Sofia Angelista, gadis sederhana, periang dan cantik yang merupakan primadona di sekolahnya dulu, memiliki seorang sahabat kaya raya namun sering dibully karena fisiknya yang gemuk dan dijuluki "kutu buku" bernama Vernon Bramaputra.
Bagaimana jadinya bila sahabat yang sering dibully berubah menjadi tampan?
Penasaran kisah selengkapnya seperti apa? yuk simak kisahnya😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firchim04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
S2. Pernikahan
Halo guys
Season 2 Dosenku Sahabatku telah kembali ✨
Terima kasih banyak sudah mendukung author sejauh ini, semoga kalian suka dengan ceritanya ya 🤗
Happy Reading guys ❣
.
.
.
Setelah melewati berbagai macam halangan dan rintangan yang terjadi di dalam hubungan mereka. Tepat hari ini, Sofia dan Vernon akan melangsungkan pernikahan mereka, setelah persiapan yang sudah dilakukan beberapa bulan terakhir.
Saat ini Sofia tengah mengamati dirinya di depan cermin.
"Ma apa aku cantik dengan pakaian ini?" tanya Sofia.
"Cantik dong sayang, kamu sangat luar biasa memakai kebaya ini" ujar mama Sonya, melihat anak satu-satunya yang sebentar lagi akan menjadi seorang istri.
"Kalau saja papa masih ada ya ma, pasti papa bahagia melihat Sofia menikah sekarang".
"Papa pasti sangat bahagia di atas sana nak".
tok tok tok
Sofia dan mama Sonya menoleh ke arah pintu, ternyata Angel yang baru saja tiba masuk ke dalam kamar Sofia.
"Cantik banget deh calon pengantin ini" goda Angel.
"Bisa aja deh, kan memang cantik dari awal" kata Sofia sambil tertawa.
"Iya deh, paling cantik emang" ucap Angel menanggapi perkataan Sofia sambil ikut tertawa.
"Kalian ngobrol aja dulu ya, mama mau menerima tamu di bawah".
"Baik tante" ucap Angel.
"Gimana perasaan lo sekarang? pasti gugup ya?".
"Banget lah. Dari tadi malam gue nggak bisa tidur gara-gara kepikiran hari ini".
"Wah nggak bisa gitu. Harusnya lo banyak-banyakin tidur tadi malam, karena sebentar malam belum tentu lo bisa tidur hahaha".
"Dih pikiran lo kotor banget".
"Gue serius Fi. Wajar dong kalo udah sah terus wik wik hahaha".
"Udah stop Angel, lama-lama otak gue jadi kotor kayak lo nih".
Sofia dan Angel tertawa bersama mengobrol hal yang cukup dewasa. Sofia yang awalnya gugup, menjadi lebih rileks berkat sahabatnya itu.
"Sofia ayo turun, keluarga Vernon sudah datang" panggil mama Sonya.
"Gimana nih? gue jadi gugup lagi" ujar Sofia kepada Angel.
"Tenang aja, rileks, oke?".
Sofia mengangguk dan perlahan mulai berjalan keluar kamar menuju ke lantai bawah, dimana keluarga Vernon dan beberapa tamu sudah berdatangan.
Sofia terlihat menuruni tangga ditemani oleh mama Sonya dan sahabatnya Angel.
Vernon tersenyum melihat wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya, tengah menuruni tangga.
Sofia duduk di samping Vernon, mereka terlihat sangat serasi dengan pakaian adat Jawa yang mereka gunakan.
Ijab kabul pun akhirnya dimulai. Penghulu segera mengucapkan janji pernikahan, dan dibalas dengan lancar oleh Vernon tanpa kesalahan sedikitpun.
"Bagaimana saksi? sah?" tanya pak penghulu.
"SAH"
"Alhamdu lillahi rabbil 'alamin. Sekarang silahkan saling memasangkan cincin pernikahan dan setelah itu, silahkan untuk pengantin wanita mencium tangan suaminya" ujar pak penghulu.
Sofia dan Vernon saling menatap dan tersenyum. Vernon mulai mengambil cincin terlebih dahulu dan memasangkannya di jari manis Sofia, begitu pun sebaliknya Sofia memasangkan cincin ke jari manis Vernon. Setelah pemasangan cincin, Sofia segera mengambil tangan Vernon yang saat ini telah menjadi suaminya dan mencium telapak tangannya.
Joshua tidak ketinggalan untuk mengabadikan momen adiknya itu. Ia segera mengambil gambar saat Sofia mencium telapak tangan Vernon.
Selanjutnya, Joshua menyuruh Vernon dan Sofia untuk memperlihatkan tangan mereka yang sudah terpasang cincin dan mulai mengabadikan gambarnya.
Merasa belum puas dengan gambarnya, Joshua menyuruh Sofia dan Vernon untuk memperlihatkan buku nikah, tanda bahwa mereka benar-benar sudah sah menjadi suami istri.
Selesai mengabadikan gambar, akhirnya pengantin memasuki sesi sungkeman atau memohon doa restu kepada orang tua.
Diawali oleh Vernon bersujud meminta restu kepada orang tuanya yaitu bunda Anya dan ayah Bram, kemudian selanjutnya ke mama Sonya.
