannya.

Aku bingung mengapa Tuhan seolah mempermainkan aku dengan selalu membuatnya datang, pergi, datang lagi, lalu pergi lagi?

Aku hanya bisa menguatkan diriku sendiri dengan takdir yang diberikan Tuhan padaku.

Satu hal yang aku tahu, selamanya aku mencintainya. Seperti katanya

"Aku mencintaimu, selamanya cinta kamu. Sampai kita menua, memiliki anak, cucu bahkan cicit. Aku akan bersamamu dan mencintaimu sampai rambut kita memutih dan sampai aku menutup mata" Arkana.

Aku harap semuanya bukanlah mimpi indah namun sesaat. Aku bahkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vicka Villya Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Gea

Rizal berjalan tergesah-gesah menuju ruang rawat Arkana dengan perasaan penuh amarah. Bagaimana bisa Arkana membuat Qania terluka seperti itu, sekaligus ia juga ingin meminta penjelasan Arkana mengenai Syeril. Rizal membuka pintu ruangan tersebut, disana masih ada Syeril yang menemani Arkana sambil bercerita.

“Lo udah sampai Zal?” Tanya Syeril yang merasa terganggu dengan kedatangan Rizal.

“Emang lo nggak lihat gue udah disini” ketus Rizal.

“Lo kok kasar banget sih” sinis Arkana.

“Gini aja deh, gue balik aja. Lagian lo juga udah ada yang jagain, jadi udah nggak butuh gue” ucap Rizal kemudian pergi begitu saja dengan amarahnya.

Selepas kepergian Rizal, Fero bersama Ifan datang menjenguk Arkana. Sama seperti kedatangan Rizal, kedatangan kedua teman Arkana tersebut membuat Syeril terganggu.

“Kok ada Syeril? Qania mana?” Tanya Fero saat duduk bersama Ifan di sofa sambil melirik sekeliling.

“Dia sudah pulang” jawab Syeril. “Lagian dia ganggu aja gue lagi berduaan sama Arkana, ngeselin” ucap Syeril dengan raut wajah kesal.

“Tadi lo ketemu sama Qania?” Tanya Fero lagi.

“Iya, huh pacar Rizal itu ngeselin banget. Masa gue lagi pelukan sama Arkana dia malah main masuk aja” cerita Syeril.

Fero dan Ifan saling berpandangan dengan pikiran yang sama, kemudian keduanya kembali menatap Arkana dan melihat Arkana hanya diam saja.

“Oh iya Rizal emang nggak kemari?” Tanya Ifan.

“Tadi dia kesini terus marah-marah gitu dan pergi gitu aja” jawab Syeril lagi.

“Kok dari tadi lo terus sih yang jawab?” kesal Fero.

“Gue mewakili Arkana, keberatan lo?” ucap Syeril dengan nada menantang.

“Sepertinya udara disini nyesekin ya” alih Ifan.

“Iya nih, kita keluar aja yuk” ajak Fero.

“Sudah sana pergi, husss” usir Syeril.

“Tanpa lo ngusir kita juga bakalan balik kok” ucap Ifan kesal.

“Gue nyesel udah datang kesini, selamat bersenang-senang Arkana” ucap Fero sinis.

“Kita ke rumah Qania yuk, gue udah lama naksir tuh sama dia. Dan sepertinya sekarang dia lagi jomblo” ucap Ifan memanasi Arkana.

Glek…

Arkana menelan ludahnya dengan susah payah saat mendengar ucapan Ifan tersebut, bagaimana bisa ia melupakan Qania saat ini. Ucapan Ifan tersebut seakan menyambar hatinya, bagaimana bisa ia lupa kalau Ifan sudah lama mengincar Qania.

“Kebungkaman seseorang sepertinya jawaban dari pertanyaan kita Fan” sindir Fero sambil menatap Arkana. “Yuk balik” ajaknya menarik tangan Ifan.

**

Fero, Ifan, Rizal dan Gea sedang berada disebuah kafe. Mereka membuat janji untuk bertemu sekaligus membahas masalah Arkana yang tiba-tiba saja berubah saat kedatangan Syeril.

“Kasihan banget sih Qania” ucap Gea dengan air mata yang hampir menetes saat mendengar cerita mereka.

“Gila ya Arka, bisa-bisanya dia nggak ngelakuin apapun” ucap Ifan.

“Gue curiga sesuatu nih” pikir Fero.

“Kita harus bicara sama Arkana saat Syeril nggak ada disana” usul Rizal.

“Lo benar, kita sekalian bawa Qania kesana. Gue kasihan, pasti saat ini dia hancur banget” ucap Fero.

“Iya gue setuju Fer, gue aja jadi pingin nangis” sahut Gea.

“Gue kesal banget, masa dia ngusir gue sama Fero” ucap Ifan geram.

“Yang bener?” Tanya Gea tidak percaya.

“Iya, bahkan Arka nggak ngomong apapun” jawab Fero membenarkan.

“Gila, ini benar-benar gila” Rizal menggelengkan kepalanya.

Mereka berempat menyusun rencana untuk menemui Arkana sekaligus memikirkan bagaimana caranya mengajak Qania yang keras kepala itu. Sampai akhirnya Gea mengusulkan bahwa dia lah yang akan mendekati Qania terlebih dahulu, sementara yang lainnya mengawasi Arkana di rumah sakit.

__

Qania sedang uring-uringan diatas tempat tidurnya, ia memaksakan dirinya untuk tidak menangis padahal hatinya terus merintih. Suara dering teleponnya membuat Qania menoleh pada ponselnya.

“Hallo Qania” sapa Gea.

“Iya, ini siapa ya?” Tanya Qania, karena nomor ponsel Gea tidak ada didaftar kontaknya.

“Gue nih Gea, pacarnya Rizal” jawab Gea.

“Oh Gea, apa kabar Ge?” Tanya Qania basa-basi.

“Kabar gue baik, Cuma Rizal nggak baik. Hikksss” Gea tiba-tiba menangis membuat Qania panik.

“Loh Rizal kenapa? Tadi dia baik-baik aja waktu nganterin aku pulang” panik Qania.

“Dia berantem sama Arka sampai babak belur” bohong Gea.

“Loh bukannya Arkana lagi dirawat?” Qania heran.

“Sekarang lo dimana?” Tanya Gea.

“Di rumah”.

“Gue jemput sekarang”.

“Tapi…”

“Gue jemput sekarang nggak ada tapi-tapian” ucap Gea kemudian mematikan sambungan telepon tersebut.

Sementara Rizal, Fero dan Ifan sedang menuju ke rumah sakit untuk menjalankan rencana mereka. Kebetulan saat mereka masuk ke rumah sakit mereka tidak sengaja melihat Syeril sedang berjalan menuju arah luar menemui seorang kurir yang sepertinya sedang mengantar makanan.

“Bagaimana pun lo harus bisa cegah Syeril masuk sampai kita selesai bicara dengan Arkana” pinta Rizal pada Ifan.

“Mana mungkin Zal, dia mana mau bicara sama gue” tolak Ifan.

“Nggak apa-apa, biar gue aja” sahut Gea yang baru saja datang bersama Qania yang terlihat lemas.

“Kamu yakin?” Tanya Rizal.

“Tenang aja” jawab Gea meyakinkan.

Gea berjalan menghampiri Syeril dan berpura-pura menabraknya sehingga makanan tersebut jatuh.

“Hati-hati dong” bentak Syeril.

“Maaf nggak sengaa..ja. Syeril?” sapa Gea berpura-pura.

“Gea? Lo Gea kan?” Tanya Syeril.

“Iya ini gue. Ya ampun nggak nyangka kita bisa ketemu disini” ucap Gea antusias.

“Iya, lo apa kabar. Udah lama kita nggak ketemu” peluk Syeril.

“Iya nih, gue baik. Lo sendiri kok bisa ada disini, bukannya lo udah tinggal di kota D?” Tanya Gea.