"Vernon, saat ini kamu sudah sah menjadi suami Sofia. Sekarang dia sudah menjadi tanggung jawab kamu, bukan tanggung jawab mama lagi. Mama minta tolong kamu jaga dia baik-baik ya, bahagiakan dia, hanya dia yang mama punya di dunia ini. Tolong jangan sakiti dia dan jangan tinggalkan dia, sesulit apapun keadaan kalian" pesan mama Sonya kepada Vernon.
"Baik mama. Vernon akan selalu mengingat semua perkataan mama dan tidak akan menyakiti Sofia" ujar Vernon.
Tiba saatnya Sofia meminta doa restu kepada mama Sonya. Terlihat anak dan ibu itu tidak mampu menahan air mata, mereka menangis bersama saat proses sungkeman itu berlangsung.
"Maafkan Sofia ma, Sofia banyak salah sama mama. Sofia ingin meminta doa restu dari mama"
"Tidak sayang, mama sangat bangga sama kamu. Mama akan selalu doakan yang terbaik untuk pernikahan kamu nak. Ingat, sekarang kamu sudah menjadi seorang istri, kamu harus mendengarkan semua perkataan suamimu dan layani dia dengan baik".
"Iya ma, Sofia akan berusaha menjadi istri yang baik untuk Vernon. Terima kasih ma".
Mereka mengakhiri sesi sungkeman dengan pelukan hangat.
.
.
.
Sofia dan Vernon kini berada dalam satu kamar sejak beberapa jam yang lalu telah sah menjadi sepasang suami istri. Mereka memutuskan untuk beristirahat sebentar, sebelum bersiap-siap untuk acara resepsi malam ini.
"Aku capek banget mas" kata Sofia membaringkan badannya di kasur, tanpa mengganti pakaiannya.
"Kamu nggak mau ganti baju dulu sayang?".
"Nggak mas, nanti aja sekalian mau siap-siap ganti baju saat resepsi. Aku capek banget sekarang".
"Mau mas gantiin nggak?" tanya Vernon mencoba menggoda istrinya.
"Ih mas kok belum apa-apa udah mesum sih".
"Memangnya salah kalo mesum sama istri sendiri?".
"Ya enggak sih mas, tapi jangan lah, nanti mas mau macam-macam lagi kalau gantiin baju aku".
"Kok kamu tahu sih".
"Tuh kan benar".
"Hahaha cuma becanda sayang. Tapi sebentar malam harus beneran siap ya".
Sofia mengangguk pelan sambil menyembunyikan wajahnya yang sudah merah dibalik bantal.
"Lucu banget deh istriku ini" ujar Vernon mencubit pelan pipi Sofia.
"Kamu istirahat sekarang ya sayang, soalnya nanti malam aku nggak janji bisa buat kamu tidur atau nggak".
Sofia seketika diam memikirkan apa yang akan dilakukan Vernon saat malam pertama nanti.
Apa benar nanti aku nggak bakal bisa tidur? kok jadi takut gini sih. Mending aku tidur
sekarang deh. Batin Sofia.
.
.
.
Malam resepsi pun tiba. Resepsi yang diadakan sangat mewah di sebuah hotel bintang 5, menghadirkan banyak relasi bisnis keluarga Bramaputra serta teman-teman dari Sofia dan Vernon juga nampak hadir di pesta malam itu.
Saat sesi salaman, Sofia dikejutkan oleh suara yang memanggilnya.
"Ya ampun Sofia, lama kita nggak ketemu, akhirnya lo nikah juga ya sama cinta pertama lo" Sofia melihat orang yang berbicara itu, ternyata adalah Dini sahabatnya sewaktu SMP dulu.
"Hai Dini. Apa kabar? iya nih, alhamdulillah banget".
"Gue baik kok. Eh ngomong-ngomong Vernon yang sekarang ganteng ya, beda jauh banget sama yang dulu" bisik Dini pada Sofia.
"Iya dong, sekarang dia udah nggak kutu buku lagi kayak yang lo bilang dulu".
"Beruntung banget sih. Selamat ya".
Sofia mengangguk tersenyum dan kembali menyalami para tamu yang hadir.
"Mas aku capek banget nih, dari tadi kok nggak selesai-selesai sih" bisik Sofia ke telinga Vernon.
"Nggak lama lagi kok sayang, kamu udah nggak sabar ya untuk malam pertama kita nanti?" goda Vernon.
"Apaan sih mas, aku cuma capek aja" kata Sofia dengan wajah cemberut.
"Jangan cemberut gitu dong, nanti cantiknya nambah".
"Awww.."
Vernon meringis karena Sofia mencubit pinggangnya.
"Itu hukuman untuk orang yang suka gombal dan pikiran mesum, wle" ucap Sofia sambil menjulurkan lidahnya.
"Awas kamu ya, aku nggak bakal buat kamu tidur sampai pagi" kata Vernon tertawa jahat.
Sofia menelan ludah mendengar perkataan Vernon. Kali ini wajahnya benar-benar merah merona tanpa bisa disembunyikan lagi.
mampir yaa
" Hessel Steven"
ternyata mama cantik Ira Wibowo dan satu lagi yang pernah jadi mamanya Steven William di sinetron apa gitu lupa....udah lama gak nonton sinetron tv Indonesia...FTV di SCTV sudah lama gak nonton padahal durasinya sebentar 2 jam selesai.