“Gue jengukin Arka” jawab Syeril.

“Hah Arka masuk rumah sakit?” Tanya Gea sok terkejut.

“Iya, lo sendiri ngapain?” Tanya Syeril balik.

“Nganterin sepupu tadi, dia kerja disini jadi perawat” jawab Gea asal. “Eh sorry ya gara-gara gue makanan lo jatuh, gimana sebagai gantinya kita makan diluar, biar gue yang traktir. Hitung-hitung kita reunian gitu” ajak Gea.

“Ide bagus, ayo” ucap Syeril kemudian menggandeng tangan Gea.

Keduanya berjalan, tanpa Syeril sadari Gea menoleh kebelakang dan memberikan isyarat bahwa ia berhasil dan mereka tinggal melanjutkan sisanya.

1
Luluk Luk
salah ketik ya tor,harusnya yg salah bu intan,bukan bu lyra,kok ditulis bu lyra yg ngosongin nilai ujian qania,hh ma'af tor hnya saran aja
Luluk Luk: iy hnya koreksi aja
total 4 replies
Luluk Luk
kalau emang cinta sama cwe,cwo gk perlu rusak masa depannya cwe ya tor,sayang sekali fandy gk sadar hal itu,lebih mentingin nafsunya aja.
💜_Vicka Villya_💜: iya, benar banget 👍👍
total 1 replies
Rosalina Imelda
Ayo Nanda lanjut ceritanya,semoga author sukses selalu.
💜_Vicka Villya_💜
terima kasih 😊😊
Rosalina Imelda
Terimakasih untuk author,telah membuat Novel yang bagus,ayo lanjut ya,dan sukses selalu.
Rosalina Imelda
Saya sangat senang,karena Qania telah melahirkan anak perempuanyang cantikdan paling pembaca suka ya sama authornya.
Rosalina Imelda
Bahagia ya,kalau Qania hamil anak kedua,soga rumah tangganya tetap berbahagia,selamat untuk Qania yang dapat rejeki dari Tuhan,Terimakasih ya author,karena pembacapun turut berbahagia.
Rosalina Imelda
Syukurlah Qania telah menemukan Arkananya dan Qania pun bahagia,terimakasih author sungguh ceritanya bagus sekali pembacapun ikut berbahagia.
Rosalina Imelda
Sungguh luar biasa pertemuannya,membuat pembaca ikut terharu,terimakasih author yang membuat cerita selamanya cinta,selamat author,sungguh menyenangkan.
💜_Vicka Villya_💜
Aamiin, terima kasih banyak 😊😊
Rosalina Imelda
Wah tidak sabar pembaca lanjutannya, semoga Arkana dan Qania bahagia, setelah melalui liku liku yang cukup menyedihkan.Terimakasih author membuat pembaca terharu dan selamat ya author ,sukses selalu.
Lies lestiany
lanjut lagi thor,,yg panjang ya up nya,,,
semangat💪😘
Lies lestiany
lanjut lagi tahor,,
akhirnya arkana wijaya telah kmbali semoga qania selalu bhagia,,,
dan buat s marsya sadar kalau dia bukn tristan anggara...
jangan terlalu lama ya thor up nya💪😘
Adawatul Adawiyah
lanjut thor❤❤❤
Rosalina Imelda
Terimakasih author ceritanya sungguh mengesankan sekali,semogalah Tristan itu adalah Arkana ya.
Lies lestiany
duh lanjut lagi thor semoga setelah ini qania bisa bersatu kembali dengan arkananya...
Lies lestiany
lanjut lagi thor,, semoga setelah ini qania mendapat kebahagiaan..
Rosalina Imelda
Terimakasih author,saya senang sudah membacanya,tinggal menunggu lanjutannya,sukses selalu author.
Rosalina Imelda
Jangan lama-lama up nya,ceritanya sangat dirindukan pembaca,terimakasih ya author,sukses selalu ya.
Dita Purnamawati
udah tris urus dulu qania
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!